kelompok 1 matsahri teredy setiawan aji guruh setyawan ryan alfatah

Report
• APA ITU PENELITIAN?
Penelitian, sebuah istilah yang entah
bagaimana menakutkan bagi setiap
orang, adalah proses menemukan solusi
masalah setelah melakukan setudi yang
mendalam dan mengangalisis faktor
situasi.
Dengan memahami dasar-dasar proses penelitian dan
menguasai teknologi modern, Manajer dapat mengahadapi
persaingan pasar global dengan segala faktornya yang
kompleks dan membingungkan dengan keyakinan yang
lebih besar.
Pengetahuan penelitian tidak saja menolong seseorang
melihat informasi yang tersedia dengan cara canggih dan
kreatif dalam lingkungan global yang bergerak capat yang
dihadapi bisnis, tetapi pengetahuan tersebut juga
membantu manajer dalam hal-hal lain. pengambilan
keputusan hanya sebuah proses memili di antara alternatif
solusi untuk memecahkan masalah dan penelitian berperan
dalam menghasilkan alternatif yang dapat diterapkan untuk
pengambilan keputusan yang efektif.
• Definisi penelitian
penelitian bisnis sebagai penyelidikan atau
investigasi yang terkelola, sistematis, berdasarkan
data, kritis, objektif, dan ilmiah terhadap suatu
masalah spesifik, yang dilakukan dengan tujuan
menemukan jawaban atau solusi terkait. Intinya,
penelitian memberikan informasi yang diperlukan
untuk memandu manajer mengambil keputusan
yang terinformasi agar bisa memecahkan
masalah secara sukses.
Sejumlah Bidang yang di teliti dalam bisnis
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Perilaku karyawan, misalnya kinerja, absensi, dan pergantian.
Sikap karyawan, misalnya kepuasan kerja, loyalitas, dan komitmen organisasi.
Kinerja penyelia, gaya kepemimpinan manajer, dan sistem penilaian kerja.
Seleksi, rekrutmen, pelatihan, dan retensi karyawan.
Validasi sistem penilaian kinerja.
Pilihan manajemen sumber daya manusia dan strategi organisasi.
Evaluasi terhasap pusat penilaian (assestment center).
Tingkat dinamika dan tingkat kesalahan dalam penilaian kinerja manusia.
Formulasi dan implementasi strategi.
Sistem just-in-time, strategi perbaikan yang berkelanjutan (continuous-improvement), dan efisiensi
produksi.
Memperbarui kebijakan dan prosedur dalam rangka penyesuaian peraturan terbaru pemerintah
dan perubahan organisasi.
Keluaran organisasi, seperti peningkatan penjualan, pangsa pasar, laba, pertumbuhan, dan
efektivitas.
Loyalitas merek, siklus hdup produk, dan inovas produk.
Keluhan pelanggan.
Kesan, logo, dan pembangunan citra manajemen.
Posisi, modifikasi, dan pengembangan produk baru.
Biaa modal, penilaian perusahaan, kebijakan dividen, dan keputusan investasi.
Penilaian resiko, fluktuasi nilai tukar, dan investasi asing.
Implikasi pajak dari reorganisasi atau akuisisi perusahaan.
Tagihan rekening piutang
Lanjutan
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Pengembanga prosedur akuntansi biaya yang efektif.
Program pensiun yang memenuhi syarat dan jenis tunjangan bagi karyawan.
Penangguhan program kompensasi.
Instalasi sistem informasi manajemen yang efektif.
Teknologi pabrikan dan sistem informasi terkini.
Desain jalur karir bagi keluarga yang suami-istri-nya sama-sama bekerja.
Manajemen kreatif untuk tenaga kerja yang beragam.
Perbedaan budaya dandinamika pengelolaan perusahaan multinasional.
Pola kerja alternatif: pembagian kerja, waktu senggang, tempat kerja bebas, dan
kerja paruh waktu.
Perampingan (downsizing).
Manajemen partisipatif dan efektivitas kinerja.
Perbedaan dalam posisi kepemimpinann, gaji, dan gaya kepemimpinan.
Pengembangan instrumen untuk menilai perbedaan gender yang “realistis”.
Instalasi, adaptasi, dan pemberuan jaringan komputer serta piranti lunak yang
sesuai untuk menghasilkan sistem informasi yang efektif bagi organisasi.
