- SMA Insan Cendekia Al Mujtaba Surakarta

Report
AWWALUSSANNAH
SMA INSAN CENDEKIA AL MUJTABA
Tahun Pembelajaran 2014/2015
• SELAMAT DATANG
• SELAMAT BERGABUNG DENGAN
KELUARGA BESAR SMA INSAN
CENDEKIA AL MUJTABA
SUKOHARJO
VISI SEKOLAH
Menjadi sekolah unggul yang mampu
menghasilkan generasi muslim yang
mempunyai landasan aqidah yang lurus
(salimul ‘aqidah), ibadah yang benar
(shahiihul ibadah), dan berakhlak mulia
(matiinul khuluuq), serta dibekali dengan
teknologi yang unggul.
MISI SEKOLAH
• Membangun dan menyelenggarakan sistem
pendidikan yang komprehensif untuk
menyiapkan lulusannya sebagai generasi
muslim yang mempunyai landasan aqidah
yang lurus (salimul ‘aqidah), ibadah yang
benar (shahiihul ibadah), dan berakhlak
mulia (matiinul khuluuq),
• Membentuk generasi yang berkarakter,
cerdas , kreatif, santun dan berbudi luhur
melalui pendidikan terpadu, seimbang dan
berkelanjutan
• Menumbuhkan sikap dan jiwa
kepemimpinan, kemandirian dan kepekaan
sosial dalam integritas pribadi yang tangguh
• Menjadikan lembaga pendidikan yang
modern dengan Digital School System
sehingga kemudahan pelayanan pendidikan
lebih maksimal
TUJUAN SEKOLAH
• Semakin meningkatnya lulusan, baik secara kuantitas
maupun kualitas setiap tahunnya.
• Semakin meningkat kuantitas lulusan yang diterima di
Perguruan Tinggi berkualitas baik di dalam maupun di
luar negeri ( > 90 % / tahun )
• Memiliki prestasi akademik dalam olimpiade sains baik
tingkat regonal, nasional maupun internasional.
• Memiliki prestasi akademik yang baik bagi alumnus
selama di Perguruan Tinggi.
• Terciptanya kehidupan religius yang Islami di sekolah
yang diperlihatkan dengan perilaku ikhlas, mandiri,
sederhana, ukhuwah dan kebebasan berkreasi.
STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH
Tim Penegak Tata Tertib
Muhammad Abdullah Asy-Syafii, S. Pd. I
Wahyu Djoko S, S. Pd
Dhyna Andrani, S. Pd
Koordinator Tim IMTAQ : Nur Ichwan Isnaini, Lc
Pembina OSIS
: Bambang Widya Putranto, S. Pd
Pengelola Web
: Udhi Permana S. Kom
Laboran
: Ambar Sari Nurhayati, A Md
Pustakawan
: Ardilla Nur Royani, Amd
Koordinator Pembinaan Lomba : Lina Wulandari, S. Pd
Struktur Kurikulum
Komponen
Kelas X
IPA
IPS
Kelas XI
IPA
IPS
A.
1
2
3
4
5
6
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Al Qur'an
Hadits
Fiqh
SKI
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Matematika
Sejarah Indonesia
Bahasa Inggris
3
2
2
2
2
4
4
2
4
3
2
2
2
2
4
4
2
4
3
2
2
2
2
4
4
2
4
3
2
2
2
2
4
4
2
4
2
2
2
1
1
2
2
2
1
1
2
2
2
1
1
2
2
2
1
1
B.
C.
7 Seni Budaya dan Keterampilan
8 Pend. Jasmani Olah Raga dan Kesehatan
9 Prakarya dan Kewirausahaan
10 Muatan Lokal: Bahasa Jawa
11 Bahasa Asing: Bahasa Arab
Peminatan
Peminatan IPA
1 Matematika
2 Fisika
3 Biologi
4 Kimia
5 Lintas Minat
Peminatan IPS
1 Geografi
2 Sejarah
3 Sosiologi dan Antropologi
4 Ekonomi
5 Lintas Minat
Jumlah
4
4
4
4
1
50
4
5
4
5
4
4
4
4
1
50
5
4
4
5
50
50
PERATURAN AKADEMIK
KENAIKAN KELAS
• Kenaikan kelas dilaksanakan pada akhir tahun pelajaran
(semester genap).
• Nilai semester 1 (gasal) telah tuntas semua.
• Tuntas di mata pelajaran PAI dan PKn
• Siswa dinyatakan naik ke kelas XI, apabila maksimal hanya 3
mata pelajaran (pengetahuan dan keterampilan) yang belum
mencapai KKM.
