INFERTILITAS

Report
Ns. Halimatul Mufidah, S.kep
GANGGUAN FERTILITAS
 INFERTIL
 TIDAK
MAMPU HAMIL SETELAH 1
TAHUN INTERCOUSE TANPA
PELINDUNG
 INFERTIL PRIMER
 INFERTIL SEKUNDER
FAKTOR YG MEMPENGARUHI





ANOVULASI 5-25%
TUBA FALOPII 15-25%
SERVIK / IMUNOLOGIK 5-10%
INFERTILITAS PRIA 30-40%
LAINNYA 10-25%
PENGARUH UMUR
 FERTILITAS
MENURUN USIA >35
TH (WANITA)
 WANITA USIA
• 16-20 TH : 4,5% INFERTIL
• 35-40 TH : 31,3% INFERTIL
• >40 TH
: 70% INFERTIL
KOMPONEN PENTING
FERTILITAS
WANITA
 MUKUS SERVIK SESUAI UTK SPERMATOZOA
 TUBA FALOPII PATEN
 OVARIUM MENGHASILKAN OVUM NORMAL
 TIDAK ADA OBSTRUKSI ANTARA OVARIUM &
UTERUS
 ENDOMETRIUM SESUAI UTK IMPLANTASI
BLASTOSIT
 HORMON REPRODUKSI NORMAL
PRIA
TESTIS MENGHASILKAN
SPERMATOZOA NORMAL, KUALITAS,
KUANTITAS, MOTILITAS
 TDK ADA OBSTRUKSI PD TRAKTUS
GENITALIA
 SEKRESI TRAKTUS GENITALIA NORMAL
 EJAKULASI SEMEN MAMPU MENCAPAI
SERVIK

PENYEBAB INFERTILITAS
WANITA






MUKUS SERVIK TDK SESUAI
SALURAN ANTARA SERVIK & TUBA TDK
PATEN
TUBA TDK PATEN, MOTILITAS
ABNORMAL
SIKLUS OVARIAN TDK MENGHASILKAN
OVUM
TDP OBSTRUKSI ANTARA OVARIUM &
TUBA
GGN PD ENDOMETRIAL
PRIA
 ANALISIS SEMEN ABNORMAL
 TDP OBSTRUKSI TRAKTUS
GENITAL
 SEKRESI TR. GENITAL
ABNORMAL
 EJAKULASI TDK DPT MENCAPAI
SERVIK
 GANGGUAN
SPERMATOGENESIS
INFERTILITAS



35-40% DISEBABKAN PRIA
40-50% DISEBABKAN
WANITA
10-20% TDK JELAS
PENGKAJIAN






KELUHAN UTAMA
RIWAYAT KESH KELUARGA
(SUAMI-ISTRI)
RIWAYAT REPRODUKSI
RIWAYAT PYK LALU
RIWAYAT MENSTRUASI
RIWAYAT KONTRASEPSI







FUNGSI OVARIUM/ OVULASI
MUKUS SERVIK
SPERMA
KEPATENAN SALURAN TUBA FALOPII
KONDISI ENDOMETRIUM
KONDISI UMUM PELVIK
MASALAH INFERTILITAS
(SGT PERSONAL, MENYANGKUT
EMOSIONAL PASANGAN, KONSEP DIRI)
PENGKAJIAN PADA WANITA
1.
EJAKULASI FAKTOR OVULATORI
 TES DASAR : BBT (Basal Body
Themperature)
 CATAT VARIASI SEHARI2 (pre-ovulasi &
ovulasi)
 PENGARUH HORMONAL (FSH, LH,
progesteron, prolaktin, testosteron,
androstenedion)
 BIOPSI ENDOMETRIUM
 EFEK PROGESTERON MENINGKAT
 MONITORING TRANSVAGINAL
2. EVALUASI FAKTOR SERVIK
 SAAT OVULASI : MUKUS ELASTIS
 JUMLAH MENINGKAT
 VISKOSITAS MENURUN
 KRISTALISASI
 SIFAT MUKUS
3. EVALUASI STRUKTUR UTERUS & TUBA
 HYSTEROSALPINGOGRAPHY (HSG)
 LAPAROSCOPY
PENGKAJIAN PRIA
ANALISIS SEMEN
 Hasil akurat 2-3 hr stl abstinen (tdk coitus)
 Motilitas, morfologi
 Faktor lingkungan:
 Alkohol, obat2an : menurunkan jml sperma
 Rokok : menurunkan motilitas
MANAJEMEN INFERTILITAS


Metode farmakologi
Artificial insemination
• Indikasi semen ; oligosperma,
astenosperma, teratosperma
• Disfungsi ejakulasi
• Mukus sedikit
• Servisitis permanen
• Stenosis servikalis

INTRAUTERIN INSEMINATION
 By pass servik
 Pilihan sebelum in vitro fertilization (IVF) dan
Gamet Intrafallopian Transfer (GIFT)

IVF
 Faktor tuba, mukus abnormal, infertil pria, infertil
imunologik, faktor servik
GIFT
 Defisiensi semen, faktor servik, imunologik,
endometriosis
INVITRO FERTILIZATION UTILIZING
DONOR OOSIT
 INVITRO FERTILIZATION USING
GESTATIONAL CARRIER

SO…
ASPEK LEGAL ETIK????

similar documents