Permintaan Advis Teknis Kementerian Keuangan

Report
NO
NAMA GEDUNG
PENGGUNA GEDUNG
LUAS GEDUNG
1. Radius Prawiro
2. R.M Notohamiprodjo
3. Jusuf Wibisono
13.989
9.088
2.123
m2
m2
m2
Ditjen. Perimbangan Keuangan
Badan Kebijakan Fiskal
Sekretariat Jenderal
4. Sutikno Slamet
36.274
m2
• Ditjen Anggaran
 Sekretariat Pengadilan Pajak
5. Djuanda I
27.194
m2
Sekretariat Jenderal
6. Djuanda II
27.194
m2
 Sekretariat Jenderal
 Inspektorat Jenderal
7. Sumitro Djojohadikusumo
22.776
m2
Otoritas Jasa Keuangan
8. Syafrudin Prawiranegara
18.819
m2
 Ditjen. Kekayaan Negara
 Kemenko. Bid. Perekonomian
 Sekretariat Jenderal (Pusintek)
9. A.A. Maramis I
12.460
m2
 Sekretariat Jenderal
 Kemenko. Bid. Perekonomian
 Ditjen. Pengelolaan Utang
10. A.A. Maramis II
10.660
m2
 Kemenko. Bid. Perekonomian
 Ditjen. Pengelolaan Utang
11. Prijadi Praptosuhardjo I,II,III
21.590
m2
Ditjen. Perbendaharaan
12. Prijadi Praptosuhardjo IV
5.971
m2
Sekretariat Jenderal (Subbag Penyimpanan & Distribusi dan Biro SDM)
13. Lukman Hakim
33.075
m2
 KPP Sawah Besar Jakarta
 Kementerian Kelautan dan Perikanan
14. Surachman Tjokrodisurjo
9.643
m2
 Kanwil Ditjen Pajak Besar Jakarta
 Kementerian Kelautan dan Perikanan
Antisipasi
Sekjen
Kemenkeu
• Telah memiliki/menetapkan
Outcomes
Activities
SOP Tata Cara Pengelolaan
Gedung Kantor :
a. Setiap pemasangan
baru/perubahan
instalasi listrik/telepon
harus berkoordinasi/atas
ijin dari Biro Umum;
b. Membentuk Gugus Tugas
secara periodik melakukan
pemantauan terhadap
kondisi peralatan mekanikal
elektrikal gedung termasuk
mematikan listrik setiap
hari diluar jam kantor.
• Menerbitkan SE Sekjen
Nomor :SE-26/SJ/2014 tanggal
21-7-2014 Selama cuti
bersama & libur lebaran
dihimbau untuk
mencabut kabel listrik dan
stop kontak dan mematikan
AC, kulkas, dan peralatan
mekanikal elektrikal lainnya
• Bekerjasama dengan Dinas
Pemadam Kebakaran dan
Penanggulangan Bencana,
secara periodik dilakukan
pelatihan penangan
kebakaran & simulasi
pemadaman kebakaran
Kejadian
Kebakaran
Pasca
Kebakaran
• Api terdeteksi oleh
anggota Satpam pada
pukul 04.00 WIB tanggal
25 Juli 2014.
• Kebakaran menghanguskan
beberapa ruangan
diantaranya Perpustakaan
BKF, Kantin, dan Koperasi.
• Titik api ditemukan di
Koperasi BKF & Satpam
berusaha melakukan
pemadaman dengan
peralatan yang tersedia di
Gedung dan
menghubungi Dinas
Pemadam Kebakaran.
• Sistem intalasi gedung
(Listrik, AC, dan Air) serta
fisik bangunan (konstruksi
dan arsitektur) dalam kondisi
rusak berat
• 20 Unit Mobil Pemadam
Kebakaran dikerahkan untuk
memadamkan api.
• Berdasarkan informasi
dari Suku Dinas Pemadam
Kebakaran, sumber api
diperkirakan dari
korsleting listrik lemari
pendingin
• Total kerugian akibat
kebakaran diperkirakan
mencapai Rp 4 milyar.
