DKI JKT *Seminar MUNGIN 19-2-2013

Report
OPTIMALISASI PERAN DAN FUNGSI
BIMBINGAN DAN KONSELING
DALAM KURIKULUM 2013
KONSELING sebagai
profesi bantuan adalah
konsep yang melandasi
peran dan fungsi
KONSELOR di
masyarakat dewasa ini.
KONSELING adalah
profesi bantuan yang
anggotanya :
• dilatih khusus
• memiliki lisensi atau
sertifikat
• untuk melakukan layanan
UNIK
• yang dibutuhkan
masyarakat
KONSELING sebagai profesi
bantuan merupakan:
• pekerjaan atau karir
• bersifat pelayanan bantuan
keahlian
• dengan tingkat ketepatan
tinggi
• untuk kebahagiaan
pengguna
• berdasarkan norma-norma
yang berlaku.
• KONSELING adalah
pelayanan keahlian
• PELAYANAN adalah
TINDAKAN yang sifat dan
arahnya menuju kepada
kondisi:
• lebih baik, dan
• membahagiakan
• bagi pihak yang
dilayani.
• SIAPAPUN YANG MELAYANI ORANG
LAIN PASTILAH KEHENDAK
berkehendak agar orang yang
dilayani itu:
– mengarah atau menjadi lebih baik,dan
– bahagia
daripada kondisi sebelumnya.
• Orang yang dilayani memiliki prospek
untuk menjadi lebih baik, dan lebih
bahagia.
Melalui KONSELING,dapat
dikembangkan perilaku:
• pengarahkan diri ,
• pengaturan diri ,dan
• pembaharuan diri .
sehingga
• harapan dan keinginan dapat
tersalurkan secara wajar,
• tantangan yang dihadapi secara
tepat,
• persaingan,benturan,keterasingan
dan frustasi dapat diatasi,
• PEMERINTAH bersama
ABKIN berusaha untuk
meningkatkan kualifikasi
dan kompetensi
konselor melalui PPK
agar dalam menjalankan
tugasnya, KONSELOR :
–di sekolah mantap;
–di luar sekolah sigap;
–di mana-mana siap.
Profesi KONSELOR atau
GURU BK harus
BERMARTABAT :
• pelayanan yang bermanfaat,
• pelaksana bermandat,dan
• pengakuan yang sehat dari
• PEMERINTAH dan
• MASYARAKAT.
KINERJA
PROFESIONAL DAN
BERMARTABAT
• merupakan tuntutan
bagi Guru BK
/Konselor
• apabila ingin disebut
sebagai:
• tenaga profesional
bermartabat.
KEMARTABATAN PROFESI
tergantung pada KONSELOR
atau GURU BK
KONSELOR atau GURU BK
BERMARTABAT harus menguasai
TRILOGI PROFESI:
• dasar keilmuan,
• substansi profesi, dan
• praktik profesi.
Spektrum Suatu Profesi tergambar dalam
Bentuk TRILOGi
Praktek Profesi
Praktik Profesi
Trilogi
Profesi
Dasar
Keilmuan
Substansi
Profesi
TRILOGI PROFESI
• merupakan satu kesatuan tak
terpisahkan,dan
• dipelajari dalam program
pendidikan Sarjana BK dan
PPK
• untuk mewujudkan public
trust profesi konseling
bermartabat.
• KONSELOR
BERMARTABAT HARUS
MELAKUKAN KINERJA
PROFESIONAL SECARA
OPTIMAL SESUAI
DENGAN PERAN DAN
FUNGSI YANG
DISANDANGNYA
KINERJA atau UNJUK KERJA,
atau PERFORMANCE Guru BK
atau konselor adalah:
• sesuatu yang dicapai;
• prestasi yang diperlihatkan;
• kemampuan kerja
dalam melaksanakan
kegiatan pelayanan BK
yang menjadi tugas
utamanya
KINERJA profesional
• ibarat sebuah puncak gunung es
dari seluruh pengertian
kemampuan tenaga profesional,
• sebagian besar unsur pembentuk
tingkah laku yang dapat diamati itu
penguasaan:
• pengetahuan, teori,asas kerja
• keputusan,nilai,
• karakteristik kepribadian, dsb
yang ada di bawah permukaan.
