50.Risti Ayu Tirtasari

Report
Jaringan Hewan vertebrata
Oleh
RISTI AYU TIRTASARI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SYARIFHIDAYATULLAH JAKARTA
You can visit on
http://risayutisa92.wordpress.com
By : Risti Ayu T.
And my email
[email protected]
Jaringan
Ikat
Jaringan
Epitel
Jaringan
Hewan
Vertebrata
Jaringan
Otot
By : Risti Ayu T.
Jaringan
Saraf
Kus…kamu tahu ga
sih artinya jaringan
apa? Kemarin
majikanku nanya
tuh..#@$%
Yiihhaaaaaa……
Jaringan itu
kumpulan sel sejenis
yang mempunyai
struktur dan fungsi
yang sama untuk
membentuk suatu
organ
By : Risti Ayu T.
Epitel kubus
selapis
Epitel silindris
berlapis
banyak
Epitel silindris
selapis
Epitel kubus
selapis
banyak
Epitel
kelenjar
Epitel pipih
selapis
Epitel pipih
berlapis
banyak
By : Risti Ayu T.
Epitel
transisional
Epitel pipih
selapis
Disusun oleh selapis sel
yang berbentuk pipih dan
tersusun sangat rapat
Fungsi jaringan:
Difusi, osmosis, filtrasi, dan
sekresi
By : Risti Ayu T.
Letak jaringan :
jaringan epitelium pembuluh limfe,
pembuluh darah kapiler, selaput
pembungkus jantung, paru-paru,
alveoli dan selaput perut
Back to epitelium
tree
Epitel pipih
berlapis
banyak
Disusun oleh lebih satu sel
yang berbentuk pipih
Back to epitelium
tree
By : Risti Ayu T.
Fungsi jaringan :
Sebagai jaringan pelindung
Letak jaringan :
Jaringan
epitelium
rongga
mulut, rongga hidung, esofagus,
telapak kakii, dan vagina
Epitel silindris
berlapis banyak
Fungsi jaringan :
Sekresi dan jaringan
pelindung
Back to epitelium
tree
By : Risti Ayu T.
Disusun oleh lebih dari
satu lapis sel berbentuk
silindris
Letak jaringan:
Epitelium laring, faring,
trakea, dan kelenjar ludah
Epitel silindris
selapis
Disusun oleh selapis sel
yang berbentuk silindris
Back to epitelium
tree
By : Risti Ayu T.
Letak jaringan :
Epitelium kelenjar pencernaan,
jojnjot usus, kantung empedu,
lambung, dan usus
Fungi jaringan :
Untuk penyerapan nutrisi
di usus dan ekskresi
Epitel kubus
selapis
Fungsi jaringan :
Sekresi dan jaringan
pelindung
Back to epitelium
tree
By : Risti Ayu T.
Disusun oleh selapis sel
yang berbentuk kubus
Letak jaringan:
Permukaan ovarium, lensa
mata, dan nefron ginjal
Epitel kubus
berlapis banyak
Fungsi jaringan :
Sekresi, absorpsi, dan
melindungi dari gesekan
Back to epitelium
tree
By : Risti Ayu T.
Disusun oleh lebih dari satu
lapis sel yang berbentuk
kubus
Letak jaringan :
Epitel folikel ovarium, permukaan
ovarium, testis, saluran kelenjar
keringat pada kulit
Epitel transisi
Fungsi jaringan :
peregangan kantung kemih
Back to epitelium
tree
By : Risti Ayu T.
Disusun oleh berlapis-lapis sel.
Jaringan tidak dapat ditentukan
bentuknya,
karena
dapat
berubah
Letak jaringan :
Epitelium ureter, uretra, saluran
pernapasan, dan kantung kemih
Epitel Kelenjar
Back to epitelium
tree
`
By : Risti Ayu T.
Komponen
bahan dasar
Jaringan Ikat
Jaringan Tulang
Jaringan darah
dan limfa
Jaringan Lemak
By : Risti Ayu T.
Jaringan
ikat
merupakan
jaringan yang paling banyak
terdapat di dalam tubuh.
Berfungsi
menyokong
dan
memperkuat jairngan lain,
melindungi organ-organ tubuh,
menyimpan energi (jaringan
lemak), membentuk struktur
tubuh (tulang), dan menyusun
sistem sirkulasi daran
Matriks  bahan dasar tempat
sesuatu melekat, terdiri dari seratserat dan bahan dasar
Serat kolagen  Serat berwarna putih, kuat,
kelenturannya rendah, daya regang tinggi.
Sehingga memberi kekuatan pada jaringan ikat.
Letak serat kolagen pada tendon, tulang dan kulit.
