LAM-PTKes

Report
Tim Borang AIPDiKI
Kerangka Pikir
1. Persoalan pada Sistem Kesehatan
1. Tantangan Pendidikan Profesi Kesehatan
2. Orientasi Strategis Pengembangan Pendidikan
Profesi Kesehatan
Sejarah LAM-PTKes
 Pemikiran untuk membentuk suatu lembaga akreditasi pendidikan
tinggi kesehatan diawali tahun 2010 melalui fasilitasi oleh Proyek
Peningkatan Kualitas Pendidikan Tenaga Kesehatan (Health
Professional Education Quality / HPEQ), Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Kemdikbud). Fasilitasi oleh HPEQ meliputi hal-hal sebagai berikut :
1. Bimbingan teknis (technical assistance) yang dilakukan oleh
konsultan akreditasi pendidikan tinggi dari Bank Dunia;
2. Penyusunan Naskah Akademik;
3. Studi banding (benchmarking) di Amerika Serikat dan Kanada
untuk 4 bidang ilmu, yaitu : dokter, dokter gigi, perawat, dan
bidan;
4. Pertemuan Organisasi Profesi (OP) dan Asosiasi Institusi
Pendidikan (AIP) dari 7 bidang ilmu kesehatan yaitu dokter, dokter
gigi, perawat, bidan, gizi, kesehatan masyarakat, dan farmasi
Road Map dan Milestones Pembentukan LAM-PTKes
Landasan Hukum
1. Undang-Undang No. 25 tahun 2009 tentang
Pelayanan Publik
2. Undang-Undang No. 12 tahun 2012 tentang
Pendidikan Tinggi
3. Akta Pendirian Perkumpulan Lembaga
Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi
Kesehatan Indonesia Disingkat Perkumpulan
LAM-PTKes. 21 Januari 2014.
Tujuan
 Bagi LAM-PTKes tujuan akreditasi bukan hanya untuk
memberikan status dan peringkat akreditasi program
studi saja, tetapi utamanya untuk menumbuhkan
kesadaran, motivasi, dan langkah-langkah konkret
yang akhirnya bermuara pada budaya peningkatan
mutu berkelanjutan (culture of continuous
quality improvement).
Organogram LAM-PTKes sebagai Organisasi
Pelayanan
Struktur Organisasi Terdiri :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Anggota Perkumpulan yang terdiri atas OP dan AIP dari 7 bidang
ilmu kesehatan yang melalui Dewan LAM-PTKes menghasilkan
keputusan tertinggi;
Dewan Penyantun;
Pengawas;
Advisor
Pengurus yang terdiri atas :
a. Ketua Umum;
b. Ketua;
c. Sekretaris Umum (Perencanaan dan Pengembangan/Renbang)
d. Sekretaris (Akreditasi)
e. Bendahara (Umum dan Keuangan)
f. Ketua Divisi untuk 7 bidang ilmu kesehatan
Majelis Akreditasi ;
Tim Penilai untuk 7 bidang ilmu kesehatan yang terdiri atas :
a. Fasilitator;
b. Asesor; dan
c. Validator.
Majelis Akreditasi LAM-PTKes
 Merupakan badan normatif
 Anggota 15 (2 orang per bidang ilmu + 1 berasal dari Pengguna)
diusulkan berdasarkan kepakaran dalam akreditasi dan
pendidikan tinggi kesehatan
 Tanggung Jawab :
–Terselenggaranya penjaminan mutu eksternal program studi
–Terjaminannya mutu internal Tenaga Fungsional Tim Penilai LAMPTKes.
