009 simkar_bbtkl - BBTKLPP Jakarta

Report
LOGO
Horison, 2-4 Oktober 2013
PAPARAN
 Dasar Hukum
.
 Gambaran Program dan Indikator
 Restrukturisasi Pemberdayaan UPT
 Anggaran Alokasi UPT dan Daerah
 Harmonisasi Simkar dan Kesma dengan
UPT dan Daerah
Description of
the contents
DASAR HUKUM
1. Permenkes No. 1144/2010 ttg Organisasi dan Tata
Kerja Kementerian Kesehatan
2. Permenkes No. 356/2009 ttg Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan
3. Kepmenkes No. 375/2009 ttg Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan
2005-2025
4. Kepmenkes No. 267/2003 ttg Organisasi dan Tata
Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Teknis
Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit
Menular
5. Rencana Strategis Kementerian Keseahatn Th. 20102014
6. Rencana Aksi Program PP dan PL Th. 2010-2014
GAMBARAN PROGRAM SIMKAR dan KESMA
VISI
MISI
Masyarakat
sehat
yang
mandiri
dalam
pencegahan dan penanggulangan penyakit dan
penyehatan lingkungan serta berkeadilan
1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,
melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk
swasta dan masyarakat madani dalam PP dan
PL
2. Melindungi
kesehatan
masyarakt
dengan
menjamin tersedianya upaya kesehatan yang
paripurna, merata, bermutu, dan berkeadilan
dalam PP dan PL
3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber
daya kesehatan dalam PP dan PL
4
4. Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang
baik dalam PP dan PL
GAMBARAN PROGRAM SIMKAR dan KESMA
POKOK
KEGIATAN
STRATEGI
1. Peningkatan imunisasi
2. Peningkatan
dan
pengembangan
surveilans
epidemiologi dan respon KLB
3. Peningkatan karantina kesehatan dan kesehatan
pelabuhan
4. Peningkatan kesehatan matra
1. Review dan memperkuat aspek legal
2. Advokasi dan sosialisasi
3. Intensifikasi,
akselerasi,
ekstensifikasi
dan
inovasi program
4. Investasi sumber daya manusia
5. Jejaring kerja
6. Logistik, distribusi dan manajemen
5
7. Surveilan epidemiologi dan aplikasi teknologi
8. Supervisi/bimtek, monitoring, dan evaluasi
9. Sistem pembiyaan
Indikator Renstra Kem. Kes
INDIKATOR
2012
2013
2014
Trgt
Capn
Trgt
Capn
per Sept
Trgt
Persentase bayi usia 0-11 bulan yang
mendapat imunisasi dasar lengkap
85
86,8
88
39,7
90
Persentase desa yang mencapai UCI
90
81,1
95
Thn
100
100
99,4
100
93,7
100
Persentase penanggulangan KLB < 24
jam
80
80,3
90
70
100
Persentase terlaksananya
penanggulangan faktor risiko dan
pelayanan kesehatan pada wilayah
kondisi matra
70
70
75
68
80
Persentase faktor risiko potensial PHEIC
yang terdeteksi di pintu negara
Indikator RAP Ditjen PP dan PL
INDIKATOR
2012
2013
2014
Trgt
Capn
Trgt
Capaian
per Sept
Trgt
Persentase bayi usia 0-11 bulan yang mendapat
imunisasi dasar lengkap
85
86,8
88
39,7
90
Persentase desa yang mencapai UCI
90
81,1
95
Tahunan
100
100
99,4
100
93,7
100
Persentase penanggulangan KLB < 24 jam
80
80,3
90
70
100
Persentase terlaksananya penanggulangan faktor
risiko dan pelayanan kesehatan pada wilayah
kondisi matra
70
70
75
68
80
Persentase anak usia sekolah dasar yang mendapat
imunisasi
98
89,9
98
NA
98
Penemuan kasus non-folio AFP rate per 100.000
anak < 15 th
≥2
2,77
≥2
2,22
≥2
Persentase alat angkut yang diperiksa sesuai
standar kekarantinaan
100
79,18
100
75,6
100
Persentase bebas vektor penular penyakit di
perimeter area (house index=0) dan buffer area
(houes index <1) di lingkungan pelabuhan, bandara
dan pos lintas batas darat.
