Membagi tugas teknisi dan laboran laboratorium

Report
Riza Arifudin
PENDAHULUAN
 Mata pelajaran TIK diberikan untuk mempersiapkan
peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya
perkembangan dalam bidang teknologi yang begitu
pesat khususnya komputasi dan komunikasi.
 TIK perlu diperkenalkan, dipraktikkan dan dikuasai
peserta didik sedini mungkin agar mereka memiliki
bekal untuk menyesuaikan diri dalam kehidupan
global.
PENDAHULUAN
 Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
(TIK) bertujuan agar peserta didik memiliki
kemampuan:
1. Memahami teknologi informasi dan komunikasi,\
2. Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi,
3. Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan
mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi, dan
4. Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi
dan komunikasi.
PENDAHULUAN
 Ruang lingkup mata pelajaran Teknologi
Informasi dan Komunikasi meliputi aspekaspek:
1. Perangkat keras dan perangkat lunak yang
digunakan untuk mengumpulkan,
menyimpan, memanipulasi, dan menyajikan
informasi, dan
2. Penggunaan alat bantu untuk memproses
dan memindah data dari satu perangkat ke
perangkat lainnya.
Laboratorium TIK harus dikelola oleh
orang yang memiliki kompetensi
sebagai
Kepala Laboratorium TIK
KOMPETENSI MANAJERIAL
(1)
(2)
(3)
(4)
merencanakan kegiatan dan pengembangan
laboratorium sekolah/madrasah,
mengelola kegiatan laboratorium
sekolah/madrasah,
membagi tugas teknisi dan laboran laboratorium
sekolah/ madrasah dan
memantau sarana dan prasarana laboratorium
sekolah/madrasah
4 kompetensi Kepala Laboratortium TIK dalam
membagi tugas kepada teknisi dan laboran
(1) merumuskan rincian tugas teknisi dan laboran,
(2) menentukan jadwal kerja teknisi dan laboran,
(3) mensupervisi teknisi dan laboran, dan
(4) membuat laporan secara periodik
Hasil survei yang dilakukan oleh Dit. Tendik (2003)
mengungkapkan bahwa:
 Belum semua sekolah memiliki sarana
laboratorium
 Tidak semua laboratorium sekolah memiliki
tenaga laboratorium.
Hal ini menunjukkan bahwa:
1. Kualifikasi tenaga laboratorium yang ada saat ini
beragam mulai dari yang berlatar pendidikan
SMA/SMK, D3 sampai sarjana,
2. pada umumnya guru merangkap tugasnya sebagai
tenaga laboratorium karena kelangkaan tenaga
laboratorium sekolah, dan
3. ada kesulitan dalam rekruitmen tenaga laboratorium
sekolah yang disebabkan oleh tidak adanya formasi
dan ketidakjelasan dalam kualifikasi.
Perlunya Standar Tenaga Laboratorium Sekolah
1. Tenaga laboratorium sekolah merupakan salah satu
tenaga kependidikan yang sangat diperlukan untuk
mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran
di sekolah melalui kegiatan laboratorium.
2. Tenaga laboratorium sekolah merupakan tenaga
fungsional. Oleh karena itu diperlukan adanya
kualifikasi, standar kompetensi, dan sertifikasi.
Membagi tugas teknisi dan laboran laboratorium
sekolah/ madrasah
1. Merumuskan rincian tugas teknisi dan laboran
2. Menentukan jadwal kerja teknisi dan laboran
3. Mensupervisi teknisi dan laboran
4. Mengevaluasi kinerja teknisi dan laboran
5. Membuat laporan secara periodik
Handout 5.0.
Rangkuman Hasil Diskusi Tentang
Teknisi dan Laboran
Laboratorium TIK
AREA KERJA
 Tenaga laboratorium sekolah adalah tenaga kependidikan yang
mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang kegiatan proses
pendidikan di laboratorium sekolah, meliputi laboran dan teknisi.
 Laboran: tenaga laboratorium dengan keterampilan tertentu yang
bertugas membantu pendidik dan peserta didik dalam kegiatan
pembelajaran di laboratorium sekolah.
 Teknisi: tenaga laboratorium dengan jenjang keterampilan dan
keahlian tertentu yang lebih tinggi dari laboran, yang bertugas
membantu pendidik dan peserta didik dalam kegiatan
pembelajaran di laboratorium sekolah.
AREA KERJA
ASISTEN
LABORAN
TEKNISI
KALAB
AREA KERJA
 KALAB (biasanya guru) bekerja sebelum dan sesudah yang lain
bekerja
 TEKNISI bekerja sebelum dan sesudah LABORAN bekerja
 LABORAN bekerja sebelum dan sesudah ASISTEN bekerja
 ASISTEN hanya membantu kelancaran tugas TEKNISI dan
LABORAN
 Umumnya, TEKNISI merangkap LABORAN atau LABORAN
memiliki kemampuan sebagai TEKNISI
 ASISTEN hanya membantu kelancaran tugas TEKNISI dan
LABORAN
 KALAB PALING BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEMUA
KEADAAN, KEJADIAN, PROSES DAN HASIL KERJA DI
LABORATORIUM
Teknisi
Kualifikasi
1. Minimal lulusan program diploma dua (D2)
yang relevan dengan peralatan laboratorium,
yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
yang ditetapkan oleh pemerintah;
2. Memiliki sertifikat teknisi laboratorium
sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau
lembaga lain yang ditetapkan oleh
pemerintah.
