Bahasa dan Sastra Indonesia SMA Kelas XI

Report
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
Bahasa dan Sastra Indonesia kelas X
Semester 1
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
2
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
STANDAR KOMPETENSI
HOME
Standar kompetensi:
SK - KD
Berbicara
6. Membahas cerita pendek melalui kegiatan
diskusi.
MATERI
Kompetensi dasar:
SOAL
6.1 Mengemukakan hal-hal yang menarik atau
mengesankan dari cerita pendek melalui kegiatan
diskusi
REFERENSI
KOMPETENSI DASAR
TUJUAN
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
3
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran:
1. Menjelaskan hakikat cerpen
2. Menceritakan kembali isicerita pendek yang
dibacadengan kata-kata sendiri
3. Mengidentifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik
cerpen
4. Menemukan nilai-nilai dalam cerpen
5. Mengemukakan hal-hal menarik dari cerpen
melalui diskusi
6. Mengemukakan keterkaitan antara unsur
intrinsik dengan kehidupan sehari-hari.
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
4
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
MATERI AWAL
HOME
Isi materi:
SK - KD
A. Hakikat Cerpen
1.
Pengertian Cerpen
cerita pendek (cerpen) adalah satu diantara jenis karya
sastra berbentuk prosa yang mengisahkan sepengal
kehidupan tokoh yang menarik dan mengesankan.
Sebagai karya sastra, cerpen bersifat fiktif-imajinatif.,
sehingga disebut pula karangan fiksi. Meskipun bersifat
fiktif-imajinatif, tak jarang persoalan yang diangkat dalam
cerpen bersumber dari kenyataan (fakta) sehari-hari.
Namun demikian, kenyataan (fakta) tersebut diolah
secara imajinatif oleh pengarang sehingga menjadi
sebuah karya fiksi.
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
5
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
Secara fisik, cerpen pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai
HOME
berikut.
1.Panjang ceritanya kurang lebih 3 sampai 10 halaman atau kurang
SK - KD
dari 10 ribu kata.
2.Terdapat tokoh dan peristiwa yang dialami tokoh
3.Selesai dibaca dalam sekali duduk.
TUJUAN
4.Hanya terdapat satu insiden yang menguasai jalan cerita
5.Terdapat konflik, tetapi tidak sampai menimbulkan perubahan
MATERI
nasib pelakunya.
6.Hanya terdapat satu alur cerita
SOAL
7.Perwatakan dan penokohan dilukiskan secara singkat
8.Bersifat naratif (menceritakan)
Unsur Pembangun Cerpen
REFERENSI
Seperti halnya bentuk prosa lainnya, cerpen dibangun dari unsur
intrinsik (unsur dari dalam cerpen) dan unsur ekstrinsik (unsur dari
PENYUSUN
luar cerpen).
Unsur intrinsik meliputi:
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
6
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
MATERI LANJUTAN
HOME
Isi materi:
SK - KD
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang
membangun karya sastra itu sendiri. Unsur-unsur
inilah yang menyebabkan karya sastra hadir sebagai
karya sastra, unsur-unsur yang secara faktual
dapat dijumpai jika orang membaca karya sastra.
Unsur intrinsik dalam karya sastra, khususnya
cerpen dan novel, tema, meliputi tokoh/
penokohan, alur (plot), gaya bahasa, sudut
pandang, latar (setting), dan amanat.
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
7
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
1.TEMA
Tema adalah persoalan pokok sebuah cerita. Tema
disebut juga ide cerita. Tema dapat berwujud
pengamatan pengarang terhadap berbagai peristiwa
dalam kehidupan ini. Kita dapat memahami tema
sebuah cerita jika sudah membaca cerita tersebut
secara keseluruhan.
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
2. Tokoh dan penokohan
SOAL
Istilah tokoh menunjuk pada orangnya, pelaku cerita,
sedangkan
penokohan yaitu cara pengarang menyampaikan watak, REFERENSI
perwatakan, atau karakter menunjuk pada sifat dan
sikap para tokoh yang menggambarkan kualitas pribadi PENYUSUN
seorang tokoh.
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
8
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
a.
Tokoh di Bagi menjadi Tiga jenis yaitu:
1. Tokoh protagonis
adalah tokoh yang kita kagumi, tokoh yang merupakan
pengejawantahan norma-norma, nilai-nilai yang ideal bagi kita.
Tokoh protagonis menampilkan sesuatu yang sesuai dengan
pandangan dan harapan pembaca.
HOME
SK - KD
TUJUAN
2. tokoh antagonis
adalah tokoh yang menyebabkan
MATERI
terjadinya konflik. Tokoh antagonis merupakan
penentang tokoh protagonis.
