Strategi

Report
PEMILIHAN MRTODE
DALAM PAIKEM
4 X 50’
200’
PENTINGNYA SESI
PAKEM
SISWA INGIN SELALU BELAJAR DAN
MENGEJAR PRESTASI
MOTIVASI INSTRINSIK
PERLU INOVASI
DAN KREATIVITAS
GURU
MOTIVASI EKSTRINSIK
DIMODIFIKASI GURU
?
METODE
ATMOSFIR PEMB
Kompetensi Dasar

Peserta mampu menyelenggaraan
PAIKEM.
Indikator


Menguasai multimetode pembelajaran
yang PAIKEM pada kegiatan awal, inti,
dan penutup.
Menentukan metode pembelajaran yang
PAIKEM untuk mencapai kompetensi
dasar atau indikator.
Output
Peserta yang mampu:
 Menguasai multimetoda pembelajaran
yang PAIKEM pada kegiatan awal, inti,
penutup.
 Menentukan metode pembelajaran yang
PAIKEM untuk mencapai kompetensi
dasar atau indikator
Outcome


Multimetode yang PAIKEM untuk
kegiatan awal, inti, dan penutup
Komentar praktik multimetoda yang
PAIKEM
LANGKAH KEGIATAN 1: 100’








PENGANTAR
: 5’
KUIS BERHADIAH
: 10’
KILAS BALIK
: 10’
PENCERMATAN CONTOH: 10’
UNGKAP PENGALAMAN : 15’
DISKUSI KELOMPOK
: 20’
PRESENTASI
: 10’
PENGUATAN
: 20’
LANGKAH KEGIATAN 2: 100’




KERJA KELOMPOK
DISPLAY PRODUK
PRAKTIK
REFLEKSI
: 20’
: 15’
: 60’
: 5’


PESERTA DIMINTA MENJAWAB
PERTANYAAN YANG DIAJUKAN
FASILITATOR.
SIAPA CEPAT ITULAH YANG DAPAT
KUIS 1

BAGAIMANA CARANYA SUPAYA
TERLAKSANA PAIKEM?
Supaya terlaksana
PAIKEM……..

Menggunakan multimetode yang tepat
Multimetode adalah:
Penggunaan berbagai metode dalam
pembelajaran dengan memberikan
kesempatan seluas-luasnya kepada
siswa untuk terlibat secara AIKEM
dalam proses pembelajaran untuk
mencapai KD
Metode?



Metode secara harfiah berarti “cara”.
Metode diartikan sebagai suatu cara
atau prosedur yang dipakai untuk
mencapai tujuan tertentu.
Metode digunakan oleh guru untuk
mengkreasi lingkungan belajar dan
menkhususkan aktivitas di mana guru
dan siswa terlibat selama proses
pembelajaran berlangsung.
KUIS 2

APA YANG HARUS
DIPERTIMBANGKAN DALAM
MENENTUKAN METODE?
Yang menjadi pertimbangan dalam
memilih multi metode ……….







Tujuan (Indikator/KD) yang akan dicapai.
Tema yang diambil
Jenis materi
Kondisi siswa (jumlah, pengetahuan awal
siswa)
Kemampuan guru
Waktu
Ruang dan sarana pendukung
KUIS 3

SEBUTKAN TAHAPAN
PEMBELAJARAN
TAHAPAN PEMBELAJARAN adalah…
1.Tahap awal
(Pembukaan)
2.Tahap kegiatan Inti
3.Tahap akhir (Penutup)

Peserta diajak mengingat kembali
tentang Tujuan dan Fungsi pada
masing-masing kegiatan pembelajaran:
• Kegiatan awal
• Kegiatan Inti
• Kegiatan Akhir
Kegiatan Awal
• Memfokuskan perhatian siswa dan
menciptakan ketertarikan
• Merangsang pemikiran siswa
• Mengungkap pengalaman awal yang
dimiliki siswa
• Memotivasi siswa mempelajari materi
• Memahami tujuan pembelajaran
• Mengingatkan pada kesepakatan kelas
Kegiatan Inti
• Memberikan kesempatan kepada siswa
untuk:
• Mengumpulkan informasi
• Menyelidiki
• Menguji
• Memecahkan masalah
Kegiatan Inti
• Memberikan kesempatan kepada siswa
untuk:
• memikirkan sesuatu
• memutuskan sesuatu
• memahami materi
• memperluas pemahaman terhadap materi
• Mengaplikasikan materi yang dipelajari
Kegiatan akhir
• Mempertegas bukti-bukti adanya:
• Pemahaman siswa pada materi
• Kemampuan siswa mengaplikasikan
hal yang dipelajari
• Keterampilan yang dimiliki siswa
• Sikap dan performance siswa