PERTANYAAN
APA
KURIKULUM
2013 ?
KURIKULUM 2013 dirancang
PERTANYAAN
untuk mempersiapkan insan
Indonesia memiliki kemampuan
hidup sebagai pribadi dan
warganegara yang
• produktif,
• kreatif,inovatif, dan afektif serta
• mampu berkontribusi pada
kehidupan
bermasyarakat,berbangsa,berneg
ara dan peradaban dunia
KURIKULUM
adalah
PERTANYAAN
• metode untuk dapat
membawa insan Indonesia
• memiliki kompetensi
sikap,pengetahuan,dan
keterampilan
• sehingga dapat menjadi
pribadi dan warga negara
yang produktif,kreatif,inovatif,
dan afektif
KURIKULUM
PERTANYAAN
• memegang kedudukan penting
dalam pendidikan,
• sebab berkaitan dengan
penentuan arah, isi dan proses
pendidikan,
• yang pada akhirnya
menentukan macam dan
kualitas lulusan peserta didik
dari satuan pendidikan.
Tema Kurikulum 2013
Kurikulum yang
dapat menghasilkan
insan indonesia
yang:
Produktif
Kreatif
Inovatif
Afektif
Produktif,
Kreatif,
Inovatif,
Afektif
melalui penguatan
Sikap,
Keterampilan,
dan
Pengetahuan
yang terintegrasi
21
MATAPERTANYAAN
PELAJARAN dalam
struktur Kurikulum 2013
terdiri atas
• mata pelajaran wajib diikuti
oleh seluruh peserta didik di
satu satuan pendidikan,dan
• mata pelajaran pilihan yang
diikuti oleh peserta didik
sesuai dengan pilihan
mereka.
• KELOMPOK MATA
PERTANYAAN
PELAJARAN wajib dan pilihan
terdapat dalam struktur
kurikulum SMA/MA,SMK/MAK,
• Mengingat usia dan
perkembangan psikologis
peserta didik usia 7-15 tahun
maka mata pelajaran pilihan
belum diberikan untuk peserta
didik SD/MI dan SMP/MTs.
• MATA PELAJARAN PILIHAN
PERTANYAAN
terdiri atas
• pilihan akademik (SMA/MA)
dan
• pilihan kejuruan (SMK/MAK).
• Mata pelajaran pilihan ini
memberi corak kepada :
• fungsi satuan pendidikan dan
• di dalamnya terdapai pilihan
sesuai dengan minat peserta
didik
• KURIKULUM
2013 memberi
PERTANYAAN
kesempatan kepada peserta
didik untuk mengembangkan
kemampuan dan minat.
• Mata pelajaran dalam struktur
kurikulum terdiri atas :
• mata pelajaran wajib diikuti oleh
seluruh peserta didik di satu satuan
pendidikan
• mata pelajaran pilihan yang diikuti
oleh peserta didik sesuai dengan
pilihan mereka.
BAGAIMANA PERAN
DAN FUNGSI
BIMBINGAN DAN
KONSELING DALAM
KURIKULUM 2013 ?
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
• akan dapat MENIMBULKAN
MASALAH bagi peserta didik
SMA/MA dan SMK yang tidak
mampu di dalam menentukan
pilihan arah peminatan kelompok
mata pelajaran dan mata pelajaran
secara tepat,
• DAMPAKNYA kesulitan belajar
dan kecenderungan gagal dalam
belajar dapat terjadi
PENENTUAN ARAH
PEMINATAN SISWA
hendaknya sesuai dengan :
• kemampuan dasar ,
• bakat,
• minat dan kecenderungan
pilihan peserta didik
• agar proses belajar berjalan
dengan baik dan
• berhasil dalam belajar.