• Tidak ada korban jiwa dalam
peristiwa kebakaran hanya
terdapat 1 orang Satpam
terluka pada saat melakukan
upaya pemadaman.
• Pemeriksaan/Pengujian
kelayakan struktur bangunan
gedung
Renovasi
Pasca
Kebakaran
analisa kerusakan dan
anggaran biaya renovasi
berkoordinasi dengan
Kementerian Pekerjaan
Umum.
Renovasi akan dilakukan
setelah diperoleh hasil
analisa kerusakan dan
anggaran biaya renovasi
dari Kementerian PU.
Activities
KONDISI DINDING LUAR GEDUNG RM
NOTOHAMIPRODJO DAN
RADIUS PRAWIRO
GEDUNG R.M. NOTOHAMIPRODJO DAN
JEMBATAN PENGHUBUNG
Gedung R.M. Notohamiprodjo :
•
Unit Pengguna : Badan Kebijakan Fiskal
•
Luas Gedung : 9.088,40 m2
•
Outcomes
GEDUNG NOTOHAMIPRODJO DAN JEMBATAN
PENGHUBUNG
•
Jumlah Lantai : 8 lantai
Tahun Pembangunan : 1987
Gedung Radius Prawiro:
•
Unit Pengguna : Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
•
Luas Gedung : 13.988,95 m2
•
•
Jumlah Lantai : 12 lantai
Tahun Pembangunan : 1987
Activities
Outcomes
KONDISI DINDING LUAR GEDUNG RM
NOTOHAMIPRODJO DAN
RADIUS PRAWIRO
KOPERASI BKF
KERUSAKAN PlAFON DAN KOLOM
PERPUSTAKAAN BKF
LOBBY LANTAI 2 GEDUNG RADIUS PRAWIRO
Outcomes
Activities
Arsitektural dan Instalasi
Gedung (AC, Listrik, Air)
mengalami kerusakan
total. Listrik pada lokasi
kebakaran saat ini masih
belum tersedia.
Kebakaran
menghanguskan Ruang
Perpustakaan, Kantin,
Koperasi dan sebagian
lobby Lift Lantai 2 Gedung
Radius Prawiro. Dengan
terjadinya kebakaran
tersebut & Aula Graha
Sawala tidak bisa
dimanfaatkan karena
mempertimbangkan
kondisi keamanan
gedung.
KERUGIAN
Sebagian lobby Lift
Gedung Radius ikut
terbakar, dikhawatirkan
struktur lift mengalami
kerusakan.
Kebakaran dikhawatirkan
mengurangi kekuatan
struktur bangunan.
Outcomes
Activities
Pengajuan Uji Kelayakan
Struktur
Mengingat gedung RM
Notohamiprodjo dan Gedung
Radius P. masih digunakan
untuk aktivitas perkantoran,
perlu dipastikan kelayakan
kekuatan struktur gedung
pasca kebakaran.
Melalui surat
Nomor S-1484/SJ/2014
tanggal 22 Agustus 2014
telah diajukan
pemeriksaan/pengujian
terhadap kondisi struktur
gedung kepada Puslitbang
Permukiman Kementerian PU,
Bandung
Analisa Kerusakan dan
Anggaran Biaya
Kebakaran mengakibatkan
kerusakan pada instalasi
gedung (listrik, AC, Air) dan
fisik bangunan (sipil,
arsitektural). Untuk itu
diperlukan bantuan tenaga
teknis Ditjen Cipta Karya
Kementerian PU dalam
melakukan analisa kerusakan
dan anggaran biaya renovasi.
Permintaan bantuan Tenaga
Teknis telah disampaikan
melalui surat
Nomor S-536.1/SJ.8/2014
tanggal 13 Agustus 2014
Penanganan Sementara
• Pembersihan Lokasi
Kebakaran;
• Masih terdapat sebagian
material yang rusak di lokasi
kebakaran;
Tindak Lanjut
• Langkah-langkah apa yang
perlu disiapkan untuk
melakukan renovasi .
