histo saraf - fkunja2010

Report
PENDAHULUAN
4 Jaringan dasar
 Jaringan epitel
 Jaringan penyambung
 Jaringan otot
 Jaringan saraf
2 sistem dasar untuk komunikasi
internal di dalam tubuh :
Sistem endokrin
Sistem saraf
SISTEM SARAF
 Berasal dari jaringan embrional
neuroektoderm
 Pada manusia, secara anatomis dibagi
dalam:
 Susunan saraf pusat (SSP) / Central
Nervous System (CNS)
 Susunan saraf tepi (SST) / Peripheral
Nervous System (PNS)
…sistem saraf
 Susunan saraf pusat (SSP) / Central
Nervous System (CNS),


Otak
Medula spinalis
 Susunan saraf tepi (SST) /
Peripheral Nervous System (PNS)

Neuron dan axon di luar SSP
 Nervus kranialis otak
 Nervus spinalis dari medula spinalis
 Ganglia yang terkait
…sistem saraf
 Otak dan medula spinalis terdiri dari :
 Substansia putih (alba)



Axon bermielin
Beberapa axon tak bermielin
neuroglia
 Substansia kelabu



Neuron
Neuroglia
Tidak ada selubung mielin
JARINGAN SARAF
 Salah satu jaringan dasar
 Terdiri atas dua jenis sel
utama
 Neuron (sel saraf)
 sel penyokong (neuralgia)
NEURON
 Unit fungsional
 Ada ± 10 miliar neuron dalam tubuh
manusia
 Kemampuan khusus
 Irritabilitas

Kemampuan untuk merespon stimulus
 Propagasi impuls

Kemampuan untuk meneruskan impuls
…neuron
 Setiap neuron memiliki 3 segmen
 Segmen reseptif → dendrit dan
perikarion
 Segmen konduktif → axon
 Segmen transmisi → sinapsis
…neuron
 Komponen utama:
 Perikarion/ badan sel/
soma



Sitoplasma
Badan nissl
nukleus
 Processus


Axon
dendrit
sitoplasma
 Dalam dendrit disebut neuroplasma
 Dalam axon disebut axoplasma
 Di dalam sitoplasma terdapat:
1.Neurofibrillae
Berbentuk fibril,melanjutkan
ke processus sejajar satu
dengan lainnya, tampak pada
impregnasi perak
…sitoplasma
2. Chromophylic substance
material ( nissl body )
 Ciri khas sel syaraf , tampak jelas pada neuron
motoris.
 Gambaran seperti otot serat lintang / gambaran
macan tutul.
 Tersebar diseluruh badan sel.
…sitoplasma
3.Apparatus golgi
4.Mitochondria
5.Inclusion
 pigmen melanin,yaitu granula yang berwarna
coklat gelap,terdapat pada bulbus
olfaktorius, ggl.spinale,ggl symphaticum mid
brain (substansia alba ).
 lypofuchsin
warna kuning sampai coklat muda
mengandung lemak.
Nukleus
 Bulat/oval,
 Terletak ditengah(sentral),
kecuali pada ganglion
symphatis
 Jumlah satu,kecuali pada
ganglion symphaticum (2)
 Nukleoli
 besar,satu atau dua,
 Basopilik
 Satelit nukleolar.
 Membran nukleus
 Tampak jelas
 dindingnya terdiri dari
nukleoprotein
Perikarion
AXON
AXON
 Axon hillock
 Axon




