Psikologi Umum I Pertemuan 4

Report
PERTEMUAN IV :
DASAR-DASAR BIOLOGIS PERILAKU
Oleh : Sulis Mariyanti
PENGANTAR
DASAR-DASAR BIOLOGIS PERILAKU
• Perilaku mulai dari mengedipkan mata s/d bermain tennis sangat tergantung pada integrasi
berbagai proses dalam tubuh
• Integrasi dilakukan oleh sistem syaraf dengan
bantuan sistem endokrin (kelenjar)
• Banyak aspek perilaku & fungsi mental manusia
tidak dapat dipahami secara utuh tanpa adanya
dasar pengetahuan mengenai proses biologis
• Adanya sistem syaraf, organ indera, otot dan kelenjar memungkinkan manusia menyadari keadaan lingkungannya & menyesuaikan diri thd
lingkungannya.
Lanjutan ….
• Sebagaian besar perilaku manusia didorong oleh
KEBUTUHAN (lapar, haus, sex) dan usaha untuk
menghindari diri dari rasa sakit /kegagalan
• Kemampuan berbahasa, berpikir dan problem
solving sangat tergantung pada struktur otak
yang sangat rumit.
• Tubuh manusia terdiri dari banyak sel-sel yang
memiliki fungsi menerima stimulus (receptor),
kemudian stimulus diteruskan oleh adjustor, dan
akhirnya stimulus ditanggapi oleh sel (affector)
SISTEM SYARAF
SISTEM SYARAF PUSAT
• Otak
• Sumsum Tulang Belakang
SISTEM SYARAF TEPI (PERIFER)
• Sistem Somatik
• Sistem Otonom
– Sistem syaraf Simpatetik
– Sistem syaraf Parasimpatetik
NEURON
Sistem Syaraf memiliki unit dasar berupa sel
khusus yang disebut NEURON yg berfungsi
menghantarkan impuls :
– Neuron Sensorik/Afferent, menghantarkan
impuls dari sistem syaraf tepi menuju ke sistem
syaraf pusat dari otot, kulit atau sendi menuju
otak atau sumsum tulang belakang
– Neuron Motorik/Efferent, menghantarkan
impuls dari sistem syaraf pusat ke sistem
syaraf tepi, dari otak atau sumsum tulang
belakang menuju otot atau kelenjar
Lanjutan ….
Sistem Syaraf Pusat berfungsi mengkoordinasi
perilaku yg kompleks dikoordinasikan oleh otak,
sedangkan perilaku yg sederhana (mis.reflek)
dikoordinasikan oleh sumsum tulang belakang
Sistem Syaraf Tepi berfungsi menyalurkan
rangsang, menghubungkan otak dan sumsum
tulang belakang dengan organ-organ tubuh lain.
OTAK
Otak manusia terdiri dari 10 milyar lebih sel-sel
khusus, jumlah tsb lebih kurang 90% dari seluruh sel syaraf yang ada
Otak berbentuk seperti jamur keriput, berwarna
abu-abu kemerahan.
Otak manusia terdiri dari 3 (tiga) lapisan
konsentrik dan tiap lapisan tsb berkembang
berdasarkan tahapan evolusi yg berbeda, namun kesemua lapisan tsb saling berhubungan
OTAK
CENTRAL CORE
Mencakup sebagian besar Batang Otak, dan
pada lapisan ini terdapat :
1.CEREBELLUM (otak kecil)
Menempel pada bagian belakang batang otak,
berfungsi untuk mengkoordinasikan gerak
tubuh agar tepat & halus
2.THALAMUS
Terletak diatas Batang Otak, merupakan
stasiun “pemancar” dan berfungsi meneruskan
info yang masuk dari reseptor indra sensory
(penglihatan,pendengaran, pengecapan,
sentuhan) ke Cerebrum
OTAK
3.HYPOTHALAMUS
Terletak di bawah thalamus, merupakan pusat
integrasi tertinggi dari susunan syaraf otonom.