Laboran
Kualifikasi
1. Minimal lulusan program diploma satu (D1)
yang relevan dengan jenis laboratorium, yang
diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang
ditetapkan oleh pemerintah;
2. Memiliki sertifikat laboran sekolah/madrasah
dari perguruan tinggi yang ditetapkan oleh
pemerintah.
Handout 5.1.
Tugas Teknisi dan Laboran
Laboratorium TIK
Tulis rincian tugas tenaga
laboratorium (teknisi dan laboran),
kemudian diskusikan dengan teman
Bapak/Ibu di kelas!
AREA KERJA- Teknisi
 Fungsionalisasi dan maintenance' alat laboratorium
 Mengecek kesiapan hardware dan software pada
masing-masing computer.
 Mengecek Software /program pada computer server
agar tetap lancar
 Mengecek hardware / peralatan
 Mengganti alat-alat yang rusak.
 Menyediakan cadangan alat-alat
 Memastikan ketersediaan semua infrastruktur
pendukung laboratorium berfungsi dengan baik.
 Merawat alat-alat TIK baik software maupun hardware.
 Perlengkapan alat.
 Membantu LABORAN untuk kelancaran praktikum
AREA KERJA - Laboran
 Menyiapkan dan mencatat alat, bahan, petunjuk
praktikum dan instrumen pendukung lainnya untuk
praktikum TIK.
 Menyiapkan buku peminjaman alat/bahan/petunjuk
praktikum TIK.
 Mencatat kegiatan lab ke dalam buku induk.
 Menyiapkan software pada masing-masing computer
sesuai dengan materi pedoman praktik.
 Memberikan identitas computer dan indentitas peserta
didik agar kinerja peserta didik terpantau satu persatu
dan terdokumen
AREA KERJA – Laboran (Lanj.)
 Membantu guru dalam mengawasi jalannya praktikum
TIK.
 Membantu siswa melaksanakan praktikum TIK.
 Memeriksa computer dalam keadaan off setelah
praktikum selesai.
 Mengemasi bahan, alat dan instrumen pendukung lain
setelah praktikum selesai.
 Memeriksa ada kesalahan atau ketidaksesuaian antara
daftar, jenis maupun jumlah alat sesuai berkas
peminjaman alat.
Handout 5.2. A
Menentukan Jadwal Kerja Teknisi dan
Laboran Laboratorium TIK
Rancanglah bentuk tabel jadwal
kerja (Rutin dan Non Rutin) teknisi
dan laboran yang paling sesuai
menurut Bapak/Ibu, kemudian
diskusikan dengan teman Bapak/Ibu
di kelas. Berikan alasan.
Contoh
Handout 5.2. B
Menentukan Jadwal Kerja Teknisi dan
Laboran Laboratorium TIK
Susunlah jadwal kerja (Rutin dan Non
Rutin) teknisi dan laboran sesuai
dengan rincian tugas teknisi dan
laboran kedalam tabel jadwal kerja,
kemudian diskusikan dengan teman
Bapak/Ibu di kelas. Berikan alasan.
Handout 5.3.
Mensupervisi Teknisi dan Laboran
Laboratorium TIK
Rancanglah jadwal supervisi kepala
lab TIK, kemudian diskusikan dengan
teman Bapak/Ibu di kelas!
Contoh
Handout 5.4.
Menilai Kinerja Teknisi dan Laboran
Laboratorium TIK
Rancanglah model penilaian kinerja
teknisi dan laboran pada
laboratorium TIK, kemudian
diskusikan dengan teman Bapak/Ibu
di kelas.
Handout 5.5.
Menilai Hasil Kerja Teknisi dan
Laboran Laboratorium TIK
Rancanglah model penilaian hasil
kinerja teknisi dan laboran pada
laboratorium TIK, kemudian
diskusikan dengan teman Bapak/Ibu
di kelas.
Handout 5.6.
Menilai Kegiatan Laboratorium TIK
Apa saja yang dinilai oleh kepala
laboratorium untuk kegiatan
laboratorium? Rancanglah model
penilaian untuk kegiatan laboratorium TIK,
kemudian diskusikan dengan teman
Bapak/Ibu di kelas.
Handout 5.7.
Mengevaluasi Program Laboratorium
Untuk Perbaikan Selanjutnya
Rancanglah model evaluasi untuk
mengevaluasi program laboratorium
TIK, kemudian diskusikan dengan
teman Bapak/Ibu di kelas
Contoh Tabel
RAPAT AWAL
KOORDINASI
EVALUASI KINERJA
EVALUASI KINERJA
PERSIAPAN
LAB
LAPORAN
PRAKTIKUM
EVALUASI PRAKTEK
PERIODE EVALUASI KINERJA
1.Setiap selesai pekerjaan (praktikum, pendataan,
pengadaan, perbaikan)
2.Awal dan akhir semester
3.Insidental untuk problem yang membutuhkan
penanganan cepat
Untuk menjadi teknisi dan laboran
komputer yang terampil dan handal tidaklah
harus menempuh pendidikan formal yang
tinggi. Belajar secara otodidak lewat
membaca buku, membaca artikel-artikel
komputer yang ada di koran, majalah atau
dapat lewat internet yang banyak
membahas persoalan komputer. Bahkan
melalui internet, kita bisa
belajar online menjadi teknisi komputer
layaknya mengikuti sebuah kursus
keterampilan komputer.

similar documents