- bbws serayu opak

Report
BMKG
Informasi Cuaca dan Iklim 2013
Di Wilayah Sungai Serayu-Opak
Oleh :
Tony Agus Wijaya, S.Si.
Kepala Seksi Data & Informasi
BMKG Yogyakarta
BMKG
Pokok Bahasan
1. Faktor Pengendali Curah Hujan Di Indonesia
2. Gangguan Cuaca dan Iklim
3. Prakiraan Iklim di Jateng dan DIY 2013
4. Media Penyampaian Informasi Iklim BMKG
5. Kesimpulan
BMKG
GERAK SEMU HARIAN
MATAHARI
22 Juni
23 September
21 Maret
22 Desember
Penyebab terjadinya variasi cuaca dan iklim di setiap tempat dan waktu yang berbeda.
Membentuk Siklus Iklim di suatu tempat
MONSOON :
Angin yang bertiup secara periodik.
antara periode yang satu dengan yang lain polanya berlawanan.
Yang disebabkan oleh gerak semu tahunan matahari
BMKG
Rata-Rata Arah Angin Bulanan
Monsoon Australia,
Rata-Rata Arah Angin Bulanan
Monsoon Asia,
Matahari di Belahan Bumi Utara
Apr – Sep : Kemarau
Matahari di Belahan Bumi Selatan
Okt – Mar : Hujan
Angin Dominan Bertiup dari Arah Timur
Angin Dominan Bertiup dari Arah Barat
BMKG
Suatu Tempat Memiliki Pola Curah Hujan Yang
Berbeda Dengan Tempat Yang Lain,
Disebabkan Oleh :
1. Perbedaan Jumlah Sinar Matahari Yang
diterima di permukaan bumi.
2. Bentuk Topografi (Ketinggian Tempat)
3. Pola Arah Angin
BMKG
Data Curah Hujan Jangka Panjang Periode 30 tahun Di suatu
tempat memiliki Suatu Pola Rata-Rata yang disebut Kondisi
Normal.
Curah HujanDapat Menyimpang dari Kondisi Normal karena :
1. Gangguan Jangka Panjang, Lebih Dari 1 Bulan. (Skala Global)
2. Gangguan Jangka Pendek, 1 Hingga 7 Hari (Skala Regional)
Ganguan Cuaca Jangka
Panjang
Skala Global
Gangguan Cuaca Jangka
Pendek
Skala Regional
• EL NINO / La Nina
• Dipole Mode
• Monsoon
• Siklon Tropis
• Pertemuan Angin (Konvergensi)
Data Tahun Kejadian Iklim Ekstrim
2013
BMKG
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Cuaca dan Iklim di Indonesia
FENOMENA GLOBAL
EL NINO / LA NINA
DIPOLE MODE
FENOMENA REGIONAL
MONSOON
El Nino : Hujan Berkurang
La Nina : Hujan Bertambah
Dipole Mode Positif : Hujan Berkurang
Dipole Mode Negatif : Hujan Bertambah
Musim Hujan/Kemarau
MADDEN JULIAN
OSCILLATION (MJO)
SUHU MUKA LAUT
Hujan Bertambah
Suhu Muka Laut Naik : Hujan Bertambah
POSISI SIKLON TROPIS /
PUSAT TEKANAN RENDAH
DAERAH KONVERGENSI /
PEMBENTUKAN AWAN AKTIF
FENOMENA LOKAL
Hujan Bertambah/Berkurang
Hujan Bertambah
LABILITAS UDARA
LIPUTAN AWAN
SUHU, KELEMBABAN
Hujan Bertambah
EL NINO
LA NINA
DIPOLE MODE
Lemah
Sedang
Kuat
Lemah
Sedang
Kuat
DM+
DM-
1951
1986
1957
1950
1954
1973
1961
1964
1963
1987
1965
1956
1964
1975
1972
1974
1968
1994
1972
1962
1970
1988
1982
1992
1969
2002
1982
1967
1998
1994
1996
1976
1991
1971
1999
1997
1998
1977
1997
1974
2007
2004
2009
1984
2010
2006
1995
2012
2000
2011
2010
Pola Arah Angin 18 Juni 2013
Kondisi Normal Pola Arah Angin
Saat Musim Kemarau
ZONA MUSIM (ZOM) DI JATENG SELATAN DAN DIY
adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas
antara periode musim kemarau dan musim hujan.
