presentasi_rektorunila_bkkbn_2014

Report
Oleh:
Prof. Dr. Sugeng P. Harianto, MS
(Rektor Universitas Lampung)
B. Lampung, 2014
Developed
15m
NENA 42m
LAC
53m
Asia & Pac
642m
SSA
265m
Man Ho So, FAO Representative in Indonesia, Jakarta,
280110
2
TUJUAN PEMBANGUNAN
Pembangunan dapat diartikan sebagai suatu
perubahan tingkat kesejahteraan secara
sengaja dan terukur.
Pembangunan di suatu daerah pada dasarnya
merupakan bagian integral dari pembangunan
nasional. Oleh karena itu, keberhasilan
pembangunan nasional tergantung dan
di tentukan oleh keberhasilan pembangunan di
daerah.
3
KEBUTUHAN MANUSIA
Kebutuhan
per Individu
Kebutuhan Pokok
(Primary Needs)
Wajib
Dipenuhi
Sekunder
(Scondary Needs)
Tidak
Wajib tapi
Dibantu
Mewah (Luxury
Needs)
Human Needs
Kebutuhan
Manusia
Negara
Pendidikan
(Education)
Kebutuhan
Kelompok
Kesehatan (Needs
for Health)
Wajib
Dipenuhi
Keamanan
(Savety)
4
NO
TAHUN
JUMLAH PENDUDUK
PERTUMBUHAN (%)
1
2001
6.722.314
-
2
2002
6.787.654
0,9720
3
2003
6.852.999
0,9627
4
2004
6.915.950
0,9186
5
2005
7.172.831
3,7143
6
2006
7.260.588
1,2235
7
2007
7.348.788
1,2148
8
2008
7.437.414
1,2060
9
2009
7.526.448
1,1971
10
2010
7.608.405
1,0889
11
2011
7.691.007
1,0857
12
2012
7.767.312
0,9921
Rata-rata
1,3251
Sumber : Lampung Dalam Angka, 2013
5
KERAGAAN PENDUDUK LAMPUNG
Jumlah Penduduk Provinsi Lampung
Tahun 2002-2012
7,800,000
7,600,000
Jumlah
7,400,000
7,200,000
7,000,000
6,800,000
6,600,000
6,400,000
6,200,000
2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Tahun
6
PROYEKSI JUMLAH PENDUDUK
PROVINSI LAMPUNG 2013-2023
9,000,000
8,800,000
8,600,000
Jumlah
8,400,000
8,200,000
8,000,000
7,800,000
7,600,000
7,400,000
7,200,000
7
KEBUTUHAN-KEBUTUHAN
MANUSIA:
1. Kebutuhan asasi/dasar/primer:
pangan, sandang, papan
2. Kebutuhan pokok/sekunder:
pendidikan, kesehatan, transportasi
3. Kebutuhan pelengkap/tersier: semua
kebutuhan yang sifatnya sekedar
pelengkap, misalnya rekreasi, alat
transportasi sendiri dsb.
8
PEMENUHAN KEBUTUHAN
MANUSIA
1.
Bekerja
2.
Bantuan keluarga atau sanak famili.
3.
Bantuan negara.
4.
Zakat atau personal social responsbility.
5.
Masyarakat secara luas harus
mengoreksi pemerintah sambil
mengulurkan bantuan.
9
SISTEM KETAHANAN PANGAN
KETAHANAN
PANGAN
Ketersediaan
 Produksi
DN
 Impor
 Cadangan
Konsumsi
SDM dan SDA
Distribusi
Harga Stabil
Terjangkau
Merata
 Kualitas pangan :
• Keseimbangan
Gizi
• Mutu, Keamanan
• Penganekaragam
an Pangan
10
KERAGAAN PRODUKSI BAHAN
PANGAN POKOK 2012-2013
1. Perkembangan produksi padi sawah meningkat
rata-rata sebesar 8.06% per tahun.
2. Produksi padi ladang meningkat 2,04% per
tahun.
