MPK 3.Tradisi Penelitian Komunikasi

Report
TRADISI PENELITIAN KOMUNIKASI
(ROBERT T CRAIG: GRIFFIN,2000: 35-46)
Tradisi Retorika:
menitikberatkan upaya penemuan &
pengumpulan pengetahuan teoritik, kadangkala
bersifat normatif, mengenai aktifitas komunikasi.
Terutama komunikasi verbal yg disampaikan
rhetor / seseorang yang bertindak sebagai
komunikator sekaligus orator-persuader kepada
sekumpulan orang yang bertindak sebagai
komunikan. Misalnya: riset pada pidato
seseorang.
TRADISI RETORIKA
KOMUNIKASI SBG SENI BICARA PD
PUBLIK
Seni bicara pd publik di Romawi (pidato) sejak Demosthenes (4 SM), Cicero,
hingga Martin Luther King,Jr punya pengaruh tersendiri pd kegiatan
komunikasi
Bicara membedakan manusia dg binatang
Bicara pd publik yg dilakukan mll forum demokratis mrpkn satu cara efektif
utk atasi persoalan politik drpd perintah utk memaksa
Satu situasi dimana seorang pembicara tunggal mencoba utk mempengaruhi
khalayak pendengar mll wacana persuasi ekplisit
Bicara di depan publik (public speaking) mrpkn komunikasi satu arah (one-way
communication)
Latihan bicara pd publik mrpkn landasan awal bg pendidikan pemimpin
Penekanan pd kekuatan & kecantikan bahasa utk menggerakkan orang scr
emosional dan mengarahkan mereka utk melakukan tindakan
Persuasi publik mell oral mrpkn bidang kaum pria
TRADISI SEMIOTIKA
KOM SBG PROSES BERBAGI MAKNA MLL
TANDA
Studi ttg tanda2 (signs)
Tanda adlh segala sesuatu yg dpt mewakili sesuatu yg lain
Tipologi tanda (Sebeok):
 Signal/ isyarat (tanda scr mekanis atau konvesional memicu reaksi pd receiver):
gestur sederhana, kata tunggal, kalimat tdk lengkap, tangisan peringatan, dll
 Symptom (tanda nonarbitrer yg memaksa & otomatis): relasi signifier-signified;
noda merah gejala cacar air, dll
 Icon (mirip dg objek acuan): foto; gambar; dll
 Index (signifier berdekatan atau contoh dr signified): patung
 Symbol (tanpa kedekatan atau kesamaan mrpkn konvensi): kata; bahasa
 Name (perluasan klas untuk designatum/objek): labeling; konsepsi
SIGN
SIGNIFIER
SIGNIFIED
sound-image
concept
“Kelinci”;
“Rabbit”
Binatang
peliharaan
TRADISI SEMIOTIKA
KOM SBG PROSES BERBAGI MAKNA MELALUI
TANDA
Kata adlh simbol arbitrer yg tdk punya makna inheren
Makna kata tergantung konteksnya
Makna tdk berada dlm kata atau simbol lainnya, ttp dlm
benak orang
Binatang peliharaan
Pikiran
(reference)
“KELINCI”
Kata (symbol)
yg jinak; Playboy
Objek/ Benda
(referent)
TRADISI FENOMENOLOGI
KOM SBG PENGALAMAN DIRI & LIYAN MLL
DIALOG
•Analisa intensif trhdp kehidupan sehari2 dr sudut pandang
orang yg mengalami kehidupan tsb
•Menekankan arti penting interpretasi orang2 itu pd pengalaman
subjektif mereka
•Persoalan muncul ketika tdk ada dua orang yg bs punya cerita
sama persis dlm mengungkapkan pengalaman subjektif
mereka. Hal itu bs diatasi dg makin meningkatkan kondisi hub
dan kepribadian orang2 itu mll:
•Kecocokan (congruence): kesesuaian antr perasaan terdalam individual &
penampakan luarnya
•Pandangan positif tak bersyarat (unconditional positive regard): sikap
penerimaan yg tdk ditentukan olh performansi orang lain
•Pemahaman empatik (empathic understanding): keahlian utk beri
perhatian scr temporer yg berada dlm pandangan & nilai2 kita & utk
masuk dlm dunia orang lain tanpa disertai dg prasangka
Tradisi Fenomenologis
tradisi ini lebih menekankan pada pengalaman pribadi (personal
experience), trmasuk pengalaman pribadi yang dimiliki seseorang ketika
berinteraksi dengan orang lain. Komunikasi, dalam tradisi ini dipandang
sebagai.
..a sharing of personal experience through dialogue (littlejohn, 2002:13)
tradisi ini menekankan pada “jalinan hubungan” (relationships).
Sebagai konsekuensinya tradisi ini tertarik untuk mempelajari hubungan
yang sudah terbina dapat mengalami erosi. Misalnya 1 individu dgn
lainnya, atau 1 lembaga dengan lembaga lain. Konsep yang sering
lazim dari tradisi ini adalah pengalaman (experience), diri (self), dialog
(dialogue), semula atau asli (genuine), keterbukaan (openess).
Tradisi ini menolak bahwa komunikasi sekedar ketrampilan, bahwa
lambang terpisah dari objek yang diwakilinya & bahwa nilai (value)
terpisah dari fakta (fact).
Tradisi Sibernetik
Tradisi ini lebih memandang komunikasi sebagai suatu yg
Disebut Littlejohn (2002:14) : …information processing and
And the problem it address have mostly to do with noise,
overload & malfunction
Konsep-konsep seperti : sender, receiver, information, fedback,