Daerah yang berada dalam suatu ZOM Memiliki pola curah hujan tertentu.
ZOM
WILAYAH KABUPATEN/KOTA
97
Cilacap Barat Laut
99
Cilacap Selatan
101
Cilacap Barat Daya
98
ZOM
WILAYAH KABUPATEN/KOTA
112
Banjarnegara Barat Daya
Purbalingga Timur & Selatan
103
Purbalingga Barat
Banyumas Tenggah & Selatan
Cilacap Tengah
Banyumas Barat Daya
104
Purbalingga Barat Laut
Banyumas Utara
116
Cilacap Timur
Kebumen Selatan
113
102
Kebumen Barat
Banyumas Tenggara
Banjarnegara Timur Laut
Wonosobo Utara & Timur
Temanggung Barat
114
117
Kebumen Tenggara
Purworejo Selatan
Banjarnegara Timur
Wonosobo Barat & Timur
123
Temanggung Timur
118
Kebumen Timur
Purworejo Tenggah & Barat
124
Temanggung Utara
122
Temanggung Selatan
Magelang Utara
119
Purworejo Barat Laut
139
Purworejo Timur
Kulonprogo Utara
Sleman Utara
115
111
Kebumen Utara
Banjarnegara Utara
Banjarnegara Barat Laut
Purbalingga Utara
Lanjutan
ZOM
WILAYAH KABUPATEN/KOTA
121
Magelang Timur
144
Magelang Selatan
120
Magelang Tengah & Barat
138
Klaten Selatan & Tenggah
139
Purworejo Timur
Kulonprogo Utara
Sleman Barat
140
Kulonprogo Selatan
Bantul Selatan
141
Gunungkidul Utara
142
Gunungkidul Selatan
Zona Musim Tiap Kab/Kota
No
Kabupaten/Kota
Zona Musim (ZOM)
1.
Cilacap
97, 98, 99, 101
2.
Banyumas
98, 102, 103, 104
3.
Purbalingga
103, 104, 112
4.
Banjarnegara
111, 112
5.
Kebumen
102, 115, 117, 118
6.
Wonosobo
113, 114
7.
Purworejo
115, 117, 118, 119
8.
Temanggung
113, 122, 123, 124
9.
Magelang
120, 121, 122, 136, 144
10.
Kota Magelang
120
11.
Klaten
136, 138
12.
Kulonprogo
140, 139
13.
Sleman
136, 139, 138
14.
Bantul
140
15.
Gunungkidul
141, 142
16.
Kota Yogyakarta
138
RATA – RATA CURAH HUJAN DASARIAN PERIODE 1981 – 2010 (MILIMETER)
ZONA MUSIM DI WILAYAH SUNGAI SERAYU-OPAK
PERIODE
ZOM
JAN
FEB
MAR
APR
MEI
JUN
JUL
AGS
SEP
OKT
NOV
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
III
I
II
117
95
88
114
96
90
81
75
65
67
52
43
42
31
24
30
19
31
31
18
11
8
9
4
29
18
19
43
66
85
100 114 109 136 121
121
128 106 163 130 118
88
117 135 113 101 105
73
64
44
40
37
31
25
23
17
12
13
9
17
22
17
23
39
52
79
56
136
123 143 154 136 135 110 134 108 125 110
74
44
31
33
28
32
20
17
12
13
4
7
4
17
4
7
13
16
36
51
138
78
76
67
43
30
30
31
28
20
10
11
4
5
5
2
11
12
10
17
14
26
139
128 128 178 143 135 114 143 110 118 112
97
53
47
41
37
35
34
44
16
10
9
9
3
20
13
23
18
24
140
121 112 163 156 119
99
95
69
62
42
24
20
28
19
22
18
11
11
5
2
1
16
7
8
16
141
121 113 153 159 137 106 140 105
96
72
86
53
45
35
25
32
36
22
13
10
8
7
6
16
16
6
142
100 110 153 144 117
84
63
50
33
19
17
19
11
16
8
9
9
4
1
1
9
8
97
