Kuliah-5 Organisasi lokal

Report
Organisasi lokal dan
pembangunan masyarakat
Bertipikir global
bertindak lokal
Strategi
pembangunan
yang berpusat
pada manusia
4/13/2015
1
PEMBANGUNAN MANUSIA:
2
4/13/2015
pembangunan terpusat pada penduduk
 Dari,
oleh, dan untuk rakyat
 paradigma


pembangunan:
pembangunan bukan tujuan akhir,
pembangunan adalah ALAT untuk mencapai hidup layak dan
meningkatkan standar hidup
 Partisipasi
 perumusan
dalam proses pembangunan
kebijakan: advokasi, issu prioritas: pro-
poor
 perencanaan: anggaran bidang sosial, tujuan dan
sasaran yang jelas dan terarah => input
 implementasi: partisipasi dalam program => proses
 MON EV: dilihat manfaat dan dampak kebijakan
3
PEMBANGUNAN MANUSIA:
4/13/2015
proses perluasan pilihan
CARA:
kapabilitas dasar,
kesempatan kerja
TUJUAN:
pilihan
HIDUP LAYAK
norma, nilai:
keluarga, komunitas
PERLUASAN
PELUANG
HAK-HAK
4/13/2015
DASAR
4
PILIHAN
partisipasi, kesempatan,
keterlibatan dalam proses
pengambilan keputusan,
status kesehatan,
pengetahunan,
ketrampilan
STANDAR
HIDUP LAYAK
KAPABILITAS
DASAR
Perluasan akses:
air bersih, sanitasi,
listrik
Pendapatan,
kesempatan kerja
Perluasan akses:
pekerjaan, usaha,
sumberdaya ekonomi
Perluasan akses:
DIKLAT, layanan
kesehatan dasar
HAK-HAK DASAR PENDUDUK
BAGI TERCAPAINYA
PEMBANGUNAN MANUSIA
PERSEPSI SALAH
tentang pembangunan manusia
5
TETAPI
BUKAN





Anti pertumbuhan
Pembangunan sosial
Pembangunan SDM
[diklat]
Pendekatan multi aspek
secara parsial
Pertumbuhan Tinggi
4/13/2015

Pertumbuhan terkendali
Pembangunan Pro-Poor
Peningkatan kapasitas
dasar Manusia
Pendekatan HOLISTIK

Pertumbuhan berkelanjutan



Pembangunan
6
manusia
4/13/2015
Reproduksi sosial
Modal sosial: LSM and organisasi kemasyarakatan
Kapabilitas
Pekerja dan Petani,
Manajer,Wirausaha
ketenagakerjaan
Prioritas
pengeluaran sosial
Kebijakan dan belanja
pemerintah
Produksi,
LITBANG, Teknologi
Pengeluaran rumahtangga
pada kebutuhan dasar
Kegiatan dan
pengeluaran rumahtangga
Distribusi sumberdaya swasta dan negara
Komposisi
Output dan Ekspor
Ketenagakerjaan
Kelembagaan Negara dan Pemerintahan
Pertumbuhan
ekonomi
Tabungan
luar negeri
Tabungan
domestik
Modal fisik
Profil Organisasi Lokal


mendiskripsikan
profil organisasi
lokal yang meliputi
aspek organisasi,
kegiatan dan
jaringan kerja,
peranan organisasi
lokal dalam
pembangunan
masyarakat.
4/13/2015
7
Ciri organisasi lokal
 Organisasi
4/13/2015
yang ada di
masyarakat
memperlihatkan ciriciri, seperti
egalitarianisme,
penghargaan kepada
orang berdasarkan
prestasi, keterbukaan
partisipasi bagi seluruh
anggota, penegakan
hukum dan keadilan,
toleransi dan pluralisme
serta
mengembangkan
musyawarah.
8
9
4/13/2015
Karakteristik Organisasi
Lokal
a.
Bentuk Organisasi
Lokal




majelis ta’lim/
pengajian/
yasinan,
paguyuban
warga,
perkumpulan
suku tertentu,
perkumpulan
remaja,
perkumpulan
adat,
ikatan pemuda
masjid,





perkumpulan
kematian,
perkumpulan
arisan,
lembaga
keuangan
masyarakat,
perkumpulan
kesenian,
perkumpulan olah
raga,
lembaga
musyawarah adat,
ikatan keluarga,
ikatan suka duka,
dana sehat dan
Contoh organisai
lokal :
10
 Di
4/13/2015
Nusa Tenggara Barat, terdapat
organisasi yang diberi nama
“Banjar Dharma Prawedhi” yang
memiliki kegiatan memberikan
santunan terhadap keluarga tidak
mampu.
 Di Sumatera Barat terdapat
organisasi yang diberi nama “Tani
Saiyo Geragahan”, yang memiliki
kegiatan memberikan bantuan
bagi masyarakat yang mengalami
cara pembentukan organisasi
lokal
1.

4/13/2015
berdiri secara alamiah
berdasarkan kebutuhan dan
aspirasi masyarakat, seperti
perkumpulan pengajian,
keagamaan, ikatan keluarga,
ikatan kesukuan dan marga,
kelompok arisan, kelompok
kesenian dan olah raga dan
adat.
Organisasi ini cenderung
adaptif dengan
kemampuan lokal, dengan
mempertahankan dan
melestarikan nilai-nilai sosial
budaya lokal, tradisi dan
kebiasaan, serta sumber
daya lokal.
11
12
cara pembentukan
organisasi lokal
2. Perkumpulan yang pembentukannya
diprakarsai oleh pemerintah.

