Presentasi 4

Report
KEPERAWATAN BENCANA
BERBASIS KOMUNITAS
OLEH : ILAH MUHAFILAH,S.Kp.,M.Kes
Disampaikan Pada Seminar Keperawatan Bencana dan Sosialisasi
UU Keperawatan , 10 Februari 2015
APA ITU
BENCANA…..???
BENCANA (DISASTER)
Kejadian yang menyebabkan
kerusakan, gangguan ekologis, hilangnya
nyawa,memburuknya derajat kesehatan dan
pelayanan kesehatan pada skala tertentu
yang memerlukan respon dari luar
masyarakat atau wilayah yang terkena
(WHO)
A disaster is present when need
exceeds resources!
Disaster= Need > Resources
A response NEED that is greater
than the RESOURCES that are available!
Destructions
Research
program
Eruption
of comm
disease
Incidents
DISASTER
Administra
tive
Financial
Failure
Tragedies
Sentiment
JENIS BENCANA
Bencana Alam (Natural Disaster)
• Banjir,gempa bumi, gunung
meletus,badai,kekeringan,wabah
Bencana ulah manusia (Man Made
Disaster)
• Kebakaran, tabrakan pesawat
udara/kendaraan,kebakaran,huru hara,
sabotase,gangguan listrik
BEBERAPA BENCANA BESAR DUNIA
1. Peshtigo Wildan
(1871)
2. Badai Katrina
(2005)
3.Tsunami Aceh
(2004)
4. Si Wabah Besar
(1974)
5. Gempa Tangshan
(1976)
7. Krakatau 1883)
BENCANA…..
TANGGUNG JAWAB SIAPA…?
Tidak ada satu
disiplin,lembaga,atau
organisasi yang mengklaim
sebagai penanggungjawab
tunggal atas kompleksitas
yang berhubungan dengan
bencana, manajemen
bencana meliputi
interdisipliner,upaya
kolaboratif, berbagai
jaringan institusi dan
individu untuk
mengembangkan
perencanaan bencana
BAGAIMANA PERAN PERAWAT
• Keperawatan Bencana ( Disaster
Nursing) adalah praktek
keperawatan pada situasi dimana
para profesional, peralatan,
fasilitas terbatas/ tidak ada
• Adaptasi keterampilan perawat
profesional dalam memenuhi
perawatan fisik dan emosional
akibat bencana
• Tujuan
– Mengurangi dampak bencana
pada kehidupan manusia dan
kesehatan
– Berpartisipasi dalam upaya
koordinasi untuk mengurangi
kehilangan nyawa, kerusakan
sarana, sosial ekonomi
– Mengawali rehabilitasi
KEPERAWATAN BENCANA
BERBASIS KOMUNITAS
• Perawat komunitas merupakan bagian integral dalam upaya
perencanaan dan implementasi, terlibat sebagai perencana,
edukator, pemberi pelayanan langsung
• Bertindak sebagai community survey assessment atau triage
officer sesudah bencana terjadi
• Berpartisipasi aktif dalam manajemen disaster sebagai perawat
komunitas yang melindungi kesmas sebelum,selama dan sesudah
bencana
• Pengetahuan patofisiologi penyakit dan epidemiologi dalam
hubungannya dengan skill pengkajian komunitas penting dalam
emergency preparedness dan response
• Harus mengerti siklus disaster dan dapat berintegrasi di setiap fase
• Berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan pelayanan keehatan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
BENCANA
HOST
LINGKUNGAN
• Usia
• Status imunisasi
• Derajat mobilitas
• Stabilitas emosi
• Fisik
• Kimia
• Biologi
• Social
• Psikologi
FASE BENCANA
Impact
Preimpact
Postimpact
THE DISASTER
MANAGEMENT CYCLE
PREPAREDNESS
Aktifitas sebelum bencana :
pelatihan/training Emg,
rencana kesiapsiagaan,
warning system
RESPONSE
Atifitas selama bencana:
pencarian, penyelamatan,
emergency operation
RECOVERY
Aktifitas sesudah bencana :
penampungan
sementara,proses klaim dan
hibah, perawatan medis
jangka panjang, konseling
MITIGATION
Aktifitas mengurangi efek
bencana :analisis kerentanan,
pendidikan publik
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS
PENGKAJIAN
• Mengkaji komunitas
• Riwayat bencana
• Ketersediaan personil dalam
komunitas
• Instansi lokal
• Faskes yang tersedia
DIAGNOSIS
• Mendiagnosis ancaman
bencana di komunitas
• Menetapkan ancaman aktual
dan potensial
PERENCANAAN
Tujuan :
Elemen Perencanaan Bencana
• Menyediakan perawatan yang
segera dan efektif semaksimal
mungkin untuk
meminimalisasi morbiditas
dan mortalitas
• Menyiapakan sumber daya
staff dan institusi
• Membangun kesadaran
komunitas
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Jalur otoritas
Garis komunikasi
Mode transport
Mobilisasi
Warning
Penyelamatan dan pemulihan
Triage
Penatalaksanaan
Support korban & klg
Perawatan jenazah
Pekerja untuk rehabilitasi
Aktifitas dalam Perencanaan
• Identifikasi sistem komunikasi
lokal
