THERAPEUTICAL FEEDING CENTER

Report
PUSKESMAS KREJENGAN
2012
3 LANGKAH MENANGANI GIBUR
PENCARIAN
PENANGANAN
KASUS
PENCEGAHAN
1. PEMANTAUAN STATUS GIZI (PSG)
2. PELAKSANAAN KEGIATAN POSYANDU
• PENIMBANGAN DI POSYANDU
• SWEEPING (KUNJUNGAN RUMAH)
3.
4.
5.
6.
7.
PENJARINGAN GIZI BURUK
PELACAKAN GIZI BURUK
THERAPEUTICAL FEEDING CENTER (TFC)
COMMUNITY-BASED THERAPUTICAL CARE
PENCEGAHAN GIZI BURUK
• POSITIVE DEVIANCE
• POS GIZI (PEMBERDAYAAN MENU MAKANAN LOKAL)
Pemantauan Status Gizi
• Bentuk : SURVEY.
• ± 200 – 400 Balita (tergantung
Prevalensi)  < 15% gizi kurang.
• TUJUAN :
• Mendapatkan Status Gizi Balita di
tingkat Kecamatan berdasarkan indeks
BB/U, TB/U, dan BB/TB
• JUKNIS TAHUN 2008
• PSG integrasi dengan Survey KADARZI
• Membandingkan Status Gizi Balita
dengan Perilaku Gizi di Masyarakat.
HASIL PSG + PKG
• PETA DESA RAWAN GIZI
• POLA PANGAN HARAPAN
• INTERVENSI SESUAI POLA
INTERVENSI TAHUN N+1
• PRIORITAS PENANGANAN GIZI BURUK
• PRIORITAS PELATIHAN KADER  POS GIZI + PENGUATAN POSYANDU
• PRIORITAS KEGIATAN TAMBAHAN : TIM SKPG.
OPERASI TIMBANG vs PSG
PSG
OPERASI TIMBANG
• Tenaga terlatih dan
divalidasi petugas.
• Hasil spesifik BB, TB.
• Bentuk Survey
• Hasil Survey = Gambaran
Status Gizi Kecamatan (3
indikator).
• Intervensi = tahun N+1
• Bulan AgustusSeptember
• Tenaga kader secara
keseluruhan
• Hasil BB/U  KMS
• Bentuk Total Balita
• Hasil = data balita BGM
total.
• Intervensi Bulan
berjalan.
• Bulan Nop-Des (?) 
Januari dan Juli
OPERASI TIMBANG
• Istilah pertama di Juknis Bansos
Program Perbaikan Gizi
Masyarakat th 2008
• Operasi = Kegiatan pro aktif =
kegiatan Posyandu.
• Balita yang datang (D/S) + Balita
yang dikunjungi = TOTAL
• Kegiatan sebaiknya diadakan di
awal tahun untuk mendapatkan
jumlah balita BGM dan 2T.
• Dilanjutkan rujukan kader ke
Puskesmas.
RUJUKAN KASUS 2T
• DARI YANG SERING TERLIHAT DAN
BEBERAPA PENELITIAN, PENYEBAB

• POLA ASUH
• INFEKSI
• RUJUKAN KE PUSKESMAS, BISA
DIPERLUAS SAMPAI KE 2T.
• IBU DI KONSELING PETUGAS GIZI,
ANAK DIANTROPOMETRI DAN
DIPERIKSA MEDIS.
PENJARINGAN GIZI BURUK
• RUJUKAN BALITA BGM – 2T
(T1 – T3) OLEH KADER,
PERANGKAT ATAU
MASYARAKAT. MANFAATKAN
AMBULANS DESA.
• MELAKUKAN PEMERIKSAAN
KMS.
• MELAKUKAN
ANTROPOMETRI DENGAN
TENAGA TERLATIH DAN ALAT
YANG DITERA DENGAN
BENAR.
• KONVERSI HASIL
PENGUKURAN KE STATUS
GIZI. (BB/U, BB/TB, TB/U,
DAN ANGKA LAINNYA – IMT,
LILA, LIKA).
