SISTEM BERBASIS PENGETAHUAN & ARTIFICIAl INTELIGENT (AI

Report
Pertemuan 07
Definisi
 Kecerdasan Tiruan(AI-Artificial Intelligence) adalah
suatu bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang
berdasarkan pada berbagai disiplin ilmu pengetahuan
seperti komputer, biologi, psikologi, linguistik (ilmu
bahasa), matematika, dan rancang-bangun.
AI digunakan dalam berbagai cara untuk memperbaiki pendukung
keputusan yg disediakan bagi manajer dan praktisi bisnis.
Struktur Keputusan
Karakteristik Informasi
Tak terstruktur
Manajemen
Strategis
Semi
terstruktur
Terstruktur
Manajemen
Taktis
Manajemen
Operasional
4
Tujuan AI
 Mengembangkan komputer yang dapat berpikir, seperti halnya bisa melihat,
mendengar, berjalan, berbicara, dan merasakan.
 Pendorong utama dalam pengembangan AI adalah keyakinan bahwa komputer
dapat berfungsi sejalan atau seperti kecerdasan manusia, seperti berfikir,
belajar,dan memecahkan masalah.
 AlanTuring pada tahun 1950 mengadakan suatu percobaan untuk menemukan
suatu konsep apakah mungkin suatu mesin bisa berpikir. Menurut hasil
percobaan Turing, suatu komputer bisa mempertunjukkan kecerdasan jika
dilakukan suatu wawancara dengan manusia, pembicaraan antara manusia
yang tak terlihat dan suatu komputer yang tak terlihat, tidak bisa menjelaskan
apa-apa. Para kritikus percaya bahwa tidak ada satu pun komputer yang
sungguh-sungguh bisa lolos dari percobaan Turing. Mereka mengatakan
bahwa pengembangan kecerdasan untuk mencoba mengalihkan kemampuan
seperti manusia kedalam komputer adalah tidak mungkin. Tetapi kemajuan
berjalan terus, dan hanya waktu akan mejelaskan kepada kita kapan tujuan
Kecerdasan Tiruan (AI) yang ambisius ini akan tercapai.
Ciri-ciri Perilaku Cerdas
 Berpikir dan bernalar
 Menggunakan Penalaran untuk menyelesaikan
masalah
 Belajar dan paham dari pengalaman
 Memperoleh dan menerapkan pengetahuan
 Menampilkan kreatifitas dan imajinasi
 Mengatasi situasi yang rumit dan membingungkan
 Menanggapi situasi baru dengan cepat dan berhasil
 Mengenali elemen-elemen yang penting dalam situasi
 Mengatasi informasi yang ambigu, tidak lengkap, dan
salah.
Domain Kecerdasan Artifisial
Aplikasi Kecerdasan Tiruan
Aplikasi AI yang utama dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori:
 Kognitif. Banyak pengembangan AI didasarkan pada riset dalam cara
pengolahan informasi oleh manusia, yang berpusat pada pemahaman
tentang bagaimana otak manusia bekerja dan bagaimana manusia berpikir
dan belajar. Aplikasi utama dalam area ini meliputi: sistem pakar, sistem belajar,
logika tersamar, algoritm generik, jaringan neural, dan agen yang cerdas.
Robotik. Robot mempunyai kaitan dengan cara menggunakan komputer yang
dapat meniru atau menyalin tindakan dan bahkan penampilan manusia. Area
pengembangannya meliputi persepsi visual, meraba, ketangkasan, daya
penggerak, dan ilmu navigasi.
 Alat penghubung Alami. Pengembang AI berharap untuk dapat membuat
penghubung /interface antara manusia-computer yang sealami mungkin.
Bahasa program yang alami, pengenalan suara, penghubung denga multi sensor, dan
Virtual Reality adalah semua area pengembangan AI.
Aplikasi AI di dalam dunia bisnis
Jaringan Syaraf/ Neural
Fuzzy Logic Systems/
Logika Tersamar
Genetic Algorithms
Virtual Reality
AI Application
Areas in
Business
Intelligent Agents
Sistem Pakar
Aplikasi AI di dalam dunia bisnis