 Tugas :
–Menyusun berita acara sidang Majelis Akreditasi
–Menetapkan status akreditasi program studi dan peringkat
terakreditasinya
–Menyusun dokumen pengembangan proses akreditasi yang lebih
berkualitas
–Menyusun dokumen pengembangan dan penyusunan instrumen
akreditasi
–Menyusun dokumen evaluasi tim penilai
Ketua Divisi LAM-PTKes
 Setiap bidang ilmu kesehatan memiliki seorang Ketua Divisi;
 Ketua Divisi dapat berasal dari OP / AIP bidang ilmu kesehatan terkait
/ masyarakat;
 Tanggung Jawab : Terselenggaranya pengorganisasian sumber
daya non teknis dalam pelaksanaan akreditasi program studi di
bidang ilmunya
 Tugas :
–Menyusun daftar prioritas prodi yang akan diakreditasi
–Melakukan rekrutmen tim penilai akreditasi
–Menyusun distribusi tim penilai akreditasi
–Menyusun laporan hasil akreditasi
–Menyusun hasil telaahan program studi banding
–Menyusun dokumen pengembangan instrumen akreditasi
Tugas Fasilitator LAM-PTKes
(Continuous Quality Improvement)
Fasilitator LAM-PTKes
 Tanggung Jawab Fasilitator:
 Terselenggaranya tugas pokok pembimbingan program
studi (nurturing) untuk menganalisis persoalan dalam
persiapan program studi menghadapi akreditasi
 Tugas Fasilitator :
 Menyusun resume perencanaan bimbingan;
 Menyusun dokumen laporan pembimbingan
Asesor LAM-PTKes
 Tanggung Jawab Asesor:
 Terselenggaranya analisis kondisi program studi melalui
proses asesmen kecukupan (desk evaluation) dan asesmen
lapangan (visitasi)
 Tugas Asesor :
 Mengisi dokumen format penilaian borang program studi,
evaluasi diri program studi, dan unit pengelola (F1 – F3)
hasil pemeriksaan asesmen kecukupan;
 Mengisi dokumen berita acara asesmen lapangan program
studi dan unit pengelola (F4 dan F5);
 Mengisi dokumen format penilaian akhir borang program
studi, evaluasi diri program studi, dan unit pengelola (F6 –
F8) hasil pemeriksaan asesmen lapangan;
 Mengisi dokumen rekomendasi pembinaan program studi
(F9).
Validator LAM-PTKes
 Tanggung Jawab Validator :
 Terselenggaranya validasi hasil asesmen kecukupan dan
asesmen lapangan.
 Tugas Validator :
 Mengisi dokumen format penilaian akhir komentar
validator (F10, F11, dan F12) untuk memvalidasi penilaian
asesor terhadap borang program studi, evaluasi diri
program studi, dan unit pengelola
Tata Nilai LAM-PTKes
Nilai Dasar
Nilai Operasional
1. Continuous Quality Improvement (CQI);
AMANAH DAN
MANDIRI
2. Quality Cascade;
3. Conceptualization – Production –
Usability
(CPU);
4. Trustworthy;
5. Pendidikan Interprofesional sebagai
Landasan Kolaborasi Interprofesional
(Interprofessionalism).
Nilai Dasar LAM-PTKes
 Amanah berlandaskan pada Kepercayaan Publik
yang meliputi : institusi pendidikan; organisasi
profesi dan asosiasi institusi pendidikan;
pemerintah; masyarakat pengguna; serta
mahasiswa dan masyarakat internasional.
 Kemandirian LAM-PTKes lebih diutamakan pada
kemandirian secara finansial yang ditentukan
oleh :
1. Struktur biaya akreditasi;
2. Pendanaan untuk akreditasi; serta
3. Tarif akreditasi.
NILAI OPERASIONAL LAM-PTKES
1. Continuous Quality Improvement
NILAI OPERASIONAL LAM-PTKES
2. Quality Cascade
Kualitas Kesehatan masyarakat
Perkembangan Profesional
Berkelanjutan
Kualitas Praktik
Sistem Sertifikasi
Kualitas Lulusan
Sistem Akreditasi
Sistem Pendididkan Kesehatan
Kualitas Institusi
Kualitas Sistem
NILAI OPERASIONAL LAM-PTKES
3. Conceptualization - Production – Usability (CPU)
Conceptualizetion
Konsep Profesi
Kesehatan yang
dibutuhkan dan
konsep sistem
pelayanan
kesehatan yang
memanfaatkannya
Production
Pembelajaran oleh
mahasiswa dan
pendidikan yang
diterimanya
Usebility
Upaya institusi
pendidikan untuk
menjamin agar
lulusannya
dimanfaatkan
seoptimal mungkin
sesuai dengan
kompetensi yang
diperolehnya
NILAI OPERASIONAL LAM-PTKES
4. Trustworthy
Pemerintah :
DPR;
Kemendikbud;
Kemenkes;
LAM-PTKes
Civil Society:
AIPKI; AFDOKGI;
AIPKIND; AIPNI; AIPGI;
AIPTKMI; APTFI; IDI;
PDGI; IBI; PPNI;
PERSAGI; IAKMI; IAI;
MTKI; dsb.