• TENAGA MEDIS MENCARI
FAKTOR INFEKSI
• AHLI GIZI MENCARI FAKTOR
POLA ASUH (nutrisi dan
perilakU
• HASIL
• PENEMUAN BALITA SANGAT
KURUS (z-Score BB/TB < -3) dan
KURUS (z-Score BB/TB -2 – -3)
• SANGAT KURUS  TFC
• KURUS  CTC
• SANGAT KURUS MENJADI
SASARAN PELACAKAN GIZI
BURUK.
PEMERIKSAAN KMS
• Dilakukan pendaftaran :
• Identitas (seperti biasa rawat jalan)
• Status Gakin (harus jelas)
• Tanggal lahir (selain ditanyakan dicocokkan dengan
kohort)
• Dilakukan cek ulang apakah betul-betul BGM
PENIMBANGAN
TERA TIMBANGAN!
Panjang Badan
Midle Uper Arm Circumference
(MUAC/LILA)
Head Circumference
(HC/LIKA)
PENENTUAN STATUS GIZI
PENJARINGAN
• INSTALLER WHO-ANTHRO 2011
• CDC – BB/U, TB/U dan BMI/U 2-20 TH
PEMERIKSAAN
TENAGA MEDIS
• MENCARI KEMUNGKINAN INFEKSI
POLA ASUH DAN NUTRISI
PELACAKAN GIZI BURUK
• PETUGAS GIZI MELAKUKAN
KUNJUNGAN RUMAH KE
PENDERITA GIZI BURUK
• MELIHAT FAKTOR LINGKUNGAN,
PEMANFAATAN HALAMAN,
MELAKUKAN FFQ DAN RECALL
RUJUKAN GIZI BURUK
• MASA STABILISASI BISA
DILAKSANAKAN DI TFC ATAU DI
RS.
• BILA TANPA KOMPLIKASI
SEBAIKNYA DI TFC.
THERAPEUTICAL FEEDING CENTER
(PUSAT PEMULIHAN GIZI)
PERSIAPAN
• TENAGA YANG TERLIBAT :
• DOKTER DAN DOKTER GIGI
• MENGOBATI PENYAKIT DAN MEMANTAU
STATUS HARIAN
• PETUGAS GIZI DAN DAPUR
• ANTROPOMETRI DAN PENYEDIAAN PMT F75
DAN F100
• PENYULUHAN DAN PENGAJARAN MENU
MAKANAN LOKAL
• PERAWAT
• MEMASTIKAN ASUPAN PMT SESUAI
DENGAN YG DIHITUNG NUTRISIONIS
• BIDAN
• STIMULASI DAN DETEKSI DINI TUMBUH
KEMBANG
• PETUGAS PROMOSI, SANITARIAN
• PENYULUHAN
• LINTAS SEKTOR
• PEMANFAATAN PEKARANGAN &
PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA
DANA
• PEMBELIAN ALAT MAKAN
• PEMBELIAN PERMAINAN DAN
ALAT PEMERIKSAAN DDTK
• PEMBUATAN FORMULA F75
DAN F100
• MAKAN PASIEN DAN
PENUNGGU (IBU)
• SONDE (NGT) SEJUMLAH
PASIEN
• MATERI PENYULUHAN (RESEP
DLL)
• BAHAN MAKANAN LOKAL
RUANGAN
• RUANGAN PERAWATAN
• RUANGAN BERMAIN
• UNTUK BALITA BERMAIN
• PENYULUHAN
• DDTK DAN STIMULASI
KEGIATAN TFC SCR UMUM
•
•
•
•
•
PEMBERIAN PENGOBATAN
PEMBERIAN PMT FORMULA
PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU MENGASUH ANAK
PEMBERIAN PENGETAHUAN MAKANAN LOKAL
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
• ANGGAPAN ANAK TIDAK SAKIT, DIRAWAT  ORANGTUA TIDAK
PRODUKTIF. MAKAN ORANGTUA SERINGKALI DIMINTA DALAM
BENTUK TRANSPORT
• ADA KESEPAKATAN PENJADWALAN ORANGTUA UNTUK PULANG
KE RUMAH [KAMAR BAROKAH] 
• KEGIATAN DI TFC ~ MINIMAL 2 MINGGU S.D Z-SCORE BB/TB < -2
10 Langkah Utama Tatalaksana Gizi Buruk
Stabilisasi
No
Transisi
Rehabilitasi
Tindak
lanjut
Hr 8 -14
Mg 3 - 6
Mg 7- 26
Tindakan
Hr 1 - 3
1
Mencegah / mengatasi
hipoglikemi
2
Mencegah / mengatasi
hipotermi
3
Mencegah / mengatasi
dehidrasi
4
Mengatasi gangguan
elektrolit
5
Mengobati infeksi
6
Mengatasi kekurangan zat
gizi mikro
7
Memberikan makanan
stabilisasi & transisi
8
Memberikan makanan
tumbuh kejar
9
Memberikan stimulasi
10
Mempersiapkan tindak
lanjut di rumah
Hr 3 -7
Tanpa Fe
Dengan Fe
31
Fase Stabilisasi dan Transisi
• Pasien gizi buruk datang dengan :
I.