Instalasi sistem Data Warehouse (Gudang Data) dan Data Mining (Penambangan
Data) yang efektif bagi organisasi.
Memimpin persaingan dalam milenium baru.
• Penelitian Terapan yaitu penelitian yang dilakukan dengan maksud
menerapkan hasil temuan untuk memecahkan masalah spesifik
yang sedang dialami dalam perusahaan. Misalnya, sebuah produk
tertentu mungkin tidak laku dan manajer harus menemukan alasan
dibalik hal tersebut dalam rangka mengambil tindakan perbaikan.
• Penelitian dasar yaitu penelitian yang terutama dilakukan untuk
meningkatkan pemahaman terhadap masalah tertentu yang kerap
terjadi dalam konteks organisasi dan mencari metode untuk
memecahkannya. Misalnya, seorang profesor universitas mungkin
tertarik untuk menyelidiki faktor-faktor yang menyebankan absensi,
semata-mata sebagai minat akademik. Setelah mengumpulkan
informasi tentang topik ini dari beberapa institusi dan menganalisis
data, profesor tersebut mungkin menemukan faktor seperti jam
kerja yang tidak fleksibel, pelatihan karyawan yang tidak memadai,
dan moral yang rendah sebagai hal-hal yang memengaruhiabsensi.
• perbedaan utama antara penelitian terapan dan
dasar adalah bahwa yang pertama khususnya
dilakukan untuk memecahkan masalah yang
mutakhir, sedangkan yang terakhir mempunyai
tujuan
lebih
luas
untuk
menghasilkan
pengetahuan dan mamahami fenomen dan
masalah yang terjadi dalam berbagai konteks
organisasi.
• peneltian terapan maupun dasar adalah bersifat
ilmiah, harus dilakukan secara ilmiah agar
temuan atau hasil yang diperoleh dapat
diandalkan untuk secara efektif memecahkan
masalah yang diinvestigasi.
• Memahami penelitian dan metode penelitian membantu manajer
profesional untuk:
1. Mengenali secara efektif memecahkan masalah kecil dalam konteks
pekerjaan.
2. Mengetahui bagaimana membedakan penelitian yang baik dan yang
buruk.
3. Menghargai dan terus-menerus menyadari berbagai pengaruh dan efek
dari faktor-faktor terkait dalam suatu situasi.
4. Memperhitungkan resiko dalam pengambilan keputusan,mengetahui
sepenuhnya probabilitas yang terkait dengan kemungkinan keluaran
yang berbeda.
5. Mencegah kepentingan pribadi yang mungkin memengaruhi situasi.
6. Berhubungan dengan peneliti dan konsultan yang disewa secara lebih
efektif.
7. Menggabungkan pengalaman dengan pengetahuan ilmiah ketika
mengambil keputusan.
• Manajer harus memastikan sebelum menyewa
peneliti atau konsultan bahwa:
1. Peran dan harapan kedua belah pihak
dinyatakan secara eksplisir.
2. Filosofi dan sistem nilai organisasi yang relevan
disampaikan secara jelas, dan keterbatasan, jika
ada, dikomunikasikan.
3. Hubunagan baik dibangun dengan peneliti, dan
antara peneliti dan karyawan dalam organisasi,
memungkinkan kerjasama penuh di kemudian
hari.
• Keuntungan Konsultan/Peneliti Internal
1. Tim internal akan lebih mungkin diterima oleh karyawan dalam subunit
organisasi di mana peneliti perlu dilakukan.
2. Tim akan memerlukan lebih sedikit waktu untuk memahami struktur,
filosofi dan suasana, sertya fungsi dan sistem kerja organisasi.
3. Mereka akan dapatmelaksanakan rekomondasi setelah temuan
penelitian diterima. Mereka juga dapat mengevaluasi efektivitas
perubahan, dan mempertimbangkan perubahan lebih lanjut, jika, dan
ketika diperlukan.
4. Tim internal mungkin menelan jauh lebih sedikit biaya dibandingkan tim
eksternal, untuk masalah yang tidak terlalu rumit tim internal adalah
ideal.
• Kerugian Konsultan/Peneliti Internal.