• Rata-rata nilai sikap seluruh mata pelajaran sekurangkurangnya predikat “Baik”.
• Siswa yang tidak naik kelas, tidak diperkenankan mengulang
di tahun berikutnya dan dikembalikan ke orang tua
PEMINATAN
• Peminatan:
1. Matematika dan Sains
2. Sosial
• Adapun kriteria dalam penentuan program
peminatan tersebut adalah:
1. Murid mengikuti tes penempatan
2. Murid menyerahkan surat rekomendasi
dari guru BK sekolah asal terkait dengan
kemampuan awal di program IPA atau
IPS
3. Psikotes yang dilaksanakan pada saat
penerimaan murid baru
4. Angket
5. Nilai Rapor dan Nilai UN
LINTAS MINAT
• Murid diharuskan memilih 1 mapel lintas
minat dari program peminatan yang
ditempuh
• Lintas Minat IPA: Geografi, Ekonomi,
Sosiologi
• Lintas Minat IPS: Fisika, Kimia, Biologi
• Lintas Minat hanya di kelas X dan ditutup
di kelas XI agar murid bisa lebih fokus di
peminatan masing-masing
KELULUSAN
• Menyelesaikan seluruh program
pembelajaran;
• Memperoleh nilai minimal baik pada
penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajaran lulus US/M untuk kelompok
mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
teknologi; dan
• Lulus UN.
SISTEM PENILAIAN
Mekanisme Penilaian
Guru:
1. Ulangan Harian
2. Ulangan Tengah Semester
3. Ulangan Akhir Semester
4. Penugasan
Satuan Pendidikan
1. Ujian Tingkat Kompetensi
2. Ujian Sosial
3. Ujian Nasional
Pengolahan Penilaian
• Menggunakan penilaian kuantitatif
dengan konversi skala 0 – 100 ke 1 4
• Meliputi Penilaian:
1. Pengetahuan (Tulis, Lisan, Tugas)
2. Sikap (Guru, Penilaian diri, Teman
Sejawat, proses)
3. Keterampilan (Praktik, Proyek,
portofolio)
KKM
• KKM merupakan kriteria ketuntasan
belajar minimal yang ditentukan oleh
satuan pendidikan dengan
mempertimbangkan karakteristik
Kompetensi Dasar yang akan dicapai,
daya dukung, dan karakteristik peserta
didik
• KKM Kelas X: 75 (B+)
• Peserta didik yang belum mencapai KKM,
diberi kesempatan mengikuti program
remedial sepanjang semester yang
bersangkutan
KLINIK
• Membantu murid memahami konsep pada
mapel yang menurut murid belum/kurang
dikuasai.
• Membantu murid untuk memenuhi atau
menuntaskan standar ketuntasan yang
ditentukan.
• Bentuk kegiatan : diskusi, tutorial, maupun
latihan soal
• Pelaksanaan : situasi informal setelah pulang
sekolah.
BIDANG KEMURIDAN
Jalur-jalur pembinaan kemuridan meliputi:
• Jalur Penegakan Disiplin; berpedoman pada
Buku Tata Tertib Murid
• Jalur Latihan Kepemimpinan Dan
Berorganisasi; melalui Organisasi Siswa
Intra Sekolah (OSIS)
• Jalur Ekstrakurikuler;
• Jalur Pembinaan Peningkatan Kemampuan
Intelektual Dan Wawasan Keilmuan; melalui
klub-klub bidang studi yang terprogram
TATA TERTIB
• Diberlakukan sistem poin dengan ketentuan:
• Ketentuan Kredit Poin
1. Setiap murid yang melanggar tata tertib selain
diberikan sanksi juga diberikan kredit poin
berdasarkan jenis pelanggarannya.
2. Pelanggaran yang dilakukan lebih dari satu
kali, kredit poin diakumulasikan dengan
pelanggaran sebelumnya.
3. Kredit poin pelanggaran diakumulasikan
dengan
ketentuan sebagai berikut :
a. Batas maksimal kredit poin untuk murid
selama 1
tahun adalah 200 poin
b. Batas maksimal total kredit poin untuk murid
selama 3 tahun adalah 300 poin
Jenis Pelanggaran
Skor Poin
Tingkat 1
5
Tingkat 2
25
Tingkat 3
75
Tingkat 4
100
Tingkat 5
200
Debet Poin ( Reward)
1. Murid dapat mengurangi kredit poin
pelanggarannya dengan melakukan prestasi
positif.
2. Pengurangan kredit poin dapat dilakukan jika
siswa yang bersangkutan telah mempunyai
kredit poin pelanggaran pada saat itu.