122 123 171 164 123 130 142 138 108 105
92
75
59
46
40
50
31
23
32
36
14
14
16
19
98
115 108 162 130 122 107 116 112 109
96
73
77
50
46
40
58
49
26
16
24
17
8
9
27
99
118 100 137 109 104
97
104 105 117 104
92
80
92
67
68
69
57
49
30
38
28
25
22
101
82
83
84
70
76
58
60
44
34
36
44
20
25
29
20
10
102
151 114 181 140 133 115 127 123 151 102
92
80
71
55
36
52
31
32
26
26
16
16
103
120
80
61
53
55
34
45
43
31
15
24
22
104
215 189 224 217 192 182 173 152 159 128 138 119 118
84
84
68
63
36
28
30
105
178 186 250 236 194 171 173 161 149 129 126 115 104
73
52
70
33
22
26
28
111
242 254 326 326 281 221 252 199 174 162 160 143 131
94
97
103
64
58
34
112
138 122 163 149 133 108 127 128 149 117 107
87
90
77
62
59
54
30
113
157 122 138 159 141 117 146 134 128 113
76
63
43
43
33
35
114
179 150 176 183 152 137 160 173 171 153 146 104
72
55
54
44
50
115
146 123 191 149 143 121 124 138 169 120 103
97
77
73
50
54
116
97
82
120
88
94
76
91
69
117
83
73
61
53
52
40
117
95
88
114
96
90
81
75
65
67
52
43
42
31
24
118
131
93
130 117 107
85
88
76
92
77
60
45
41
33
119
144 120 160 153 121 126 126 121 117 105 100 100
86
120
151 152 162 133 141 118 115
122
133 120 155 154 128
123
123 117 137 111 108
86
82
97
116 126 127
125
142
96
98
86
105
75
97
95
86
97
123
108
115
101
91
66
95
98
114
90
90
II
III
95
123
2183
90
110 111 109 135
2548
55
75
60
77
91
111
2208
54
50
57
79
82
95
97
1869
65
79
79
117 124 151 115 164
2739
22
37
56
86
81
114 132 106 142
2242
8
19
30
70
78
84
108 131 105 150
2401
5
8
15
18
45
49
64
96
114 120
1909
26
13
29
51
55
91
90
108 132 114 109 157
2848
18
32
36
69
65
106
99
97
2720
35
27
50
62
72
121 135 152 142 128 142
95
105
3078
15
20
14
36
41
56
59
83
89
2310
8
30
25
27
51
70
100 128 152 130 153 140 122 157
3265
18
8
29
22
35
41
43
85
143 139 114 134 104
117
2650
28
24
20
42
32
28
53
54
74
125 120 117 142 161 133 178
3930
22
16
12
28
23
27
37
42
57
80
117 102 120 192
3537
43
32
24
26
33
40
34
52
73
91
115 147 152 176 173 174 212
4918
26
26
15
16
11
29
19
22
25
62
81
127 142 153 162 152 144 152
3264
22
19
12
11
11
6
12
18
20
30
40
46
70
103 118 142 107 149
2746
36
22
24
18
16
12
27
20
32
25
50
80
113 110 146 185 162 132 178
3547
46
41
27
25
20
12
8
35
14
30
30
63
109 140 161 148 165 163 129 158
3402
54
48
37
31
29
17
12
8
36
16
36
37
58
110 131 138 114 148 136
99
116
2607
30
19
31
31
18
11
8
9
4
29
18
19
43
66
85
100 114 109 136 121
95
123
2182
39
27
29
36
16
10
11
7
6
21
20
33
44
55
66
101 116 108 136 151 101 131
2439
71
43
35
40
27
16
12
16
10
4
21
9
10
11
28
55
85
113 110 161 153 126 158
2893
85
I
113
92
72
II
85
94
III
I
97
128 122 111 140
104