CERMATI FOTO PEMBELAJARAN
BERIKUT.
METODE APA SAJA YANG MUNGKIN
DIGUNAKAN?
• Secara bergantian peserta
diminta menyampaikan
pengalamannya
menggunakan multimetode.
• Tanya jawab lintas pengalaman &
solusi (pengembangannya).
• Peserta mengelompok menjadi 3 kelompok.
•
•
•
Kelompok 1 mendiskusikan metode-metode yang
cocok digunakan dalam kegiatan awal.
Kelompok 2 mendiskusikan metode-metode yang
cocok digunakan dalam kegiatan inti.
Kelompok 3 mendiskusikan metode-metode yang
cocok digunakan dalam kegiatan penutup.
• Hasil diskusi dituliskan pada kertas plano dan
dipajangkan
• Wakil dari salah satu kelompok
kegiatan awal, kegiatan inti,
dan kegiatan penutup secara
bergantian menyajikan hasil
diskusi kelompoknya
• Kelompok lain menanggapi,
menyanggah, menambah atau
memberikan masukan
METODE
Pembelajaran
Interaktif
Belajar
melalui
pengalaman
AWAL
Pembelajaran
tidak
langsung
INTI
Pembelajaran
langsung
Pembelajaran
PENUTUP
mandiri
Metode untuk pembelajaran interaktif
















Diskusi kelompok
Think, pair and share
Metode Investigasi Kelompok
Metode TGT (Team Game Tournament)
Metode Jigsaw
Metode Debat
Metode Numbered Heads Together
Metode STAD (Student Team Achievement Division)
Metode Team Word-Webbing
Kelompok belajar kolaboratif:
Diskusi terbuka
Pesta Pertanyaan
Panel
Fishbowl
Permainan
Belajar berpasangan
Metode untuk belajar melalui
pengalaman



Bermain peran
Membangun model
Simulasi/latihan praktek
Metode untuk pembelajaran
tidak langsung





Metode Inkuiri
Metode memecahkan masalah
Metode berdagang
Analisa studi kasus
Mengevaluasi hasil kerja teman
Metode untuk mengefektifkan
pembelajaran langsung



Metode yang dapat dikembangkan
ketika siswa menerima penjelasan
dari guru antara lain
Metode yang dapat dikembangkan
setelah siswa menerima penjelasan
dari guru antara lain
Metode untuk mengetahui
penguasaan siswa terhadap konsep
yang telah dipelajari
Metode untuk pembelajaran
mandiri