OLEH KARENA ITU
PELAYANAN BK MEMPUNYAI PERANAN
PENTING dalam membantu siswa:
• memilih dan menentukan arah
peminatan kelompok mata pelajaran
dan mata pelajaran
• agar dapat menentukan pilihan
sesuai kemampuan potensi dirinya
dan berhasil dalam belajar
PELAYANAN BK ARAH PEMINATAN
• sebagai upaya advokasi dan fasilitasi
perkembangan peserta didik
• agar secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki
• kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan,akhlak mulia,serta
keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa, dan negara
• sehingga mencapai perkembangan
optimum
• PERKEMBANGAN OPTIMUM SISWA
• bukan sebatas tercapainya prestasi
sesuai dengan kapasitas intelektual dan
minat yang dimilikinya,
• melainkan sebagai sebuah kondisi
perkembangan
• yang memungkinkan siswa mampu
mengambil pilihan dan keputusan
• secara sehat dan bertanggung jawab
• serta memiliki daya adaptasi tinggi
terhadap dinamika kehidupan yang
dihadapinya.
• .
PELAYANAN BK DALAM
KURIKULUM 2013 mempunyai
tugas khusus
• di SD/MI,dan SMP/MTs ,
membantu siswa meminati mata
pelajaran yang harus dipelajari
dan diikuti selama pendidikan dan
menyiapkan pilihan studi lanjutan.
• .Di
.
SMA/MA danSMK), membantu
siswa memilih dan menentukan :
• arah peminatanan kelompok mata
pelajaran,
• arah pengembangan karir, dan
• menyiapkan diri serta memilih
pendidikan lanjutan ke PT
• sesuai dengan kemampuan dasar
umum, bakat, minat dan
kecenderungan pilihan masingmasing siswa.
MEMILIH DAN MENENTUKAN
ARAH PEMINATAN KELOMPOK
MAPEL
• adalah sebuah proses yang akan
melibatkan serangkaian
pengambilan pilihan dan
keputusan oleh peserta didik
• yang didasarkan atas
pemahaman potensi diri dan
peluang yang ada di
lingkungannya.
PERMASALAHAN AKAN
TERJADI
• jika peserta didik tidak mampu
untuk menetukan arah
peminatan kelompok mata
pelajaran dan mata pelajaran,
• sehingga akan menghambat
dalam proses pembelajaran
PELAYANAN BK DIPERLUKAN
• membantu mencegah terjadinya
masalah pada diri peserta didik
• membantu memandirikan peserta didik
melalui pengambilan keputusan
• terkait memilih, menentukan, meraih
serta mempertahankan karier
• untuk mewujudkan kehidupan yang
produktif dan sejahtera,
• serta menjadi warga masyarakat yang
peduli kemaslahatan umum
TUJUAN
• membantu siswa SD/MI, SMP/MTs,
SMA/MA dan SMK
• menetapkan arah minat pilihan
• kelompok mata pelajaran dan
mata pelajaran serta pendalaman
mata pelajaran yang diikuti pada
satuan pendidikan yang sedang
ditempuh,
• karir dan/atau studi lanjutan
sampai ke PT.
• PELAYANAN ARAH PEMINATAN
KELOMPOK MAPEL DAN MAPEL
PADA SISWA
–merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dan terintegrasi
–dalam PROGRAM
PELAYANAN BK pada satuan
pendidikan pada khususnya dan
–PROGRAM PENDIDIKAN di
sekolah.
PELAYANAN ARAH PEMINATAN
KELOMPOK MAPEL DAN MAPEL
PADA SISWA
• merupakan kegiatan BK
• amat penting dan menentukan
kesuksesan
–dalam belajar,
–perkembangan dan
– masa depan masing-masing
siswa
Untuk itu maka perlu adanya
penguatan dan pemberdayaan
• GURU didalam melakukan
proses pembelajaran
• GURU BK atau KONSELOR
dalam melakukan pelayanan
BK arah peminatan
• Kepala Sekolah dalam
melakukan manajemen
pendidikan sekolah
GURU BK ATAU KONSELOR
• Harus menjalankan peran dan
fungsi secara optimal dalam
membantu siswa memilih dan
menentukan arah peminatan
sesuai dengan potensi dirinya.