81
93
101
74
84
56
57
52
48
30
25
25
20
12
14
23
31
34
43
65
63
71
76
101 126 109 156 163 133 167
3025
93
138 102 108
98
91
73
56
49
46
40
20
23
16
19
19
15
5
19
17
11
16
37
52
55
77
81
90
123 110 109
2498
99
113 105 110 103
96
75
54
54
45
64
22
20
17
16
17
8
6
15
20
23
27
28
48
67
65
76
91
107 104 115
2406
124
147 137 177 163 125 103 143 133 131 134
99
99
79
54
57
59
39
29
22
26
19
14
13
25
25
32
30
48
66
93
94
101 142 128 126 144
3056
144
96
72
37
31
22
23
23
19
12
11
9
8
3
1
16
10
8
11
18
25
43
53
63
2018
123 164 138 112
97
94
96
III
Jumlah
DES
100 104
95
85
85
103
93
105
Sifat Zona Musim di Jawa Tenggah Selatan dan DIY
Jumlah Curah Hujan Tahunan, Minimum = 1869 mm ZOM 138 (Klaten Selatan &
Tengah)
Jumlah Curah Hujan Tahunan, Maximum = 4918 mm ZOM 111 (Banjarnegara Barat
Laut, Purbalingga Utara)
Musim Hujan terpanjang = 280 hari ZOM 111 (77 % musim hujan)
Musim Hujan terpendek = 160 hari ZOM 142 (43 % musim hujan) (Gunungkidul
Selatan
Prakiraan Curah Hujan Bulanan
Prakiraan Sifat Hujan Bulanan
Juni 2013
Juni 2013
Juli 2013
Juli 2013
Agustus 2013
Agustus 2013
Grafik Curah Hujan Harian di Gamping , DIY, Tahun 2012
120
110
100
Curah hujan (milimeter)
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
1 7 13192531 6 121824 1 7 13192531 6 12182430 6 12182430 5 11172329 5 11172329 4 10162228 3 9 152127 3 9 152127 2 8 142026 2 8 142026
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Ags
Sep
Okt
Nop
Des
Grafik Curah Hujan Harian di Gamping DIY, Tahun 2013
120
110
100
Curah hujan (milimeter)
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
1 4 7 10 13 16 19 22 25 28 31 3 6 9 12 15 18 21 24 27 2 5 8 11 14 17 20 23 26 29 1 4 7 10 13 16 19 22 25 28 1 4 7 10 13 16 19 22 25 28 31 3 6 9 12
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Grafik Curah Hujan Dasarian di Gamping DIY Tahun 2013
250
Curah hujan (milimeter)
200
150
100
Musim Hujan
50
Musim Kemarau
0
I
II
Jan
III
I
II
Feb
III
I
II
Mar
III
I
II
Apr
III
I
II
May
III
I
II
Jun
GRAFIK CURAH HUJAN NORMAL (1980-2010) DIY
BMKG
Sifat Hujan : merupakan perbandingan antara jumlah curah hujan
selama rentang waktu satu periode musim hujan atau satu periode
musim kemarau, dengan jumlah curah hujan normalnya (rata-rata
selama 30 tahun, periode 1981-2010).
Sifat hujan dibagi menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu :
a. Atas Normal (AN) : jika nilai curah hujan lebih dari 115%
terhadap rata-ratanya.
b. Normal (N)
: jika nilai curah hujan antara 85%--115%
terhadap rata-ratanya.
c. Bawah Normal (BN) : jika nilai curah hujan kurang dari 85% terhadap
rata-ratanya.