SOAL
3. tokoh tritagonis
yaitu tokoh yang berada ditengah-tengah
REFERENSI
antara tokoh protagonis dan antagonis, tidak ada
memihak antara keduanya. Dan berusaha
PENYUSUN
menyelesaikan konflik yang terjadi antara tokoh
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
protagonis dan antagonis.
9
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
Ada beberapa cara penggambaran karakter tokoh sebagai
berikut:
Secara langsung ( analitik) karakter tokoh diceritakan secara
SK - KD
langsung oleh pengarang.
Secara tidak langsung ( daramatik), dialog antartokoh, reaksi
TUJUAN
tokoh lain, pikiran tokoh, lingkungan, bentuk fisik,
sikap/tingkah laku
MATERI
3. Latar (setting)
Latar dalam sebuah cerita menunjuk
pada pengertian tempat, hubungan waktu, dan
lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwaperistiwa
yang diceritakan
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
10
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
a. Latar Tempat
Latar tempat merujuk pada lokasi terjadinya
peristiwa. Unsur tempat yang dipergunakan
mungkin berupa tempat-tempat dengan nama
tertentu.
b. Latar Waktu
Latar waktu berhubungan dengan “kapan”
terjadinya peristiwaperistiwa yang diceritakan.
C. Latar suasana.
Latar suasana berkaitan dengan suasana
dalam cerita tersebut. Suasana apa yang digambarkan
dalam cerita tersebut
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
11
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
4. Alur (plot)
Alur adalah rangkaian peristiwa yang disusun secara
logis. urutan peristiwa yang berdasarkan hukum sebab akibat.
Alur tidak hanya mengemukakan apa yang terjadi, akan tetapi
menjelaskan mengapa hal ini terjadi. Kehadiran alur dapat
membuat cerita berkesinambungan. Oleh karena itu, alur biasa
disebut juga susunan cerita atau jalan cerita.
Ada dua jenis alur dalam rangkaian peritiwa yaitu:
a. Pengarang menyusun peristiwa-peristiwa secara
berurutan mulai dari perkenalan sampai
penyelesaian. Susunan yang demikian disebut alur
maju. Biasanya memiliki tahapan
-
perkenanal,
munculnya konflik,
mulai memuncak,
- Klimaks`
- Pemecahan Masalah
- Penyelesaian
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
12
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
b. Pengarang dapat memulainya dari peristiwa terakhir
atau peristiwa yang ada di tengah, kemudian menengok
kembali pada peristiwa-peristiwa yang mendahuluinya.
Susunan yang demikian disebut alur sorot balik
(flashback) atau alur mundur
HOME
c. Alur campuran yaitu pengarang
menceritakan banyak tokoh utama dan
masalah yang diceritakan sehingga cerita yang
satu belum selesai kembali ke awal untuk
mencerikan tokoh yang lain.
MATERI
SK - KD
TUJUAN
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
13
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
5. Sudut Pandang (Point Of View)
Adalah posisi pengarang dalam membawakan
cerita. Sudut pandang yang biasa digunakan dalam
cerita adalah
a. sudut pandang orang pertama, pengarang sebagai
tokoh utama cerita.(ditandai dengan kata ganti ‘Aku
atau saya’
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
b. sudut pandang orang ketiga, pengarang
SOAL
sebagai pencerita. Pengarang hanya
menceritakan suatu kejadian yang dialami
REFERENSI
seorang tokoh yang bukan dirinya. Pengarang
berada di luar cerita. (ditandai dengan kata
PENYUSUN
ganti ‘ia’, ‘dia’, atau ‘nama orang’)
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
14
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
c. sudut pandang campuran, sudut pandang yang
memosisikan pengarang sebagai O1 sekaligus O3.
suatu saat pengarang menceritakan dirinya
kemudian di saat lain dia menceritakan tokoh lain.
Suatu saat pengarang sebagai tokoh utama
kemudian di saat lain pengarang mengungkapkan
kejadian yang dialami tokoh lain selain dirinya. Saat
menceritakan tokoh lain pengarang bisa dalam satu
latar cerita maupun di luar cerita. Kata ganti yang
digunakan “aku” dan “dia”
d. Sudut pandang serba tahu. Sudut pandang ini menempatkan
pengarang bisa saja sebagai O1, O3, maupun sudut pandang
campuran. Hal terpenting dalam sudut pandang ini adalah
pengarang bertindak sebagai pencipta segalanya. Ia tahu
segalanya. Ia bisa menciptakan efek yang diinginkan.