Metode Pemberian Tugas
Metode Projek
Metode diskusi kelompok
• Guru menyiapkan pertanyaan dan
•
•
•
•
mengelompokkannya (sesuai dengan tugas
kelompok).
Siswa berkelompok dan mendiskusikan
jawaban terhadap pertanyaan yang dibagikan
padanya.
Secara bergantian tiap kelompok
menyampaikan hasil diskusi kepada seluruh
kelas.
Kelompok lain menanggapi presentasi
Penguatan.
Metode Think - Pair - Share
•
•
•
•
•
•
Guru menyampaikan inti materi dan menyampaikan
permasalahan atau pertanyaan yang problematis.
Siswa diminta untuk berfikir secara individu dan
menulis jawabannya.
Siswa diminta untuk berpasangan dan saling
mengutarakan jawaban masing-masing.
Pasangan bergabung dengan pasangan lain (kelompok)
untuk memadukan jawaban dan menyiapkan pajangan
thd pertanyaan/masalah tsb
Guru memimpin diskusi pleno. Tiap-tiap kelompok
menyampaikan hasil diskusi dan pajangan dan guru
memberikan penguatan dan tambahan.
Guru memberi kesimpulan dan penutup.
Metode Investigasi Kelompok
• Siswa membentuk kelompok
• Guru memanggil ketua-ketua kelompok untuk
•
•
•
diberi materi/tugas yang berbeda.
Setiap kelompok membahas tugas yang
diberikan secara kooperatif dan melakukan
investigasi.
Setelah selesai diskusi, lewat juru bicaranya
kelompok menyampaikan hasil pembahasan.
Guru memberikan penguatan.
Metode TGT (Team Game Tournament)
• Guru menyajikan materi baru.
• Siswa membentuk kelompok belajar
•
•
•
secara heterogen.
Setiap kelompok mengikuti turnamen
akademik.
Setiap siswa mewakili kelompoknya pada
kegiatan turnamen
Beri penghargaan terhadap kelompok
yang menang.
Metode Jigsaw
•
•
•
•
•
•
•
Guru menyiapkan tugas sebanyak jumlah kelompok
Siswa berkelompok dengan jumlah anggota sama dengan
jumlah kelompok (siswa harus hafal anggotanya)
Setiap siswa dalam kelompok diberi bagian materi yang
berbeda.
Siswa dari berbagai kelompok yang memperoleh tugas yang
sama membentuk kelompok baru dan mendiskusikan
bagiannya.
Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli, tiap anggota
kembali ke kelompok asal dan bergantian
mengajar/melaporkan hasil diskusi kepada anggota kelompok
yang lain.
Secara acak siswa menyampaikan seluruh tugas yang
diberikan guru (yakinkan bahwa stiap siswa mampu menguasai
seluruh tugas).
Penguatan
Metode Debat
•
•
•
•
•
•
Guru membagi dua kelompok peserta debat yang satu
pro dan yang lain kontra.
Setiap kelompok membaca materi yang akan
didebatkan.
Guru menunjuk satu anggota pro untuk berbicara dan
ditanggapi oleh anggota kelompok kontra, demikian
seterusnya.
Guru menuliskan ide/gagasan dari setiap pembicaraan
di papan tulis sampai sejumlah ide yang diharapkan
guru terpenuhi.
Guru menambahkan ide yang belum terungkap.
Dari data-data di papan tulis, guru mengajak siswa
membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada
kompetensi yang ingin dicapai
Metode Numbered Heads
Together
• Siswa membentuk kelompok dan setiap anggota
•
•
•
•
menerima nomor (biasanya anggotanya 4 orang).
Guru menyampaikan permasalahan untuk
didiskusikan oleh setiap kelompok (tiap siswa
harus memahami jawaban kelompoknya).
Siswa yang nomornya sama dengan nomor yang
ditunjuk oleh guru menyampaikan jawaban atas
nama kelompoknya.
Demikian seterusnya sehingga semua masalah
telah dijawab
Penguatan
Metode STAD (Student Team
Achievement Division)
•
•
•
•
•
•
Pembelajaran oleh guru
Siswa membentuk kelompok
Tiap kelompok mendiskusikan permasalahan yang
diterima (tiap siswa harus memahami jawaban
kelompoknya).
Salah seorang dari setiap kelompok mengerjakan
soal-soal (kuis).
Nilai setiap anggota menentukan nilai kelompok
Penguatan
Metode Team Word-Webbing
• Siswa membentuk kelompok
• Tiap kelompok mendiskusikan permasalahan
•
•
yang diterima.
Seluruh anggota kelompok menuliskan jaringjaring konsep pada papan tulis atau kertas
besar secara bersamaan di depan kelas
Diskusi kelas dan penguatan
Kelompok belajar kolaboratif




Siswa dibentuk dalam kelompok
heterogen 3-6 orang.
Mintalah salah satu siswa menjadi
pemimpinnya dan satu yang lain
menjadi pencatat.
Berikan kesempatan pada siswa untuk
belajar secara berkolaborasi.
Hasil kelompok berupa laporan tertulis
Diskusi terbuka


Ajukan pertanyaan pada seluruh siswa
atau kelompok.
Untuk menghindari pemborosan waktu,
guru dapat menyatakan sebelumnya
bahwa hanya meminta 4 atau 5 siswa
untuk mengajukan pendapat dengan
mengacungkan tangan.
Pesta Pertanyaan



Sisw diminta membaca topik/materi
tertentu.
Masing-masing siswa menyiapkan
beberapa pertanyaan penting beserta
kemungkinan jawabannya.
Secara bergiliran siswa menyampaikan
pertanyaan dan dibahas bersama
teman-temannya serta dikuatkan oleh
guru
Panel



Guru meminta beberapa siswa untuk
mengemukakan pendapatnya di depan
kelas seperti dalam bentuk diskusi panel.
Siswa-siswa yang duduk di depan
menghadap ke teman-teman lain
berperan sebagai panelis.
Kemudian secara bergiliran siswa-siswa
lain menjadi panelis
Fishbowl (diskusi melingkar)