HUJAN
1 meter
1 mm
1 meter
Tinggi air 1 mm = volume air 1 liter / Meter Persegi
Nilai Ekonomis Curah Hujan
BMKG
mm
100 mm = 100 liter / m2
1 hektar = 10.000 m2
100 mm = 1.000.000 liter/hektar
1 mobil tangki = 5.000 liter
1 hektar = 200 tangki mobil
1 tangki = Rp. 100.000
1 hektar = Rp. 20.000.000
DEFINISI CUACA EKSTRIM
Cuaca Ekstrim = kondisi cuaca yang tidak
normal, tidak lazim atau kondisi cuaca yang lain
dari biasanya dalam suatu saat atau waktu
tertentu
1. Suhu Udara  16 > t > 38 oC
2. Angin kencang (kecepatan ≥ 45 km/jam)
3. Tinggi gelombang laut > 2 m
4. Hujan lebat > 50 mm/hari atau 20 mm/jam
Kriteria Intensitas Curah Hujan
BMKG
Kriteria Hujan
Intensitas Curah Hujan
Per Jam
Intensitas Curah Hujan
Per Hari
Sangat Ringan
< 1 mm
< 5 mm
Ringan
1 – 5 mm
5 – 20 mm
Normal
5 – 10 mm
20 – 50 mm
Lebat
10 – 20 mm
50 – 100 mm
Sangat Lebat
> 20 mm
> 100 mm
Media Informasi
1. Website
2. Radio
3. Facebook
4. Twitter
5. Telepon
6. Faksimili
: www.bmkg.go.id
www.bmkgyogya.net
www.bmkgyogya.wordpress.com
: Sonora FM (rutin 7 hari seminggu, jam 8.30)
Star FM
(rutin 7 hari seminggu, jam 9.00)
: infoBMKG
BMKG Yogyakarta
: infoBMKG
: 649 83 83 ( 24 Jam)
: 649 83 82
Sumber Informasi :
1. Prakiraan Musim Kemarau 2013
http://bmkg.go.id/BMKG_Pusat/DataDokumen/BukuPMK2013.pdf
2. Prakiraan Curah Hujan Bulanan
http://bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Klimatologi/Prakiraan_Hujan_Bulanan.bmkg
3. Data AWS BMKG
http://aws-online.bmg.go.id/bmg/aws/index.php
JENIS PRODUK INFORMASI IKLIM
•Prakiraan Hujan Bulanan (tgl. 30 tiap bulan)
•Prakiraan Musim Hujan (Agustus)
•Prakiraan Musim Kemarau (Februari)
Jenis Produk Informasi Cuaca :
•Prakiraan Cuaca Harian
•Prakiraan Cuaca Tiga Harian
•Prakiraan Cuaca Mingguan
www.bmkg.go.id
Stasiun Cuaca Otomatis (Automatic Weather Station)
http://aws-online.bmg.go.id/bmg/aws/index.php
http://aws-online.bmg.go.id/bmg/aws/index.php
Analisa dan Prakiraan Iklim 2013
1. Hingga dasarian II, bulan Juni 2013, curah
hujan di Jateng & DIY masih lebih dari 50
mm, sehingga belum memenuhi kriteria
musim kemarau.
2. Disebabkan oleh penyimpangan suhu
permukaan laut di perairan indonesia, dan
angin timur melemah karena terhambat
angin barat yang bersifat basah.
3. Diperkirakan berlangsung sampai akhir
Agustus 2013.
Prakiraan Iklim 2013
1.
2.
3.
4.
5.
Terdapat Potensi Peningkatan Curah Hujan Selama Musim Kemarau 2013,
dengan sifat hujan diatas normal atau lebih dari 115 % dibandingkan
kondisi normalnya, diperkirakan akan terjadi hingga Agustus 2013
Terdapat Potensi Distribusi waktu kejadian hujan yang tidak tersebar
merata, potensi hujan lebat dengan durasi singkat.
Dengan terjadinya curah hujan yang tinggi perlu diwaspadai potensi
genangan air/banjir di sekitar daerah aliran sungai dan drainase, dan
potensi longsor di daerah perbukitan dan lereng.
Bulan September 2013 Wilayah Jateng dan DIY memasuki masa
pancaroba/transisi ke musim hujan.
Bulan Oktober hingga Desember 2013 Wilayah Jateng dan DIY mengalami
musim hujan.
SEKIAN, TERIMA KASIH
BMKG
Email :
[email protected]

similar documents