Arah Kebijakan Asesmen Kompetensi Jabatan bagi ASN di

Report
H. Wildan Hasan Syadzili, S.Th.I., M.Ed.
(Kepala Subbagian I: Assessment Jabatan Struktural)
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal
Kementerian Agama RI
2014
Reformasi
Birokrasi
adalah
Indonesia
Lebih Baik
Profesionalisasi
PNS adalah
PNS lebih
sejahtera
Promosi
Jabatan
Terbuka adalah
Birokrasi yang
melayani
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
WARMING UP
Setujukah anda dengan pernyataan ini?
Semangat ASN
adalah
transformasi
dari ‘gaya’
kerja aparatur
pemerintah
yang berada
pada comfort
zone menjadi
competitif zone
OUTLINE

Epietemologi Asesmen & Kompetensi
Memperkenalkan Asesmen Kompetensi Kementerian Agama
Implementasi Program Asesmen Kompetensi
Rekomendasi
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
THE GLOBAL COMPETITIVENESS REPORT:
INDONESIA
(PERC 2014)
2013-2014: Ranking 38
2008-2009: Ranking 55
Apakah ada hubungannya dengan
REFORMASI BIROKRASI 2010-2014?
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
THE GLOBAL COMPETITIVENESS REPORT:
INDONESIA
(PERC 2014)

Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
EFEKTIFITAS PEMERINTAHAN INDONESIA
(Worldwide Goverment Indicators, 2013)

The quality of public services,
The quality of the civil service
the degree of its independence from political pressures,
the quality of policy formulation and implementation,
the credibility of the government's commitment to such policies.





79
64
54
38
25
7
44
44
58
56
75
81 80
83
89
94
100
61
47
38
2002
2012
21 22
12
4
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Percentile rank among all countries (ranges from 0 (lowest) to 100 (highest) rank)
YANG

BERKOMPETEN
BUKAN!!
YANG
DIBUTUHKAN
...tapi...
CENCORED
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
1st Session

EPIETEMOLOGI ASESMEN & KOMPETENSI
Memperkenalkan Asesmen Kompetensi Kementerian Agama
Implementasi Program Asesmen Kompetensi
Rekomendasi
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Perspektif Bahasa

ASSESSMENT
COMPETENCY
Competency Assessment
Menilai
Menguji
Meneliti
Menakar
Mengukur
Mengobservasi
Penilaian Kompetensi
Assessment Center
ASESMEN KOMPETENSI
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Kemampuan
Peran Sosial
Nilai Diri
Perilaku
Sikap
Motif
Pilihan Terma Asesmen

OF
learning
• Tes untuk
menilai
keberhasilan
suatu proses
FOR
learning
AS
learning
• Tes untuk
merumuskan
proses
berikutnya
• Tes yang
merupakan
bagian dari
proses
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014

Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Pengertian Dasar Kompetensi

Karakteristik yang
mendasari seseorang dan
berkaitan dengan
efektifitas kinerja individu
dalam pekerjaannya
(an underlying characteristic’s of an
individual which is causally related to
criterion – referenced effective and or
superior performance in a job or
situation).
Underlying Characteristics
•Bagian dari kepribadian yang mendalam
dan melekat kepada seseorang serta
perilaku yang dapat diprediksi pada
berbagai keadaan dan tugas pekerjaan.
Causally Related
•Sesuatu yang menyebabkan atau
memprediksi perilaku dan kinerja.
Criterion Referenced
•Memprediksi siapa yang berkinerja baik,
diukur dari kriteria atau standar yang
digunakan.
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Konsep Kompetensi
(Menurut Lyle M. Spencer & Signe M. Spencer)

SKILL
Skill
Knowledge
SELF - CONCEPT
TRAIT,
MOTIVE
Social role
Self concept
Values
Trait
Motive
KNOWLEDGE
Surface:
Most easily to be developed
THE ICEBERG MODEL
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Core Personality :
Most Difficult to be develop
Karakteristik Kompetensi
KETERAMPILAN
PERAN SOSIAL
informasi yang dimiliki seseorang
dalam area spesifik tertentu
kecakapan seseorang untuk
menampilkan tugas fisik atau tugas
mental tertentu
Perilaku yg disesuaikan dgn
ekspektasi dari dirinya & kelompok
sosial
Sikap-sikap, nilai-nilai atau
gambaran tentang diri sendiri
NILAI DIRI
SIFAT
karakteristik fisik & respon yang
konsisten terhadap situasi atau
informasi
MOTIF
sesuatu yang secara konsisten
dipikirkan dan diinginkan, yang
menyebabkan tindakan seseorang
KOMPETENSI PERILAKU
sulit untuk dikembangkan
PENGETAHUAN
KOMPETENSI
TEKNIKAL
Mudah
dikembangkan
(Iceberg Model)
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Penting tapi
tidak cukup
untuk
berhasil
Penting dan
menentukan
keberhasilan
Dari Kompetensi ke Kinerja
Hard Competency
PENGETAHUAN
KETRAMPILAN
Karakteristik
SIKAP
Soft Competency
Hasil kerja
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
KINERJA
SUPERIOR
Relasi Kompetensi & Kinerja