• Harus bekerja secara profesional
agar amanat kurikulum 2013 yang
memberikan tugas khusus BK
arah peminatan dapat
dilaksanakan secara bermartabat.
Pelayanan BK arah peminatan
kelompok mata pelajaran dan
mata pelajaran penting dalam
implementasi kurikulum 2013
karena adanya
• pilihan peminatan ke SMA/MA,
SMK
• pilihan peminatan kelompok
mata pelajaran di SMA/MA dan
• pilihan peminatan kelompok
program keahlian di SMK.
PELAYANAN BK ARAH PEMINATAN
• merupakan upaya untuk membantu siswa
dalam memilih dan mendalami mata
pelajaran yang diikuti pada satuan
pendidikan SMA/MA,SMK,
• memahami dan memilih arah
pengembangan karir, dan
• menyiapkan diri serta memilih pendidikan
lanjutan sampai ke PT
• sesuai dengan kemampuan dasar umum,
bakat, minat dan kecenderungan pilihan
masing-masing siswa.
PEMINATAN adalah
• proses yang
berkesinambungan
• untuk menfasilitasi peserta
didik
• mencapai tujuan pendidikan
nasional,
• oleh karena itu peminatan
• harus berpijak pada kaidahkaidah dasar yang secara
eksplisit dan implisit,
terkandung dalam kurikulum.
PEMINATAN DAN PENDALAMAN
MAPEL adalah
• sebuah proses yang
melibatkan serangkaian
pengambilan pilihan dan
keputusan oleh peserta didik
• didasarkan atas
• pemahaman potensi diri dan
• peluang yang ada di
lingkungannya.
• PENDALAMAN MAPEL
merupakan aktivitas tambahan
dalam belajar yang dilakukan
oleh peserta didik yang memiliki
kecerdasan dan bakat istimewa.
• Tujuan pendalaman untuk
meluaskan dan memperdalam
materi mata pelajaran tertentu
sesuai dengan arah minatnya.
• PENDALAMAN MAPEL merujuk
pada tujuan isi dan tujuan proses.
• Isi merujuk pada apa yang ada dalam
materi yang diperkaya dan lebih sulit.
• Proses merujuk pada prosedur
mental pemecahan masalah,
pemikiran kreatif, pemikiran ilmiah,
pemikiran kritis, perencanaan,
analisis, dan banyak keterampilan
pemikiran lainnya.
Pendalaman mata pelajaran merangsang
minat siswa berbakat dan cerdas untuk :
1
2
3
Mengembangkan keterampilan berpikir
tingkat tinggi
Menginspirasi motivasi akademis tinggi,
termasuk ambisi karier dan pendidikan
yang tinggi
Memenuhi kebutuhan pendidikan,
sosial,dan psikologis,termasuk mem-bantu
siswa berbakat untuk me-ngembangkan
konsep diri yang baik
4
5
Memaksimalkan pembelajaran dan
pengembangan siswa serta
meminimalkan rasa bosan dan
frustrasi
Mengembangkan akuntabilitas,
keingintahuan, ketekunan, sikap
pengambilan risiko,
rasa haus akan pengetahuan,partisipasi
aktif,dan refleksi.
Pelayanan Arah Peminatan
Siswa
• merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dan terintegrasi
dalam program pelayanan BK
pada satuan pendidikan.
• Artinya, program BK yang lengkap
dan penuh harus memuat
kegiatan pelayanan arah
peminatan dan pendalaman mata
pelajaran pada siswa
Upaya ini mengacu kepada
program pelaksanaan kurikulum,
• khususnya terkait dengan peminatan
akademik, kejuruan, pendalaman
mata pelajaran dan lintas mata
pelajaran, dan studi lanjutan.
• Program BK pelayanan arah
peminatan siswa di bawah tanggung
jawab Guru BK di setiap satuan
pendidikan
GURU BK /KONSELOR
• membantu siswa dalam
memenuhi arah peminatan
kelompok mata pelajaran
dan mata pelajaran
• sesuai dengan
• kecerdasan,
• bakat,
• minat dan
• kecenderungan pilihan
masing-masing siswa.