redudancy, seringkali muncul. Karena pengulangan yang terlalu
sering , sistem menjadi sangat penting dalam tradisi kibernetik.
Kritik pada tradisi ini terkait pandangan asumtif dari tradisi ini yang
cenderung menyamakan antara manusia dengan mesin, yang
menganggap suatu realitas atau gejala yang timbul karena
hubungan sebab akibat yang sifatnya linier
TRADISI SIBERNETIKA
KOM SBG PEMROSESAN INFORMASI
Cybernetics (kecerdasan artifisial) diperkenalkan Norbert Wiener utk
gambarkan cara feedback membuat pemrosesan informasi terjadi
Feedback dikaitkan dg tradisi ini krn melihat komunikasi sbg jembatan
penghubung bagian2 dr sistem apapun yg terpisah
Gagasan kom sbg pemrosesan informasi dimunculkan Claude Shannon yg
menemukan teori mate-matis utk pengiriman tanda
Tujuan Shannon utk meningkatkan kapasitas saluran dg distorsi
seminimal mungkin
Informasi adalah reduksi ketidakpastian
Kapasitas Saluran = Informasi + Gangguan
Information
Transmitter
Source Message
Signal
Received
Signal
Receiver
Noise
Source
Message
Destination
TRADISI KRITIS
KOMUNIKASI SBG TANTANGAN
REFLEKTIF PD WACANA
KETIDAKADILAN
•Asal dr tradisi “Pemikiran Frankfurt” (Frankfurt School)
•Tujuannya menguji gagasan2 Karl Marx dg menolak aspek ekonomi
determinismenya
•Max Horkheimer, Theodor Adorno, & Herbert Marcuse
•Semua sejarah sebelum masa kini dicirikan oleh ketidakadilan distribusi
penderitaan
•Tantangan masy kontemporer: (a) kontrol bahasa utk mengabadikan
ketidakseimbangan kekuasaan; (b) peran media massa yg menumpulkan
kepekaan pd penindasan; (c) kebutaan pd metoda & penerimaan tdk kritis
trhdp temuan2 empiris
•Menekankan pembebasan, emansipasi, tranformasi, atau peningkatan
kesadaran sbg agenda etis yg mempertimbangkan solidaritas pd penderitaan
umat manusia sbg tanggung jawab moral minimal
•Mendorong praxis (tindakan reflektif scr sosial) sbg perilaku etis
TRADISI KRITIS
Tradisi ini lebih memandang komunikasi sebagai suatu…..social
arrangement of power and opression (littlejohn, 2002:14).
Artinya di dalam kebanyakan realitas sosial yang ada ,
komunikasi lebih didominasi oleh kalangan yang lebih kuat yang
bermaksud hendak menindas yang lemah sementara pihak yang
lemah sebenarnya ingin melakukan perlawanan.
Tradisi ini lebih mngembangkan terhadap respon-respon terkait
persoalan ideologis, penolakan, perlawanan, serta emansipasi
yang pada umumnya muncul karena dominasi oleh yg kuat
terhadap yang lemah.
Respons-respon tsb. Dapat diamati melalui kecenderungan
tradisi ini untuk mempromosikan nilai-nilai kebebasan,
kesederajatan, pentingnya dialog & diskusi serta upaya untuk
dapat mandisi (self perpetuation power)
TRADISI SOSIOKULTURAL
KOMUNIKASI SBG PENCIPTAAN &
PEMBENTUKAN REALITAS SOSIAL
•
•
•
•
•
•
Premis: karena orang2 berbicara, mk mereka menciptakan dan
menghasilkan kebudayaan
Dunia ini mencerminkan apa yg ada scr aktual, meskipun proses
menuju ke sana seringkali menggunakan jalan yg berbeda
Realitas dibentuk dg bahasa yg digunakan sejak msh bayi
Pelopor bidang linguistika sosio-kultural ini adalah Edward Sapir dan
Benjamin Lee Whorf. Hipotesis yang mereka ajukan adalah struktur
bahasa dalam sebuah kebudayaan membentuk apa yang orangorang pikirkan dan lakukan
Melalui komunikasi realita diproduksi, dijaga, diperbaiki, dan
ditransformasikan.
Orang-orang dalam percakapan bersama-sama mengkonstruksi dunia
sosial mereka (persons-in-conversation co-construct their own social
worlds)
Tradisi Sosiokultural
Tradisi ini memandang pentingnya tertib sosial (social order) &
berkeyakinan bahwa komunikasi merupakan perekat kebersamaan
dalam masyarakat. Karena hal ini maka tradisi sosio-kultural banyak
meneliti tentang konflik, keterasingan serta hambatan-hambatan &
kegagalan dalam kerjasama.
Tradisi ini menolak mengenai tanggungjawan individu & lebih
menekankan pada tanggung jawab kolektif, serta pandangan
mengenai interaksi manusia yang dipengaruhi oleh struktur sosial
TRADISI PSIKOLOGI-SOSIAL
KOMUNIKASI SBG PENGARUH
INTERPERSONAL
Gunakan pendekatan ilmiah atau objektif dlm mencermati fenomena
komunikasi
Punya keyakinan ada kebenaran2 komunikasi yg dpt ditemukan mll
observasi yg hati2 & sistematis
Cari hukum universal hubungan sebab-akibat yg bs memprediksi
keberhasilan ataupun kegagalan perilaku komunikasi
Penelitian Carl Hovland dg metode eksperimen pada efek komunikasi
terhadap perubahan pendapat dg acuan “who says what to whom
and with what effect”