Usaha/Industri :
PTN;
PTS;masyarakat
pengguna;
mahasiswa;
masyarakat
internasional
NILAI OPERASIONAL LAM-PTKES
5. Pendidikan Interprofesional
Pendidikan Interprofesional sebagai Pemicu Kolaborasi
Interprofesional di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Proses Kerja
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
PROSES AKREDITASI ONLINE (IT BASED).
TIM PENILAI TERDIRI ATAS : FASILITATOR,
ASESOR, DAN VALIDATOR.
TIM FASILITATOR : 1 ORANG UNTUK 1 PRODI
TIM ASESOR : 3 ORANG UNTUK 1 PRODI
TIM VALIDATOR : 2 ORANG UNTUK 1 PRODI
WAKTU ASESMEN KECUKUPAN : 1 MINGGU
WAKTU ASESMEN LAPANGAN : 4 HARI
Tahap Pembimbingan Fasilitator
 PEMBIBINGAN OLEH FASILITATOR LAM-PTKes
SIFATNYA WAJIB.
 PEMBIBINGAN DIMULAI 12 BULAN SEBELUM MASA
BERLAKU AKREDITASI BERAKHIR.
 PEMBERITAHUAN OLEH SEKRETARIAT LAM-PTKes.
 PROGRAM STUDI MELAKUKAN REGISTRASI UNTUK
MENDAPAT PASSWORD DAN USERNAME.
 PENUNJUKAN FASILITATOR DIBERIKAN PASSWORD
DAN USERNAME.
 PASILITATOR DAN PROGRAM STUDI BERKOMUNIKASI
DALAM PEMBIMBINGAN 3 SD 12 BULAN.
 FASILITATOR MEREKOMENDASI BAHWA PRODI
SUDAH VALID UNTUK PENGAJUAN DOKUMEN
AKREDITASI KE LAM-PTKes.
Assesmen Kecukupan
 SEKRETARIAT MENGIRIM INFORMASI MENGENAI TUGAS
ASESMEN KECUKUPAN (AK) KEPADA ASESOR.
 KESEDIAAN ASESOR ATAS TUGAS AK TERSEBUT.
 TIM ASESOR MENERIMA SURAT TUGAS DARI LAM-PTKes.
 SEKRETARIAT MENGIRIM DOKUMEN AKREDITASI PRODI
KEPADA ASESOR.
 ASESOR MELAKUKAN PENILAIAN BORANG PRODI PADA F1,
EVALUASI DIRI PADA F2, DAN BORANG UPPS PADA F3
SECARA INDIVIDUAL DI LOKASI ASESOR DALAM WAKTU 1
MINGGU
 ASESOR MELAKUKAN PENYAMAAN PERSEPSI HASIL AK
DAN JADWAL ASESMEN LAPANGAN DG ANGGOTA TIM.
 ASESOR MENGIRIM HASIL AK DAN JADWAL ASESMEN
LAPANGAN (AL) KE SEKRETARIAT LAM-PTKes.
Assemen Lapangan/Visitasi












SEKRETARIAT LAM-PTKes MENGIRIM SURAT TUGAS AL KEPADA TIM ASESOR.
TIM ASESOR MENERIMA SURAT TUGAS AL SESUAI JADWAL.
TIM ASESOR MELAKUKAN PERJALANAN KE LOKASI PRODI YANG AKAN DIASES.
PERTEMUAN AWAL TIM ASESOR DI HOTEL UNTUK PENYAMAAN PERSEPSI DAN
ACARA VISITASI HARI PERTAMA PUKUL 16.00.
PERTEMUAN AWAL DG KETUA UPPS DAN PRODI BERSAMA TIM AKREDITASI
PRODI.
PENINJAUAN LAPANGAN PADA PERKULIAHAN, PRAKTIKUM, DAN PRAKTEK.