1. Dalam konteks masa kerja mereka yang panjang sebagai konsultan
internal, tim internal sangat mungkin jatuh ke dalam cara pandang
stereotip dalam melihat organisasi dan masalahnya. Hal tersebut jelas
sekali akan menjadi rintangan situasi ketika isu-isu berat dan masalah
kompleks harus diinvestigasi.
2. Ada keleluasaan bagi koalisi kekuasaan tertentu dalam organisasi untuk
mempengaruhi tim internal memyembunyikan, menyimpangkan, atau
mengubah fakta tertentu.
3. Terdapat kemungkinan bahwa, bahkan tim penelitian internal yang
paling berkualifikasi tinggi tidak dianggap sebagai “pakar” oleh staf dan
manajemen, dan oleh karena itu rekomendasi mereka tidak memperoleh
cukup pertimbangan dan perhatian yang layak.
4. Bias organisasi tertentu terhadap tim penelitian internal dalam beberapa
hal dapat membuat temuan menjadi kurang objektif dan sebagai
konsekuensinya kurang ilmiah.
• Keuntungan Konsultan eksternal
1. Tim eksternal dapat menerapkan kekayaan pengalaman yang
diperoleh dari berkerja dalam berbagai tipe organisasi yang
mempunyai jenis masalah yang sama atau mirip. Mereka
akan mampu mempertimbangkan beberapa cara anternatif
untuk melihat masalah karena pengalaman pemecahan
masalah yang luas dalam berbagai konteks organisasi lain .
2. Tim eksternal, terutama dalam perusahaan penelitian dan
konsultan terkemuka, mungkin mempunyai lebih banyak
pengetahuan mengenai modek-model pemecahan masalah
yang terkini dan tercanggih yang diperoleh melalui progam
pelatihan periodik mereka, yang munkin tidak dimiliki oleh
tim dalam organisasi.
• Kerugian Konsultan Eksternal
1. Biaya sewa tim penelitian eksternal biasanya mahal dan cenderung
dihindari, kecuali jika masalah sangat kritis.
2. Selain waktu banyak tim eksternal perlukan untuk memahami
organisasiyang akan diteliti, mereka jarang memperoleh sambutan
hangat, pun tidak dengan serta-merta diterima oleh karyawan.
Departemem dan orang yang akan terpengaruh oleh situasi penelitian
mungkin menganggap tim situasi sebagai ancaman dan menentang
mereka. Karena itu, meminta dukungan karyawan dan memperroleh
kerjasama mereka dalam studi adalah sedikit lebih sulit dan memakan
waktu bagi peneliti eksternal dibandingkan tim internal.
3. Tim eksternal juga membebankan biaya tambahan untuk bantuan
mereka dalam fase implementasi dan evaluasi.
• Pengetahuan tentang penelitian meningkatkan kepekaan manajer
terhadap banyak sekali faktor internal dan ekternal dari berbagai sifat
yang berlaku dalam lingkungan kerja dan organisasi mereka. Hal tersebut
juga membantu memfasilitasi interaksi yang efektif dengan konsultan dan
pemahamam atas beragam nuasa proses penelitian.
• Manajer menjadi orang yang mengambil keputusan final pada
implementasi rekomendasi yang dibuat oleh tim peneliti. Tetap objektif,
berfokus pada solusi masalah sepenuhnya memahami rekomendasi yang
dibuat, dan mengapa dan bagaimana mereka sampai pada hal tersebut,
memuluskan pada pengambilan keputusan manajerial yang baik.
Meskipun tradisi perusahaan harus dihormati mungkin saja terdapat
kondisi dimana lingkungan bergolak yang berubah dengan sangat cepat
saat ini akan menuntut penggan tian atau adaptasi kembali terhadap
beberapa tradisi tersebut, sesuia temuan penelitian. Dengan demikian,
pengetahuan tentang penelitian benar-benar meningkatkan keteramilan
pengambilan keputusan manajer.
• Ketaatan terhadap etika dimulai dengan orang yang
mengadakan penelitian, yang harus dilakukannya dengan
sungguh-sungguh, memerhatikan indikasi hasil penelitian,
melepaskan ego, dan mengejar kepentingan organisasi alihalih diri sendiri. Kode etik juga harus dicerminkan dalam
perilaku peneliti yang melakukan investigasi, partisipan yang
memberikan data, analisis yang memberikan hasil, dan
seluruh tim penelitian yang menyajikan interpretasi hasil dan
menyarankan solusi alternatif.