100
22,45
100
26,09
100
Persentase setiap kejadian PHEIC di wilayah
episenter pandemi dilakukan tindakan karantina ≤
24 jam setelah ditetapkan oleh pemerintah
100
100
100
100
100
Persentase faktor risiko potensial PHEIC yang
terdeteksi di pintu negara
Restrukturisasi Pemberdayaan UPT
2011-2013
2014
MENGGUNAKAN
KEGIATAN
TUNGGAL :
DUKUNGAN
MANAJEMEN DAN
PELAKSANAAN
TUGAS TEKNIS
LAINNYA PADA
PROGRAM PP PL
MENGGUNAKAN 6
KEGIATAN :
1. DUKUNGAN
MANAJEMEN
2. PPBB
3. PPML
4. PPTM
5. PL
6. SIMKAR
PENYEMPU
RNAAN
(RESTRUKT
URISASI)
SESUAI
TATA
KERJA
ORGANISA
SI
Sebagian besar Tusi/kegiatan
yang dilaksanakan tidak sesuai
dengan indikator kegiatan
Penyesuaian Tusi/kegiatan
yang dilaksanakan dengan
indikator kegiatan
DILAKUKAN REALOKASI ANGGARAN DUKUNGAN MANAJEMEN KE 5
KEGIATAN DIREKTORAT
Rencana Alokasi Anggaran B/BTKL Th. 2014
(Simkar dan Kesma)
No.
B/BTKL
KARKES
SURVEILANS
MATRA
200.000.000
1 BBTKL-PP BANJAR BARU
200.000.000
2 BBTKL-PP JAKARTA
200.000.000
75.000.000
3 BBTKL-PP SURABAYA
200.000.000
75.000.000
4 BBTKL-PP YOGYAKARTA
200.000.000
75.000.000
5 BTKL-PP KELAS I BATAM
175.000.000
6 BTKL-PP KELAS I MAKASSAR
175.000.000
50.000.000
7 BTKL-PP KELAS I MANADO
175.000.000
50.000.000
8 BTKL-PP KELAS I MEDAN
175.000.000
9 BTKL-PP KELAS I PALEMBANG
175.000.000
10 BTKL-PP KELAS II AMBON
150.000.000
Total
1.825.000.000
JUMLAH
275.000.000
275.000.000
275.000.000
175.000.000
225.000.000
225.000.000
175.000.000
175.000.000
150.000.000
325.000.000
2.150.000.000
Rencana Alokasi Anggaran KKP Th. 2014
(Simkar dan Kesma)
KKP
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
KKP Kelas-1 Batam
KKP Kelas-1 Denpasar
KKP Kelas-1 Makassar
KKP Kelas-1 Medan
KKP Kelas-1 Soekarno Hatta
KKP Kelas-1 Surabaya
KKP Kelas-1 Tanjung Priok
KKP Kelas-2 Ambon
KKP Kelas-2 Balikpapan
KKP Kelas-2 Bandung
KKP Kelas-2 Banjarmasin
KKP Kelas-2 Banten
KKP Kelas-2 Cilacap
KKP Kelas-2 Jayapura
KKP Kelas-2 Kendari
KKP Kelas-2 Manado
KKP Kelas-2 Mataram
KKP Kelas-2 Padang
KKP Kelas-2 Palembang
KKP Kelas-2 Panjang
KKP Kelas-2 Pekanbaru
KKP Kelas-2 Pontianak
KKP Kelas-2 Probolinggo
KKP Kelas-2 Samarinda
KKP Kelas-2 Semarang
81.489.200.000
2.047.103.000
2.047.103.000
2.047.103.000
2.047.103.000
2.047.103.000
2.047.103.000
2.047.103.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.294.344.800
1.628.907.000
2.047.103.000
1.294.344.800
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.294.344.800
1.628.907.000
1.294.344.800
Rencana Alokasi Anggaran KKP Th. 2014
(Simkar dan Kesma)
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
KKP Kelas-2 Tj. Balai Karimun
KKP Kelas-2 Tj. Pinang
KKP Kelas-2 Tarakan
KKP Kelas-3 Banda Aceh
KKP Kelas-3 Bengkulu
KKP Kelas-3 Biak
KKP Kelas-3 Bitung
KKP Kelas-3 Dumai
KKP Kelas-3 Gorontalo
KKP Kelas-3 Jambi
KKP Kelas-3 Kupang
KKP Kelas-3 Lhokseumawe
KKP Kelas-3 Manokwari
KKP Kelas-3 Merauke
KKP Kelas-3 Palangkaraya/Pulang Pisau
KKP Kelas-3 Palu
KKP Kelas-3 Pangkal Pinang
KKP Kelas-3 Poso
KKP Kelas-3 Sabang
KKP Kelas-3 Sampit
KKP Kelas-3 Sorong
KKP Kelas-3 Tembilahan