Serat elastin  Berwarna kuning, kelenturannya
tinggi, tersusun dari mukopolisakarida dan
protein. Serat elastin terdapat pada pembuluh
darah, ligamenn, dan selaput tulang rawan laring.
Serat retikuler  Kelenturannya rendah, ukuran
lebih kecil dari serat kolagen. Berperan untuk
mengikat suatu jaringan ikat dengan jaringan ikat
lainnya. Serat ini terdapat pada hati, limpa, dan
kelenjar limfe.
Bahan dasar  Bahan dasar homogen setengah
cair, terdiri dari asam mukopolisakarida yang
berfungsi sebagai pengikat air dan peredam
benturan
Gambar (klik)
By : Risti Ayu T.
Sel-sel jaringan ikat  terdiri
dari beberapa jenis sel yang
terdapat pada matriks
Fibroblas  Berbentuk serat, berfungsi untuk
mensekresikan protein.
Sel lemak (sel adiposa) 
Sel khusus
menyimpan lemak. Sel-sel lemak yang
melimpah akan membentuk jaringan lemak.
Makrofag  Sel yang bentuknya berubahubah, terspesialisasi untuk fagositosis dan
terletak di dekat pembuluh darah.
Sel tiang (mast cell)  Menghasilkan heparin
dan histamin. Heparin adalah suatu zat anti
koagulan dari polisakarida untuk pembekuan
darah. Histamin
adalah suatu zat yang
dikeluarkan sel tiang sebagai reaksi anteigen
yang sesuai untuk meningkatkan permebilitas
pembuluh darah.
Gambar (klik)
Komponen bahan
dasar
Penyusun matriks sebagai
bahan dasar jaringan
By : Risti Ayu T.
Back to Gambar
(klik)
Komponen bahan
dasar
Makrofag
Plasma sel
Sel lemak
Back to Gambar
(klik)
By : Risti Ayu T.
Jaringan Ikat
Sebagian besar matriks mengandung
serat-serat kolagen, retikuler, elastin,
serta sel makrofag, plasma, dan sel tiang.
Jaringan ini berfungsi membungkus
organ-organ tubuh dan menghubungkan
bagian-bagian jairngan lain
By : Risti Ayu T.
Susunan selnya rapat dan jumlahnya
berkurang. Didominasi oleh serat
kolagen, dan bersifat tidak elastis.
Berfungsi menghubungkan organ yang
satu ke organ yang lain
more
Letak jaringan:
Dibawah
epitel
mukosa
saluran
pencernaan, pembungkus pembuluh
darah, akson saraf, dan lapisan subkutan
kulit.
By : Risti Ayu T.
Terbagi dua jenis jaringan ikat padat:
1. Jaringan ikat padat teratur 
terdapat pada ligamen dan otot.
2. Jaringan ikat padat tak teratur 
terdapat pada pembungkus tulang
dan lapisan dermis pada kulit
Jaringan Lemak
By : Risti Ayu T.
Jaringan tulang
Rawan
Jaringan tulang
sejati
Osteosit  sel-sel tulang penyusun
jaringan tulang.
I
S
T
L
A
H
Osteoblas  Sel yang berasal dari
fibroblas
dan
berperan
dalam
pembentukan tulang.
Lamela  Lapisan konsentris osteosit
terusun.
Saluran Havers  Lubang kapiler yang
dikelilingi lamela.
Saluran Volkman  saluran yang
menghubungkan dua saluran havers.
By : Risti Ayu T.
I
S
T
L
A
H
Pembagian jaringan tulang
Rawan berdasarkan kandungan
senyawa matriks
 Tulang rawan hialin  berwarna
putih kebiruan dan transparan, daya
lastisitas tinggi. Ditemukan di daerah
pentokong yang fleksibel. Nerperan
dalam pertumbuhan dan perpanjangan
tulang.
Tulang rawan elastis  serat elastin
berwarna
kuning
&
terdapat
perikondrium. Berfungsi memberikan
daya lentur dan menyokong jaringan.
Tulang rawan fibroblas  berwarna
gelap & keruh. Serat kolagen menyebar
di matriks kemudian memaadat dan
keras.
Gambar (klik)
By : Risti Ayu T.
Istilah dan pembagian
jaringan tulang sejati
berdasarkan struktur
Kanakuli  Kapiler penghubung antar
osteosit satu dengan yang lain.
Osteoklas  Penyerap osteosit yang mati
beserta matriksnya .
Lakuna  Ruangan tempat osteosit
berada.
Mineralisasi 
proses penyusunan
materi organik menjadi materi anorganik.
 Tulang kompak 
mempunyai rongga.
Tulang spongi 
mempunyai rongga
tulang yang
tulang
yang
Gambar (klik)
Tulang rawan hialin
Tulang rawan fibrosa
By : Risti Ayu T.
