seri tokoh alkitab - yunias dan febe

Report
YUNIAS DAN FEBE
KELAS ALKITAB MALAM
GPIB JEMAAT IMMANUEL DI BEKASI.
17 SEPETEMBER 2012.
PENDAHULUAN
• Orang Kristen abad pertama menyebarkan kabar
baik terutama ”di hadapan umum dan dari rumah ke
rumah”. (Kisah 20:20) Mereka yang ikut dalam
pekerjaan tersebut adalah ”pelayan”. Di antaranya
ada juga para wanita, misalnya Priskila. Ia, bersama
suaminya, ”menjelaskan secara terperinci jalan Allah
dengan lebih tepat” kepada seorang pria yang takut
akan Allah namun belum dibaptis sebagai orang
Kristen. (Kisah 18:25, 26) Seperti Febe, Priskila
tampaknya adalah seorang pelayan yang efektif,
demikian pula banyak wanita lainnya.
• Phoebe:
Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari
kita yang melayani jemaat di Kengkrea, supaya
kamu menyambut dia dalam Tuhan, sebagaimana
seharusnya bagi orang-orang kudus, dan berikanlah
kepadanya bantuan bila diperlukannya. Sebab ia
sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak
orang, juga kepadaku sendiri. (Rom 16:2)
Phebe dalam bahasa Yunani bentuk feminimnya
artinya tuhan “Apollos”. Jadi sepertinya dia adalah
orang Yunani tetapi dia telah menjadi orang percaya.
Dia adalah diaken di gereja dan tinggal di Kenkrea.
• Febe disebut juga sebagai saudara perempuan, “saudara
perempuan kita”, bukan secara alamiah, tetapi dalam
hubungan rohani; yaitu salah satu anggota jemaat gereja
di Kenkrea.
• Perlu biaya untuk melakukan perjalanan ke sana dan
nampaknya dia orang kaya dan wanita yang berguna. Dia
juga wanita yang murah hati, dia melayani atau
melakukan pelayanan dengan cara menolong orangorang miskin, sumbernya bukan dari gereja, seperti yang
biasa dilakukan oleh para diaken, tetapi sumbernya dari
hartanya sendiri.
• Kelihatannya dia juga senang menerima para hamba Tuhan dan
orang-orang asing untuk tinggal di rumahnya, rumahnya juga terbuka
untuk semua orang Kristen. Dia banyak membantu gereja dan
semua orang kudus yang datang ke sana. Kemungkinan dia juga
memiliki kelompok yang melakukan perjalanan bersama-sama
dengan dia karena sangat berbahaya bagi seorang wanita
melakukan perjalanan sendirian pada jaman itu. Tetapi sekarang
Paulus hanya menyebutkan satu nama, yaitu Febe saja.
• Istilah dalam bahasa Yunani "προστατις – prostatis" ini barangkali
setengah teknis, artinya nama resmi dari suatu jabatan. Dan ada
yang menafsirkan istilah "prostatis" yang dipakai untuk Febe dalam
Roma 16:2 itu sebagai "orang yang memimpin sebuah sidang
jemaat" atau yang dianggap sebagai imam perempuan dari sebuah
jemaat. Tetapi, pada masa Perjanjian Baru tidak dapat ditunjukkan
pengertian seperti itu: sebaliknya, hal itu cenderung mempunyai arti
"pembantu," "asisten." atau "penyokong," "pelindung."
• Kita semua adalah "pembawa surat rohani".
Kita memiliki kabar baik yang telah ditulis
oleh Paulus beberapa abad yang telah lalu.
Dan, seperti yang telah dilakukan Febe, kita
juga harus membantu menyebarkan surat itu
melalui kata-kata serta perbuatan kita
kepada orang-orang di sekitar kita yang
membutuhkan pesan yang menghidupkan itu
Siapakah Yunias ?
• 16:7 Salam kepada Andronikus dan Yunias, saudara-
saudaraku sebangsa, yang pernah dipenjarakan
bersama-sama dengan aku, yaitu orang-orang yang
terpandang di antara para rasul dan yang telah menjadi
Kristen o sebelum aku.
• Mengenai
Yunias, wajarlah bila kita berpendapat
bahwa seseorang yang “menonjol di antara para rasul”
hanyalah seorang rasul. Jika, terjemahan yang benar
adalah Junia, maka ia adalah rasul wanita. Priska dan
Maria adalah pekerja bagi Tuhan.
• Jadi kita tahu bahwa dalam pelayanan ada
pembatasan peran wanita hanya dalam arti sempit.
Dalam begitu banyak cara lain, Allah ingin memakai
wanita untuk kemuliaanNya, dan Ia telah
melakukannya selama ribuan tahun. Alkitab
berbicara tentang banyak kontribusi positif yang
telah dilakukan oleh wanita bagi Kerajaan Allah,
sebagian kontribusi
• Maka seluruh kehadiran perempuan dalam
kaitannya dengan pelayanan selalu memberi
manfaat bagi pekabaran injil dalam konteks inilah
kita dapat berefleksi tentang peranan perempuan
didalam pemberitaan injil dewasa ini.

similar documents