Berperan penting dalam berbagai aspek motivasi
dan emosi; mengatur kegiatan endokrin dan
mempertahankan homeostatis, mengendalikan
reaksi horman terhadap rasa takut & stress
4.SISTEM RETIKULAR
Membentang dari otak bagian bawah sampai ke
thalamus. Sistem retikular berperan mengendalikan keadaan terangsang atau keadaan sadar,
membantu dalam memfokuskan perhatian
OTAK
SISTEM LIMBIK
Sistem ini berkaitan erat dng Hypothalamus,
berperan dalam pengontrolan beberapa perilaku
“instingtif” (makan,minum,melarikan diri dari
bahaya).Salah satu bagian yg disebut
hypocampus berperan dalam hal menyimpan
informasi baru dan sistem ini juga mengontrol
perilaku emosional.
CEREBRUM (otak besar)
Lapisan teratas tebalnya lebih kurang 0,5 inchi,
merupakan kumpulan berjuta-juta syaraf yg
disebut Cerebral Cortex.Juga merupakan pusat
OTAK
Pengelolaan segala hal yg kita pikir, rasa dan
lakukan,serta pusat bicara,penglihatan, penciuman & pengecapan.
Bagian Cortical dan fungsinya :
 Bagian Motorik, berfungsi mengendalikan gerakan tubuh yg disadari
 Bagian Somatosensorik, mengendalikan rasa
panas,dingin,sentuhan,rasa sakit & pengindraan
gerak tubuh.
 Bagian Visual, berhubungan dengan penglihatan manusia.
 Daerah pendengaran,bagian yg terutama terlibat
dlm pembentukan pola suara tepat pd waktunya.
OTAK
 Bagian yg berasosiasi, adalah bagian yg tidak
langsung berhubungan dengan proses sensorik
maupun motorik
– Berasosiasi FRONTAL, berperan penting
dalam proses berpikir yg membutuhkan
problem solving
– Daerah berasosiasi POSTERIOR, terdiri dari
sub bagian masing2 punya fungsi indra ttt,
contoh , fungsi yg melibatkan bentuk &
membedakan bentuk
BELAHAN OTAK
Otak terbelah menjadi 2 bagian :
Belahan OTAK KIRI
Belahan otak kiri mengendalikan motorik sisi kanan tubuh, letak kemampuan bahasa, menulis &
matematika.Belahan ini bekerja dalam suatu cara yg logis, analitis,fokus pada detil/rincian &
mengamati ciri-ciri individualis
Belahan OTAK KANAN
Mengendalikan motorik sisi kiri tubuh, memegang
peranan khusus dlm kemampuan musik, artistik,
dlm berkhayal,bermimpi, dlm mengamati pola
geometrik yg rumit, persepsi menyeluruh/global
BELAHAN OTAK
Khususnya untuk tugas2 yg membutuhkan
visualisasi hubungan.Belahan otak kanan
memperlihatkan lebih banyak peran “warna”
emosidan impulsivitas , bila dibandingkan dng
belahan otak kiri
SUMSUM TULANG BELAKANG
(Medulla Spinalis)
Merupakan penghubung antara otak dengan
semua bagian tubuh.Disini juga disalurkan
impuls2 dari dan ke otak dng melalui jalur
sensoris dan motoris
Sumsum tulang belakang juga mengkoordinasikan refleks, yaitu suatu perilaku untuk mempertahankan diri yg terjadi jauh lebih cepat daripada gerak sadar.
SISTEM SOMATIK
Sistem Somatik mengendalikan otot2 skeletal
Syaraf sensorik menghantarkan info mengenai
rangsangan yg datang dari luar (kulit,otot,sendi)
ke sistem syaraf pusat, sehingga kita menyadari
akan adanya rasa sakit, tekanan dan suhu.
Syaraf motorik mengangkut impuls dari sistem
syaraf pusat ke otot.
SISTEM SYARAF OTONOM
Mengendalikan kelenjar2 dan otot2 halus
termasuk jantung,pembuluh darah & lapisan perut serta usus.