3. Peningkatan produksi rata-rata padi sawah dan
padi ladang tiga tahun terakhir sebesar
5,05%.
4. Produksi padi Provinsi Lampung penyumbang
nomor 7 secara nasional.
5. Produksi ubikayu nomor 1 terbesar nasional
6. Produksi jagung nomor 3 terbesar nasional
12
13
Luas Panen (Ha)
No
Komoditi
1
2
3
4
5
6
7
Padi
Jagung
Kedelai
Kacang Tanah
Kacang Hijau
Ubikayu
Ubi Jalar
2011
2012
606,973 641,876
380,917 360,264
9,232 6,708
10,148 8,420
4,071 3,576
368,096 324,749
4,848 4,849
Peningkatan
2013 (Aram
2011 -2012 2012 -2013
II)
640,537
339,308
5,088
8,089
3,260
367,966
4,624
5.75
-5.42
-27.34
-17.03
-12.16
-11.78
0.02
-0.21
-5.82
-24.15
-3.93
-8.84
13.31
-4.64
14
No
Komoditi
1
2
3
4
5
6
7
Padi
Jagung
Kedelai
Kacang Tanah
Kacang Hijau
Ubikayu
Ubi Jalar
Produktivitas (Kuintal)
Peningkatan
2013 (Aram
2011
2012
2011 -2012 2012 -2013
II)
48.45 48.32
50.24 -0.27
3.98
47.72 48.86
50.86 2.38
4.09
11.90 11.92
12.33 0.15
3.49
12.72 12.70
12.86 -0.17
1.29
8.95
8.98
8.98 0.35
-0.01
249.76 258.27 261.81 3.41
1.37
97.44 97.77
97.49 0.34
-0.28
15
Produksi (Ton)
Peningkatan
No Komoditi
2013 (Aram
2011
2012
2011 -2012 2012 -2013
II)
1 Padi
2,940,795 3,101,455 3,218,232
5.46
3.77
2 Jagung
1,817,906 1,760,275 1,725,727 -3.17
-1.96
3 Kedelai
10,984 7,993
6,274 -27.23
-21.51
4 Kacang Tanah 12,911 10,694
10,406 -17.17
-2.69
5 Kacang Hijau
3,644 3,212
2,928 -11.86
-8.84
6 Ubikayu
9,193,676 8,387,351 9,633,560 -8.77
14.86
7 Ubi Jalar
47,239 47,408
45,081
0.36
-4.91
16
No.
KOMODITAS
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
CABE BESAR
BAWANG MERAH
TOMAT
MANGGIS
NENAS
PISANG
DURIAN
ALPUKAT
PEPAYA
SALAK
2009
20,368
291
16,694
2,751
442,431
681,871
30,463
9,257
53,354
5,409
PRODUKSI (Ton)
2010
2011
23,686 44,375
299
369
17,489 20,330
6,583
6,033
469,034 505,336
677,781 687,761
36,682 42,549
9,864 11,546
50,955 123,340
7,364
7,229
2012
42,437
416
16,801
6,698
585,608
817,606
45,396
10,886
103,313
6,265
R (%)
33.09
12.97
1.22
47.32
9.88
6.58
14.37
5.96
40.44
6.99
CADANGAN PANGAN
1. 2010 sampai 2012, Cadangan Pangan 165 ton
beras dititipkan di Bulog Divre Lampung
2. 2013 dianggarkan untuk penguatan cadangan
pangan pemerintah sebesar 20,5 ton.
3. 2014 cadangan pangan diharapkan 200 ton
sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Ketahanan Pangan
4. Tahun 2010 – 2011, melalui dana DAK telah
dibangun 86 lumbung Lumbung pangan desa
5. Lumbung pangan swadaya masyarakat
sampai 2011 berjumlah 462 unit, sebanyak
111 unit dikelola dengan baik.