Guru meminta beberapa siswa untuk
melakukan diskusi secara melingkar
siswa yang lain mendengarkan dalam
format melingkar di luar nya.
Kemudian buat lingkaran kecil di
dalamnya untuk melanjutkan diskusi.
Permainan



Guru menggunakan permainan dalam
pembelajaran.
Permainan diharapkan sesuai dengan tema.
Contoh permainan misalnya tebak gambar,
tebak mesteri dalam kotak, atau berbagai
jenis kuis di TV dapat diterapkan di kelas
dengan beberapa modifikasi (misalnya who
wants to millioner, gamezone, permainan
kata, dll)
Metode Belajar Berpasangan
• Siswa menceritakan pengalamannya (atau
•
•
hal lain) pada pasangannya secara
bergantian
Beberapa siswa menyampaikan
pengalaman yang diceritakan oleh
pasangannya dan dicocokkan dengan
yang bercerita.
Penguatan.
Bermain peran
•
•
•
•
•
•
Guru menyusun skenario yang akan dimainkan (siswa
menysun sendiri).
Siswa membentuk kelompok (sesuaikan dengan kondisi
kelas awal) dan mempelajari skenario.
Secara bergiliran, tiap kelompok memainkan peran
sesuai dengan skenarionnya.
Setelah selesai memperhatikan setiap kelompok dibagi
lembar kerja untuk membahas hasil pengamatan
skenario tsb.
Masing-masing kelompok menyampaikan hasil
diskusinya.
Guru bersama siswa menyimpulkan materi.
Membangun model


Masing-masing kelompok diminta untuk
mengembangkan model berdasarkan
konsep yang dipelajari.
Masing-masing kelompok diberi
kesempatan untuk mempresentasikan
hasil dan ditanggapi kelompok lainnya
Simulasi/latihan praktek

Setelah siswa belajar tentang
keterampilan motorik tertentu, secara
acak siswa diminta untuk mempraktikkan
keterampilan yang telah dipelajari di
depan kelas
Metode inkuiri
Siswa melakukan pengamatan
 Berdasarkan hasil pengamatan,
siswa mengajukan pertanyaan.
 Siswa merumuskan dugaan.
 Siswa mengumpulkan data.
 Berdasarkan data yang diperoleh,
siswa menyimpulkan.

Metode Pemecahan
masalah







Merumuskan masalah dengan jelas dan
ringkas.
Mengidentifikasi faktor-faktor yang
menyebabkan masalah.
Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan
(fakta dan pengetahuan)
Menentukan berbagai pemecahan masalah.
Memilih pemecahan yang paling sesuai.
Menguji pemecahan masalah yang dipilih.
Menilai hasil pemecahan masalah.
Metode Berdagang
(perorangan)





Setiap siswa menuliskan satu hal (misal,
pengalaman, ide kreatif, pertanyaan, pendapat
atau yang lain) pada sepotong kertas.
Setiap siswa menempelkan hasil tulisan pada
bajunya.
Berkeliling untuk menjual dan membeli
(membaca) hasil teman lain. Tetapkan aturan
bahwa setiap hasil kerja harus dijual dan dibeli.
Secara klasikal, secara bergiliran siswa
menyampaikan hasil perdagangannya.
Penguatan oleh guru
Analisa studi kasus

Kepada siswa diberikan kasus yang
harus dipecahkan baik secara
individual maupun secara berkelompok
berdasarkan data, fakta atau konsep
yang telah dipelajari di kelas.
Mengevaluasi hasil kerja teman

Dapat dilakukan setelah
mengembangkan suatu produk.
Umumnya peserta didik menggunakan
rubrik untuk mengevaluasi hasil kerja
temannya
Contoh dan analogi

Guru menyediakan contoh dan ilustarsi
dalam kehidupan sehari-hari yang terkait
dengan pelajaran. Guru juga dapat
membuat perbandingan antara materi
pelajaran dengan pengalaman siswa
Kartu respon



Guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan pada
kartu atau potongan kertas dengan tidak menuliskan
nama atau identitas lain.
Dapat dikembangkan dengan kartu soal ataupun kartu
jawab. Pada kartu soal siswa mendapatkan kartu
pertanyaan yang berbeda dan menjawab dengan
angkat tangan; gunakan pertanyaan terbuka, produktif
atau imajinatif.
Pada kartu jawab siswa mendapatkan kartu jawab, ia
angkat tangan saat kartunya cocok dengan pertanyaan
guru; gunakan pertanyaan terbuka, produktif atau
imajinatif.
Poling