Tulang spongi
Tulang kompak
By : Risti Ayu T.
Jaringan darah dan
Limfe
Klik bagian persegi merah
Sel darah
putih
Sel darah
merah
By : Risti Ayu T.
Trombosit
KLIK
Sel darah putih (Leukosit)
memiliki sebuah nukleus dan
tidak mengandung haemoglobin
. Melakukan amoeboid
Granulosit :
leukosit yang memiliki granula di
dalam sitoplasmanya
Agranulosit :
leukosit yang tidak memiliki
granula di dalam sotoplamanya
By : Risti Ayu T.
Berbentuk lempengan bikonkaf dengan
diameter kurang lebih 8 mikrometer dan
mengandung protein haemoglobin.
Bila haemoglobin berikatan denga oksigen
akan membentuk Oksihaemoglobin.
By : Risti Ayu T.
Berbentuk lempengan dengan
diameter2-4 mikrometer. Terdapat
banyak granula di dalamnya, namun
tidak terdapat nukleus.
Berfungsi membantu penghentian
keluarnya darah akibat kerusakan
pembuluh darah.
Plasma bagian darah yang cair yang
mengandunglaritan elektrolit dan
protein. Proteinnya berupa albumin,
globulin, dan fibrinogen.
By : Risti Ayu T.
Trombosit
Terdiri atas sel-sel dan serat-serat
retikuler yang menjadi rangka
untuk menunjang timbunan
limfosit dan makrofag.
Letak jaringan ini pada timus,
kelenjar limfe, tonsil, dan limfa
By : Risti Ayu T.
Jaringan Otot
klik
klik
Jaringan otot terdiri dari sel-sel otot
yang bertanggung jawab atas
pergerakan anggota tubuh.
Sarkolema : Membran plasma sel
otot.
Sarkoplasma : sitoplasma sarkolema.
Miofibril : Serat otot.
Sarkomer : penyusun miofibril
klik
By : Risti Ayu T.
Berbentuk silindris dengan panjang rata-rata 3 cm. Seratseratnya bersatu dalam kelompok-kelompok membentuk berkas
yang disebut fasikuli .
Otot rangka memiliki nukleus lebih dari satu yang terletak di
tepi ,bekerja sesuai kemauan, dan memiliki kemampuan
berkontraksi sebentar .
Umumnya terdapat pada
seluruh rangka tubuh
By : Risti Ayu T.
Berbentuk seperti gelendong dengan nukleus tunggal yang
terletak di tengah
Otot rangka memiliki nukleus lebih dari satu yang terletak di
tepi.
Otot polos bekerja tidak sesuai kemauan dan mampu bekerja
dalam waktu yang lama
Terletak apda dinding semua organ tubuh ayng berlubang
kecuali jantung. Misalnya, pembuluh darah, usus, kantung
kemih, dan rahim.
By : Risti Ayu T.
Tersusun seperti anyaman bercabang dengan sedikit jaringan
penyambung di sekelilingnya.
Nukleusnya terletak di tengah, memiliki kemampuan untuk
berkontraksi secara ritmis dan terus-menerus
Gerakan otot jantung bereaksi cepat terhadap stimulus dan
mampu bekerja lama tanpa lelah.
Terdapat diskus interkalaris sebagai pertemuan antara dua sel
otot
By : Risti Ayu T.
Jaringan saraf  Jaringan yang berperan mengirimkan
sinyal-sinyal ke seluruh tubuh.
Neuron  Sel-sel saraf penyusun jaringan saraf.
Dendrit  Serabut pendek penjuluran ke arah luar badan sel
yang berperan sebagai penerimaan dan pengiriman sinyal ke
badan sel.
Badan sel  Bagian utama neuron yang mempunyai inti sel.
Akson  Penjuluran bada sel yang berfungsi untuk
mengirimkan sinyal dari badan sel ke akson pada badan sel
neuron lainnya.
Read more
By : Risti Ayu T.
Sinapsis  Bagian yang menghubungkan antara akson suatu
neuron dengan dendrit neuron lainnya.
Sel Schwann  Selaput pembungkus akson.
Neurotransmiter  Zona yang berperan dalam pengiriman
sinyal-sinyal ke neurn berikutnya.
Neuron berdasarkan fungsinya:
 Neuron Sensorik  berfungsi menerima sinyal dari
lingkungan dan mengirimkan ke saraf pusat.
 Neuron Motorik  berfungsi untuk mengirimkan sinyal dari
saraf pusat menuju organ lainnya.
More picture
By : Risti Ayu T.
Sel penyusun jaringan
 saraf
Bagan penyampaian
impuls 
By : Risti Ayu T.
Watch and Learn
By : Risti Ayu T.
SEKIAN
By : Risti Ayu T.

similar documents