Promosi dan Komersialisasi HKI-1

Hukum Paten

Report
PENGELOLAAN TEKNOLOGI
BERPATEN
Budi Agus Riswandi
Direktur Eksekutif Pusat HKI
Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
& Anggota Arbitrase dan Mediasi HKI (BAM HKI) Jakarta
Jl. Lawu No. 1 Kotabaru – Yogyakarta
Tlp. 0274-545658 - Hp. 081-79403620
Email:[email protected] -Website:pusathki.uii.ac.id
PENGANTAR
KESEJAHTERAAN
RAKYAT
INDUSTRI
ILMU PENGETAHUAN & TEKNOLOGI YANG MAJU
MASYARAKAT KREATIF/PENELITI/DOSEN/INVENTOR
NILAI STRATEGIS
TEKNOLOGI
• Membantu memecahkan permasalahan dalam
suatu kegiatan industri
• Membantu produktivitas usaha dalam skala yang
besar dengan lebih efektif dan efesien
• Membantu terciptanya keunggulan usaha dan
produk yang dihasilkan oleh suatu industri;
• Membantu dalam menciptakan produk leader
dipasaran global
TATA KELOLA TEKNOLOGI
Riset dan
Pengembangan
Promosi/Komer
sialisasi
Proteksi
TATA KELOLA TEKNOLOGI
• Tiga aktor yang harus ada dalam tata kelola
teknologi:
– Inventor yang Kreatif dan Inovatif
– Manager Komersial yang Dinamis
– Manager Hukum yang Handal
RISET DAN PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI
• Kegiatan Riset dan Pengembangan Teknologi
– Berorentasi kepada menghasilkan teknologi baru
– Berorentasi kepada pengembangan teknologi lama
– Berorentasi kepada penyempurnaan teknologi lama
• Kegiatan Riset dan Pengembangan Teknologi di
Indonesia:
– Berorentasi kepada “menghasilkan teknologi baru”
– Cenderung Spekulatif
– Tidak beroretansi kepada pasar, tapi kepada peneliti
RISET DAN PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI
• Perlu dimanfaatkan Informasi Paten dalam
kegiatan riset. Sumber-sumber informasi paten
adalah:
–
–
–
–
–
–
Internet
: - Data base Paten
Kantor paten : - Berita Paten
Jurnal Ilmiah : - Bidang-bidang spesifik
CDROM
: - Info paten, literatur khusus
Majalah Index : - Abstrak
Jasa Informasi : - Biro jasa, WIPO, Law firm dll
RISET DAN PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI
• Alamat Website yang memuat informasi paten
GRATIS adalah:
–
–
–
–
–
–
–
–
–
http://www.wipo.int/pctdb/en/index.jsp
http://www.uspto.gov/patft/index.html
http://www.google.com/patents
http://www.ipdl.ncipi.go.jp/homepg_e.ipdl
http://www.searchip.sg
http://ep.espacenet.com/
http://www.freepatentsonline.com
http://www.ipaustralia.gov.au
http://opac.pdii.lipi.go.id/
RISET DAN PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI
• Manfaat informasi paten adalah:
– Kemungkinan dapat/tidak mendapatkan paten (penelusuran kebaruan)
– Informasi lain yang berkaitan dengan status legal permohonan paten yang sama yang
telah terdaftar sebelumnya (penelusuran legal status)
– Informasi kompetitor
– Informasi kemungkinan mengembangkan R&D
– Informasi untuk mencegah pelanggaran paten
– Informasi untuk investasi bersama pihak lain yang memiliki hak paten
– Informasi untuk mengetahui wilayah perlindungan paten
– Informasi untuk mengetahui potensi pasar dan manfaat ekonominya
– Informasi untuk mengetahui legal status permohonan paten milik pemohon yang telah
diajukan sebelumnya.
– Informasi yang khusus mempersiapkan dokumen permohonan.
– Informasi lain yang berkaitan dengan pelaksanaan paten orang lain dan tindakan lain
apakah mengajukan permohonan sendiri atau dengan pihak lain atau tidak mengajukan
permohonan paten karena sebab-sebab lain (penelusuran dengan pendekatan bisnis).