17
TARGET PEMBANGUNAN PERKEBUNAN MENDUKUNG
KETAHANAN PANGAN PERKEBUNAN RAKYAT (PR)
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2013
NO
JENIS
KOMODITI
LUAS AREAL (HA)
PRODUKSI (TON)
2012
2013
2012
2013
1
KELAPA DALAM
123.853
130.633
111.859
127.185
2
KELAPA SAWIT
85.119
118.159
171.964
188.872
3
TEBU
12.265
13.407
65.254
66.232
221.237
262.199
349.077
382.289
JUMLAH
Disbun Lampung, 2013
18
TARGET DAN REALISASI SWASEMBADA
GULA TA. 2010 SAMPAI DENGAN TA. 2014
PRODUKSI (GKP – GULA KRISTAL PUTIH)
2010
REALISASI
2011
2012
2013
2014
2.996.000
3.867.230
4.396.195
4.934.725
5.700.000
Realisasi Nasional
2.311.353,1
2.228.259
-
-
-
Target Lampung
771.462,80
(25,75%)
631.568,75
(16,33%)
Realisasi Lampung
739.633,66
(32%)
631.568,75
(28,34%)
TAHUN
Target Nasional
Disbun Lampung, 2013
708.808,38 709.658,38 710.508,38
(16,12%)
(14%))
(12%)
788.143
-
19
 Tebu merupakan Komoditas utama perkebunan
nasional dengan sebaran daerah produksi tebu
di 13 provinsi termasuk Provinsi Lampung
 Luas areal tanaman tebu Indonesia pada
Tahun 2012 adalah 463.566,60 hektar.
 Kontribusi Provinsi Lampung tahun 2012
sebesar 117.773 Hektar (25,40%) dari luas areal
tebu Nasional
 Jumlah Pabrik gula di Indonesia : 61 buah
(P. Jawa 48 PG dan 13 PG di luar P. Jawa )
 Prov. Lampung : penghasil gula no. 2 di
Indonesia setelah Jawa Timur
20
UPAYA PEMERINTAH DALAM MENCAPAI
SWASEMBADA GULA NASIONAL:
• Untuk memenuhi sasaran pencapaian swasembada gula Nasional dilakukan upaya
terpadu sektor on farm dan off farm.
• Pada sektor on farm melalui program
peningkatan produktivitas tebu dan rende-men
gula melalui intensifikasi dan perluas-an areal
tebu.
• Pada sektor off farm melalui revitalisasi Pabrik
Gula dan pembangunan Pabrik Gula baru.
21
DATA KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN
TERNAK (EKOR) TAHUN 2013-2014
TAHUN 2013
NO
KOMODITI
1
TAHUN 2014
KETER
SEDIAAN
KEBUTU
HAN
STOCK
AKHIR
KETER
SEDIAAN
KEBUT
UHAN
STOCK
AKHIR
SAPI
POTONG
254.168
74.028
180.140
261.913
74.028
187.855
2
AYAM (ribu
ekor)
73.000
51.301
21.699
76.309
66.691
9.618
3
TELUR (ribu
butir)
77.380
73.000
4.380
81.760
73.000
8.760
22
DATA KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN (TON)
TAHUN 2013-2014
TAHUN 2013
NO
KOMODITI
KETER
SEDIAAN
KEBU
TUHAN
TAHUN 2014
STOCK
AKHIR
KETER
SEDIAAN
KEBU
TUHAN
STOCK
AKHIR
1
SAPI
POTONG
42.616
12.412
30.204
43.915
12.412 31.503
2
AYAM
73.000
51.301
21.699
76.308
66.691
9.617
3
TELUR
77.380
73.000
4.380
81.760
73.000
8.760
FLUKTUASI HARGA KOMODITI
PETERNAKAN TAHUN 2013
Dalam Ribuan Rupiah
KOMO
DITI
JAN
FEB
MAR
APR
MEI
JUN
JULI
AGT
SEP
OKT
NOV
Daging
Sapi
85
85
85
85
85
85
100
100
90
100
95
Ayam
Broiler
28
26
30
30
30
30
30
30
32
32
28
Telur
17
18
16
15
17
17
19
19
17
17
15
Dinas Peternakan Prov. Lampung, 2013
24
KETERSEDIAAN KOMODITAS
PETERNAKAN
POPULASI
NO
JENIS TERNAK
1
Sapi Potong
2
3
2010
2011
2012
496.066
742.776
789.459
Kambing
1.050.330
1.090.647
1.159.543
Ayam Ras
24.203.461
25.788.858
26.782.929
Saat ini Provinsi Lampung mempunyai ternak kambing khas Lampung
yaitu Kambing Saburai.