Jaringan Neural. Model Sistem Komputasi yang dibuat mirip dgn jaringan
saraf/otak yang saling berhubungan, yg disebut neurons. Pengolah yang saling
behubungan di dalam suatu jaringan neural beroperasi secara paralel dan
saling berhubungan dengan dinamis. Ini memungkinkan jaringan belajar
untuk mengenali pola dan hubungan di dalam memproses data itu.
Contoh: suatu jaringan neural dapat digunakan untuk mempelajari karakteristik
kredit yang diberikan apakah pinjaman akan berakibat baik atau jelek.
 Logika Tersamar. Metoda penalaran yg mirip dgn penalaran manusia. Hal ini
memungkinkan suatu sistem tersamar untuk memproses data yang tidak sempurna dan
dengan cepat menyediakan pendekatan, dan dihasilkan solusi yang bisa diterima.
Sistem yang tersamar menggunakan mikrochip pengontrol proses yang banyak dipakai
oleh peralatan yang dibuat oleh pabrikan Jepang.
Aplikasi AI di dalam dunia bisnis
Algoritma Genetis. Menggunakan teori random dari Darwinian dan rumusan
mathematis lainnya, berfungsi menirukan suatu proses evolusiner yang terus
sehingga menghasilkan solusi yang lebih baik bagi penyelesaian suatu masalah.
Hal bermanfaat pada situasi di mana ada beribu-ribu solusi yang mungkin dan harus
dievaluasi untuk menghasilkan suatu solusi yang optimal.
 Realitas Semu. Adalah suatu kenyataan berdasarkan simulasi komputer yang
menggunakan pendekatan seperti melakukan perkerjaan sebenarnya untuk
menciptakan suatu dunia maya yang dapat digunakan untuk mencari pengalaman
melalui suatu tinjauan, pendengaran, dan sentuhan.
Aplikasi terkini dari realitas semu meliputi disain dengan bantuan komputer,
diagnostik medis, simulasi penerbangan, dan permainan video 3-D.
Agen Cerdas (IA)
Agen Cerdas (IA) adalah suatu perangkat lunak pengganti
yang dapat memenuhi suatu kebutuhan aktivitas.
Agen Cerdas secara built-in menggunakan dan mempelajari
pengetahuan tentang bagaimana seorang pemakai akhir
bertindak atau menjawab pertanyaan yang diajukan,
menerapkan suatu solusi perangkat lunak seperti suatu template
presentasi perancangan atau spreadsheet untuk memecahkan
suatu permasalahan yang spesifik dari pemakai akhir .
Jenis – jenis Agen Cerdas
Agen Cerdas
Agen Cerdas dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori :
1.Agen Interface Pemakai.
Tutor penghubung. Mengamati kegiatan operasi komputer, mengoreksi
kekeliruan dari pemakai, dan menyediakan isyarat serta nasihat dalam
penggunaan perangkat lunak secara efisien.
Agen Presentasi. Menyajikan Informasi dalam berbagai bentuk pelaporan
dan format presentasi serta penggunaan media berdasarkan pada pilihan
pemakai.
Agen Navigasi Jaringan. Menetapkan alur informasi dan cara menyajikan
informasi yang lebih disukai oleh pemakai.
Agen Permainan Peran. Menjalankan game atau permainan What-if, untuk
membantu para pemakai memahami informasi dan memperbaiki cara pembuatan
keputusan.
2.Agen dalam Manajemen Informasi.
Agen Pencarian. Membantu para pemakai dalam menemukan
file dan database, mencari informasi yang diinginkan, dan
menyarankan dan menemukan jenis informasi baru tentang
produk, media, dan sumber daya.
 Perantara Informasi. Menyediakan jasa untuk menemukan dan
mengembangkan sumber daya informasi yang cocok untuk dunia
bisnis atau kebutuhan yang bersifat pribadi dari seorang pemakai.
 Menyaring Informasi. Menemukan, Menerima, menyaring,
Membuang, menyimpan, menyampaikan dan memberitahu para
pemakai tentang produk yang diinginkan, termasuk e-mail, voice-mail,
dan media informasi lain.
Komponen Sistem Pakar
Komponen Sistem Pakar
 Sistem Pakar adalah suatu sistem informasi berbasiskan pengetahuan
atau knowledge-based yang menggunakan pengetahuannya tentang suatu
area aplikasi yang kompleks dan spesifik serta bertindak sebagai suatu
konsultan ahli bagi pemakai akhir.
Komponen suatu SP meliputi:
Basis Pengetahuan . Suatu basis pengetahuan berisi pengetahuan yang
diperlukan untuk mengimplemantsikan suatu tugas.
Ada dua type pengetahuan:
1. Pengetahuan berdasar fakta. Fakta,atau informasi deskriptif, tentang suatu
subyek yang spesifik.
2. Heuristik (peraturan utama). Hukum ibu jari (Thumb) dalam
menerapkan fakta dan/atau membuat kesimpulan, pada umumnya
dinyatakan seperti aturan.
 Mesin Kesimpulan. Suatu mesin kesimpulan menyiapkan Sistem Pakar
dengan kemampuan untuk memberi alasan atau argumentasi. Mesin
Kesimpulan memproses pengetahuan yang berhubungan dengan suatu
masalah spesifik. Kemudian membuat hubungan dan kesimpulan serta
menghasilkan berbagai macam tindakan yang direkomendasikan.
 Penghubung Pemakai . Sarana bagi para pemakai untuk melakukan
interaksi satu sama lain.
 Dalam menciptakan suatu Sistem Pakar seorang Insinyur Pengetahuan
memperoleh pengetahuan tentang suatu tugas dari seorang tenaga ahli
dengan menggunakan knowledge acquisition tools (peralatan pencari
pengetahuan).
Aplikasi Sistem Pakar
Aplikasi Sistem Pakar
Sistem Pakar dapat digunakan untuk melakukan berbagai tugas bisnis al:

Manajemen Keputusan. Sistem yg menilai situasi atau mempertimbangkan
alternatif dan membuat rekomendasi berdasarkan pada ukuran-ukuran yang
tersedia sepanjang proses penemuan atau pencarian.
Contoh analisa portofolio pinjaman, evaluasi karyawan, jasa pertanggungan
asuransi , perkiraan demografis.

Diagnosa dan Penyelesaian masalah (Diagnostic/Troubleshooting).
Adalah penggunaan sistem dalam menyimpulkan/menduga suatu penyebab
berdasarkan riwayat dan gejala yang dilaporkan.
Contoh kalibrasi peralatan, kegiatan bantuan(help desk), perangkat lunak untuk
debugging, hasil diagnosa medis.

Maintenance/Scheduling. Sistem ini menentukan prioritas dan pembatasan
jadwal atau waktu kiritis sumber daya.
Contoh skeduling pemeliharaan, skeduling produksi, skeduling pendidikan ,
manajemen proyek.
Aplikasi Sistem Pakar

Perancangan Design/Configuration. Penggunaan sistem dalam
membantu mengatur komponen peralatan, memberi batasan dan
ada yang harus diperhitungkan.
Contoh pilihan instalasi komputer, manufactur, jaringan
komunikasi, rencana perakitan dengan jumlah maksimum.

Selection/Classification. Sistem ini membantu para pemakai
dalam memilih produk atau proses yang kompleks atau besar satuan
alternatif.
Contoh pemilihan material, identifikasi rekening pelanggan,
penggolongan informasi, identifikasi suspect.

Proses Monitoring/Control. Sistem ini memonitor dan
mengendalikan prosedur atau proses.
Contoh pengendalian mesin (termasuk robot), pengendalian
persediaan, monitoring produksi, pengujian bahan kimia.
Kesimpulan
 Sistem Pakar menyediakan bagi dunia bisnis keahlian
yang konsisten dan lebih cepat. Mereka juga membantu
dalam mengorganisasikan pengetahuan.
 Bagaimanapun juga mereka bukanlah tanpa keterbatasan.
Sistem Pakar belum tentu cocok untuk setiap masalah.
 Sistem Pakar hanya mampu memecahkan masalah spesifik
dalam suatu daerah pengetahuan terbatas.
 Sistem Pakar juga gagal untuk memecahkan permasalahan
yang memerlukan suatu basis pengetahuan yang luas.
 Sistem Pakar juga mahal dan sulit untuk dikembangkan
dan dipelihara.
Tugas
 Resum Materi diatas
 Cari contoh organisasi bisnis yang menerapkan
teknologi Artificial Inteligent dalam mendukung
kegiatan bisnis, beri penjelasan .
 Dikumpulkan di LT. 6

similar documents