membran plasma: axolema
isi : axoplasma (badan Nissl (-)
hillock – selubung mielin : segmen awal
Sel schwan
Nodus ranvier
2 tipe
 Mielin
 Tanpa mielin
…axon
 Axon Meneruskan impuls dari badan sel
 Axon mentransmisikan impuls ke neuron lain atau
ke efektor : otot atau kelenjar
 Bagian akhir dari axon biasanya bercabang
(terminal bouton)
…neuron
…axon
 Axon bermielin
 Di SST, semua axon dikelilingi sel
schwann
 Meluas ke sepanjang axon perifer
membentuk selubung myelin
 Di SSP, pembentukan dan myelinisasi
selubung myelin dilakukan oleh
oligodendrosit
…axon
 Axon tak bermielin
 SSP – Astrosit
 SST – sel Schwann
 Axon tanpa myelin hanya dikelilingi sitoplasma sel
schwan
 Axon yang lebih kecil
 Mis. SSO
 Pendek
DENDRIT
 Bercabang keluar dari soma
 Menerima signal dan
membawanya ke soma
 Membran sel dendrit dan soma
sensitif terhadap stimulasi
kimia, mekanik dan elektrik
 Stimulasi akan merangsang
potensial aksi yang akan
diteruskan di sepanjang axon
9
Q
U
I
Z
Z
Z
1
2
3
8
4
5
10
6
7
TIPE NEURON
 Berdasarkan jumlah dendrit dan axon yang keluar
dari badan sel, ada 3 bentuk :
 Neuron Multipolar
 Neuron bipolar
 Neuron pseudounipolar
…neuron
Multipolar
 Banyak dendrit bercabang terjulur dari
badan sel
 Paling banyak
 Motoris dan sensoris
 Otak dan medulla spinalis
Dendrit
Axon
…neuron
 Bipolar
 Satu dendrit dan satu axon keluar dari
kedua sisi badan sel
 Sensoris murni
 Ditemukan dalam ganglion koklearis dan
vestibularis, dan epitel olfaktorius cavum
nasal
…neuron
 Pseudounipolar
 Memiliki satu juluran dekat perikarion yang
bercabang dua (spt T)
 Satu cabang ke ujung perifer dan satu lagi ke arah
SSP
 Rangsangan dendrit
axon terminal tanpa
melewati perikarion
 Ditemukan pada ganglion spinal (ganglion radik
dorsal nervus spinalis), sebagian ganglion kranial
Klasifikasi neuron berdasarkan fungsi
 Neuron sensorik
 Neuron motorik (motorneuron)
 Interneuron
 Neurosekretori
Neuron sensorik
 Menerima stimulus sensorik dari
lingkungan (lewat resptor) dan dari
dalam tubuh (mis. Neuron unipolar)
Neuron motorik (motorneuron)
 Mengendalikan organ efektor (mis.
Otot, kelenjar eksokrin dan endokrin)
…Klasifikasi neuron berdasarkan fungsi
 Interneuron
 Menghubungkan antara neuron yang satu dengan
yang lainnya
 Ditemukan pada SSP
 Sensorik dan motorik
 neurosekretori
 Neuron spesifik yang dapat mensintesis dan
mensekresikan hormon
NEUROGLIA
 Non neuronal
 Tidak menghantar impuls
 Berdasarkan morfologi dan fungsinya, ada 4 tipe :
 Astrosit (Astroglia)
 Oligodendrosit
Makroglia
(Oligodendroglia)
 Mikroglia
 Sel sel Ependymal
 Perbedaan neuroglia dengan neuron:
 Tidak memiliki potensial aksi
 Tidak dapat mentransmisikan impuls
saraf
 Tidak membentuk sinapsis
 Membentuk selubung miein pada axon
Astrosit
 Hanya ada pada SSP
 Neuroglia terbesar
 Pada SSP, astrosit melekat pada dinding kapiler dan
neuron
 Ada 2 tipe :
 Astrosit protoplasmik
 Astrosit fibrosa
 Merupakan elemen pendukung paling penting
pada SSP
 Memiliki processus yang panjang dan banyak
Astrosit protoplasmik
 Terdapat pada
substansia grisea otak
dan medula spinalis
 Processusnya relatif
tebal
Astrosit fibrosa
 Terdapat pada substansia
alba pada SSP
 Processusnya relatif
lebih tipis dibanding
astrosit protoplasmik
Fungsi astrosit
 Membantu pertukaran metabolik diantara
neuron dan kapiler SSP
 Mengendalikan lingkungan kimiawi disekitar
neuron
 Mengatur dan membersihkan ruang atau celah
antar sel ion kalium dan neurotransmiter yang
dibebaskan selama aktifitas neuronal sehingga
tercipta lingkungan ion yang optimal
OLIGODENDROSIT
 Ukuran lebih kecil dari astrosit
 Processus lebih pendek dan sedikit
 Terdapat pada substansia grisea dan substansia alba
SSP
 Fungsi :
 Bertanggung jawab membentuk selubung mielin di
sepanjang axon SSP
MIKROGLIA
 Sel neuroglia terkecil
 Terpulas gelap
 Termasuk dalam sistem fagosit
mononuklear SSP
 Terdapat di seluruh SSP
 Bila jar saraf rusak atau cedera,
mikroglia akan bermigrasi ,
berproliferasi menjadi fagosit
dan menghilangkan jaringan
mati atau sel asing dari SSP
SEL EPENDYMAL
 Terdapat pada ventrikel otak
kanalis sentralis medula spinalis
 Gambaran mirip epitel
kolumner selapis
 Berada di dalam LCS
 Modifikasi sel- sel ependymal
pada pleksus koroid vebtrikel
otak merupakan sumber utama
LCS
SEL GLIA
ASAL
LOKASI
FUNGSI UTAMA
Oligodendrosit
Tabung neural
SSP
Produksi mielin,
penyekat listrik
Sel Schwann
Tabung neural
SST
Produksi mielin,
penyekat listrik
Astrosit
Tabung neural
SSP
Struktur
pendukung, proses
perbaikan, barier
darah otak,
pertukaran
metabolit
Sel ependim
Tabung neural
SSP
Melapisi rongga2
pada SSP
Mikroglia
Sumsum tulang
SSP
Aktivasi makrofag
SINAPSIS
 Area spesifik untuk kontak antar neuron
 Tipe sinapsis :
 axo-dendritic
 axo-somatic
 dendro-dendritic
 axo-axonic
…sinapsis
 sinapsis pada manusia adalah sinapsis kimiawi
 Terlibat dalam pelepasan nurotransmiter yang akan
bergabung dengan reseptor pada membran post
sinaftik untuk mentransmisikan impuls
 Bersifat eksitasi dan inhibitor
Synaptic knob
 Mengandung banyak mitokondria dan vesikel sinaftik
yang penuh dengan neurotransmiter
 Neurotransmiter akan beraksi merangsang atau
menghambat neuron di sebelahnya
CELAH SINAFTIK
 Jarak yang pendek antara tonjolan sinaftik (synaptic