Tugasnya mengendalikan kegiatan yg bersifat
otonom(otomatis),mengatur pencernaan & sirkulasi scr terus menerus meskipun seseorang
sedang tidur ataupun dalam keadaan tidak sadar
Syaraf Simpatetik
Cenderung bergerak sbg satu unit selama terkena rangsangan emosional.Syaraf ini akan
SISTEM SYARAF OTONOM
Mempercepat denyut jantung, memperlebar
pembuluh darah di otot skeletal & jantung,
mempersempit pembuluh darah kulit & organ
pencernaan, misal : saat ketakutan  jantung
berdebar  keluar keringat
Syaraf Para Simpatetik
Cenderung mempengaruhi 1 macam organ
setiap saat.Pengatur kerja organ-organ terutama dlm keadaan santai, aktif dlm kegiatan
pencernaan, mempertahankan setiap fungsi
organ dari kerusakan & melindungi sumber
jasmaniah.
o Biasanya bekerja BERLAWANAN, tetapi ada
beberapa pengecualian : Simpatetik dominan/ aktif
saat ada rangsangan (keadaan) takut dan
selanjutnya Parasimpatetik, dalam kedaan luar
biasa menakutkan  buang air kecil/besar se- cara
tidak sengaja.
o Contoh lain : saat kegiatan seksual, pada laki-laki
saat ereksi (Parasimpatetik)  aktif dan saat
ejakulasi (simpatetik)  aktif
o JADI meskipun, kedua sistem sering bekerja
secara berlawanan namun juga saling berinteraksi dengan cara yg rumit
o Gangguan PSIKOMATIS terjadi karena kurang
seimbangnya koordinasi tugas antara kedua syaraf
tsb.
SISTEM ENDOKRIN
• Terdiri dari rangkaian kelenjar (glandula)
• Kelenjar Endokrin menghasilkan hormat yg diangkut keseluruh tubuh oleh aliran darah  hormon
tsb dapat mempengaruhi tingkah laku
• Beberapa kelenjar endokrin dikendalikan oleh
sistem syaraf, yg lainnya ada yg berespon terhadap badian dalam tubuh.
• Beberapa Kelenjar penting :
Kelenjar PITUITARY
Mengendalikan pertumbuhan badan, berperan
mengatur reaksi emosional (mencari pasangan,
perilaku reproduksi)
 Kelenjar ADRENAL
Menentukan ‘mood’, ukuran energi, coping terhadap stress (atas pengaruh hormon pituitary menghasilkan hormon adrenalin saat stress)
 Kelenjar THYROID (Gondok)
Mengeluarkan hormon tiroksin yg membantu mengatur metabolisme tubuh.
 Kelenjar GONAD (kelamin)
Menghasilkan hormon-hormon yg mempengaruhi
perilaku seksual.
 Kelenjar PANKREAS
Menghasilkan hormon insulin yg berfungsi
mengatur kadar gula dalam darah
PENGARUH GENETIK
PADA PERILAKU
Untuk mengerti dasar2 biologis psikologi perlu mengetahui pengaruh hereditas/keturunan
Bidang PSIKOGENETIK (genetik perilaku)menggabungkan metode genetik & psikologi untuk memahi setiap karakteristik perilaku (behavior) yg
diwariskan, karakteristik psikologis seperti kemampuan, temperamen,stabilitas emosi yg diturunkan
orangtua kepada anaknya.
Bidang Psikogenetik meneliti juga, bagaimana
faktor genetik membatasi potensi individu & seberapa jauh kondisi lingkungan dapat mengubah
potensi faktor keturunan
SOAL KUIS
• Jelaskan perbedaan fungsi antara Sistem Syaraf
Pusat dan Sistem Syaraf Tepi dalam mengendalikan tingkah laku!
• Jelaskan perbedaan fungsi antara Belahan otak
kanan dan kiri dalam mengendalikan kemampuan manusia!
• Jelaskan perbedaan peranan antara syaraf
simpatis dan parasimpatis dalam mengelola
stimulus emosi dari lingkungan !

similar documents