PELAYANAN BK untuk arah
peminatan siswa:
• memberikan kesempatan yang
cukup luas bagi siswa
• untuk menempatkan diri pada
jalur yang lebih tepat
• dalam rangka penyelesaian studi
secara terarah, sukses, dan jelas
dalam arah pendidikan
selanjutnya
WILAYAH ARAH PEMINATAN
SISWA
• dalam keseluruhan program
pendidikan
• merupakan bidang pelayanan BK
• yang menjadi wilayah tugas pokok
Guru BK dalam kerangka
keseluruhan program pelayanan
BK
• Pelayanan pendalaman mapel
menjadi wilayah kerja Guru Mapel
PELAYANAN BK ARAH
PEMINATAN SISWA
• merupakan peluang dan
tantangan
• bagi GURU BK atau
KONSELOR,
• untuk menjalankan tugas ,fungsi,
tanggungjawab ,dan peran
• yang diamanatkan dalam
kurikulum 2013.
Untuk itu GURU BK ATAU
KONSELOR
• perlu mencermati secara
mendalam makna peminatan
dalam kurikulum 2013 dan
• melaksanakan tugas,
tanggungjawab, peran ,dan
fungsi profesi secara kompeten
serta optimal
• untuk kemartabatan dan public
trust suatu profesi BK
GURU BK melalui Pelayanan BK
memenuhi lima FUNGSI :
– PEMAHAMAN, yaitu membantu siswa
memahami diri dan lingkungannya.
– PEMELIHARAAN DAN
PENGEMBANGAN yaitu membantu
siswa memelihara dan menumbuhkembangkan berbagai potensi dan
kondisi positif yang dimilikinya sesuai
dengan tuntutan karakter yang terpuji.
– PENCEGAHAN, yaitu membantu siswa
mencegah atau menghindarkan diri dari
berbagai permasalahan yang dapat
menghambat perkembangan dirinya.
• PENGENTASAN, yaitu membantu siswa
mengatasi masalah yang dialaminya.
• ADVOKASI, yaitu membantu siswa
memperoleh pembelaan atas hak dan/atau
kepentingannya yang kurang mendapat
perhatian.
GURU BK atau KONSELOR harus
mampu mengelola kegiatan BK
meliputi:
 membuat perencanaan
kegiatan;
 mengorganisasikan berbagai
unsur dan sarana di dalam BK;
 melaksanakan kegiatan BK;
dan
 mengontrol pelaksanaan
kegiatan BK.
KONSELOR HARUS
MENUNJUKKAN KINERJANYA
SECARA PROFESIONAL:
• menampilkan diri sebagai
konselor dengan program
kerja yang jelas dan siap
untuk melaksanakan.
• mempertahankan sikap
profesional
• tanggung jawab untuk memahami
peranannya sebagai konselor
profesional dan menterjemahkan
peranannya ke dalam kegiatan
nyata.
• bekerja dengan efektif dan
memahami tanggungjawabnya.
• memahami dan mengembangkan
kompetensinya.
PERWUJUDAN KINERJA
PROFESIONAL KONSELOR
ditunjang jiwa profesionalisme:
• Sikap mental yang mendorong
dirinya untuk menjadi konselor
profesional.
• Motivasi instrinsik pada diri
konselor untuk
mengembangkan diri kearah
perwujudan profesional
KONSELOR HARUS
MENUNJUKKAN
KEMARTABATAN PROFESI
DALAM KINERJANYA:
 Keinginan menampilkan perilaku
yang mendekati standar ideal;
 Meningkatkan dan memelihara
citra profesi;
 Keinginan mengejar kesempatan
pengembangan profesional;
 Mengejar kualitas dan cita-cita
dalam profesi; dan
 Memiliki kebanggaan terhadap
profesi.
OPTIMALISASI PERAN
KONSELOR HARUS
DITUNJUKAN ADANYA:
• kemampuan,
• kemauan, dan
• kesiapan belajar yang dilandasi
oleh sikap, nilai, etik dan moral
• untuk membantu peserta didik
dalam arah peminatan yang
diamanatkan dalam kurikulum
2013.
