manajemen-perubahan

Report
Materi Kuliah E-learning 29/6/2012
Dasar Manajemen
Sem. Genap 2011 / oleh Tyastuti P.
 Perubahan
(dalam arti luas) : respon
terencana atau tidak terencana thd tekanantekanan, atau kekuatan dan desakan-desakan
yg ada.
 Kekuatan dan desakan ekonomi, teknologi,
sosial, politik , persaingan, dan aturan serta
hukum  banyak institusi
beradaptasi/melakukan perubahan agar
survive.
 Perubahan terjadi, dan reaksi tetap akan
ada.
Setidaknya ada 3 pelaku perubahan :
1. Pelaku perubahan dg kekuasaan resmi
(legitimacy of change) – adalah mereka yg
memiliki kekuasaan formal dan dianggap sah
2. Para pendorong dan penganjur perubahan
(instigators of change) – adalah mereka yg
memandang perlunya perubahan krn telah
melihat dan membandingkan sesuatu yg baik di
lain tempat
3. Para fasilitator perubahan (fasilitators of
change) – adalh mereka yg memiliki
kewibawaan dan diakui serta dikenal sbg
pemimpin informal yg memudahkan proses
timbulnya perubahan

1.
2.
3.
4.
5.
Membawa ide-ide segar dan baru
Membawa suatu pandangan baru yang
obyektif thd aktivitas yg ada.
Memiliki potensi untuk menciptakan suatu
jaringan kerja baru
Berani menentang status quo
Memperbaiki dan mengembangkan kinerja
organisasi secara keseluruhan
Memiliki pemikiran dan ide inovatif,
bersemangat, dan berani
 Selalu mencari hal-hal baru yg menantang dg
mempertimbangkan resiko yg tidak terlalu tinggi
 Ingin selalu melihat organisasi, masyarakat, atau
institusinya maju dan berkembang, serta
memiliki komitmen dan loyalitas tinggi pada
lembaga
 Pandai berorganisasi, cerdik dalam berpolitik,
mengerti sistem kekuasaan serta batas
perubahan yg ingin dilakukan ttp tidak
terkalahkan oleh hambatan dan rintangan yg ada
 Dapat menjadi anggota dan pemain tim yg
efektif serta mudah dan senang berkawan.

Memberikan visi terhadap perubahan (
perub apa yg akan dilakukan, skala
prioritasnya yg mana, arah perubahan
harus jelas )
Memulai perubahan (telah teridentifikasi
tahap mana yang mendukung dan mana yg
tidak mendukung perubahan, bgt pula
pemegang kekuasaan di sekitar mana
perubahan akan dilakukan)
Mengimplementasikan perubahan ( tahap
dimana perubahan siap dilakukan, tugastugas serta dokumen lainnya telah
dipersiapkan )

Developmental change :


Transitional change


Perubahan kecil berupa pengemb organisasi,
perbaikan ala kadarnya, perub rancangan mata kuliah
di PT, dsb. Memerlukan waktu 1-2 tahun.
Perubahan transisi, misal berp perub kurikulum,
keterkaitan antar mata kuliah yg ada, pengadaan
perpustakaan di fak, perub jumlah maba yg diterima,
dsb. Memerlukan waktu 3 – 5 tahun
Transformation change

Perubahan transformasi yg fundamental dan
berdampak drastis, mis perub struktural,
pengangkatan pegawai, pembukaan jurusan atau
prodi baru, dsb. Memakan waktu mulai 1 tahun
sampai satu dekade ke depan.
 Buat
SWOT analysis; identifikasikan gap
antara visi kini dan visi mendatang; fikirkan
apa-apa saja yg perlu dirubah.
 Cara/langkah yg dilakukan :
1.
2.
3.
4.
Mendaftar semua hal yg hendak dirubah
Mengidentifikasi hal-hal yg hendak dirubah
tsb : penting/tidak penting; dapat
dikerjakan/tidak dpt dikerjakan; serta
tipe/tingkat perubahan yg ingin dicapai
Buat skala prioritas dr yg terpilih untuk
dikerjakan
Tetapkan dan fokuskan langkah kunci
perubahan
1.
2.
3.
4.
Critical ( orang/lembaga potensial/penting)
yg setuju perubahan
Peripheral ( orang biasa/lembaga yg tidak
punya peran ) yg setuju perubahan
Critical yg tidak setuju & menentang
perubahan
Peripheral yang tidak setuju perubahan.
Tunjukkan dan sebutkan para pendukung yg lain,
baik dalam maupun luar
 Adakan lobi ke dalam, adakan pertemuan dg
banyak orang demi kepentingan kebaikan dan
keuntungan bersama
 Dapatkan dukungan dari orang/lembaga
potensial dalam bentuk tulisan
 Adakan percobaan perubahan kecil-kecilan
meskipun dg keberhasilan ala kadarnya
 Buat data pendukung kuantitatif dan bukti-bukti
nyata
 Adakan dan nyatakan perbandingan dg institusi
lain, dalam maupun luar negeri

 Identifikasi
orang/lembaga yg bakal terkena
dampak perubahan
 Bagi mereka yang terkena dampak,
identifikasikan yg memegang peranan
penting maupun yang biasa
 Identifikasi mereka yang mau pro/setuju dan
mau bekerjasama maupun yang menentang ,
dg cara menyusun pemetaan dan rencana
kerja.
 Kembangkan cara memperoleh dukungan dan
menetralisisr mereka yang menentang
inisiatif perubahan.
 Pemilihan
anggota tim : kekuasaan informal,
pimpinan opini, mereka yg dpt dipercaya
menyukseskan tugas tanpa terpaksa atau
diingatkan terus.
 Tujuan realistik saja, jangan muluk-muluk
 Batas waktu rencana dg tanda pengingat
 Nyatakan rencana implementasi dan
prosesnya secara scr tertulis menurut
kebutuhan.
 Buat tim informal untuk membantu usahausaha tim formal untuk mempercepat
perubahan.
 DELAPAN
SEBAB KEGAGALAN DALAM USAHA
PERUBAHAN DALAM ORGANISASI menurut
Kotter (1955) :
1.
2.
3.
4.
Tidak cukupnya penciptaan perasaan penting
dalam perubahan
Tidak terciptanya koalisi yang memberikan
arahan yang cukup kuat
Kurangnya visi atau kepemimpinan
Tidak teridentifikasinya sumber-sumber
potensial pertahanan untuk dapat menang
menghadapi orang-orang pembuat rintangan
5.
6.
7.
Tidak adanya perencanaan sistematis
terhadap pentahapan langkah perubahan
Kurang jeli menghadapi budaya organisasi
Terlalu cepat menyatakan kemenangan
Selamat mengadakan perubahan
Sesungguhnya Tuhan tidak akan
mengubah nasib suatu kaum sampai
kaum itu sendiri mengubah
nasibnya.

similar documents