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
15
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
6. Gaya Bahasa
Gaya habasa adalah cara yang khas dalam menyatakan
sesuatu dengan bahasa sebagai medianya. Penggunaan
bahasa berfungsi untuk menciptakan suatu nada atau
suasana persuasif serta merumuskan dialog yang mampu
memperlihatkan interaksi antar tokoh. Penggunaan bahasa
yang tidak tepat dapat menimbulkan suatu suasana. Bahasa
dapat pula gigunakan oleh pengarang untuk menandai
karakter tokoh.
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
Gaya bahasa sering kali dianggap sama dengan majas, padahal tidak
SOAL
demikian.
pemakaian majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan
REFERENSI
menyamakan dengan sesuatu yang lain. Dengan demikian majas
merupakan bagian dari gaya bahasa. Kemampuan penulis
mempergunakan gaya bahasa yang cermat dapat menghidupkan
PENYUSUN
cerita.
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
16
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
7. Amanat
Yaitu pesan atau ajaran moral yang ingin
di sampaikan pengarang kepada
pembaca baik secara eksplisit (tersurat)
maupun implisit (tersirat).
Amanat juga menyangkut bagaimana
pembaca mamahami dan meresapi
karya sastra yang dibaca.
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
17
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
MATERI AKHIR
HOME
Isi materi :
SK - KD
UNSUR EKSTRINSIK
Yaitu unsur yang melatar belakangi terbentuknya
karya sastra itu sendiri. Adalah unsur-unsur yang
berada di luar karya sastra, tetapi secara tidak
langsung mempengaruhi bangunan karya sastra.
Walaupun demikian, unsur ekstrinsik cukup
berpengaruh terhadap totalitas bangun cerita yang
dihasilkannya.
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
18
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
1. latar belakang pengarang, seperti
pendidikan, kondisi keluarga, jenis kelamin,
usia, riwayat hidup pengarang.
2. Latar belakang politik, ekonomi, sosial,
agama, budaya.
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
19
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
Selai itu ada juga nilai-nilai yang termasuk dalam
karya sastra, yaitu:
1. Nilai Agama, yaitu nilai yang berhubungan dengan
ajaran-ajaran agama seperti hubungan antara
manusia dengan tuhannya.
2. Nilai Moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan etika
prilaku, kesopanan dalam masyarakat.
3. Nilai Budaya, yaitu nilai yang berhubungan dengan
adat kebiasaan suatu masyarakat atau adat istiadat
masyarakat tertentu.
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
4. Nilai Sosial, yaitu nilai yang berkaitan dengan
hubungan manusia dengan manusia lainyanya dalam
PENYUSUN
kehidupan bermasyarakat.
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
20
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
KUIS
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
21
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
EVALUASI
JAWAWLAH SOAL-SOAL BERIKUT
INI BERDASARKAN MATERI
PELAJARAN YANG BARU SAJA
DISAMPAIKAN
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
22
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
1. Angin berhembus membelai dedaunan kering dibawah
pohon randu yang dipenuhi kapuk putih beterbangan.
Capung-capung nampak begitu gembira terbang diatas
alam bebas, yang penuh dengan keindahan. Tak seperti
burung merpati yang enggan pergi dan hanya terpuruk di
dalam sangkar.
Yang paling menonjol dalam penggalan cerpen diatas adalah
….
a. Tema
d. latar
b. Penokohan
e. alur
c. Amanat
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
2. Kami selalu bersama-sama dalam keadaan apapun. Kami selalu
SOAL
tertawa dalam situasi apapun. Kebersamaan menjadi ciri khas
kami. Tak ada kesedihan yang kami rasakan, jika kami berkumpul
bersama….
REFERENSI
Tema penggalan cerpen diatas adalah ….
a. Persahabatan
d. pencurian
b. Perselisihan
e. Pelampiasan
PENYUSUN
c. Perselingkuhan
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
23
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
3. Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam
bahasa Belanda. Sehingga orang yang hanya mendengarku berbicara
dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda….
“Kenang-Kenangan” oleh Abdul Gani A.K
Watak tokoh “Aku” dalam penggalan cerita tersebut adalah
a. Percaya diri
D. Rajin Berusaha
b. Mudah menyesuaikan diri
e. Rendah Hati
c. Sombong
4.
HOME
SK - KD
TUJUAN
Setelah sampai waktunya diadakan pemeriksaan ternyata
MATERI
rencanaku mendapat pilihan utama dan mendapatkan hadiah
pertama. Aku ingin melihat namaku tercantum dalam surat kabar.