Who (expertise; trustworthiness)

What (fear appeals; order of arguments)

Whom (personality; susceptibility to influence)

Effect (opinion change)
Sleeper effect (pesan yg sdh dilupakan bisa muncul dg diingatkan kmbl)
TRADISI SOSIO-PSIKOLOGIS
Tradisi ini menolak bahwa orang berfikir selalu rasional ; bahwa
individu-individu mengetahui betul-betul tentang apa yang mereka
pikirkan & harapkan& bahwa persepsi merupakan jalan yang mulus
untuk melihat realitas.
Konsep yang menjadi perhatian dalam tradisi penelitian ini meliputi:
Pernyataan (Expression), pendapat (opinion), sikap, persepsi,
kognisi,interaksi, pengaruh.
Tradisi ini betapa pun sangat berpengaruh dalam perkembangan
penelitian & juga Ilmu Komunikasi karena sifat dari tradisi ini
memberikan perhatian pada faktor sosiologis sekaligus psikologis,
terutama yang ada pada audience.
Penelitian mengenai pola penggunaan media & juga pengaruh (effect)
pesan-pesan media terhadap individu/khalayak berkembang dalam
tradisi ini.
PETA TEORI KOMUNIKASI LITTLEJOHN 8
TOPIK
SEMIOTIK
MEDIA
Media signs;
Simulation
MASYARAKAT
& BUDAYA
Linguistic
relativity;
Elaborated &
restricted
codes
FENOMEN
OLOGI
Cultural
interpretat
ion
SIBERNETIK
SOSIO
PSIKOLOGI
SOSIO
KULTURAL
KRITIS
Public
opinion;
Spiral of
silence
Media
effects;Uses
&
gratification
s; Media
dependency
; Cultivation
Medium;
Agenda
setting;
Media
communities
Domination
Speech
community;
Cultural
codes;
Cultural
performances
Political
economy;
Ideal speech;
Liberal
&radical
feminism;
Cultural
productions;
Race;
Archeology;
Colonization
Networks;
Diffusion

similar documents