Kompetensi
perilaku yang
membedakan
karyawan
yang memiliki
kinerja sangat
baik
dengan
karyawan
yang memiliki
kinerja
KOMPETENSI
Teknikal
Perilaku
syarat awal untuk
menduduki suatu
posisi (penting bagi
pekerjaan),
membuat seseorang
menjadi karyawan,
manager maupun
pemimpin
yang
memilki
kinerja
sangat baik..
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
2nd Session

Epietemologi asesmen & kompetensi
MEMPERKENALKAN ASESMEN
KOMPETENSI KEMENTERIAN AGAMA
Implementasi program asesmen kompetensi
Rekomendasi
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
PMA 10/2010: ORGANISASI & TATAKERJA
Menteri Agama
KEPALA BAGIAN ASSESSMENT
DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI
KEPALA BIRO
KEPEGAWAIAN
Sekretaris Jenderal
TUGAS:
Melaksanakan....... Assesment... di
lingkungan Kementerian Agama
serta...
FUNGSI:
.....pengelolaan assesment...
Kepala Biro
Kepegawaian
Kepala Bagian Assessment dan
Pengembangan Pegawai
TUGAS:
melaksanakan penyiapan assesment
jabatan struktural, jabatan fungsional,
dan pengembangan pegawai
FUNGSI:
penyiapan
assesment
jabatan
struktural,
penyiapan
assesment
jabatan fungsional, dan penyiapan
pengembangan pegawai
KEPALA SUBBAGIAN I:
ASSESSMENT JABATAN
STRUKTURAL
Kepala Subbagian II:
Assessment Jabatan Fungsional
Kepala Subbagian III:
Pengembangan Pegawai
TUGAS:
Melakukan penyiapan assesment
dan pengangkatan jabatan struktural
TUGAS:
Melakukan penyiapan assesment
dan pengangkatan jabatan
fungsional
TUGAS:
Melakukan penyiapan bahan
pengembangan pegawai
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
2011-2014:
Penyiapan & Tahap Awal Pelaksanaan

2014
2013
2012
•Penyusunan
dokumen
pokok & uji
coba program
2011
•Uji coba
lanjutan &
penetapan
regulasi induk
•Pembentukan
struktur &
pemetaan program
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
•Uji coba
promjab &
awal
ekstensifikasi
Kaleidoskop Program
2011-2014