• Identifikasi personil ( relawan
khusus dan profesional
• Identifikasi dukungan
regional,instansi dan personil
• Identifikasi tanggung jawab
spesifik untuk berbagai personis
yg terlibat dalam perencanaan
disaster
• Menyiapkan emergen medical
system
• Identifikasi lokasi dan kemudahan
masuknya peralatan & suplai
• Identifikasi persediaan usang dan
mengganti
IMPLEMENTASI
• Fokus pada pencegahan
primer
• Praktek perencanaan
bencana dengan seluruh
personel
• Praktek menggunakan
peralatan,memperoleh dan
mendistribusikan
persediaan
Rencana Pengelolaan Penampungan
•Perawat bisa sebagai manajer di penampungan
•Mendengarkan korban
•Mendorong korban untuk mengatasi krisis
•Mendelegasikan tugas pada anggota team dan
koordinasi kegiatan
•Menyediakan kebutuhan dasar( makanan, air)
•Memberikan kasih sayang dan menghormati
martabat korban
EVALUASI
Evaluasi efektifitas perencanaan bencana
• Semua aspek disaster plan
• Pelatihan
• Dampak disaster pada masyarakat dan regio sekitar
• Respon keterlibatan personil pada upaya bantuan
bencana
PERAN PERAWAT PADA TIAP FASE
FASE DISASTER
• Mengirim pesan pada RS
terdekat
• Siap dengan peralatan Emg
• Memperhatikan pasien
• Membangun kesadaran
FASE RESPON
• Identifikasi populasi
• Triage korban
• Perawatan korban cedera
• Transportasi pasien
• Menyusun fasilitas fisik
untuk korban
FASE RECOVERY
•
•
•
•
•
Konseling
Perawatan berkelanjutan
Pelatihan vokasi
Modifikasi perilaku
Rehabilitasi
FASE PENGURANGAN RISIKO
•
•
•
•
Kesadaran akan bencana
Melatih orang
Edukasi kesmas
Edukasi tanda peringatan
bencana
PERAN PERAWAT KOMUNITAS
DISASTER PREPAREDNESS
• Memfasilitasi persiapan komunitas
dan penempatan personil
• Menginisiasi dan update
perencanaan bencana,
memberikan program edukasi
disaster pada area spesifik
• Pencatatan populasi rentan
• Mengedukasi populasi rentan
mengenai dampak yang mungkin
terjadi pada mereka
• Mengkaji dan melaporkan hazard
lingkungan
• Harus mengerti sumber daya yang
tersedia di masyarakat dan
bagaimana komunitas akan bekerja
sama
DISASTER RECOVERY
•
•
•
•
•
Waspada dalam mengajarkan
hygiene yang sesuai, yakinkan
catatan imunisasi up to date
Merujuk pada mental health
professional
Waspada terhadap hazard
lingkungan selama fase recovery
Perhatian terhadap bahaya
binatang hidup/ mati terhadap
kesehatan
Penemuan kasus dan refferal
KESIAPAN KOMUNITAS
• Edukasi
• First aid program
• No telp Emg
• Radio
• Flash light
• Suplai air untuk 3 hari
• Informasi medis
• Orang yang dihubungi saat
emergensi
TANGGUNG JAWAB PERAWAT
Pre Planning :
• Penyimpanan peralatan dan
persediaan
• Mengikuti protokol notifikasi
• Pelaporan petugas kesehatan
• Mengenal peralatan dan
persediaan untuk digunakan
• Banyak pelatihan
• Penggunaan APD
• Pengetahuan potensi hazard
INTERVENSI PSIKOSOSIAL SETELAH BENCANA
TINGKAT KOMUNITAS
• Tetap menjaga kelompok
jika harus direlokasi
• Berikan aktifitas sosial pada
komunitas baru dan group
meeting
• Mengidentifikasi dan diskusi
masalah lokal dan bekerja
bersama menetapkan
tujuan yang bisa dicapai
TINGKAT KELUARGA
• Mendorong keluarga bicara
bersama tentang
pengalaman,kehilangan,
perasaan
• Mendorong melakukan
kegiatan normal yang
memungkinkan
• Membantu menangani konflik
yang disebabkan oleh
ketegangan akibat trauma
BAGAIMANA PERAWAT DIPERSIAPKAN
• Fungsi utama perawat
komunitas yaitu tanggap
bencana dan membantu
masyarakat dalam pemulihan
• Setiap institusi pendidikan
perawat harus memuat
disaster /Emg preparedness
dalam kurikulum sesuai tingkat
pendidikan
• Semua kegiatan pendidikan
harus didasarkan pada
kompetensi kesiapan bencana
yang diakui secara nasional
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM
PENYUSUNAN KURIKULUM
• Global standard for the initial
education of professional nurse
and midwives
• Pengukuran pencapaian
kompetensi melalui evaluasi
diskusi kelas,studi kasus,PBL,
pengalaman nyata dalam
simulasi,pelatihan sehingga siswa
memperoleh manfaat dari role
playing dengan mengaplikasikan
pengetahuan,skill dan kontrol
lingkungan
DOKUMENTASI KEGIATAN MAHASISWA PRODI SI KEPERAWATAN
UMHT PADA PELATIHAN MANAJEMEN BENCANA
Thank You
M.H. THAMRIN UNIVERSITY
SCHOOL OF NURSING
JAKARTA-INDONESIA

similar documents