peningkatan kompetensi guru

Report
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU
UNTUK MENINGKATKAN
MINAT SISWA PADA BIDANG MIPA
OLEH
ISTAMAR SYAMSURI
FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG
KUR
KBJKN
UN
KS
SERT
GURU
MIPA
SISWA
BAGAIMANA KUALITAS PENDIDIKAN KITA?
• Hasil survai World Competitiveness Year
Book tahun 1997-2007 : TH 2007 DR 55
NEGARA INDON BERADA DI POSISI 53
• Lembaga PBB, UNESCO, tahun 2005: DR 14
NEG ASIA PASIFIK INDON POSISI 10
• Laporan United Nations Development
Programme (UNDP), SDM URUTAN 109 DR
177 NEGARA
• The Political and Economic Risk Consultancy
(PERC) DR 12 NEGARA ASIA, INDON DI
BAWAH VIETNAM
PENDIDIKAN MIPA
• Survai TIMSS tahun 2003, DR 46 NEGARA,
SISWA INDONESIA DI URUTAN 34 (SAINS)
• SINGAPURA URUTAN I, NEG-2 ASEAN
PERINGKAT ATAS
• Balitbang (2003): DARI 146.052 SD  8
•
DARI 20.918 SMP 8
•
DARI 8.036 SMA  7
• United Nations for Development Programme
(UNDP)  SDM INDON DI POSISI 109 DR 177
NEGARA
MENGGEMBIRAKAN:
• SISWA INDON BERHASIL MENGOLEKSI
EMAS/PRAK/PERUNGGU DALAM
OLIMPIADE MIPA INTERNASIONAL,
MENGUNGGULI NEGARA MAJU
Septinus George Saa, Mutiara Hitam
dari Papua
memenangi kompetisi "First Step to Nobel
Prize in Physics“ April 2010.
Bahan Baku Unggul Bermutu
Sistem Pendidikan Kita
HASIL TIDAK BERMUTU
APAKAH GURU PROFESIONAL?
SURVAI
PADANG
BANJAR BARU
MALANG
SAMPEL SURVAI
PENGEMBANGAN KTSP
DI KOTA MALANG
SURVAI KTSP
1. DINAS PROVINSI : KEP DINAS, TIM
PNGEMB
DINAS KOTA
KUR,
: KABID DIKMEN, KASI
PENGAWAS
2. SMP
IPA, NON
: 11 SMPN/S/MTs
KS, GURU MAT,
HASIL
NORMATIF
ADMINISTRATIF
PENDAPAT
HASIL OBSERVASI
BAIK,
POSITIF
???
•
•
•
•
•
•
MENYUSUN KTSP BUKU 2  COPY
PASTE
WKT MENGAJAR RPP TDK DIBAWA
PROSES PEMBELAJARAN TDK SESUAI
DG RPP
PENGELOLAAN KELAS KONVENSIONAL
EVALUASI HANYA KOGNITIF
TDK BERBEDA ANTARA SMP BERMUTU
DG YANG TDK BERMUTU
KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH
1. 70% KS TDK KOMPETEN TERUTAMA DLM KEPEMIMPINAN &
SUPERVISI
2. PENGAWAS  TDK BEKERJA
SESUAI TUPOKSI
3. PENGANGKATAN KS, PENGAWAS, KADIKNAS  TDK BERDASAR KOMPETENSI
JADI GURU TDK TERURUS
KEBIJAKAN PEMERINTAH
A. PAYUNG HUKUM
BAGUS, RAPI, MENGAKOMODASI
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MUTAKHIR
B. UJIAN NASIONAL
MEMBELENGGU GURU
PEMERINTAH DAERAH  DIK-NAS KS 
GURU
UN DIJADIKAN PRESTISE DAE-RAH 
DRILL, LATIHAN SOAL
PELAKSANAAN PENUH MASALAH
C. SERTIFIKASI GURU
1. TDK MEMBENTUK KEPROFESIONALAN
GURU SEPENUHNYA
2. TERKESAN ADA UNSUR/KEPENTINGAN
TERTENTU
3. SENIORITAS
4. BERUSAHA MENDAPAT UANG DRP
MENCAPAI KEPROFESIONALAN
DAPATKAH RAKYAT MELIHAT
PERFORMANCE GURU YANG
TERSERTIFIKASI?
TABEL 1: Minat Siswa terhadap FMIPA UM 2008-2010
BAGAIMANA MINAT SISWA THD MIPA?
2007/2008
No
Prog Study
2008/2009
2009/2010
Pminat
Ditrima
Pminat
Ditrima
Pminat
Dtrima
1922
188
2760
163
3049
171
1
P. Matematika
2
Matematika
504
123
524
131
673
109
3
P. Fisika
885
176
1380
124
1967
160
4
Fisika
270
154
275
142
283
95
5
P. Kimia
1027
187
2051
146
2398
125
6
Kimia
413
176
521
114
602
88
7
P. Biologi
1285
163
1963
141
2500
129
8
Biologi
427
165
457
147
529
117
6733
1332
9931
1108
12001
994
FMIPA
•
•
MINAT MENJADI GURU MENINGKAT:
KRN GAJI GURU TINGGI
•
MASUK LPTK BERMUTU  TDK
TERTAMPUNG
•
MASUK KE LPTK TAK BERMUTU 
POPULASI GURU TDK BERMUTU LEBIH
BESAR
DI
1.