Produk yang dihasilkan
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Kamus Kompetensi Jabatan
Deskripsi
Kuantitas
Penyusunan kompetensi bagi pegawai Kemenag terdiri dari:
Dari etiap item
a. Kompetensi Inti, terdiri dari 5 jenis kompetensi, yaitu:
kompetensi tersebut
1. Integritas (Integrity)
diturunkan lagi ke
2. Kepemimpinan (Leadership)
dalam 5 (lima)
3. Harmonisasi Keberagaman
proficiency level sesuai
4. Memprakarsai Perubahan
dengan bobot jabatan
5. Menjaga Citra Kementerian Agama
(eselon I, II, III, IV dan
b. Kompetensi Manajerial, terdiri dari 12 jenis kompetensi, yaitu:
pelaksana). Sehingga
1. Perencanaan & Pengorganisasian (PPS)
terdapat 110
2. Sikap Profesional (SPF)
Proficiency level of
3. Pengambilan Keputusan & Penyelesaian Masalah (PKP)
competency, yang
4. Berpikir Strategis (BPS)
terdiri dari:
5. Berpikir Analisis (BAN)
a. Kompetensi Inti, 25
6. Kreatifitas
rincian kompetensi
7. Pencarian Informasi (PIN)
b. Kompetensi
8. Pembelajaran Berkelanjutan
Manajerial, 60
9. Inovasi (INO)
rincian kompetensi
10. Berorientasi pada Pelayanan(BPL)
c. Kompetensi
11. Koordinasi
Teknis12. Membangun Hubungan Kerjasama
Pengetahuan, 25
c. Kompetensi Teknis-Pengetahuan, terdiri dari 5 jenis kompetensi, yaitu:
rincian kompetensi
1. Memimpin Kelompok (MPK)
2. Kerjasama & Membangun Hubungan Kemitraan (KSM)
3. Mengembangkan Orang lain (MOL)
4. Komunikasi (KOM)
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
5. Komunikasi Tertulis (KTL)
Detail
a. Kompetensi Inti,
terdapat 25
rincian (5 Jenis x 5
level of
proficiency)
b. Kompetensi
Manajerial,
terdapat 60
rincian (12 Jenis
kompetensi x 5
level of
proficiency)
c. Kompetensi
TeknisPengetahuan,
terdapat 25
rincian (5 Jenis
kompetensi x 5
level of
proficiency)
Standar Kompetensi Jabatan
Deskripsi
Penyusunan Standar
Kompetensi Jabatan
(SKJ) untuk seluruh
jabatan struktural
eselon I, II, III dan IV
pada unit eselon I pusat,
yaitu:
a.
Sekretariat
Jenderal
b.
Inspektorat
Jenderal
c.
Direktorat
Jenderal
Pendidikan Islam
d.
Direktorat
Jenderal
Penyelenggaraan
Haji dan Umrah
e.
Direktorat
Jenderal
Bimbingan
Masyarakat Islam
Kuantitas
Detail
Total SKJ yang disusun adalah 480
Dokumen yang terdiri dari:
a.
Sekretariat Jenderal 90
Dokumen SKJ
b.
Inspektorat Jenderal 103
Dokumen SKJ
c.
Direktorat Jenderal
Pendidikan Islam 114
Dokumen SKJ
d.
Direktorat Jenderal
Penyelenggaraan Haji dan
Umrah 72 Dokumen SKJ
e.
Direktorat Jenderal
Bimbingan Masyarakat Islam
101 Dokumen SKJ
a.
b.
c.
d.
e.
-
Sekretariat Jenderal
1 SKJ eselon I
6 SKJ eselon II
24 SKJ eselon III
59 SKJ eselon IV
Inspektorat Jenderal
1 SKJ eselon I
6 SKJ eselon II
24 SKJ eselon III
72 SKJ eselon IV
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
1 SKJ eselon I
5 SKJ eselon II
24 SKJ eselon III
84 SKJ eselon IV
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah
1 SKJ eselon I
4 SKJ eselon II
16 SKJ eselon III
51 SKJ eselon IV
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam
1 SKJ eselon I
5 SKJ eselon II
22 SKJ eselon III
73 SKJ eselon IV

Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Produk yang Dihasilkan

Tatacara
Penyusunan Alat
Ukur
Blueprint
Pengembangan
Sistem Aplikasi
Database
Pembangunan
ruangan
assessment center
Booklet
assessment center
Kemenag
Pilot project
assessment-1
Pilot project
assessment-2
Regulasi induk
(KMA 207/2013)
Regulasi turunan
Grand design &
roadmap
Sistem aplikasi
database
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Keputusan Menteri Agama Nomor 207 tahun 2013
tentang Pedoman Pelaksanaan Asesmen Kompetensi bagi
Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama

Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
 Acuan
program
asesmen
kompetensi
 Penyeragaman
asesmen
kompetensi
Kemenag
 Pemetaan
profil
kompetensi
 Quality
assurance
Pengertian

ASESMEN KOMPETENSI:
Proses membandingkan
antara kompetensi jabatan
yang dipersyaratkan dengan
kompetensi yang dimiliki
oleh pemegang jabatan atau
calon pemegang jabatan.
PNS
Metode yang
digunakan
ASSESSMENT CENTER
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Kompetensi
Keywords

KAMUS KOMPETENSI
• kumpulan kompetensi yang meliputi nama kompetensi, batasan, dan
level kompetensi yang digunakan di lingkup Kementerian Agama.
STANDAR KOMPETENSI JABATAN
• Persyaratan kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh seorang
PNS di lingkungan Kementerian Agama dalam melaksanakan tugas
jabatannya.
INSTRUMEN
• Alat ukur yang digunakan untuk menguji kompetensi PNS yang
dinilai.
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Keywords-2

ASESE
•PNS di lingkungan Kementerian Agama yang akan dinilai kompetensinya
dalam penyelenggaraan asesmen kompetensi.
ASESOR
•seorang yang memiliki kemampuan dan wewenang untuk menilai
kompetensi PNS yang dinilai dalam penyelenggaraan asesmen kompetensi.
PROFIL KOMPETENSI
•Gambaran kemampuan & karakteristik yg dimiliki oleh setiap PNS
Kemenag berupa pengetahuan, keterampilan, & sikap perilaku yg
diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya secara profesional, efektif,
& efisien, serta dgn membandingkannya dengan SKJ-nya.
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
3rd Session