Secara nasional Provinsi Lampung merupakan :
1. Penghasil ternak nomor 2 di Sumatra
2. Penghasil ternak nomor 7 secara nasional
3. Pemasok kebutuhan daging Jabotabek, Banten dan sebagian
Sumatera.
25
KETERSEDIAAN KOMODITAS
PERIKANAN
 Produsen 10 besar nasional,
 Produksi udang nasional 65% berasal dari Provinsi
Lampung.
 Nilai ekspor produk laut mencapai US 307.510.667,86
(± 2.767 Milyar Rupiah) pada Tahun 2012 yang
didistribusikan ke berbagai negara tujuan, antara lain
Amerika Serikat (52%), Jepang (21%), Uni Eropa
(24%), dan 3 % beberapa Negara lainnya.
Dinas Perikanan dan Kelautan Prov. Lampung, 2013
26
KONDISI KETERSEDIAAN PANGAN STRATEGIS
DI LAMPUNG, 2012
NO.
1
KOMODITAS
PRODUKSI
(TON)
KETERSEDIAAN
(TON)
TOTAL
KONSUMSI
(TON)
SURPLUS/MINUS
KETERSEDIAAN
(TON)
KETERSED/
KONSUMSI
(%)
Padi (GKG)
3.084.781
2.859.592
Beras
1.807.262
1.747.622
867.546
880.077
201,44
2
Jagung
1.825.292
1.624.510
58.203
1.566.307
2.791,10
3
Kedelai
7.600
7.220
95.326
- 88.106
7,57
4
Kacang Tanah
11.424
10.853
8.488
2.365
127,86
5
Kacang Hijau
3.610
3.357
5.783
- 2.426
58,05
6
Ubikayu
9.199.157
7.819.283
318.999
7.500.285
2.451
7
Ubijalar
49.062
43.175
30.594
12.581
141,12
8
Buah-Buahan
2.169.480
1.952.532
334.296
1.618.236
584,07
9
Sayuran
285.069
256.562
557.968
- 301.406
45,98
10
Daging Sapi
10.061
10.061
2.239
7.823
449,45
11
Daging Ayam
27.149
27.149
32.460
- 5.311
83,64
12
Susu
162
162
342.131
- 341.969
0,05
13
Telur
44.878
44.878
1.679
43.199
102,33
14
Ikan
282.450
240.082
8.861
231.221
2.709,40
15
Gula Pasir
2.850.740
2.850.740
70.142
2.780.559
4.064,22
16
Minyak Sawit
92.634
92.634
94.300
- 1.666
98,23
Catatan : Jumlah Penduduk Provinsi Lampung : 9.327.445 jiwa
27
TARGET KETERSEDIAAN PANGAN STRATEGIS LAMPUNG,
2013
NO.
