Hakekat Cinta

Report
Hakekat Cinta
HARYONO.AS
DOSEN FILSAFAT PPKn FKIP UR
Hakekat Cinta
Manusia tidak dapat menuai cinta
sampai dia merasakan perpisahan
yang menyedihkan, dan yang
mampu membuka fikirannya,
merasakan kesabaran yang pahit
dan kesulitan yang menyedihkan
(Khalil Gibran).
Pasangan yang HANYA tertarik kepada
satu sama lain akan cepat bosan.
Maka, tertariklah kepada yang baik
bagi Anda berdua, bukan hanya
kepada satu sama lain. Saat terpisah,
imajinasi adalah penghubung antara
dua jiwa yang saling mencintai. Itu
sebabnya, kerinduan menghasilkan
janji-janji untuk memuliakan satu
sama lain, yang belum tentu dipenuhi
saat bertemu (Mario Teguh).
SIAPA INI
Akulah Pelita Cintamu yang kehabisan cahaya
menerangimu tapi beriku waktu untuk
Bersinar lagi menerangi harimu.
Kini aku kehilangan jejak
langkah harumanmu
bahkan bayanganmu tidak
ku temui.
Wahai hati yang dirindu
jangan pernah campakan
rindu untukmu .
(Lirik Lagu Cintaku :
Haryono, RDC)
Filsuf Rusia, Salovjev
dalam bukunya “Makna Kasih” mengatakan jika
seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis
secara serius, maka ia akan terlempar keluar dari
cinta dirinya sendiri, dan ia mulai hidup untuk
orang lain
Yose Ortega Y. Gasset
Yose Ortega Y. Gasset dalam “On Love”
mengatakan bahwa di kedalaman sanubari
seorang pecinta merasa dirinya bersatu tanpa
syarat dengan objek cintanya. persatuan
tersebut bersifat kebersamaan yang mendasar
serta melibatkan seluruh eksistensinya
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang
yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam
konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang
mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih
dan kasih sayang. (Wikipedia).
cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang
dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa
pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih
sayang, membantu, menuruti perkataan,
mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun
yang diinginkan objek tersebut. (Wikipedia).
Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 . Ungkapan
cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan
seperti berikut:
1. Perasaan terhadap keluarga
2. Perasaan terhadap teman-teman, atau philia
3. Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
4. Perasaan yang hanya merupakan kemahuan, keinginan hawa
nafsu atau cinta eros
5. Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
6. Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri, yang disebut
narsisisme
7. Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
8. Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
9. Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme
Cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan
emosi yang mendalam. Menurut Erich Fromm, ada
lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
• Perasaan
• Pengenalan
• Tanggung jawab
• Perhatian
• Saling menghormati
Erich Fromm dalam buku larisnya (The Art of
Loving) menyatakan bahwa ke empat gejala: care,
responsibility, respect, knowledge muncul semua
secara seimbang dalam pribadi yang mencintai.
Omong kosong jika seseorang mengatakan
mencintai anak tetapi tak pernah mengasuh dan tak
ada tanggung jawab pada si anak. Sementara
tanggung jawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat
sesungguhnya & tanpa rasa ingin mengenal lebih
dalam akan menjerumuskan para orang tua, guru,
rohaniwan, dan individu lainnya pada sikap otoriter.
Beberapa unsur yang sering ada dalam cinta antar pribadi:
1. Kasih sayang: menghargai orang lain.
2. Altruisme: perhatian non-egois kepada orang lain (yang
tidak dimiliki oleh banyak orang).
3. Reciprocation: cinta yang saling menguntungkan (bukan
saling memanfaatkan).
4. Komitmen: keinginan untuk mengabadikan cinta, tekad
yang kuat dalam suatu hubungan.
5. Keintiman emosional: berbagi emosi dan rasa.
6. Kekerabatan: ikatan keluarga.
7. Passion: hasrat dan atau nafsu seksual yang cenderung
menggebu-gebu.
8. Physical intimacy: berbagi kehidupan erat satu sama lain
secara fisik, termasuk di dalamnya hubungan seksual.
9. Kepentingan pribadi: cinta yang mengharapkan imbalan
pribadi, cenderung egois dan ada keinginan untuk
memanfaatkan pasangan.
10. Pelayanan: keinginan untuk membantu dan atau melayani.
Jenis-Jenis Cinta
1. Cinta eros
biasanya dilandasi oleh keadaan fisik, psikis, rohani
bahkan oleh faktor ekonomi. Seseorang mencintai
orang lain biasanya karena fisiknya yang rupawan,
perilakunya yang menawan atau asal usul
keluarganya yang terhormat. Ada kalanya faktor
kekayaan juga menjadi daya tarik seseorang dalam
mencintai lawan jenisnya. Agama mengajarkan
bahwa dari 4 faktor yang melandasi cinta eros,
hendaknya dipilih yang perilakunya menawan
karena ketaatan ibadahnya.