Surat kabar sebagai pemenang pertama. Setelah kubaca surat
kabar, akhirnya nama pemenangnya aku, juga diumumkan. Tapi,
SOAL
hanya pada sebuah surat kabar dan hanya sekelumit saja. Tanpa
komentar apa-apa, akhirnya panitia sayembara memutuskan
hadiah pertama jatuh kepada (lalu disebut nama pemenang). Tapi,
REFERENSI
untuk menyebut namaku, Samsudin Jaya, wah salah cetak pula
menjadi Alaudin Basah. Padahal keinginan yang paling utama dari
seluruh kerja kerasku adalah “Aku ingin terkenal ke seluruh dunia,
setidak-tidaknya ke seluruh Indonesia ! Tapi sayang, aku juga tidak
PENYUSUN
dikenal orang-orang.
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
24
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan cerpen
tersebut
adalah ….
a. Orang pertama pelaku sampingan
b. Orang ketiga serbatahu
c. Orang pertama dan orang ketiga
d. Orang pertama pelaku utama
e. Orang ketiga pelaku utama
5. Watak “Aku” kutipan cerpen tersebut adalah ….
a. Egoistis
b. Idealis
c. Pesimistis
d. Otoriter
e. Ambisius
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
25
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
6. Ada beberapa nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra,
satu di antaranya yaitu nilai yang berkaitan dengan etika, prilaku,
kesopanan dalam suatu masyarakat, di sebut nilai……
A. Agama
D. Moral
B. Sosial
E. Ekonomi
C. budaya
7. “Aku baru tahu bahwa orang-orang dewasa punya
banyak cara untuk membunuh waktu”.
Kutipan cerpen tersebut menggunakan gaya
bahasa/majas……..
A. Metafora
D. Metonimia
B. Alegori
E. Perbandingan
C. personifikasi
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
26
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
8. “lamunku menerawang ke masa lalu saat-saat natalan
dikampung. Jalan kaki dari rumah ke rumah sekedar untuk minta
ketulusan maaf dari saudara tetangga sekampung. Silaturahmi
kerumah guru-guru sekolahku. Natalan terasa sangat syahdu dan
bersahaja”.
Nilai-nilai yang dominan dalam penggalang cerpen tersebut
adalah…
A. Pendidikan
C. Sosial
E. Budaya
B. Politik
D. Agama
9. “aku menehan tangan yang mengepel ingin melayang ke bibirnya,
menjengkangkannya ke dinding, lalu menggelosor di lantai dengan
bunga darah mekar di atas, di lorong dan bengkak”.
petikan tokoh dalam kutipan cerpen tersebut digambarkan melalui………
A. Lingkungan kehidupan tokoh
D. Jalan pikiran tokoh
B. Tokoh lain
E. Fisik dan prilaku tokoh
C. Ketabahan tokoh
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
27
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
10. “pertama say melihatnya, saya merasa heran.
Sepasang sepatu, butut, tergeletak disuatu sudut,
SK - KD
pada sebuat ruangan, di kantor Gubernur. Otak saya
segela bertanya-tanya, sepatu siapakah? Saya
melangkah mendekati sepatu itu ingin lebih tahu, tapi TUJUAN
urung. Orang-orang tanpak tidak peduli dan saya
MATERI
takut kalau tindakan saya di pandang aneh. Saya
punberdiri seperti tadi”.
SOAL
konflik yang terdapat dalam cerpen di atas adalah……
A. Pertentangan tokoh dengan sepatu
REFERENSI
B. Pertentangan dengan pegawai kantor gubernur
C. Pertentangan tokoh dengan diri sendiri
D. Pertentangan dengan lingkungan budaya
PENYUSUN
E. Pertentangan tokoh dengan ulats
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
28
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
29
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
30
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
SK - KD
TUJUAN
MATERI
SOAL
Terima kasih!
Selamat menjadi siswa/i yang baik dan
berprestasi!
SUKSES!
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
31
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
HOME
REFERENSI
Referensi :
SK - KD
1. Buku Pedoman Guru, Menuju Pembelajar
Tuntas(Fokus) Bahasa Indonesia untuk SMA/MA
Kelas X Semester 1
2. Modul 1A Bahasa Indonesia untuk SMA/MA
Kelas X Semester 1 (Yayat Nurhayat)
3. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia
untuk SMA/MA Kelas X (Alex Suryanto dan Agus
Haryanta)
TUJUAN
MATERI
SOAL
REFERENSI
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
32
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website: http://dindikptk.net
PENYUSUN
HOME
NAMA
SK - KD
Adelbertus, S.Pd.
TUJUAN
NIP
..........................
MATERI
SOAL
TEMPAT TUGAS
REFERENSI
SMA Santo Fransiskus Asisi
Pontianak
PENYUSUN
Oleh:Adelbertus, S.Pd.
33

similar documents