II.
III.
IV.
V.
Renjatan, letargis dan muntah (diare)
Letargis dan muntah (diare)
Muntah (diare)
Letargis
Tidak ada tanda
• Di dalam buku sudah ada yang
diperlukan untuk tiap kondisi.
• Persiapan yang harus selalu ada :
• Larutan Gula - Mineral Mix - Formula F75
• Infus set – RD 10% - RD 5% - Sonde
• Sebaiknya Sonde langsung dipasang.
Kegiatan TFC
• Rawat Inap 7 hari untuk balita dengan kriteria z-score <-3
BB/TB
• Rawat Inap dengan pemberian makanan lunak per os / sondasi
• Pemberian Makanan Tambahan F75 :
•
•
•
•
12 kali 2-3 hari (tiap 2 jam)
8 kali 3-5 hari (tiap 3 jam)
6 kali 3-5 hari (tiap 4 jam)
Pengenceran ada di Buku Juknis
• Pemberian Makanan Biasa kepada ibu.
• Obat-obatan dan vitamin menyesuaikan.
• Kegiatan Stimulasi, Pemeriksaan kondisi harian, kelainan di
rongga mulut dan gigi (Drg.)
REKAM MEDIS
• REKAM MEDIS GIZI
BURUK
• IDENTITAS
• CATATAN PERAWATAN
HARIAN
• PEMANTAUAN BB
• PEMANTAUAN TANDA
VITAL
• PEMANTAUAN I.V
• CATATAN ASUPAN
MAKANAN
• HASIL AKHIR
MASA REHABILITASI
• BILA SUDAH :
• Z Score < -2
• TIDAK ADA KOMPLIKASI
• PENDERITA BOLEH PULANG. TAPI MASUK KE FASE PENGAWASAN
KETAT OLEH PETUGAS. MINGGU KE-3 S.D 6.
• ANTROPOMETRI DI PANTAU SELAMBATNYA 1 MINGGU.
• KUNJUNGAN PHN BISA DIMANFAATKAN.
• PERAWAT HARUS DIBEKALI APA SAJA YG DILAKUKAN
• DI BUKU PETUNJUK PHN ADA APA SAJA MATERI PERAWAT.
• BILA TERJADI PENURUNAN BB ( z-SCORE < -3) MASUK LAGI
PERAWATAN. <- PROYEK PROPINSI LANGSUNG 2 BULAN.
MEMANUSIAKAN PASIEN GIZI BURUK
KEGIATAN LAIN DI TFC
BELAJAR MEMBUAT MENU
MAKANAN LOKAL
REFRESHING BERMAIN
TUMPENGAAAAAANNN!!!
FOTO BERSAMA
ALUMNI GIZI BURUK
PELATIHAN IBU
• PERTANIAN
• PEMANFAATAN PEKARANGAN
• PEMBERIAN MASING2 35 BIBIT (TERONG, CABE, TOMAT DLL)
• PKK
• PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN LOKAL
• RENGGINANG KETELA
• MADU MONGSO JAGUNG
• MIE JAGUNG
COMMUNITY-BASED
THERAPEUTICAL CARE
(POS PEMULIHAN GIZI)
KONSEP CTC
• MELANJUTKAN KE FASE REHABILITASI
(MINGGU KE-3-6) DAN TINDAK
LANJUT (S.D MINGGU KE-26).