3. Pengurangan kredit poin dapat terus dilakukan
sampai poin pelanggaran mencapai nol.
4. Dalam hal perolehan debet poin ternyata lebih
besar dari kredit poin pelanggarannya, maka
debet poin hanya bisa mengurangi kredit poin
pelanggaran sampai mencapai nol ( kredit poin
pelanggaran tidak bisa sampai minus) dan
sisanya tidak dapat digunakan dikemudian hari.
Jenis Pretasi
Poin
PRESTASI AKADEMIS
1. Prestasi tingkat Kecamatan
30
2. Prestasi tingkat Kabupaten/ eks karesidenan
40
3. Prestasi tingkat Propinsi
50
4. Prestasi tingkat Nasional
75
5. Prestasi tingkat Internasional
150
PRESTASI NON AKADEMIS
1. Prestasi tingkat Kecamatan
20
2. Prestasi tingkat Kabupaten/ eks karesidenan
30
3. Prestasi tingkat Propinsi
40
4. Prestasi tingkat Nasional
55
5. Prestasi tingkat Internasional
125
Pelanggaran yang sering terjadi:
• Keterlambatan:
Sekolah, Sholat berjamaah,
Masuk kelas
• Seragam dan Atribut
Salah seragam, ikat pinggang,
baju tidak dimasukkan, sepatu,
kerudung
• Membawa Handphone
EKSTRAKURIKULER
• WAJIB
Muhadharah dan tahfidz Al Quran
• Muhadharah:
 terdiri atas 3 Bahasa: Indonesia,
Inggris, dan Bahasa Arab
Adanya pemetaan awal kemampuan
Bahasa Arab pada awal Tahun
pembelajaran
Ekskul Pilihan
• Dilakukan hari Sabtu/ hari lain yang
sudah disepakati oleh pelatih ekskul
• Jenis Ekskul:
PMR, Bahasa Jepang, Entrepreneur,
Jurnalistik, Futsal, basket, Renang,
Badminton, Pencak Silat, Taekwondo,
Pecinta Alam
Klub Bidang Studi
• Tujuan: penguatan konsep dan pengayaan materi
mapel sesuai dengan minat dan kemampuan murid.
• Klub bidang studi memberi kesempatan lebih,
memahami, dan menguasai suatu kompetensi,
meningkatkan penguasaan konsep, meningkatkan
ketrampilan untuk menyelesaikan masalah.
• Pelaksanaan diatur sedemikian rupa sehingga
murid tidak terbebani. Pembinaan dilakukan secara
teratur sekali dalam seminggu dan akan menjadi
semakin intensif jika mendekati beberapa event
perlombaan maupun olimpiade.
Program Guru Asuh
• Guru Asuh sebagai pengganti orang tua
• 1 kelompok  1 : Max 12 Murid
• Tujuan:
Memahami diri dalam arti mengetahui kekurangan dan
kelebihan (minat, bakat, dan kemampuannya),Mengatasi
sendiri kesulitan yang dialami,Merencanakan masa depan
sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya
• Program:
Makan siang bersama, Tadarus, Setoran Hafalan, Sesi
Setelah Ba’da Jumat, dan waktu-waktu informal
lainnya
• Evaluasi
Forum Orang Tua Murid
• Ketua Komite: Slamet Budiyanto
• Kendala:Waktu untuk bisa
berkumpul bersama karena
kesibukan dan jarak
• Sekolah memfasilitasi: saat
pembagian hasil belajar (4 kali
setahun)
• Forum Angkatan
• Media: forum, sms gateway
BIDANG IMTAQ
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Sholat Berjamaah
Sholat Dhuha
Adzan dan Iqomat
Tadarus Al Quran
Tahfidz
Pembiasaan Salam
Pemisahan Jalur
Pembinaan Imam Sholat
Pengembangan Bahasa Arab
Pesantren Ramadhan
Idul Qurban
Kajian tematik
Evaluasi
Tahfidz Al Quran:
Dilakukan pemetaan awal
kemampuan membaca Al Qur’an
Metode: Menyetorkan hafalan
kepada guru asuhnya masing-masing
Target Minimal:
X : Juz 30
XI: Juz 1
XII: Murojaah
 Jika sdh melampaui target tsb: 1
juz/tahun
ASRAMA
Program:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Sholat Berjamaah
Pembiasaan Sholat sunah rawatib dan sholat tahajud
Tadarus dan Tahfidz Qur’an
Kajian Tematik
Tausiyah
One week two thousand
Drilling vocabullary
OSRAM
Refresh dan Outbond
Belajar Mandiri Terbimbing
Jadwal Kegiatan
Terima Kasih

similar documents