bahan asops kapolri apel dansat tni ad

Report
SELAMAT PAGI INDONESIA
AWALI DENGAN SENYUM
APA KABAR INDONESIA
LUAR BIASA
SEJARAH POLRI
7 DES 1941
PASUKAN
JEPANG
MENGEBOM PANGKALAN
MILITER AS DI PEARL
HARBOUR - HAWAI
15 AGT 1945
JEPANG MENYERAH KPD
SEKUTU,
INDONESIA
DIKEMBALIKAN
KE
BELANDA
TAHUN 1941
6 AGT 1945
9 AGT 1945
JEPANG MASUK, BANGUN
POLISI LOKAL “TOKOBETSU
KEISATSU
TAI/POLISI
ISTIMEWA, MOBILE BRIGADE
(MOBRIG)
USA MEMBALAS DENGAN
SERANGAN BOM NUKLIR
YANG DIBERI NAMA LITTLE
BOY DI KOTA HIROSIMA
USA MEMBALAS DENGAN
SERANGAN BOM NUKLIR
YANG DIBERI NAMA FAT MAN
DI KOTA NAGASAKI
16 AGT 1945
PENCULIKAN SOEKARNO
HATTA
“PERISTIWA
RENGASDENGKLOK” OLEH
PEMUDA PEJUANG
17 AGT 1945
PROKLAMASI KMRDEKAAN
INDONESIA
OLEH
SOEKARNO - HATTA
3
SEJARAH POLRI
18 AGT 1945
SIDANG
PPKI
PENGESAHAN UUD 1945,
MEMILIH PRES/WAPRES &
BENTUK KOMITE NASIONAL
20 AGT 1945
PENURUNAN
BENDERA
JEPANG DIGANTI MERAH
PUTIH OLEH PEJUANG
PIMP M YASIN DI
SURABAYA
19 AGT 1945
SIDANG PPKI PEMBAGIAN
WIL
MJD 8
PROP,
PEMBENTUKAN
KOMISI
NASIONAL & PENETAPAN
12 DEPARTEMEN
4
SEJARAH POLRI
21 AGT 1945
PROKLAMASI POLISI SBG
POLISI
REPUBLIK
INDONESIA OLEH M YASIN
DI SURABAYA
22 AGT 1945
SIDANG PPKI DGN HASIL
MEMBENTUK KOMITE NAS
INDONESIA, PARTAI NAS
INDONESIA & BENTUK BKR
“Oentoek bersatoe dengan rakjat
dalam perdjoeangan mempertahankan
Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan
ini menjatakan Polisi sebagai Polisi
Repoeblik Indonesia”
29 AGT 1945
MENGANGKAT
RS
SOEKANTO SBG KEPALA
KEPOLISIAN NEGARA
5
TIAP-TIAP WARGA NEGARA BERHAK DAN WAJIB IKUT SERTA DALAM USAHA PERTAHANAN DAN KEAMANAN
NEGARA
USAHA PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA DILAKSANAKAN MELALUI SISTEM PERTAHANANDAN KEAMANAN
RAKYAT SEMESTA OLEH TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,
SEBAGAI KEKUATAN UTAMA, DAN RAKYAT, SEBAGAI KEKUATAN PENDUKUNG
TENTARA NASIONAL INDONESIA TERDIRI ATAS ANGKATAN DARAT, ANGKATAN LAUT, DAN ANGKATAN UDARA
SEBAGAI ALAT NEGARA BERTUGAS MEMPERTAHANKAN, MELINDUNGI, DAN MEMELIHARA KEUTUHAN DAN
KEDAULATAN NEGARA
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI ALAT NEGARA YANG MENJAGA KEAMANAN DAN
KETERTIBAN MASYARAKAT BERTUGAS MELINDUNGI, MENGAYOMI, MELAYANI MASYARAKAT, SERTA MENEGAKKAN
HUKUM
SUSUNAN DAN KEDUDUKAN TENTARA NASIONAL INDONESIA, KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,
HUBUNGAN KEWENANGAN TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DI