• perilaku etis meliputi setiap langkah dalam proses penelitian
pengumpulan data, analisis data, pelaporan, dan penyebaran
informasi di internet jika kegiatan tersebut dilakukan
bagaimana masalah dipecahkan dan bagaimana informasi
rahasia dijaga kesemuanya dipandu oleh etika bisnis.
Pengamatan Ilmiah
• Karakteristik utama Penelitian Ilmiah
– Purposiveness, Rigor, Testability, Replicability,
Precision and Confidence, Objectivity,
Generalability, Parsimony
• Beberapa Hambatan dalam Melakukan
Penelitian Ilmiah di Bidang Manajemen
– Sulitnya pengukuran dan pengumpulan data
terkait dengan perasaan, emosi, sikap dan
pandangan
Bangunan Ilmu
(Building Blocks of Science)
Pengamatan
•Pembaruan Teori
(Penelitian Dasar)
•Penerapan
(Penelitian Terapan)
Interpretasi
Data
Identifikasi
Masalah
Kerangka Teori/
Asosiasi Jaringan
Metode Ilmiah
• Deduktif
• Induktif
• Gabungan Keduanya
Hipotesis
Konstruk/Konsep/
Definisi Operasional
Analisis
Data
Pengumpulan
Data
Rancangan
Penelitian
Metode Hypothetico-Deduktif
Proses 7 Tahap :
• Pengamatan (Observation)
• Pengumpulan data awal (Preliminary information
gathering)
• Perumusan Teori (Theory formulation)
• Perumusan hipotesis (Hypothesizing)
• Pengumpulan data lanjutan (Further scientific data
collection)
• Analisis Data (Data Analysis)
• Deduksi (Deduction)
Teknologi Komputer
dan Penelitian Bisnis
•
•
•
•
Kebutuhan Informasi dalam Kegiatan Bisnis
Teknologi Komputer dan Bisnis
Keunggulan Komputer
Aplikasi PC Menggunakan Software
– Groupware/Neural Network/CAM-CAD/ERP/Data
Analytic Software Program
Perkembangan Aplikasi Bisnis pada Personal
Computer
• Internet dan Intranet/Browsers/WebSites/
Electronic Mail (e-mail)
• Interactive Voice Tech, CD-ROM, Relational
Databases & Electronic Scanning
• Digital whiteboard/Group Videoconferencing/
Virtual reality/Linkage of PCs to Electronic
Devices/Hand Hel Computers
Peran Sistem Informasi dalam Keputusan
Manajerial
• Data Warehousing, Data Mining and Decision
Support
• Sistem Informasi Manajemen
– Decision Support System/Executive Information
System/Expert System
• Masa Depan Teknologi Komputer
• Implikasi Manajerial dari Kemajuan Teknologi
• Etika dalam Menangani Teknologi Informasi
Jenis-jenis Penelitian
JENIS-JENIS PENELITIAN: BERDASARKAN
TUJUAN
•
Penelitian eksplorasi:
– gali topik baru (WHAT).
– Tujuan: memperoleh informasi mengenai permasalahan atau keadaan
itu.
•
Penelitian deskriptif:
– gambarkan suatu fenomena sosial (WHO).
– Meskipun ada, informasi mengenai masalah atau keadaan tertentu
belum cukup terperinci  seseorang mungkin tertarik untuk adakan
penelitian yang lebih merinci informasi yang tersedia.
•
Penelitian analitis/eksplanasi:
– Jelaskan mengapa sesuatu terjadi (WHY).
– Penelitian cakup analisis hubungan sebab-akibat antarfaktor yang hendak
dipelajari.
– Analisis dapat didasarkan pada hipotesis yang telah dirumuskan.
JENIS-JENIS PENELITIAN: BERDASARKAN
MANFAAT
•Penelitian Murni
Penelitian yang amat mendasar
Mendukung/mengaji teori yang menjelaskan
bagaimana dunia sosial
•Penelitian Terapan
Mencoba menyelesaikan permasalahan.