KKP Kelas-3 Ternate
KKP Kelas-4 Yogyakarta
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.628.907.000
1.294.344.800
Rencana Alokasi Anggaran DEKON Th. 2014
(Simkar dan Kesma)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
DANA DEKONSENTRASI
Dinkes Prov. Aceh
Dinkes Prov. Bali
Dinkes Prov. Bangka Belitung
Dinkes Prov. Banten
Dinkes Prov. Bengkulu
Dinkes Prov. DI Yogyakrta
Dinkes Prov. DKI Jakarta
Dinkes Prov. Gorontalo
Dinkes Prov. Jambi
Dinkes Prov. Jawa Barat
Dinkes Prov. Jawa Tengah
Dinkes Prov. Jawa Timur
Dinkes Prov. Kal. Barat
Dinkes Prov. Kal. Selatan
Dinkes Prov. Kal. Tengah
Dinkes Prov. Kal. Timur
Dinkes Prov. Kep. Riau
Dinkes Prov. Lampung
Dinkes Prov. Maluku
Dinkes Prov. Maluku Utara
68.880.770.000
1.914.480.000
1.082.380.000
1.507.180.000
1.033.280.000
1.422.180.000
856.980.000
916.780.000
1.083.280.000
1.209.480.000
2.090.780.000
2.619.480.000
2.795.780.000
2.483.080.000
2.210.580.000
2.522.180.000
2.811.380.000
974.480.000
1.585.780.000
2.356.680.000
2.270.980.000
Rencana Alokasi Anggaran DEKON Th. 2014
(Simkar dan Kesma)
21 Dinkes Prov. Nusa Tenggara Barat
1.350.780.000
22 Dinkes Prov. Nusa Tengara Timur
3.554.280.000
23 Dinkes Prov. Papua
6.299.610.000
24 Dinkes Prov. Papua Barat
2.307.880.000
25 Dinkes Prov. Riau
1.268.280.000
26 Dinkes Prov. Sul. Barat
2.049.880.000
27 Dinkes Prov. Sul. Selatan
2.272.980.000
28 Dinkes Prov. Sul. Tengah
2.454.380.000
29 Dinkes Prov. Sul. Tenggara
2.462.380.000
30 Dinkes Prov. Sul. Utara
2.327.980.000
31 Dinkes Prov. Sum. Barat
1.879.480.000
32 Dinkes Prov. Sum. Selatan
1.444.480.000
33 Dinkes Prov. Sum. Utara
3.461.180.000
34 Dinkes. Prov. Kal. Utara
0
Realisasi Dana Dekon Simkar dan Kesma
(Sumber : SAI per 30 Juni 2013)
Nomor
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
Provinsi
DKI JAKARTA
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
D.I YOGYAKARTA
JAWA TIMUR
DI ACEH
SUMATERA UTARA
SUMATERA BARAT
RIAU
JAMBI
SUMATERA SELATAN
LAMPUNG
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TIMUR
SULAWESI UTARA
SULAWESI TENGAH
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGGARA
MALUKU
BALI
NTB
NTT
PAPUA
BENGKULU
MALUKU UTARA
BANTEN
BANGKA BELITUNG
GORONTALO
KEPULAUAN RIAU
PAPUA BARAT
SULAWESI BARAT
JUMLAH
Pagu
1.866.746.000
3.732.966.000
3.459.415.000
1.951.478.000
3.424.280.000
1.163.271.000
3.553.472.000
512.170.000
466.610.000
1.907.754.000
1.964.858.000
2.031.618.000
749.264.000
547.203.000
604.112.000
580.194.000
565.445.000
815.869.000
3.422.378.000
735.871.000
754.653.000
1.984.924.000
2.122.786.000
1.331.765.000
3.344.140.000
423.476.000
555.002.000
1.930.589.000
1.901.507.000
288.270.000
377.462.000
2.078.380.000
355.179.000
51.503.107.000
Realisasi
132.282.500
534.365.000
180.890.300
317.493.000
17.580.000
168.369.000
628.682.000
239.598.000
26.164.000
386.006.500
17.684.000
68.102.700
132.460.600
129.247.300
69.055.000
135.742.000
318.621.500
555.002.000
331.742.100
40.088.000
247.220.932
1.100.105.900
297.002.000
87.139.500
242.660.000
64.840.200