• Permukaan dinding telah
dibersihkan;
• Berkoordinasi dengan para
pihak yakni Kementerian
Pekerjaan Umum dan Ditjen
Anggaran untuk menyiapkan
anggaran perbaikannya.
• Kaca ruangan yang terbakar
telah dilepas karena dapat
membahayakan mobilitas
pegawai yang berkantor di
gedung tersebut.
• Rekomendasi pemanfaatan
pasca renovasi. Direncanakan
seluruh Kantin & Koperasi
akan dipindahkan ke Gedung
tersendiri.
• Membuat penegasan kembali
kepada para pengguna
gedung termasuk para
pengelola Koperasi untuk
tidak menambah
jaringan/instalasi kelistrikan
tanpa ijin dari Biro Umum.
TINDAKAN PENCEGAHAN
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN EKSISTING
Sistem Deteksi Kebakaran
OTOMATIS
MANUAL
Smoke Detektor
Sprinkler
Manual Alarm
Telepon Darurat
Langkah-langkah yang telah dilaksanakan
oleh Setjen Kementerian Keuangan
1. Telah melaksanakan Pembahasan langkah-langkah teknis renovasi pasca kebakaran
bersama pihak Kementerian Pekerjaan Umum (Direktorat Penataan Bangunan dan
Lingkungan (senin, 8 September 2014)
2. Telah melaksanakan pembongkaran material sisa kebakaran karena dapat membahayakan
mobilitas pegawai.
3. Menolak permintaan pengguna gedung yang akan melakukan pemeriksaan kondisi gedung
oleh pihak asing secara parsial karena yang memiliki keweangan pemeriksaan adalah
Kementerian PU sebagai Pembina Bangunan Gedung Pemerintah.
4. Pada hari kamis, 11 September 2014 telah dilaksanakan pemeriksaan visual awal kondisi
gedung pasca kebakaran bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Puslitbangkim) guna
melihat kondisi tingkat kerusakan bangunan gedung dan alternatif perbaikannya.
5. Laporan pemeriksaan awal terkait kebakaran di Gedung Radius Prawiro & R.M.
Notohamiprodjo telah diterima Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, namun belum
termasuk hasil analisa kerusakan dan biaya.
6. Sesuai Surat penugasan tim ahli teknis dan teknisi dari Puslitbangkim Kementerian PU
nomor PD.01.06-Lp/847 tanggal 24 Oktober 2014, telah dilaksanakan pemeriksaan detail
pada tanggal 28 Oktober s.d. 1 November 2014. Hasil pemeriksaan detail akan
disampaikan pada bulan Desember 2014
7. Untuk masa mendatang, seluruh gedung yang dikelola Kemenkeu dilakukan uji kelayakan
bangunan untuk mendapatkan SLF.
1. Mengingat sarana dan prasarana gedung sangat dibutuhkan oleh Para Pengguna
Gedung pada Kementerian/Lembaga, diharapkan hasil dari proses
pemeriksaan/penelitian dan analisa biaya, mohon kiranya dapat dipercepat
penyelesaiannya, oleh karena untuk keperluan alokasi anggaran dan proses
pengadaan/barang jasa serta pelaksanaan renovasi/rehabilitasi gedung memerlukan
waktu yang relatif cukup lama;
2. Setiap Kementerian Negara/Lembaga, secara periodik melakukan penelitian terhadap
Kondisi Gedung baik dari Struktur, Mekanikal/Elektrikal (khususnya Instalasi dan Panel
Kelistrikan), memiliki SOP Antisipasi Bahaya Kebakaran dan Melaksanakan Simulasi
pemadam kebakaran;
3. Dalam rangka pengelolaan dan pemeliharaan Gedung Negara, setiap Kementerian
/Lembaga, setelah berakhirnya pembangunan fisik gedung, diwajibkan menyusun Buku
Manual Pengelolaan/Pemeliharaan Gedung, sehingga terdapat standarisasi langkahlangkah pengelolaan/pemeliharaan gedung dan dapat dijadikan pedoman/rujukan
bagi para pejabat pengelola gedung pada periode berikutnya
TERIMA KASIH

similar documents