Pengantar Filsafat - Panorama Rasionalitas

Report
Pengantar Filsafat
Panorama Rasionalitas
Dalam Filsafat
(On Science From Greek to
Modern Age)
Dari Mitos ke Filsafat
What is myth?
Myth/MITOS =
cerita tentang
pergulatan
manusia dengan
dunianya (relasi
manusia dengan
DUNIA)
Why does it say a
story (Cerita)????
Karena dengan MITOS
hendak dinyatakan bahwa
kemampuan akal budi
manusia belum mampu
untuk menjelaskan halnya
(Masalah dasarnya).
JADI, apa yang disebut
ILMIAH-EKPERIMEN
belum ada.
Misal :
Hujan merupakan tangisan para dewa…..
Menurut pemikiran modern, hujan tidak lain
merupakan jatuhnya uap air dari udara
setelah mencapai titik suhu kenisbian
tertentu.
Lalu, dari mana
FILSAFAT itu
LAHIR/MUNCUL??
Muncul dari
ketakjuban,
keheranan,
kekritisan,
ketidakpuasan atas
penjelasan hal-hal
tertentu waktu itu.
Find Principles
which can
explain the
whole things.
According to
me, this
principle is
WATER.
Usaha yang
pertama dilakukan
adalah mencari
suatu PRINSIP
yang dapat
menjelaskan segala
hal yang terjadi
(INGAT: Pada
konteks ini,
pemikiran tentang
TUHAN belum
ada)
1000 BCE
500 BCE
0
500 CE
1000 CE
1500 CE
Thales
Presocratic
2000 CE
c.
620 – 540 BCE
Philosophical thinking before Socrates
 Thinking about the
world without first
thinking about gods
 Water the 1st Principle
from which everything
came

Pandangan filsafat Yunani awali – karena
menyebut air, udara dan semacamnya –
disebut filsafat alam. Maka, para filosof
awali adalah para filosof alam…
Perkembangan Filsafat Yunani mencapai
puncaknya pada pemikiran
Aristoteles…(Plato juga pantas disebutkan
di sini)….
1000 BCE
500 BCE
0
500 CE
1000 CE
1500 CE
Plato
Academics
Fatso
2000 CE
Aristocles aka
c. 427 -
347 BCE
Because Plato started an Academy
 Human being is
really soul that fell
from the stars
 Theory of ideas
remembered - on
earth, there is only
the imperfect

Gambaran Plato tentang
Pengetahuan
Mengapa Aristoteles dikatakan
‘Puncak’
• Dalam Aristoteles, untuk pertama
kalinya dalam sejarah filsafat, apa yang
disebut dengan pengetahuan adalah soal
relasi kesesuaian antara apa yang ada
dalam akal budi dengan objek real yang
diketahui (di luar akal budi).
• Dengan demikian, kebenaran suatu ilmu
pengetahuan – dalam cara berpikir
Aristotelian – ialah kebenaran objektif
Wah, ternyata
gagasan saya menjadi
semacam pondasi
metodologi untuk
ilmu pengetahun
modern…….
Pengetahuan itu SAHIH, VALID, BENAR  apa yang
ada dalam AKAL BUDI (RASIONALITAS) sesuai
dengan REALITAS…. (KURSI, MEJA, KUDA, dll)
Rene Descartes
Saya justru menempatkan
KEBENARAN, KESAHIHAN
dalam RASIONALITAS itu
sendiri.
Jadi, saya menolak adanya
REALITAS di luar akal budi.
FILSAFAT
SUBJEK
(DASAR
SELURUH
PENGETAHUAN
)
Saya terkenal dengan
UNGKAPAN
“COGITO ERGO SUM” 
SAYA BERPIKIR, MAKA SAYA
ADA.
Pertanyaan
Apa dampak pemikiran Rene Descartes
bagi pemikiran Aristoteles terhadap
(Ilmu) Pengetahuan????????
Jelaskan karakteristik Pengetahuan Plato,
Aristoteles dan Rene Descartes???
Apa arti MODERNITAS (Menurut
Descartes)?
That is
my book.
Kepastian ilmu pengetahuan bukan lagi perkara relasi
atau kaitan rasio dengan realitas, melainkan perkara
kesadaran rasional manusia
Tema-tema Besar Perkembangan
Filsafat
Cosmocentrism
Anthropocentrism
MYTH
Theocentrism
Logocentrism?
Immanuel Kant (1724-1804)
Rasio manusia perlu didisiplinkan..
Dengan disiplin, saya
memaksudkan bahwa RASIO
manusia harus memiliki
seperangkat kategori (aturan)
dalam mendapatkan
PENGETAHUAN.
Menurut saya, pengetahuan
karena itu merupakan urusan
RASIO dan hukum-hukum yang
ada di dalamnya.
REALITAS
RASIO (AKAL
BUDI)
MANUSIA
Seakan-akan akal budi
itu sendiri yang
memproduksi
Hanya penampakan
pengetahuan
saya yang kita tahu.
Sementara apa yang
disebut realitas (adadalam-dirinya-sendiri)
tidak dapat kita
ketahui.
LAHIR
PENGETAHUAN
Apa dampak Pemikiran Kant terhadap
(Ilmu) Pengetahuan (sebelum Kant dan
sesudahnya) ???
FIL ILMUF.INTERDISIPLINER
UMUM
F.I FISIK
ETIKA
F. MATEMATIK
F. BIOLOGI
F.I SOSIAL
ESTETIKA
F.LINGUISTIK
KOSMOLOGI
AKSIOLOGI
ANTROPOLOGI
KEILMUAN
F.PSIKOLOGI
F. POLITIK
F. EKONOMI
F. HUKUM
F. BUDAYA
F. AGAMA
F. SEJARAH
TEODICEAEI
DLL
ONTOLOGI
FILSAFAT
CABANG-CABANG FILSAFAT

similar documents