Epietemologi asesmen & kompetensi
Memperkenalkan Asesmen Kompetensi Kementerian Agama
IMPLEMENTASI PROGRAM ASESMEN
KOMPETENSI
Rekomendasi
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Proses Asesmen Kompetensi
Kamus Kompetensi Jabatan
Standar Kompetensi Jabatan
Asese
Asesor
DATA INTAKE
Integrasi Data
Feedback
Profil
Kompetensi
REKOMENDASI
Laporan Hasil
Asesmen
TNA, ROTASI, MUTASI, PROMOSI
Proses Asesmen Kompetensi
Disusun & ditetapkan
oleh Ropeg
Memenuhi persyaratan
administratif & etik yang
ditetapkan Ropeg
analisis kasus, bermain peran,
in tray, diskusi kelompok tanpa
pemimpin, wawancara
berbasis kompetensi,
presentasi, psikometri
Kamus Kompetensi
Jabatan
Standar
Kompetensi
Jabatan
Asese
Asesor
DATA INTAKE
Integrasi
Data
Feedback
Laporan Hasil
Asesmen
Profil
Kompetensi
REKOMENDASI
Disusun oleh satuan
kerja, divalidasi &
ditetapkan oleh Ropeg
TNA, ROTASI, MUTASI, PROMOSI
Internal
(pejabat atasan
asese) &
Eksternal
(Konsultan AC
expert)
Kompilasi
data hasil
asesmen
melalui
assessor
meeting
Kategori Hasil Asesmen

Memenuhi Syarat
(MS)
•aspek kompetensi yang dimilik asese memenuhi persyaratan
minimal kompetensi jabatan
Masih Memenuhi
Syarat (MMS)
•terdapat kompetensi yang masih memerlukan pengembangan
untuk dapat memenuhi persyaratan minimal kompetensi jabatan;
Kurang
Memenuhi Syarat
(KMS)
•kompetensi yang dimiliki kurang memenuhi syarat minimal
kompetensi jabatan & diperlukan pengembangan dlm waktu yang
cukup lama
Tidak Memenuhi
Syarat (TMS)
•apabila kompetensi yang dimiliki asese tidak memenuhi
persyaratan minimal kompetensi jabatan dan sulit untuk
dikembangkan.
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Penggunaan Hasil Asesmen

menyusun profil kompetensi PNS
Menjadi salah satu informasi bagi Baperjakat
Menetapkan prioritas pengembangan kompetensi PNS
Kemenag melalui Diklat
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
4th Session

Epietemologi asesmen & kompetensi
Memperkenalkan Asesmen Kompetensi Kementerian Agama
Implementasi Program Asesmen Kompetensi
REKOMENDASI DAN BAHAN BACAAN
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
___________________________1st SCENARIO
PROMOSI
MS
ASESMEN
KOMPETENSI
MMS
KMS
TMS
DIKLAT
KOMPETENSI
PROGRAM
URJAB
BUTIR
KEGIATAN
JABATAN
PENILAIAN
PRESTASI KERJA
PNS
TUSI
>76
Dapat
dipromosikan
<76
Tidak bisa
promosi
<50%
Hukdis tingkat
sedang
25% - 50%
Hukdis tingkat
Berat
Nilai
Realisasi
___________________________2nd SCENARIO
Database asesmen kompetensi
Asesmen Kompetensi
Pemetaan
kompetensi
Rekomendasi struktur diklat
kompetensi
Sesuai Jobfit
Promosi
Tidak sesuai
jobfit
Mutasi
MS
Pejabat
MMS, KMS,
TMS
Pengangkatan
Jabatan
MS
Rekomendasi diklat
kompetensi
Pendalaman
Jobfit
Calon Pejabat
MMS, KMS,
TMS
Rekomendasi diklat
kompetensi
Promosi
Ekspektasi Tindak Lanjut

1.
2.
3.
4.
5.
Segera diterbitkan KMA tentang Kamus Kompetensi Jabatan, Standar Kompetensi
Jabatan, SOP Asesmen Kompetensi, Pedoman Penetapan Asese, dan Grand Design
& Roadmap Asesmen Kompetensi Kemenag
Ropeg Ropeg menyelesaikan penyusunan SKJ pada 5 unit eselon I pusat
Kanwil menyusun draft SKJ untuk divalidasi dan ditetapkan oleh Sekjen melalui
persetujuan Karopeg
Ropeg bersama Direktorat Pendidikan Madrasah menetapkan SKJ Kepala
Madrasah
Ropeg bersama Direktorat Jenderal Bimas menetapkan SKJ Penghulu dan Penyuluh
Agama
Implementasi Asesmen Kompetensi &
Promosi Jabatan Terbuka
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
MENYUSUN STANDAR KOMPETENSI