1
KOMODITAS
PRODUKSI
(TON)
KETERSEDIAAN
(TON)
TOTAL
KONSUMSI
(TON)
SURPLUS/MINU
S
KETERSEDIAAN
(TON)
KETERSED/
KONSUMSI
(%)
PADI (GKG)
3.223.633
2.988.308
BERAS
1.888.611
1.826.286
889.194
937.092
205,39
2
JAGUNG
1.762.986
1.569.058
59.656
1.509.402
2.630,19
3
KEDELAI
15.173
14.414
97.709
- 83.291
14,75
4
KACANG TANAH
12.780
12.141
8.700
3.441
139,56
5
KACANG HIJAU
3.568
3.318
5.927
- 2.609
55,98
6
UBIKAYU
9.207.901
7.826.716
326.959
7.499.757
2.394
7
UBIJALAR
48.424
42.613
31.357
11.256
135,89
8
BUAH-BUAHAN
2.169.480
1.952.532
342.638
1.609.894
569,85
9
SAYURAN
186.100
167.490
571.891
- 404.401
29,29
9.033
9.033
1.721
7.312
524,91
10
DAGING SAPI
11
DAGING AYAM
40.981
40.981
29.159
11.822
140,55
12
SUSU
360,17
360
350.668
- 350.308
0,10
13
TELUR
99.827
99.827
1.721
98.106
5.801,06
14
IKAN
588.712
500.405
9.082
491.323
5.509,74
15
GULA PASIR
864.483
864.483
71.893
792.591
1.202,46
16
MINYAK SAWIT
48.750
48.750
96.654
- 47.904
90,44
Catatan : Jumlah Penduduk Provinsi Lampung : 9.560.200 jiwa
28
PENURUNAN JUMLAH
PENDUDUK MISKIN
Penduduk miskin di Provinsi Lampung semakin berkurang,
rata-rata 1, 38 %/tahun.
Pengurangan ini disebabkan oleh program Peningkatkan
investasi, produktivitas SDM masyarakat melalui diklat,
perbaikan infrastruktur, subsidi dan bantuan pemberdayaan
masyarakat untuk dapat meningktakan produksi, dan
peningkatan iklim berusaha melalui penciptaan kondisi yang
kondusif.
NO.
1
2
PENDUDUK
Jumlah Penduduk
Miskin
Persentase Penduduk Miskin (%)
2010
2011
2012
1.479.000 1.298.000 1.253.830
18,94
16,93
16,18
29
30
GIZI BURUK
NO
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
KAB/KOTA
Bandar Lampung
Lampung Selatan
Lampung Tengah
Lampung Utara
Lampung Barat
Tulang Bawang
Metro
Lampung Timur
Tanggamus
Way Kanan
Pesawaran
Mesuji
TB Barat
Pringsewu
Jumlah
KASUS GIZI BURUK
GIZI BURUK YG DI
TANGANI
2010
2011
2012
2010
2011
2012
36
19
22
12
16
8
27
8
11
4
12
10
185
32
40
14
13
4
19
10
33
3
8
8
4
23
14
225
28
12
25
14
18
20
8
13
7
7
5
7
17
5
186
36
19
22
12
16
8
27
8
11
4
12
10
185
32
40
14
13
4
19
10
33
3
8
8
4
23
14
225
28
12
25
14
18
20
8
13
7
7
5
7
17
5
186











Tata Ruang dan alih fungsi lahan
Deforestrasi, ketimpangan pemilikan lahan
Krisis sumberdaya air dan lahan
Inflasi dan Fluktuasi harga pangan
Intensifikasi lemah
Marjin harga yang tinggi
Keuntungan dan Nilai tambah rendah
Persaingan bisnis tidak sehat
Kualitas SDM pertanian terbatas
Kelembagaan petani belum optimal,
Ketergantungan impor pangan, dll
31
A. Dinamika Lingkungan Strategis Regional dan Global
B. Dinamika Lingkungan Strategis Dalam Negeri
C. Dinamika perubahan iklim dan konsekuensinya
terhadap ancaman krisis pangan
D. Dinamika persaingan pemanfaatan sumberdaya lahan
dan air
E. Desentralisasi dan Partisipasi Masyarakat
F. Dinamika Demografi
G. Millennium Development Goals (MDG) dan
Penanggulangan Kemiskinan
H. Dinamika tatakelola dan reformasi birokrasi
pemerintahan
32
TERIMA KASIH

similar documents