• KONSELOR mendesain KONSELING untuk
membantu peserta didik :
– memahami dan menjelaskan pandangan
mereka terhadap kehidupan,dan
– membantu mencapai tujuan penentuan
diri mereka melalui:
• pilihan yang telah diinformasikan
dengan baik serta bermakna bagi
mereka, dan
• kecerdasan,bakat,minat dan
karakteristik kepribadiannya yang
menunjang dalam pengambilan
keputusan yang tepat.
KONSELOR mendesain KONSELING
untuk membantu peserta didik :
• memahami dan menjelaskan pandangan
mereka terhadap kehidupan,dan
• mencapai tujuan penentuan diri mereka
melalui:
• pilihan yang telah diinformasikan
dengan baik serta bermakna dan
• kecerdasan,bakat,minat dan
karakteristik kepribadiannya yang
menunjang dalam pengambilan
keputusan yang tepat.
PROFESI BK
• dibutuhkan dalam Implementasi
kurikulum 2013 terkait dengan
arah peminatan siswa.
• diperlukan GURU BK atau
Konselor yang kompeten,
profesional, bermartabat
• sehingga mampu menjalankan
peran dan fungsinya profesi BK
secara optimal
KONSELOR
harus memiliki KOMPETENSI :
• memahami secara mendalam
peserta didik yang hendak
dilayani;
• menguasai landasan teoretik
keilmuan pendidikan dan BK;
• menyelenggarakan pelayanan
BK;
• mengembangkan pribadi dan
profesionalitas diri secara
berkelanjutan.
GURU BK ATAU KONSELOR
harus PROFESIONALISME:
• menunjuk kepada komitmen Guru
BK/Konselor sebagai anggota
profesi
• untuk meningkatkan kemampuan
profesionalnya dan
• terus menerus mengembangkan
strategi-strategi yang digunakannya
• dalam melakukan pekerjaan yang
sesuai dengan profesinya.
Wujud dari profesionalisme
GURU BK
• melakukan
PROFESIONALISASI diri
• untuk dapat melaksanakan
kinerja yang bermutu
• sesuai dengan sifat,tugas dan
kegiatannya.
PROFESIONALISASI
• menunjuk kepada proses
peningkatan kualifikasi dan
kompetensi GURU BK
• sebagai anggota profesi
• dalam mencapai kriteria
standar
• dalam kinerjanya menjalankan
tugas utama profesi.
• PROFESIONALISASI merupakan
proses yang berlangsung:
• sepanjang hayat, dan
• tanpa henti.
• PROFESIONALISASI pada
dasarnya merupakan serangkaian
proses PKB-Guru BK, baik
dilakukan melalui :
• pendidikan prajabatan ; maupun
• pendidikan dalam jabatan
• PROFESIONALISASI merupakan
keharusan bagi setiap orang yang
menjalankan profesi, agar dapat
memenuhi tuntutan STANDAR
PROFESI.
• Oleh karena itu Guru BK harus
mempunyai komitmen yang tinggi
dalam upaya untuk meningkatkan
kualifikasi dan kemampuan
profesionalnya untuk mencapai
standar profesi yang ditetapkan
• PROFESIONALISASI akan
membentuk GURU BK
Profesional dan Bermartabat.
• GURU BK PROFESIONAL harus
dapat melakukan kinerja
profesional dan Bermartabat.
• Kinerja Profesional terkait
Kurikulum 2013 yaitu :
• membantu arah peminatan
siswa
• secara tepat dan optimal
Sasaran Pelatihan Manajemen
Jenjang
SMA
SMK
Sasaran
TOT
994 Sekolah
Kepala
11.535
Sekolah
Kepsek
Guru BK
11.535 Guru
TOT
994 Sekolah
Kepala
9.875 Kepsek
Sekolah
Guru BK
9.875 Guru
75
Prof.Dr.H.MUNGIN EDDY WIBOWO,M.Pd.,Kons.
024-8501087; 08156610531; 021- 7668590, Fax 021-7668591,
http://www.bsnp-indonesia.org http://www.abkin.org email
[email protected]

similar documents