Langkah-langkah untuk mengidentifikasi kompetensikompetensi yang dibutuhkan untuk menghasilkan
kinerja perusahaan yang prima?
1.
2.
3.
Memahami tujuan atau visi dari organisasi dan langkahlangkah strategis yang hendak dilakukan untuk mencapai
tujuan organisasi.
Identifikasi pekerjaan-pekerjaan kunci dalam organisasi:
pekerjaan-pekerjaan yang mempunyai dampak paling besar
terhadap kinerja organisasi.
Tentukan kompetensi-kompetensi yang disyaratkan jabatanjabatan tersebut.
MENYUSUN STANDAR KOMPETENSI
Cara pertama (ideal) :
1.
2.
3.
4.
Definisikan kinerja yang efektif pada masing-masing
pekerjaan (KPI).
Pilih sampel dari dua kelompok pekerja: mereka yang sangat
baik prestasinya, dan mereka yang berprestasi rata-rata.
Lakukan perbandingan dan analisa, kompetensi apa saja
yang dimiliki para top performers yang tidak dimiliki para
average performers. Deskripsikan tingkatan dari masingmasing kompetesi tersebut.
Melakukan validasi atas kompetensi-kompetensi yang
berhasil diidentifikasi, lalu menerapkan aplikasi dari model
kompetensi tersebut.
MENYUSUN STANDAR KOMPETENSI
Cara lain yang lebih sederhana adalah melakukan Job
Competency Assesment oleh sebuah “Expert Panel”.
1.
2.
Sekelompok “ahli” dalam sebuah organisasi (diantaranya
terdiri dari Direktur, Manajer, HR Spesialist, dan pemegang
jabatan-jabatan kunci) mengidentifikasikan “key
accountabilities” organisasi: pekerjaan, tanggung jawab,
produk, dan jasa terpenting dari organisasi tersebut.
Menentukan ukuran keberhasilan dari masing-masing key
accountabilities tersebut, yang dapat digunakan untuk
mengidentifikasi orang-orang yang berprestasi sangat baik
pada pekerjaannya masing-masing.
MENYUSUN STANDAR KOMPETENSI
4. Menentukan kompetensi-kompetensi apa saja yang
diperlukan untuk dapat melakukan hal tersebut di
atas, pada dua tingkatan:
- Tingkat kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berprestasi
cukup
- Tingkat kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berprestasi
sangat baik
5. Lakukan wawancara kompetensi pada sekelompok
orang yang berkinerja sangat baik dan rata-rata.
6. Hasilnya dianalisis, dan divalidasi.
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Langkah kongkrit berikutnya.....

1
• Kanwil menyusun Standar
Kompetensi Jabatan
2
• Ropeg membentuk tim penyusun &
validasi dokumen SKJ Kanwil
3
• Kanwil didampingi Ropeg
melaksanakan asesmen kompetensi
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
Bahan Bacaan
1. UU No. 5/2014 tentang ASN
2. PP No. 100/2000 Jo. PP No. 13 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas PP No.
100/2000 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural
3. PMA No. 10/2010 jo. PMA 80/2013 tentang Perubahan Kedua Atas PMA No. 10
Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama
4. Permen PAN-RB No. 13/2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan
Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah
5. KMA No. 207/2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Asesmen Kompetensi bagi
PNS di lingkungan Kementerian Agama RI
6. Perka BKN No. 23 Tahun 2011 tentang Pedoman Penilaian Kompetensi PNS
7. Perka BKN No. 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Standar
Kompetensi Manajerial PNS
8. Perka BKN No. 8 Tahun 2013 tentang Pedoman Perumusan Standar Kompetensi
Teknis PNS
9. SE Men PAN-RB No. 16 tahun 2009 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan
Struktural yang Lowong secara Terbuka di lingkungan Instansi Pemerintah
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014
H. Wildan Hasan Syadzili, S.Th.I., M.Ed
Kepala Subbagian Assessment Jabatan Struktural
Bagian Assessment dan Pengembangan Pegawai
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI
NIP
: 19780801 200312 1 004
Pangkat/Gol
: Penata, III/c
TTL
: Bandung, 1 Agust 1978
Phone
:
+62812-886 22 437 (WA)
+62819-110 83 6 83
E-Mail
:
[email protected]
[email protected]
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag RI, 2014

similar documents