402.708.800
56.851.700
24.292.000
371.548.000
122.715.000
7.446.259.532
Sisa
1.734.463.500
3.198.601.000
3.278.524.700
1.633.985.000
3.406.700.000
994.902.000
2.924.790.000
272.572.000
440.446.000
1.521.747.500
1.947.174.000
1.963.515.300
616.803.400
417.955.700
604.112.000
511.139.000
429.703.000
497.247.500
2.867.376.000
404.128.900
714.565.000
1.737.703.068
1.022.680.100
1.034.763.000
3.344.140.000
336.336.500
312.342.000
1.865.748.800
1.498.798.200
231.418.300
353.170.000
1.706.832.000
232.464.000
44.056.847.468
%
7,09
14,31
5,23
16,27
0,51
14,47
17,69
46,78
5,61
20,23
0,90
3,35
17,68
23,62
0,00
11,90
24,01
39,05
16,22
45,08
5,31
12,45
51,82
22,30
0,00
20,58
43,72
3,36
21,18
19,72
6,44
17,88
34,55
14
Sinkronisasi Pusat, UPT, dan Daerah
Pusat
Indikator
Dekon
UPT
: KLB penyakit menular dapat ditanggulangi < 24 jam
1. Pengembangan sistem surveilans.
2. Penguatan sistem kewaspadaan dini.
3. NSPK surveilanas epidemiologi dan
respon KLB.
3. IT surveilans dan respons KLB.
4. Perangkat pengolah data dan
komunikasi
1. KLB penyakit menular yang
ditangulangi < 24 jam (Verifikasi
rumors, Koordinasi penyakit
potensial KLB, Penyilidikan
epidemiologi, Penguatan SKD dan
respon KLB, Peningkatan kapasitas
TGC kab/kota)
2. Pengembangan sistem surveilans
dan respons KLB (Replikasi SKDR
di 7 prov)
Indikator: Bayi usia 0-11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap
1. Capaian cakupan bayi yang
mendapat imunisasi dasar lengkap.
2. Tenaga imunisasi terlatih.
3. Cakupan imunisasi rutin lanjutan
1. Laporan capaian cakupan bayi yang
mendapat imunisasi dasar lengkap
(introdukdi vaksin baru, KIE imunisasi,
monitoring dan evaluasi kegiatan
imunisasi, pemantauan dan asistensi
KIPI)
2. Tenaga imunisasi terlatih
1. KLB penyakit menular yang
ditanggulangi < 24 jam (penyelidikan
epidemiologi, penguatan SKD dan
respon KLB)
Sinkronisasi Pusat, UPT, dan Daerah
Pusat
Indikator
Dekon
UPT
: Faktor risiko potensi PHEIC yang terdeteksi di pintu masuk negara
1. Situs SIM Kespel
2. NSPK karkespel
1. Situs SIM Kespel
2. Tenaga terlatih bidang simkar
kesma (simulasi KKMMD di wilayah
pelabuhan/bandara, pelatihan terkait
tupoksi)
3. Alat kesehatan (peralatan
penunjang tupoksi)
4. Dokumen penunjang program
karkespel
5. Upaya pengendalian faktor risiko
PHEIC di pintyu masuk negara
6. Dokumen-dokumen (CoP, ICV, dll)
Indikator: Pengendalian faktor risiko kesehatan dan pelayanan kesehatan pada wilayah kondisi matra
1. Upaya kesehatan penerbangan.
2. Upayan kesehatan kelautan dan
bawah air.
3. Upaya kesehatan matra lapangan.
4. Koordinasi kesehatan matra.
5. NSPK bidang kesehatan matra.
6. Tenaga terlatih bidang kesma.
1. Tenaga terlatih bidang kesma.
2. Koordinasi kesma.
3. Sosialisasi program kesma.
4. Lokasi yang mengendalikan faktor
risiko kesehatan kelautan dan bawah
air.
1. Lokasi yang melaksanakan
pengendalian faktor risiko matra
lapangan (kesiapsiagaan bidang
kesehatan mudik lebaran dan
nataru)
2. Kesiapsiagaan, RHA dan tanggap
darurat bencana bidang PP dan PL

similar documents