Guru melakukan survey yang singkat
untuk memperoleh data secara cepat.
Hal ini dapat dilakukan dengan survey
verbal misalnya dengan meminta siswa
mengangkat tangan atau mengangkat
kartu jawaban
Kobarkan semangat

Guru berkeliling kelas untuk
memperoleh jawaban terhadap
pertanyaan yang mengobarkan
semangat seperti satu perubahan yang
ingin saya buat di Indonesia adalah
...... Guru menggunakan pertanyaan
pengobar semangat yang bervariasi.
Pemanggilan pembicara
selanjutnya

Guru meminta siswa untuk
mengacungkan tangan jika mereka ingin
menyampaikan pendapatnya dan
memanggil seorang siswa untuk
mengemukakan pendapatnya. Setelah
selesai giliranya, siswa ini diminta
menunjuk siswa lain menyampaikan
pendapatnya.
Cerita atau visualisasi yang
menarik

Guru menyediakan cerita fiksi, gambar,
grafik atau alat visual lain yang relevan
untuk menarik perhatian siswa
terhadap apa yang akan guru ajarkan.
Termasuk melihat video,
mendengarkan radio atau tape
recorder.
Permasalahan

Permasalahan: Guru mengajukan
permasalahan yang terkait dengan
pelajaran yang akan disampaikan




Demonstrasi: guru ataupun siswa dapat
mendemonstrasikan sesuatu sesuai tema dengan
menggunakan gerak tubuh ataupun alat peraga.
Reviu koran atau berita: siwa diminta mereviu koran
atau berita pada bacaan lain.
Curah pendapat: siswa diminta untuk berpendapat
tentang sesuatu sesuai tema. Pendapat-pendapat itu
ditampung untuk diambil kesimpulan bersama tentang
permaslahan yang dibahas.
Metode membaca keras-keras: Setiap siswa diminta
untuk membaca bagian dari teks ( satu paragraf) di depan
kelas dengan keras. Beberapa siswa dapat membaca
bagian teks yang sama. Guru dapat menghentikan untuk
mengajukan pertanyaan. Setelah beberapa siswa
membaca keras kemudian diskusi bersama dan
penguatan
Metode yang dapat dikembangkan
setelah siswa menerima penjelasan
dari guru


Jeda klarifikasi: kegiatan ini
dimaksudkan agar siswa mendengar
dengan aktif. Guru memberikan jeda
diantara penjelasannya agar guru
dapat mengklarifikasi
Berbagi catatan : setelah serangkaian
kegiatan peserta didik membandingkan
hasil catatannya dengan catatan
rekannya yang lain
Metode yang dapat dikembangkan
setelah siswa menerima penjelasan
dari guru



Tanya jawab : Siswa diberikan kesempatan untuk
bertanya terkait dengan konsep dan aplikasinya. Jika
tidak ada pertanyaan dari siswa, guru dapat
memancing dengan bertanya pada siswa.
Merespon demonstrasi : setelah siswa diajak
mengamati kejadian tertentu, mereka diminta untuk
membuat sebuah paragraf tentang kesan siswa
terhadap demonstrasi tersebut. Siswa dapat memulai
dengan kalimat. ” Setelah mencermati demonstrasi
saya..........................”
Headline: Guru menyarikan pelajaran dengan katakata kunci agar mudah diingat
Metode untuk mengetahui
penguasaan siswa terhadap konsep
yang telah dipelajari



Mengembangkan peta konsep: secara individual ataupun
kelompok siswa diminta untuk mengembangkan peta konsep
yang merupakan representasi gagasan, model, konsep atau
hubungan antar konsep. Peserta didik membuat bulatanbulatan yang di dalamnya terdapat konsep dan garis yang
menghubungkan antara bulatan yang satu dengan yang
lainnya.
One minute paper : Mintalah siswa mengeluarkan secarik
kertas. Ajukan sebuah pertanyaan terbuka atau tertutup
terkait konsep yang telah dipelajari. Berikan waktu satu atau
dua menit bagi siswa untuk menjawabnya.
Refleksi: mintalah satu atau dua siswa maju di depan kelas
dan menceriterakan kesan terhadap pembelajaran. Refleksi
juga dapat memancing perasaan dan kesulitan siswa dalam
mengikuti pembelajaran.
Metode untuk mengetahui
penguasaan siswa terhadap konsep
yang telah dipelajari



