sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja karyawan

Report
Nandang Hermanto
Teknik Informatika,STMIK AMIKOM Purwokerto, Purwokerto
E-mail : [email protected]
1.
2.
3.
4.
Penentuan jurusan masih dilakukan manual.
Butuh waktu yang lama
Butuh panitia yang relarif banyak.
Kemungkinan Human Error
1.
Bagaimana memodelkan metode Simple Additive
Weighting yang sesuai untuk pemilihan jurusan pada
Sekolah Menengah Kejuruan? “SMK BAKTI
PURWOKERTO”
2.
Bagaimana membangun sistem pendukung keputusan
yang dapat menghasilkan rekomendasi jurusan pada
Sekolah Menengah Kejuruan yang tepat berdasarkan
minat serta kemampuan yang dimiliki siswa?
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem
pendukung keputusan berbasis web yang memiliki kemampuan
melakukan perhitungan menggunakan metode Simple Additive
Weighting (SAW).
Sistem pendukung keputusan yang dibuat
menghasilkan rekomendasi jurusan bagi calon
PURWOKERTO sehingga mempermudah tim
mendapatkan jurusan yang tepat berdasarkan
dimiliki siswa
diharapkan dapat
siswa SMK BAKTI
penjurusan untuk
kemampuan yang
Metode SAW sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep
dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada
setiap alternatif pada semua atribut.
rij =
xij
Max xij
Jika j adalah atribut keuntungan (Benefit)
i
Min xij
i
xij
Jika j adalah atribut biaya (Cost)
Persamaan 1 Rating Kinerja Ternormalisasi.
Nilai preferensi untuk setiap alternatif (Vi) diberikan sebagai :
Persamaan 2 Nilai Preferensi Tiap Alternatif.
Nilai Vi yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif Ai lebih terpilih.
1. Sistem pendukung keputusan yang telah dibuat dapat
mempermudah dan mempercepat proses penjurusan oleh
panitia penerimaan siswa baru karena menggunakan proses
perhitungan yang cepat dan tepat
2. Sistem pendukung keputusan yang telah dibuat dapat
diakses dari mana saja selama tersedia jaringan internet
karena dibuat berbasis web

similar documents