Organisasi ini merupakan kepanjangan
tangan pemerintah kepada masyarakat,
seperti , PKK, Posyandu dan sebagainya.
4/13/2015
Karakteristik Organisasi Lokal
b. Keanggotaan

didasari pendidikan tertentu,
keterampilan, persamaan
agama, keturunan,
persamaan suku, persamaan
pekerjaan, kepedulian sosial,
persamaan kepentingan,
domisili di wilayah tertentu
(RT/RW/Desa) dan multi
kultur.

Keanggotaan di dalam
organisasi lokal pada
umumnya bersifat sukarela,
mempunyai hubungan
interpersonal dan biasanya
memiliki ikatan kekeluargaan
yang kuat
4/13/2015
13
Karakteristik Organisasi Lokal
c.Jangkauan wilayah

Pada umumnya wilayah
kegiatan organisasi pada
tingkat RT, RW,
dusun/kampung dan
desa/kelurahan.

Hal ini sesuai dengan
karakteristik dari organisasi,
yang awal pendiriannya
didasarkan pada tujuan
memberikan palayanan
sosial dengan prinsip dari,
untuk dan oleh
masyarakat lokal.
4/13/2015
14
15
4/13/2015
Karakteristik Organisasi
Lokal
d. Sumber dana
1.
2.
3.
4.
5.
Iuran anggota
Sumbangan masyarakat
Bantuan Dunia usaha
Subsidi pemerintah
Hasil usaha organisasi (usaha ekonomis)
16
4/13/2015
Kegiatan Organisasi Lokal
1.
Kegiatan





Kegiatan dalam upaya memperkuat
lembaga adat/kebudayaan,
Pengembangan kegiatan olah raga dan
kesenian.
Kegiatan keagamaan,
Kegiatan Usaha Kesejahteraan Sosial,
Kegiatan pemberdayaan ekonomi
masyarakat,
Kegiatan Organisasi Lokal
4/13/2015
2. Jangkauan kegiatan
 Organisasi dalam
rekruitmen
anggotanya cukup
bervariasi, sesuai
dengan tujuan
pendirian dan sasaran
yang akan dicapai.

Dalam pelaksanaan
kegiatannya, tampak
ada keterkaitan
antara rekruitmen
anggota ini dengan
sasaran penerima
17
pelayanan.
Kegiatan Organisasi Lokal
3. Sistem jaringan
kerja
 kerjasama dan
koordinasi dengan
Organisasi
Sosial/LSM
 kerjasama dengan
pemerintah
4/13/2015
18
19
4/13/2015
Peranan Organisasi Lokal




Informasi
Mediasi
Advokasi
Pemberdayaan
20
Manfaat organisasi sosial
bagi masyarakat



Manfaat ekonomis.
Manfaat mental spiritual
Manfaat sosial budaya
4/13/2015
21
4/13/2015
Manfaat bagi pembangunan
desa/kelurahan
 Organisasi
yang tumbuh dan dibentuk
oleh masyarakat lokal pada
kenyataannya memiliki kontribusi bagi
pembangunan desa/kelurahan di
wilayahnya., yaitu :
 Menyediakan informasi permasalahan
dan kebutuhan masyarakat
 Memberikan data tentang PMKS
 Percepatan target pembangunan desa
 Membantu pemerintah dalam sosialisasi
pembangunan desa
 Sebagai mitra pemerintah
 Menurunkan pengangguran
22
4/13/2015
DAFTAR PUSTAKA
 Abu
Hanifah (et.all) (1995), Penelitian
Peningkatan Peran Serta Masyarakat
dalam Pembangunan melalui Nilai
Kesetiakawanan Sosial, Jakarta :
Balitbang Kesos.
 Adi Suryadi Culla (1999), Masyarakat
Madani : Pemikiran, Teori dan
Relevansinya dengan Cita-Cita
Reformasi, CV. Rajawali : Jakarta.
 Bakhit, Izzedin, et.all (2001), Menggempur
Akar-Akar Kemiskinan (Attaking Root
Poverty), Jakarta : Yayasan Komunikasi
Masyarakat Persekutuan Gereja-gereja di
Indonesia.
23
4/13/2015
DAFTAR PUSTAKA






Irawan Soehartono (1995), Metode Penelitian
Sosial, Bandung : CV Rineka Cipta.
Koetjaraningrat (1977), Sistem Gotong Royong
dan Jiwa Tolong Menolong. Jakarta : Fakultas
Sastra Universitas Indonesia.
------------------------(1993), Manusia dan Kebudayaan
di Indonesia, Jakarta : Penerbit Djambatan.
Korten, David C (1985), Pembangunan Berpusat
pada Rakyat, Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Masri Singarimbun (1995), Metode Penelitian
Survey, Jakarta : LP3 ES.
M. Junus Melalatoa (1977), Perwujudan Gotong
Royong dalam Aktivitas Pertanian di Gayo,
Jakarta : Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

similar documents