Quis: guru mengajukan beberapa masalah atau soal
terkait konsep dan meminta siswa menjawabnya. Quis
dapat dilakukan dengan menyertakan nama siswa
maupun tidak mencantumkan nama. Quis juga bisa
digunakan dengan adu cepat, teka-teki atau sejenisnya.
Quis dapat dilakukan secara lisan; gunakan pertanyaan
terbuka, produktif, imajinatif. Quis juga dapat dilakukan
dengan cara melengkapi gambar.
Turnamen : secara berkelompok siswa berkompetisi
untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan
konsep yang telah dipelajari. Kelompok siswa yang
memenangkan turnamen mendapatkan reward
tertentu.
Reviu: Minta siswa-siswa untuk mereviu isi pelajaran
dengan yang lain atau memberi mereka tes skor reviu.
Metode Pemberian Tugas



Cara penyajian materi pelajaran dengan memberi tugas
kepada siswa untuk melakukan kegiatan tertentu dan
dipertanggungjawabkan.
Tugas dapat dikerjakan di sekolah ataupun di rumah.
Jenis tugas yang harus dikerjakan di rumah dinamakan
pekerjaan rumah.
Tujuan pemberian tugas antara lain supaya siswa dapat
memperdalam materi pelajaran dan untuk mengecek
materi yang telah dipelajari. Sedangkan fungsinya dapat
meningkatkan keaktifan peserta didik dalam belajar baik
secara individu ataupun kelompok.
Metode Projek




Suatu cara penyajian pelajaran yang bertitik tolak dari
masalah dimana pemecahannya memerlukan tinjauan
dari berbagai segi.
Hanya pada masalah-masalah yang memerlukan
pemecahan unit yang dapat digunakan metode projek.
Projek pada anak usia kelas awal tentu saja pemacahan
masalah yang sederhana, contoh pertumbuhan tanaman.
Anak diminta untuk mengamati beberapa pertumbuhan
beberapa tanaman dalam kurun waktu yang cukup
panjang, misal 1 bulan
Metode untuk Kegiatan Awal









Mengajukan kasus-kasus nyata dalam kehidupan sehari-hari
yang terkait dengan konsep/topik yang sedang dipelajari.
Meminta siswa untuk mencermati dan memberikan komentar
tentang video, gambar dan sketsa yang terkait dengan
konsep yang akan dipelajari dan meminta komentar mereka.
Mendemonstrasikan sesuatu di depan kelas dan meminta
siswa mengomentarinya.
Menyampaikan fakta-fakta perkembangan iptek terkait
dengan konsep yang akan dipelajari.
Cerita atau visualisasi yang menarik:
Reviu koran atau berita
Curah pendapat
Pesta pertanyaan
Quis
Metode untuk Kegiatan Inti









Pembelajaran kooperatif, atau pembelajaran yang
mendorong siswa untuk bekerjasama dengan berbagai
pilihan metode, yaitu: (JIGSAW, TGT, STAD, dll).
Pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran yang
mengarahkan siswa dan untuk memecahkan masalah yang
diajukan dengan konsep yang akan dipelajari.
Projek dan penyusuna laporan
Diskusi
Debat
Simulasi dan bermain peran
Tanya jawab
Simulalsi
Bermain peran
Metode untuk Kegiatan Penutup





Siswa diminta membuat ringkasan tentang
hal-hal yang telah dipelajari.
Siswa mempresentasikan secara lisan poinpoin penting yang telah mereka pelajari.
Siswa mengembangkan tulisan kreatif terkait
konsep yang dipelajari.
Siswa diminta mengembangkan peta konsep
tentang materi yang dipelajari.
Siswa diminta untuk mereviu apa yang telah
dipelajari.
• Peserta mengelompok dengan 3 orang
anggota; anggotanya berasal dari kota
yang berbeda (Malang, Kab Blitar, Kota
Blitar)
• Masing-masing kelompok membuat
skenario pembelajaran dengan
menggunakan multimetode.
• Boleh melihat hasil diskusi yang
dipajangkan.
• Seluruh pajangan diletakkan
ditengah kelas
• Seluruh peserta mengelilingi
pajangan
• Tanya jawab dan diskusi
• Memilih kelompok yang akan praktik
• Tiga wakil kelompok terpilih
mempraktikkan skenario
pembelajaran dengan
menggunakan multimetode yang
sudah dibuat.
• Umpan balik dan tanya jawab
• Peserta mengambil hikmah dari sesi
ini dan merenungkan tindak lanjut

similar documents