knob) dengan dendrit post sinaftik
Merupkan tempat pengaturan transmisi impuls
Bila signal lemah, impuls tidak dapat ditransfer
Bila signal cukup kuat, impuls akan diteruskan untuk
merangsang membran post sinaftik
Ada banyak obat- obatan yang dapat bekerja pada
sistem saraf yang akan mempengaruhi aktifitas celah
sinaftik
QUIZZZZ…….
1
2
3
4
5
1
2
3
5
SSP
Substansia kelabu (grisea)
Substansia putih (alba)
Neuron
Neuroglia
Substansia kelabu
Pada medula spinalis : di tengah, bentuk
kupu- kupu
 Pada serebellum dan serebrum : tersebar pada
permukaan  korteks
 Tidak bermielin
 Korteks serebri  6 lapis
 Korteks serebelli  3 lapis (molekular,
purkinje, granular)

Substansia putih
 Pada
medulla spinalis : berada di tepi
 Pada serebrum : berada di tengah
 Pada Serebellum : medulla
 Axon bermielin dan beberapa axon tak
bermielin
SST
Terdiri dari neuron dan neuroglia
Mengandung 2 jenis sel
Ganglia motoris dari SSO
Ganglia sensoris dari SSS
Mengandung jaringan ikat
TUGAS
JENIS2 RESEPTOR BERDASARKAN:
LOKALISASI
2. ASAL RANGSANGAN
3. HISTOLOGI
 RESPON NEURON TERHADAP CEDERA
NB:
1.


SATU KELOMPOK MAKSIMAL 10 MAHASISWA
SUMBER REFERENSI DARI TEKSBOOK/JURNAL
 DIKUMPULKAN HARI SELASA (26-4-2011)

similar documents