Teori bukan titik utama
JENIS-JENIS PENELITIAN: BERDASARKAN
MANFAAT
Penelitian Murni
Penelitian Terapan
Untuk kepuasan peneliti
Untuk sponsor
Permasalahan dan subyek
penelitian bebas dipilih peneliti
Permasalahan ditentukan oleh
sponsr
Berdasarkan norma absolut
Sponsor diberikan berdasarkan
manfaat dari hasil penelitian
Fokus penelitina ditentukan peneliti
Fokus pada kemampuan utk
menggeneralisir hasil penelitian
Tujuan utama menyumbang utk
teori dasar
Tujuan utama adalah tujuan praktis
Keberhasilan dinilai ketika dimuat
dalam jurnal/ berpengaruh pd
komunitas ilmuwan
Keberhasilan dinilai ketika hasil
penelitian dipakai oleh pihak
sponsor
JENIS-JENIS PENELITIAN: BERDASARKAN
RENTANG WAKTU
•
Cross-sectional research:
– penelitian terhadap sebagian dari gejala (populasi) pada satu waktu tertentu.
– Biasanya mudah dan murah, tetapi tidak dapat meliputi perubahan sosial secara
luas.
•
Longitudinal research:
– penelitian terhadap suatu gejala sosial dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan
lebih dari sekali.
– Lebih rumit dan lebih mahal, tetapi efektif untuk melihat perubahan yang terjadi
pada satu periode waktu yang panjang, dan informasi akan lebih kaya.
– Jenis penelitian ini terbagi lagi atas:
• Panel study: pengamatan atas kelompok orang yang sama dalam waktu
yang berbeda,
• Time series: pengumpulan jenis informasi yang sama tentang perubahan
gejala dari sekelompok orang dalam waktu yang berbeda sehingga dapat
dilihat ada tidaknya perubahan dalam kelompok itu,
• Cohort study: pengamatan atas perubahan gejala pada sejumlah
responden dengan karakteristik yang sama yang dapat dilihat dari
pengalaman hidup yang dimiliki.
JENIS-JENIS PENELITIAN: BERDASARKAN
RENTANG WAKTU
•
Case study:
– penekanan terhadap kasus-kasus tertentu
selama satu rentang waktu yang terbatas.
– data yang dikumpulkan dalam penelitian ini
sangat rinci dan variatif.
PENELITIAN KUANTITATIF:
BERDASARKAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
•
•
•
•
Experimental research:
– subyek penelitian terbagi dalam dua atau lebih kelompok
– kondisi termanipulasi (memberi perlakuan secara khusus) bagi salah satu kelompok
untuk dapat simpulkan berbagai perbedaan reaksi terhadap berbagai perlakuan yang
berbeda.
Survey:
– peneliti ajukan pertanyaan tertulis, dalam bentuk kuesioner atau wawancara lisan, yang
hasilnya direkam
– data terkumpul dianalisis dalam bentuk presentasi, tabel, dan grafik  diperoleh
gambaran tentang pemikiran subyek penelitian terkait dengan topik yang diajukan
– biasa menggunakan sampel (sekelompok kecil dari suatu populasi) sehingga data dari
sampel data digeneralisir untuk populasi
Content analysis:
– peneliti kumpulkan data & informasi dari material bersifat simbolis (gambar, film, teks,
lirik lagu)
– peneliti sebelumnya identifikasi bentuk materi yang akan dianalisis (buku, majalah,
sinetron, dsb), lantas membuat sistem untuk merekam aspek-spek penting di dalamnya
 tampilkan hasil temuan yang terukur dalam tabel atau grafik
Existing statistics:
– peneliti gunakan data statistik yang ada dan susun kembali data itu dalam bentuk baru
yang lebih sesuai untuk penelitiannya sendiri
PENELITIAN KUALITATIF:
BERDASARKAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
• Field research:
– penelitian tidak mulai dari perumusan masalah, tetapi dari memilih
kelompok masyarakat yang akan diteliti.
– peneliti amati langsung subyek penelitian di lingkungan alamiah
selama jangka waktu tertentu.
– peneliti membuat catatan berkala berdasarkan kegiatan atau kejadian
sehari-hari sehingga peneliti memperoleh fokus penelitian.
• Historical-comparative research:
– peneliti kumpulkan data yang jelaskan aspek-aspek kehidupan sosial
dalam periode-periode yang berbeda atau bentuk-bentuk kebudayaan
yang berbeda.
– Biasanya peneliti gabungkan teknik pengamatan, wawancara, dan
dokumen statistik.

similar documents