Karakter Yang Dibutuhkan Bangsa Indonesia

Report
KARAKTER YANG DIBUTUHKAN
BANGSA INDONESIA
PENDIDIKAN KARAKTER
MOH. SALEH, SH., MH.
UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA
2011
1
Bangsa Pancasila Yg Menangkap Tuhan Melalui Dunia
NEGARA
MAJU
Liberalisme-Individualisme
-Kapitalisme (Philosofi of
idealisme)
NEGARA
TERBELAKANG
SpritualismeKolektivisme-Moralisme
(Philosofi of natura law)
HUKUM PRISMATIK
(Jalan Tengah)
INDIVIDUAL
KOLEKTIF
LIBERALISME
SOSIALISME
PANCASILA
MENGUTAMAKAN KEKELUARGAAN,
TETAPI TETAP MENGHORMATI HAK-HAK INDIVIDU
IDE DASAR
PANCASILA
NILAI KESEIMBANGAN
NILAI KETUHANAN
(Moral-religius)
NILAI KEMANUSIAAN
(Humanistik)
NILAI
KEMASYARAKATAN
(Nasionalistik,
Demokratik dan
Keadilan sosial)
Prof. Dr. Barda Nawawi Arief,SH (Guru Besar UNDIP)
UUD NRI 1945
MELINDUNGI SEGENAP BANGSA DAN
SELURUH TUMPAH DARAH INDONESIA
MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM
MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA
IKUT MELAKSANAKAN KETERTIBAN DUNIA
EMPAT PILAR BERBANGSA DAN
BERNEGARA
PANCASILA
UUD 1945
NKRI
BHINNEKA TUNGGAL IKA
Nilai-nilai yang perlu diajarkan pada anak
(Dr Sukamto)
1. Kejujuran
2. Loyalitas dan dapat diandalkan
3. Hormat
4. Cinta
5. Ketidak egoisan dan sensitifitas
6. Baik hati dan pertemanan
7. Keberanian
8. Kedamaian
9. Mandiri dan Potensial
10. Disiplin diri dan Modern
11. Kesetiaan dan kemurnian
12. Keadilan dan kasih sayang
Memiliki SDM-cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan
bernegara, Pancasilais, rela berkoban, memiliki
kemampuan untuk dapat mampu menjaga
1.
2.
3.
4.
Ketahanan bangsa yang diperlukan menghadapi ancaman
Nasional di Era Globalisasi
Kualitas SDM (Agamis-Nasionalis) yang dibutuhkan NKRI yang
sedang mengalami “perkembangan” peradaban dan memiliki jatidiri
dan moral religius tangguh
Kebersamaan, menjunjung tinggi azas keadilan & kesetaraan,
memegang komitmen, konsisten penuh tanggung jawab
Mengutamakan kepentingan nusa dan bangsa, berpandangan luas
ke depan dan peka terhadap kondisi dan situasi dengan
menghargai waktu, bijaksana dan santun dalam bertindak serta
keterbukaan yang berkepribadian
Gunawan Sumodiningrat, Strategi Umum Pembangunan Karakter Bangsa, Konferensi Guru
Besar II di Surabaya 04 Maret 2009, di : BUKU-KGB-2, AUP, 2011
MEMBANGUN KARAKTER YANG HOLISTIK DAN
KONTEKSTUAL



Masalah krisis karakter sudah bersifat struktural harus
dibangun secara holistik dan kontekstual.
Character Building secara holistik yang melibatkan
aspek “knowledge, felling, loving, dan acting” (Ratna,
2005:2) .
Kontekstual terkait dengan nilai-nilai pokok yang
diperlukan untuk membentuk kekuatan karakter bangsa
mulai diinternalisasikan pada semua tataran masyarakat.
PERILAKU BERKARAKTER YANG INTEGRAL
Olah pikir
Cerdas, kreatif
Olah
Rasa
dan
Karsa:
Olah
hati:
Jujur,
bertanggun
g jawab
Peduli,
gotong
royong
Olah raga :
Sehat dan bersih
N.SUMATRA
RIAU
C.SULAWESI
MALUKU
JAMBI
S.KALIMANTAN
LAMPUNG
IRIAN
JAYA
PAPUA
S.SULAWESI
C.JAVA
W.JAVA
E.JAVA
BALI
DI YOGYAKARTA
W.NUSA TENGGARA
E.NUSA TENGGARA

similar documents