a3-filsafat_pancasila

Report
Bambang Tri Purwanto
Filsafat
 Pengertian :
 Philosophia (Yunani) : cinta kebijaksanaan
 Philosophy (Inggris)
 Philosophie (Perancis)
 Falsafah (Arab)
 Love of wisdom
 Socrates (pencetus)
 Bijaksana : pengertian mendalam
 Bijaksana :Memiliki sikap hidup yang benar
Lanjutan filsafat
 Filsafat : mencari /mengeksplorasi kebenaran
 Tiga Cabang utama :
 Ontologis
 Epistemologis
 aksiologis
 Ontologis : mempemasalahkan suatu yang ada
 Contoh : yang ada pada ilmu hukum : norma; yg ada pd
ilmu ekonomi adalah benda2 kebutuhan manusia
 Epistemologis : pembahasan proses sbg usaha
mencari kebenaran (salah satunya : logika)
Lanjutan filsafat…..
 Aksiologis : mempermasalahkan tentang NILAI (sifat
yang melekat,tdk terpisahkan)
 Contoh : baik/jahat :perbuatan manusia
 Indah /buruk : nilai seni
 Aksiologis : ETIKA
Manfaat filsafat :
 Untuk mencapai tujuan yang hakiki
 Contoh : man yg sadar dng pikirannya, tdk hanya ingin
mengerti, tp dikembangkan mengerti utk berbuat
apa..shg akan tercapai tujuan yg diharapkan
 Filsafat utk negara merupakan : way of life atw
suatu filsafat negara (ideologi)
 Ideologi : nilai dasar dlm keyakinan nasional, jiwa
& kepribadian bangsa, martabat nasional
Lanjutan manfaat filsafat
 Manfaat ideal :
 Pemahaman ttg eksistensi manusia dan
kemanusiaannya dalam dinamika kehidupan
 Manfaat praktis:
 Penggalian, pengolahan, pengkajian dan pemanfaatan
setiap potensi atw SD yg ada, dlm dirinya atw diluarnya,
spy lbh baik
 Manfaat riil :
 Dapat menerima kenyataan yang ada, keberadaan pada
masa kini
Lanjutan manfaat filsafat…
 Secara umum :
 Merasakan hidup yang lebih sadar sebagai manusia
 Tidak jatuh pada sifat jasmaniah saja (kurang berpikir)
 Membuat kita lebih cerdas dan tangkas dlm berpikir dan
tindakan
 Berlatih melihat pandangan yang luas
Pancasila sebagai sistem filsafat :
 Pancasila memenuhi persyaratan sebagai filsafat
bangsa krn : pancasila mengkaji isi jiwa suatu
bangsa , yaitu bangsa Indonesia
 Pancasila : hasil perenungan tentang isi jiwa
peradaban bangsa Indonesia dan nilai-nilai asli yg
hidup dlm masyarakat Indonesia (sblm merdeka),
bhw masyarakat Indonesia sangat religius
(berhubungan dengan Tuhan nya), memiliki
perikemanusiaan dan hidup utk bangsanya
dengan penuh keadilan.
Lanjutan…..
 Pancasila sbg sistem filsafat :
 Merupakan lima sila peradaban yang saling memberikan
keseimbangan dalam satu kesatuan yang utuh dan
harmonis. Artinya kelima sila tersebut saling
berhubungan satu sama lain dan tidak terpisahkan
Ciri dan tujuan sistem filsafat Pancasila :
 Ciri : adanya nilai, asas, dan norma dr isi jiwa bangsa
Indonesia
 Tujuan : terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia
 Beda dengan : liberalisme (filsafat Amerika),
Sosialisme (filsafat Rusia), Komunis (Filsafat RRC)
Lanjutan…
 Sila pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa adalah
KeTuhanan yang adil dan beradab, berpersatuan
Indonesia, berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan,
dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Lanjutan….
 Sila Kedua : Kemanusiaan yang adil dan beradab
adalah kemanusiaan yang ber ke Tuhanan yang Maha
Esa , berpersatuan Indonesia, berkerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan dan berkeadilan sosial
bagi rakyat Indonesia
Lanjutan…...
 Sila Ketiga : Persatuan Indonesia adalah Persatuan
yang ber ke Tuhanan yang Maha Esa , berkemanusiaan
yang adil dan beradab, berkerakyatan yang dipimpin
oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan dan berkeadilan sosial
bagi rakyat Indonesia
Lanjutan …..
 Sila Keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
adalah kerakyatan yang ber ke Tuhanan yang Maha
Esa , berkemanusiaan yg adil dan beradab,
berpersatuan Indonesia, dan berkeadilan sosial bagi
rakyat Indonesia
Lanjutan …..
 Sila kelima : Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
adalah keadilan yang ber ke Tuhanan yang Maha Esa ,
berkemanusian yg adil dan beradab, berpersatuan
Indonesia, berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Landasan Ontologi Pancasila :
 Sifatnya : hierarkis dan berbentuk piramidalis
 Hakikat adanya Tuhan adalah ada karena diri Nya
sendiri (causa prima)
 Manusia ada krn diciptakan Tuhan (Sila I)
 Manusia adalah subyek pendukung negara, negara
adalah lembaga kemanusiaan, dan merupakan
persekutuan hdp bersama dng manusia sbg anggotanya
(Sila II)
Lanjutan…
 Negara merupakan bersatunya manusia (Sila III)
 Adanya persatuan manusia disebut dng rakyat yg
mrpkn unsur negara, selain wilayah dan
pemerintahan. Rakyat adalah kumpulan individu
dlm negara yg bersatu (Sila IV)
 Keadilan sebagai tujuan dari kehidupan bersama
semua manusia yang berada dalam lembaga
kenegaraan (Sila V)
Lanjutan…
 Sebagai ontologis filsafat pancasila : ada hubungan
yang sesuai antara sila-sila, yaitu hubungan sebab dan
akibat. Tuhan, manusia, satu, rakyat, dan adil sebagai
pokok pangkal hubungan, dan negara sebagai
pendukung hubungan.
 Landasan sila-sila Pancasila yaitu Tuhan, manusia,
satu, rakyat dan adil adalah sebagai sebab, negara
sebagai akibat.
Diskusi dan kertas kerja
 Pendidikan Pancasila adalah pendidikan
berkarakter bagi mahasiswa (tinjauan dari filsafat
Pancasila)
 Pembagian kelompok ( 8-10 orang)
 Diskusikan , dipimpin ketua sub kelompok
 Buat kertas kerja dengan judul diatas: pendahuluan,
referensi, pembahasan dan kesimpulan
 Tiap mahasiswa membuat (tidak ada yg sama)
 Dikumpulkan minggu berikutnya sebelum kuliah
sampai jumpa minggu depan …..

similar documents