2. Cinta Amor
Seseorang yang mencintai lawan jenisnya bukan
karena semua faktor Cinta Eros. sebuah cinta
yang tidak rasional. Itulah sebabnya sering kita
temui ada seseorang yang mencintai lawan
jenisnya kendati lawan jenisnya tersebut tidak
memenuhi faktor rupa, keturunan, kekayaan
dan keagamaan.
3. Cinta Philia
Seorang anak yang cinta kepada orang tua,
kakak dan adiknya atau cinta orang tua kepada
anak-anak dan saudara-saudaranya , cinta
persaudaraan atau cinta karena adanya
hubungan kekerabatan. Cinta philia yang positif
adalah yang bersifat ‘Aktif – Aktif’ artinya kedua
belah fihak dapat saling memberi. Orang tua
memberikan perhatian kepada anaknya,
demikian juga sebaliknya, sang anak
memberikan perhatian yang tidak kalah hangat
kepad aorang tuanya.
4. Cinta agape
adalah cinta yang lebih agung yaitu cinta
manusia kepada Allah, Tuhan yang Maha Esa.
Cinta kepada Allah diwujudkan dalam bentuk
pemujaan alias peribadatan. Menurut ajaran
agama, tidaklah diciptakan jin dan manusia
melainkan untuk beribadah kepada Allah.
Peribadatan yang benar akan menumbuhkan
takut kepada Allah, yaitu takut mengabaikan
perintah Allah dan takut melanggar laranganlarangan Allah. Inilah yang disebut takwa.
5. Belas Kasih
Manusia juga dapat mencintai sesamanya tanpa
mengenal ikatan persaudaraan. Belas kasih
merupakan perpaduan cinta philia dan cinta
agape. Cinta jenis ini bersifat tanpa pamrih
bahkan cenderung ingin memberikan sesuatu
terhadap orang lain karena keadaan yang
dialami orang tersebut dan merupakan
perwujudan kecintaannya terhadap Tuhan Yang
Maha Esa.
6. Simpati
adalah suatu proses seseorang merasa tertarik
terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan
apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain.
Dalam simpati, perasaan memegang peranan
penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat
pengertian pada kedua belah pihak. Simpati lebih
banyak terlihat dalam hubungan persahabatan,
hubungan bertetangga, atau hubungan pekerjaan.
Seseorang merasa simpati dari pada orang lain
karena sikap, penampilan, wibawa, atau
perbuatannya. Misalnya, mengucapkan selamat
ulang tahun pada hari ulang tahun merupakan
wujud rasa simpati seseorang.
Simpati juga suatu proses seseorang merasa tertarik
terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan
apa yang dialami, dilakukan dan dialami orang lain.
Dalam simpati, perasaan memegang peranan
penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat
pengertian pada kedua-dua belah pihak. Simpati
lebih banyak dilihat dalam hubungan persahabatan,
hubungan berjiran, atau hubungan pekerjaan.
Seseorang merasa simpati dari pada orang lain
kerana sikap, penampilan, wibawa, atau
perbuatannya.
7. Empati
(dari Bahasa Yunani εμπάθεια yang berarti
"ketertarikan fisik") didefinisikan sebagai
respons afektif dan kognitif yang kompleks pada
distres emosional orang lain.Empati termasuk
kemampuan untuk merasakan keadaan
emosional orang lain, merasa simpatik dan
mencoba menyelesaikan masalah, dan
mengambil perspektif orang lain.
berkisar pada orang lain yang menciptakan
keinginan untuk menolong, mengalami emosi
yang serupa dengan emosi orang lain,
mengetahui apa yang orang lain rasakan dan
pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan
orang lain.
Empati adalah kemampuan untuk menyadari
perasaan orang lain dan bertindak (sesuai)
untuk membantu. Konsep Empati terkait erat
dengan rasa iba dan kasih sayang. Empati
merupakan kemampuan mental untuk
memahami dan berempati dengan orang lain,
apakah orang diempati setuju atau tidak tetapi
disini memiliki niat untuk membantu.
Empati adalah proses mental yang
kompleks yang melibatkan
(1) apa yang dirasakan oleh orang lain
(empati afektif)
(2) bagaimana menempatkan diri
sebagai orang lain(empati kognitif),
dan
(3) menjadi orang lain yang merasakan
(diri sendiri / lainnya) (empati akurasi).
Ketiga mekanisme dianggap saling terkait dan
tergantung satu sama lain maka empati pun
terjadi. Dalam proses empati maka ada
hubungan yang saling berinteraksi antara
penularan emosi, pengambilan perspektif dan
akurasi empati satu sama lain untuk
menghasilkan respon adaptif sosial.
Keadaan empati, atau pemahaman empatik
merupakan cara untuk memahami kerangka
acuan internal lain dengan memaknai
komponen emosional yang dikandungnya,
seperti yang dirasakan orang lain, dengan kata
lain, menempatkan diri di tempat lain, seperti
"seolah-olah menjadi."