SISTEM PERLINDUNGAN
TEKNOLOGI
• Sistem Perlindungan Hukum ada dua:
– Sistem perlindungan non HKI
• Sistem perlindungan melalui kontrak
• Sistem perlindungan melalui perbuatan melawan
hukum/persaingan curang
– Sistem perlindungan HKI
• Sistem perlindungan paten
• Sistem perlindungan rahasia dagang
SISTEM PERLINDUNGAN
HKI
• Sistem perlindungan paten dilakukan dengan cara first to file
principle. Syarat-syaratnya:
– Novelty
– Inventif Stap
– Industrial Applicable
• Sistem perlindungan rahasia dagang dilakukan dengan
merahasiakan informasi teknologi Syarat-syaratnya:
– Informasi teknologi
– Tidak diketahui oleh orang lain
– Dijaga kerahasiaannya
SISTEM PROMOSI DAN
KOMERSIALISASI TEKNOLOGI
• Promosi teknologi melalui:
– Database paten
– Penawaran
– Mediasi antara Inventor dan Industri
– Pameran
– dst
• Komersialisasi teknologi melalui:
– Lisensi
– Technical Asistent
– Joint Venture
ALASAN PROMOSI DAN
KOMERSIALISASI
• Teknologi yang telah dipatenkan merupakan
asset tak berwujud yang sifatnya teridentifikasi.
Oleh karena itu, teknologi yang telah dipatenkan
ini dapat:
– Dilisensikan;
– Dijual;
– Dijadikan alat untuk join venture dalam menjalankan
kegiatan usaha
– Dapat dijaminkan untuk pinjaman uang.
LISENSI SEBAGAI METODE
KOMERSIALISASI PATEN
• Pengertian lisensi paten
– izin yang diberikan oleh Pemegang Paten kepada
pihak lain berdasarkan perjanjian pemberian hak
untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Paten
yang diberi perlindungan dalam jangka waktu dan
syarat tertentu.
DUA ISU YANG BERHUBUNGAN
DENGAN LISENSI
• Bentuk lisensi;
• Sistem pembayaran royalti;
BENTUK LISENSI PATEN
EKSKLUSIF
LISENSI
UMUM
MACAM
LISENSI
LISENSI
WAJIB
PELAKSANAAN
PATEN OLEH
PEMERINTAH
NON-EKSKLUSIF
HAK-HAK PEMBERI DAN PENERIMA
LISENSI
• Secara umum Pemberi lisensi memiliki hak untuk:
a. Memperoleh imbalan (royalty) sesuai kesepakatan,
b. Menanyakan laporan atau audit pembayaran royalty secara
reguler sesuai kesepakatan.
c. Tetap dicantumkannya identitas pemberi lisensi, kecuali
diperjanjikan lain.
• Secara umum Penerima Lisensi memiliki hak untuk:
a. Menggunakan desain Industri yang dilisensikan sesuai
kesepakatan,
b. Menanyakan hak-hak yang diperoleh dari lisensi yang
diterima.
17
KEWAJIBAN PEMBERI DAN PENERIMA
LISENSI
• Secara umum pemberi lisensi memiliki kewajiban untuk:
a. Memeberikan hak kepada penerima lisensi untuk melaksanakan
hak Desain Industri yang dilisensikan,
b. Menjamin kelangsungan Desain Industri yang dilisensikan
sesuai kesepakatan.
c. Melarang pihak lain tanpa ijin selain pihak yang diberi lisensi
atau yang diberi ijin melaksanakan hak desain industri secara
sendiri atau bekerjasama dengan penerima lisensi
d. Menjaga kesepakatan yang telah dibuat.
• Secara umum Penerima Lisensi memiliki kewajiban untuk:
a. Membayar imbalan atau royalty sesuai kesepakatan,
b. Menjaga kerahasiaan apabila diperlukan,
c. Tetap mencantumkan identitas pemberi lisensi, kecuali
diperjanjikan lain,
c. Menjaga kesepakatan yang telah dibuat.
18
PERALIHAN DALAM LISENSI
• Antara hak moral dan hak ekonomi
Dalam lisensi yang beralih adalah hak ekonomi. Sedangkan hak
moral (misal identitas pendesain) tidak beralih/tetap tidak
berubah.