DALAM MENJALANKAN TUGASNYA, SYARAT-SYARAT KEIKUTSERTAAN WARGA NEGARA DALAM USAHA
PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA, SERTA HAL-HAL YANG TERKAIT DENGAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN
DIATUR DENGAN UNDANG-UNDANG
6
PASAL 13
TUGAS POKOK KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, ADALAH :
MEMELIHARA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT
MENEGAKKAN HUKUM
MEMBERIKAN PERLINDUNGAN, PENGAYOMAN, DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
7
PASAL 7
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
MENGATASI GERAKAN SEPARATIS BERSENJATA
MENGATASI PEMBERONTAKAN BERSENJATA
MENGATASI AKSI TERORISME
MENGAMANKAN WILAYAH PERBATASAN
MENGAMANKAN OBJEK VITAL NASIONAL YANG BERSIFAT STRATEGIS
MELAKSANAKAN TUGAS PERDAMAIAN DUNIA SESUAI DENGAN KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI
MENGAMANKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN BESERTA KELUARGANYA
MEMBERDAYAKAN WILAYAH PERTAHANAN DAN KEKUATAN PENDUKUNGNYA SECARA DINI SESUAI
DENGAN SISTEM PERTAHANAN SEMESTA
9. MEMBANTU TUGAS PEMERINTAHAN DI DAERAH
10. MEMBANTU KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM RANGKA TUGAS KEAMANAN DAN
KETERTIBAN MASYARAKAT YANG DIATUR DALAM UNDANG-UNDANG
8
KRITERIA PERMINTAAN
 PERSONEL
POLRI
TERBATAS
BAIK
KUALITAS/KUANTITAS
SETEMPAT DINILAI TIDAK CUKUP
GEOGRAFIS
 KEMAMPUAN GUL GUAN KEAMANAN YG
RESAHKAN MASY, BANGSA DAN NEGARA
 SARPRAS PENDUKUNG OPSNAL POLRI
 KEADAAN
KRITERIA KEMAMPUAN
PREVENTIF”
TIDAK
 KEMAMPUAN TANGANI UNJUK RASA DAN
MEMUNGKINKAN SATUAN BACK UP POLRI
TINDAKAN ANARKI MASSA BERUPA
BERTINDAK SEGERA SHG MEMBUTUHKAN
KEMAMPUAN ”PENGENDALIAN MASSA”
BANTUAN TNI SETEMPAT
YANG
DLM BENTUK TURJAGWALI “TINDAKAN
9
TGG JWB ADMINISTRASI
TGG JWB TEKNIS
1.
1.
PENGGUNAAN KUAT TNI DPT DILAKUKAN UTK PAM
OBVIT, TURJAWALI SERTA UNRAS
2.
TANGGUNG JWB TEKNIS PERBANTUAN TNI BERADA
PADA SATUAN PEMBERI BKO
2.
3.
4.
5.
PERMINTAAN PERBANTUAN DPT DILAK SCR LISAN,
DIAJUKAN SERENDAHNYA SETINGKAT KAPOLRES
DITUJUKAN SERENDAHNYA KPD KOMANDAN
MILITER YG SETINGKAT
PERMINTAAN PERBANTUAN BERISI BANGSIT
TERAKHIR, ALASAN PERMINTAAN, JMLH KUAT &
PUAN, SASARAN, WKT PENUGASAN SERTA DUK
ADM & LOGISTIK
KUAT & WKT PENUGASAN DPT DIKURANGI &
DITAMBAH SESUAI KRITERIA ANCAMAN
BERIKAN JUKRAH KPD SATGAS TNI YG
DIPERBANTUKAN SERTA WASDAL SEMUA GIAT &
LAPORKAN KPD POLRI SCR HIERARKI PD
KESEMPATAN PERTAMA
PERMINTAAN PERBANTUAN ALUTSISTA TNI
DIAJUKAN KPD PANGLIMA TNI OLEH KAPOLRI
TGG JWB TAKTIS
1.