PERBEDAAN SIMPATI DAN EMPATI
ber-SIMPATI adalah melakukan sesuatu untuk orang
lain, dengan menggunakan cara yang menurut kita
baik, menurut kita menyenangkan, menurut kita
benar. Sedangkan ber-EMPATI, adalah melakukan
sesuatu kepada orang lain, dengan menggunakan
cara berpikir dari orang lain tersebut, yang menurut
orang lain itu menyenangkan, yang menurut orang
lain itu benar. Jadi, apa yang menurut Anda, Anda
sudah melakukan suatu kebaikan, bisa saja
sebenarnya malah mengganggu orang lain.
KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata dasar 'mesra', yang
artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan
adalah hubungan akrab baik antara pria dan wanita
yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah
berumah tangga. Kemesraan merupakan
perwujudan kasih sayang yang telah mendalam.
Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian
mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah
perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat
menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan
dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai
dengan kemampuan bakatnya.
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan
umur, yaitu:
• Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam
masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana
masa remaja memiliki kematangan organ kelamin
yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
• Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara
pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya
pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan
masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama
biasanya semakin berkurang.
• Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi
manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya.
Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan
dan sebagainya.
Romantisme
adalah cara atau kiat-kiat seseorang untuk
mengekspresikan perasaan tertarik dan
kekaguman (cinta) pada lawan jenis yang
diminatinya. Orang-orang Eropa abad
pertengahan adalah pionir romantisme.. di
jaman dahulu, mereka menunjukkan
ketertarikan dengan bunga, puisi, kata-kata
manis, bahkan pengorbanan nyawa.
modernisasi telah mengubah
wajah romantisme secara drastis.
Ketika aksi-aksi romantis tadi jadi
mudah didapat dengan ‘harga’
yang murah dan tidak lagi berseni,
maka romantisme kuno dituntut
untuk menyesuaikan diri dengan
budaya modern.
Hal tersebut menyebabkan romantisme terbagi
menjadi dua kubu yang bertentangan, yaitu: (1)
aksi romantis modern yang telah berhasil
beradaptasi dengan zaman, dan tetap
menyandang nama ‘ROMANTIS’. Dan (2) aksi
romantisme kuno, yang masih mengandalkan
cara-cara yang cenderung berhasil di zaman
dahulu, dan akhirnya berakhir dengan nama
‘GOMBAL’ atau ‘SOK ROMANTIS’.
Dewasa ini, cap ROMANTIS otomatis menempel
pada aksi pengungkapan rasa suka yang
dianggap tulus, kreatif, dan berhasil ‘menawan’
hati target. Melelehkannya seperti coklat panas
dan terasa begitu membuai. Sebaliknya, Cap
GOMBAL akan menempel pada sejumlah aksi
yang gagal ‘menawan’ hati, dianggap tidak tulus
dan merayu belaka. Aksi yang terlihat trying too
hard untuk mendapatkan perhatian dari
targetnya.
Aneh sekali bukan? Suatu hal dibedakan dari
tulus dan tidaknya.
Dengan kata lain, selama ini Anda dan ribuan
pria lain berpikir bahwa Anda akan berhasil
mendapatkan wanita bila Anda melakukan aksi
romantis dengan TULUS! Padahal sudah jelas
suatu ketulusan tidak punya alat ukur pastinya.
Siapa sih yang tahu bila Anda tulus atau tidak?
Bila Anda seringkali gagal dalam melakukan aksi
romantis, saya tidak akan menyalahkan Anda.
Namun saya juga tidak akan membiarkan Anda
semakin terjerumus. Ini hanyalah akibat kesalah
pahaman Anda mengenai romantisme yang
selalu memaksa Anda untuk terus
mengandalkan cara-cara lama yang sudah
usang.
bagaimana caranya untuk menjadi Pria
Romantis yang sesungguhnya yang
tidak akan dicap sebagai Pria Gombal
Sok Romantis
Romantis sesungguhnya mengandalkan TIMING
dan SIKAP!
TIMING maksudnya Anda harus tahu waktu yang
tepat untuk melancarkan aksi romantis. Anda
tidak bisa main hajar begitu saja. Bila Anda
melakukannya di saat yang tidak tepat, maka
sudah pasti Anda akan menemui kegagalan.
waktu yang tepat untuk melancarkan aksi
romantis?
Ketika dia sudah tertarik pada Anda!
Setelah Anda tahu dia tertarik pada Anda, maka
berikutnya Anda harus melakukan aksi
romantis dalam SUASANA YANG TEPAT!
Suasana maksudnya adalah suasana hati sang
wanita saat itu, suasana tempat, suasana
keadaan, dsb. Apapun yang Anda lakukan
TIDAK AKAN terasa romantis bila Anda
melakukannya di tempat ramai yang kumuh.
Sedangkan SIKAP adalah pembawaan
Anda sejak awal Anda bertemu
dengannya. Jangan berharap dapat
melancarkan aksi romantis yang efektif
bila Anda masih gugup, kaku, bingung,
dan grogi. Bila menyentuhnya saja
Anda tidak berani! (Tidak Mutlak).
DEMIKIAN TERIMAKASIH
Kisah cinta tidak akan berakhir sepanjang
manusia ada, jadi jagalah dan hormatilah
Dengan cara belajar mengenalnya
(HARYONO BIJAWANGSA, RDC)

similar documents