• Antara Lisensi dan Sole Agent
Kecuali diperjanjikan, secara umum lisensi mempunyai lingkup yang lebih luas
dibandingkan dengan sole agent. Hal tersebut karena lisensi mencakup
pelaksanaan hak yang meliputi: membuat, memakai, menjual, mengimpor,
mengekspor, dan/atau mengedarkan barang yang diberi hak desain Industri.
Sementara sole agent lazimnya tidak seluas lingkup lisensi.
19
MANFAAT EKONOMI
• Lisensi menambah sumber daya pengusaha
pemberi lisensi secara tidak langsung.
• Lisensi memungkinkan perluasan wilayah usaha
secara tidak terbatas.
• Lisensi memperluas pasar dari produk hingga
dapat menjangkau pasar.
• Lisensi mempercepat proses pengembangan usaha
bagi industri
MANFAAT EKONOMI
• Lisensi memudahkan dalam penyebaran
produk.
• Lisensi dapat melakukan transfer of
technology.
• Lisensi dapat memberikan keuntungan
berupa nama besar.
ROYALTI
• Sistem kompensasi atas pemanfaatan nilai
ekonomi yang terdapat dalam paten.
• Penhitungan royalti ditentukan berdasarkan
prosesntase dari:
–
–
–
–
Harga pokok produksi, atau
Harga pokok eceran, atau
Harga distribusi, atau
Penghematan biaya produksi yang diakibatkan oleh
penerapan teknologi
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
KRITERIA VALUASI PATEN
• Transferability: mampu dipertukarkan dengan
aset yang lain (uang tangable property, dll)
• Separability: identifiable, capable of legal
enforcement and legal transfer
• Economic life: durasi manfaat ekonomi
• Extent of novelty; kemampuan untuk
pengembangan da flesibilitas
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
METODE VALUASI PATEN
• Cost Approach
• Income Approach
• Market Approach
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
COST APPROACH
• Metode tercepat dan termudah untuk menilai
paten;
• Penentuan valuasi suatu paten berdasarkan biaya
yang dibutuhkan untuk menghasilkan paten
tersebut;
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
COST APPROACH
• Unsur-unsur biaya dalam cost approach:
–
–
–
–
–
–
–
Manpower cost (engeneer, scientist, supporting staff)
Overhead sarana dan prasarana
Bahan/material
Biaya prototipe
Sertifikasi dan jasa pihak lain
Pilot plan
Proses perlindungan hukum
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
INCOME APPROACH
• Ada manfaat ekonomi yang berkelanjutan di masa datang
• Nilai saat ini dari manfaat ekonomi di masa datang (net present
value)
• Faktor-faktor yang dipergunakan:
– Manfaat ekonomi yang diharapkan
– Durasi manfaat ekonomi yang dapat diperoleh
– Jenis dan besaran resiko
– Fluktuasi manfaat ekonomi
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
INCOME APPROACH
• Keuntungan
– Secara teori perhitungan yang paling baik karena menghitung
manfaat ekonomi di masa datang dan cash flow dari
implementasi paten;
– Strategi perhitungan yang paling banyak diterima dan
dipahami
• Kerugian
– Perhitungan cash flow subjektif
– Dalam perhitungan banyak mengandalkan asumsi
– Banyak data yang diperlukan untuk simulasi cash flow
– Memerlukan alternatif skenariao-skenario perhitungan.
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
MARKET APPROACH
• Menentukan value dari transaksi pasar terhadap
paten/produk sejenis;
• Bagaimana memperoleh informasi pasar?
Kendala utama
• Value dibandingan dengan kesepakatan harga
antara buyer dan seller terhadap paten sejenis.
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
MARKET APPROACH
• Keuntungan
– Pendekatan praktis karena menggunakan harga yang dibayar
terhadap paten sejenis
– Transaksi dan perusahaan yang bisa diperbandingkan dapat
digunakan untuk pendekatan market approach
• Kerugian
– Suatu paten kadang unik dan tidak dapat diperbandingkan
– Informasi transaksi bisnis lebih mudah didapat dan transaksi
paten sulit didapat
Sumber: Ahdiar Romadani HKI LPIK – ITB, 2013
TERIMA KASIH

similar documents