2.
3.
4.
5.
STATUS PERBANTUAN TNI BERUPA BKO,
TANGGUNG JWB KASATWIL
BATAS PELAKSANAAN TUGAS DITETAPKAN
KASATWIL
SATUAN TERKECIL PERBANTUAN TNI KPD POLRI
SETINGKAT PELETON
SATUAN TNI YG DIPERBANTUKAN TERUTAMA UTK
MENGAMANKAN OBJEK VITAL
TANGGUNG JWB TAKTIS BERADA PD KASATWIL
10
TUGAS POKOK
MENANGGULANGI GANGGUAN KEAMANAN BERKADAR
TINGGI, UTAMANYA KERUSUHAN MASSA, KEJAH
TERORGANISIR BERSENJATA API, BOM, BAHAN
KIMIA, BIOLOGI DAN RADIOAKTIF
FUNGSI
SEBAGAI SATUAN PAMUNGKAS POLRI YANG
MEMILIKI KEMAMPUAN SPESIFIK (KEMAMPUAN
DASAR KEPOLISIAN, PHH, RESMOB, WANTEROR,
JIBOM, SAR DAN KBR) DALAM RANGKA
PENANGULANGAN KEAMANAN DALAM NEGERI YANG
BERKADAR
TINGGI
DAN
PENYELAMATAN
MASYARAKAT
PERAN
BERSAMA FUNGSI KEPOLISIAN LAINNYA MELAKUKAN
PENINDAKAN THD PELAKU KEJAH BERKADAR TINGGI,
UTAMANYA KERUSUHAN MASSA, KEJAHATAN YANG
TERORGANISIR BERSENJATA API, BOM, KIMIA, BIOLOGI
DAN RADIO AKTIF. PERAN YANG DILAKSANAKAN AL :
 MEMBANTU
 MELENGKAPI
 MELINDUNGI
 MEMPERKUAT
 MENGGANTIKAN
11
1. WANTEROR SINGKATAN DARI LAWAN TEROR “REPRESIF”
2. JIBOM SINGKATAN DARI PENJINAKAN BOM “BRIMOB PENYIDIK BOM”
3. RESMOB SINGKATAN DARI RESERSE MOBILE “PENYELIDIK, PENYIDIK
TERBATAS”
 GAG / GERILYA ANTI GERILYA, LAWAN INSURJENSI
 ANTI ANARKHIS
4. PHH SINGKATAN DARI PENANGGULANGAN HURU – HARA
5. SAR SINGKATAN DARI SEARCH AND RESCUE “KURATIF &
REHABILITASI”
6. KBR SINGKATAN DARI KIMIA, BIOLOGI & RADIO AKTIF “BRIMOB
PENYIDIK KBR”
12
PENINDAKAN
TINDAK TEGAS PELAKU
TP / GAR HUKUM
ANARKIS - GARKUM
REPRESIF UTK GAKKUM
PENANGGULANGAN
TANGGULANGI EMOSI
MASSA
SANGAT TDK TERTIB
REPRESIF UTK PREVENTF
PENGENDALIAN
DAMAI
PREEMTIF
1.
PROFESIONAL
2.
PROPORSIONAL
3.
AKUNTABEL
GELAR OPERASI :
1. INTELIJEN
2. PAM GIAT
KENDALIKAN REAKSI
MASYARAKAT / MASSA
TDK TERTIB
PREVENTIF
PELAYANAN
KOMITMEN
GAKKUM
HUMANIS, TRANSPARAN,
KOMUNIKATIF,
RESPONSIF, PROAKTIF,
TERTIB
4.
TRANSPARAN
3. HARKAM
4. GAKKUM
5.
HUMANIS
6.
TDK
REKAYASA
5. LIH KAM
ADA
6. KONTINJENSI
13
Sekian & Terima Kasih

similar documents