(SARANA,PRASARANA DAN KEGIATAN).
WAWANCARA DENGAN DOSEN, MAHASISWA, TENAGA KEPENDIDIKAN, ALUMNI,
DAN PENGGUNA LULUSAN.
MENYUSUN BERITA ACARA PENILAIAN BORANG PRODI (F4) DAN BORANG UPPS
(F5).
MENDISKUSIKAN ISI BERITA ACARA DENGAN PRODI DAN UPPS DAN TANDA
TANGAN BERSAMA.
MENYUSUN PENILAIAN BORANG PRODI (F6), EVALUASI DIRI PRODI (F7) DAN
BORANG UPPS (F8), SERTA REKOMENDASI PEMBINAAN (F9).
MENGIRIM HASIL ASESMEN LAPANGAN TIM (F4,F5,F6, F7,F8, F9) KE SEKRETARIAT
LAM-PTKes.
MENYERAHKAN F4, F5 DAN F9 KEPADA PRODI.
Tahap Validasi
 SEKRETARIAT LAM-PTKes MENGIRIM HASIL ASESMEN




KECUKUPAN & LAPANGAN (F1-F9, SERTA FORMAT
KOMENTAR VALIDATOR F10-F12) KEPADA TIM VALIDATOR.
TIM VALIDATOR MEMERIKSA KELENGKAPAN DAN
KEABSAHAN DOKUMEN HASIL ASESMEN LAPANGAN DARI
ASESOR.
TIM VALIDATOR MELAKUKAN VALIDASI DALAM WAKTU 1
MINGGU.
TIM VALIDATOR TIDAK BOLEH MENGUBAH SKOR, HANYA
MEMBERIKAN KOMENTAR TERHADAP SKOR YANG
TIDAK/KURANG SESUAI KOMENTAR PADA F10, F11, DAN F12
(PADA KOLOM VALIDATOR 1 ATAU VALIDATOR 2).
TIM VALIDATOR MENGIRIM HASIL VALIDASI KE
SEKRETARIAT LAM-PTKes.
Rapat Pleno
 SEKRETARIAT MENYERAHKAN HASIL VALIDASI KE
KETUA DIVISI.
 KETUA DIVISI MENGAJUKAN HASIL VALIDASI KE
RAPAT PLENO MAJELIS.
 RAPAT PLENO MAJELIS MEMBAHAS DAN
MEMUTUSKAN HASIL AKREDITASINYA.
 KETUA DIVISI MELALUI SEKRETARIS AKREDITASI
MENGIRIM HASIL AKREDITASI KE KETUA
PENGURUS LAM-PTKes UNTUK DITERBITKAN SK
AKREDITASI
Penerbitan Surat Akreditasi
 KETUA LAM-PTKes MENERBITKAN SK
AKREDITASI.
 SEKRETARIAT LAM-PTKes MENGIRIM SK KEPADA
PROGRAM STUDI.
 PROGRAM STUDI DIBERIKAN KESEMPATAN
MELAKUKAN MEKANISME BANDING
Proses Pengajuan Banding
 PROGRAM STUDI DIBERKAN KESEMPATAN BANDING PALING







LAMBAT 3 BULAN SETELAH SK TERBIT.
PROSES PENGAJUAN BANDING DILAKUKAN DENGAN MENGIRIM
SURAT SERTA ALASANNYA KE KETUA LAM-PTKes.
PERMOHONAN BANDING AKAN DIKAJI OLEH KETUA DIVISI
UNTUK DIPUTUSKAN OLEH RAPAT PLENO MAJELIS.
KEPUTUSAN RAPAT PLENO MAJELIS MENYETUJUI UNTUK
PENINJAUAN ULANG.
KETUA DIVISI MENYIAPKAN TIM ASESOR BANDING.
TIM ASESOR BANDING MENDAPAT SURAT TUGAS VISITASI
BANDING KE PRODI.
HASIL ASESMEN LAPANGAN PROSES BANDING LANGSUNG
DIPUTUSKAN OLEH RAPAT PLENO MAJELIS.
KETUA LAM-PTKes MENERBITKAN SK DAN SERTIFIKAT
AKREDITASI.

similar documents