• BAGIAN TERPENTING ADALAH :
• BERTINDAK SEBAGAI “PMO”
• SEGERA MENATALAKSANAI BILA ADA
KELUHAN.
• PELAKSANA ADALAH JEJARING DAN
KADER TERLATIH.
• CTC = POSKESDES
• CTC ≠ Pos Gizi. POS GIZI =
PENCEGAHAN.
YANG DILAKUKAN ADALAH :
•
•
•
•
•
MEMANTAU KARTU PMT.
MENGUNJUNGI BILA PENDERITA TIDAK DATANG
MEMBERIKAN KONSELING.
MELAKUKAN PENIMBANGAN.
MEMBERIKAN MASUKAN MAKANAN SEHAT DARI HASIL
WAWANCARA.
• KEUNTUNGAN :
• LEBIH MURAH DALAM KESELURUHAN PROSES
PENANGGULANGAN.
• LEBIH DEKAT DAN LEBIH CEPAT MERESPONS KESAKITAN ATAU
POLA ASUH YANG SALAH.
MODIFIKASI
PENATALAKSANAAN DI CTC
SUSTAINABILITY
• BILA CTC DILAKSANAKAN
SESUAI DENGAN PROTAP GIZI
BURUK. MAKA TATALAKSANA
PASIEN GIZI BURUK = 6 BULAN.
• BANTUAN SUFOR ± 4-5 BULAN
• ZINC SYRUP
• FE SYRUP (MULTIVITAMIN)
• MENURUNKAN REBOUND.
• BILA DIHENTIKAN 3 BULAN
BALITA BELUM SEMPAT
ADAPTASI
• POSITIVE DEVIANCE
• PEMASYARAKATAN MENU MAKANAN LOKAL
• PEMBERDAYAAN MELALUI DESA SIAGA
POSITIVE DEVIANCE
• TUJUAN : MEMBERDAYAKAN SASARAN
(KELUARGA)
• SASARAN : KELUARGA MISKIN
• METODE : MEMBERIKAN CONTOH
DARI YANG “TIDAK SENGAJA”
MENGASUH ANAKNYA MENJADI GIZI
BAIK
• BENTUK : DKT (FGD)
1.
2.
3.
4.
DATA DARI OPERASI TIMBANG
DIPILAH (GAKIN/MAMPU)
GAKIN YANG ANAKNYA GIZI BAIK
DIPILIH
DIMINTA MEMAPARKAN MENU
MAKANANNYA
PETUGAS MENEKANKAN PADA
KEBIASAAN GIZI YG BAIK.
MAKANAN LOKAL
• TUJUAN : MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU (SEMUA)
• METODE DAN BENTUK : PENYULUHAN (CTJP)
1.
2.
3.
MEMILIH DAN MENAMPILKAN MENU
PROSES DILAKUKAN BERSAMA
HASIL DIMAKAN BERSAMA
PEMBERDAYAAN DESA SIAGA
• TUJUAN : MENINGKATKAN
KEWASPADAAN DAN KEPEDULIAN PADA
GIKUR DAN GIBUR.
• SASARAN : FORUM MASYARAKAT DESA
• METODE : A LA “PEMICUAN”
1.
2.
3.
MEMPERLIHATKAN LANGSUNG BALITA
GIBUR DI DESA TERSEBUT (HADIR,
VIDEO, FOTO2)
MEMBIASAKAN ISTILAH GIZI BURUK
(SANGAT KURUS), GIZI KURANG
(KURUS), TFC, POS GIZI
MEMBUAT MEKANISME RUJUKAN
MASYARAKAT.
Kita tidak ingin anak spt ini …
Kita ingin anak kita sehat …
Mereka dulu kurus ..
Tapi kita bisa menyelamatkan ..
TERIMA KASIH

similar documents