2.
3.
LAPANGAN:
MUTU GURU SELALU RENDAH
TDK SESUAI BIDANG
TDK MERATA
LESSON STUDY
DIAWALI SEJAK 2004
TAHUN 2006  KAB SUMEDANG,
BANTUL, PASURUAN
GURU-GURU MIPA SMPN/S, MTsN/S
•
•
BUKAN METODE MENGAJAR
STUDI TENTANG PEMBELAJARAN 
SEKELOMPOK GURU SECR.
KOLABORATIF DI KELAS NYATA,
AGAR KEPROFESIONALAN GURU
MENINGKAT DAN AKHIRNYA
KUALITAS PENDIDIKAN MENINGKAT
DI INDONESIA
GURU TELAH MENGIKUTI BERBAGAI MACAM
PENATARAN (IN SERVICE TRAINING) TETAPI
SETELAH KEMBALI KE SEKOLAH MEREKA
TIDAK MENERAPKANNYA
MENGAPA?
KURANG WAKTU, MATERI BANYAK
MEDIA BELAJAR KURANG, ALAT/BAHAN
TIDAK ADA, LAB. TIDAK PUNYA, DANA TIDAK
ADA
TIDAK ADA KONTROL/PEMANTAUAN
TIDAK ADA SANGSI THD GURU
PENGELOLAAN KELAS YANG KONVENSIONAL
JAWABANNYA LESSON STUDY
KARENA:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
DILAKUKAN KELAS NYATA
GURU DIHADAPKAN PADA PERMASALAHAN
KELAS SENDIRI
LANGSUNG PRAKTEK DAN MENGKAJI
GURU TDK MENINGGALKAN SEKOLAH DLM
WKTU LAMA SHG PROSES PEMBELAJARAN
TETAP BERLANGSUNG
MURAH
MUDAH (KAYAKNYA SIH)
SEKELOMPOK GURU
1.
2.
3.
LEBIH DARI SATU ORANG GURU
BOLEH SEBIDANG STUDY/LAIN BID STUDY
BOLEH DARI SATU SEKOLAH/LAIN SKL
PARA GURU ITU BERSEPAKAT UNTUK:
1. MERENCANAKAN PEMBELAJARAN
DENGAN OUT PUT RPP/LKS
2. MEMILIH SALAH SEORANG SEBAGAI GURU
YANG MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN
3. GURU LAIN SEBAGAI PEMANTAU/OBSERVER
4. MELAKUKAN REFLEKSI
5. MELAKUKAN REVISI
TAHAPAN LESSON STUDY:
1. PERENCANAAN (PLAN)
2. PELAKSANAAN (DO)
3. REFLEKSI (SEE)
PLAN, DO, SEE
PLAN
STUDY
LESSON
DO
SEE
PLAN
DO
SEE
SATU SIKLUS
LESSON STUDY BUKAN:
1.
2.
3.
4.
5.
METODE PEMBELAJARAN
TEAM TEACHING
PAMERAN PEMBELAJARAN
PENGETAHUAN YANG HARUS DIHAFALKAN
PTK. TAPI BISA DIJADIKAN PTK
LESSON STUDY:
1.
2.
3.
4.
5.
MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU
MENGUBAH SIKAP DAN PANDANGAN GURU
MEMBENTUK KOMUNITAS BELAJAR GURU &
SISWA
MEREFORMASI SEKOLAH
MEMBENTUK BUDAYA AKADEMIK
MANFAAT LESSON STUDY (PASURUAN)
MENURUT KEPALA SEKOLAH:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
GURU LEBIH PERCAYA DIRI
MENGHASILKAN RPP/LKS LEBIH BAIK
LEBIH PEDULI SISWA
MENGGUNAKAN MEDIA/METODE BERVARIASI
LEBIH KREATIF
KERJASAMA MENINGKAT
MENURUT GURU
1.
2.
3.
4.
5.
6.
TDK TAKUT DIAMATI KRN PENGAMATAN
TERFOKUS PADA SISWA
SALING BELAJAR MEMBELAJARKAN
MEMAHAMI SISWA BELAJAR
DAPAT MENGOBSERVASI SISWA BELAJAR
DAPAT MEREFLEKSI
MEMPEROLEH TAMBAHAN PENGETAHUAN
TENTANG: PEMBUATAN RPP/LKS YANG
KREATIF, PENDALAMAN MATERI, METODE,
MENULIS KARYA ILMIAH
DAMPAK PADA SISWA:
1.
2.
3.
4.
5.
LEBIH AKTIF
TIDAK MALU BERTANYA DAN
BERPENDAPAT
SENANG
MUDAH MEMAHAMI
MERASA DIPERHATIKAN GURU DAN
DIHARGAI HAK BELAJARNYA
REKOMENDASI
1. ADAKAN REFORMASI PENDIDIKAN
2. REFORMASI STRUKTURAL :
•
•
•
ORANG YANG BERLATAR BELAKANG
PENDIDIKAN
PROFESIONAL, BERKOMPETEN
PEMBERDAYAAN MONEV
3. REFORMASI KEBIJAKAN
•
•
•
UN DIGANTI
GURU TDK PROFESIONAL  PECAT
AKREDITASI LPTK  PPG
PENGHARGAAN
SISWA
MIPA
MASA
DEPAN
PENGHARGAAN
SEKIAN
TERIMAKASIH

similar documents