PARENTCRAFT EDUCATION

Report
Oleh
INDRAYANTI
SRI WAHYUNI



Kehamilan mempengaruhi seluruh anggota keluarga.
Setiap anggota keluarga memerlukan proses adaptasi yang
bergantung pada budaya dan lingkungannya.
Wanita segala umur selama masa kehamilannya beradaptasi
untuk berperan sebagai ibu, suatu proses belajar yang
komplek secara sosial dan kognitif.
Pada kehamilan awal tidak ada yang berbeda ,ketika
fetusnya mulai bergerak pada trimester ke 2 wanita tersebut
mulai menaruh perhatian pada kehamilannya dan menjalin
percakapan dengan ibunya atau teman lain yang pernah
hamil.


Kehamilan adalah suatu krisis yang mematangkan dan
dapat menimbulkan stres,tetapi imbalannya adalah
wanita tersebut siap menghadapi fase baru untuk
bertanggung jawab dan perawatan .
Konsep dirinya berubah ,siap menjadi orang tua dan
menyiapkan peran barunya.Secara bertahap ia berubah
dari memperhatikan dirinya sendiri dan punya
kebebasan menjadi berkomitmen untuk bertanggung
jawab kepada makhluk lain.

Pendidikan & penyuluhan yg diberikan
kepada orang tua untuk persiapan menghadapi
kelahiran dan juga persiapan untuk menjadi
orang tua.




Memberikan para calon orang tua pengetahuan dan
ketrampilan yang perlu untuk mengatasi stres selama
kehamilan ,persalinan, dan kelahiran.
Menyiapkan calon orangtua menjadi konsumen perawatan
kesehatan yang terinformasi.
Membantu ibu dalam mengatasi nyeri dengan
menggunakan teknik penatalaksanaan nyeri dan intervensi
farmakologik yang minimal.
Membantu para orang tua dalam mencapai pengalaman
persalinan dan kelahiran yang positif ,aman, dan
memuaskan.



Meliputi :
a.Identifikasi peran ibu.
Peran ibu dimulai pada kehidupan seorang perempuan
menjadi seorang ibu dari anaknya.
Persepsi lingkungan sosialnya tentang aturan peran wanita
dapat mempengaruhi pilihannya antara menjadi ibu atau
perempuan karier,menikah atau tetap membujang atau
menjadi bebas daripada tergantung orang
Perempuan yang menyukai bayi atau anak-anak mempunyai
motivasi untuk menerima kehamilan dan menjadi ibu.
b.Hubungan interpersonal ibu.





Kedekatan hubungan membuat ibu hamil lebih siap untuk
berperan sebagai ibu.
Diperlukan komunikasi yang efektif antara ibu dengan
suami dan keluarganya.
Hubungan ibu dengan anak dimulai selama hamil ,ketika
ibu menghayal dan memimpikan dirinya sebagai ibu.
Ibu ingin mendekat, menghangatkan,berce rita kepada
bayinya dan mencoba membayangkan adanya tangisan
bayi,memperkirakan adanya gangguan terhadap kurangnya
kebebasan dan kegiatan mengasuh anak.
Hubungan ibu & anak berkembang dalam 3 fase selama
hamil.
FASE I

Ia menerima kenyataan biologis tentang kehamilan
dengan pernyataan ”Saya Hamil” dan menyatakan
ide tentang anak di dalam tubuhnya dan gam baran
dirinya sbb:
- Pikiran terpusat pada dirinya
- Menyadari kenyataan dirinya hamil
- Fetus adalah bagian dirinya
- Fetus seolah – olah tidak nyata
FASE 2
Pada saat ini ibu merasakan sbb:
- Menerima tumbuhnya fetus yang merupakan makhluk
yang berbeda deng an dirinya.
- Timbulnya pernyataan ”Saya Akan Mempunyai Bayi”
- Terlibat dalam hubungan ibu dan anak ,asuhan dan
tanggung jawab .
- Mengembangkan pelekatan (attachment).
- Menerima kenyataan ,mendengar DJJ dan merasakan
gerakan anak .
FASE 3
Ini adalah proses attachment dan ibu merasakan sbb:
 Merasa realistik
 Mempersiapkan kelahiran
 Mempersiapkan menjadi orang tua
 Spekulasi mengenai jenis kelamin anak
 Keluarga berinteraksi dengan menempelkan telinganya
ke perut ibu dan berbicara dengan bayinya.
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KELAHIRAN ANAK
a.Penelitian membuktikan bahwa kelas persiapan
kelahiran anak dapat meningkatkan kepuasan
,mengurangi jumlah nyeri yang dilaporkan ,dan
meningkatkan perasaan –perasaan kontrol bagi wanita
hamil dan pasangannya.
b.Baik seorang wanita menginginkan atau dapat
melakukannya, mengikuti kelas persiapan kelahiran
anak bergantung pada faktor- faktor budaya dan sosial
ekonomi dan pilihan individu.
c. Mempelajari penurunan stres dan teknik –teknik
relaksasi meminimkan wanita untuk mengatasi
beratnya persalinan secara lebih efektif.
d. Bagi wanita dan pasangannya menikmati
kesempatan untuk berbagi perasaaan takut dan
harapan mereka tentang kehamilan dengan orang
lain.
e. Kesehatan neonatus ditingkatkan dengan pengobatan
yang minimal .
f. Ikatan orang tua dan BBL terjalin waktu kelahiran.
MENYUSUN RENCANA
PERSALINAN
A. Rencana kelahiran dapat membantu menyiapkan
wanita dan Pasangannya,dalam mencapai tujuan yang
realitas ,yang berhubungan dengan perhatian terhadap
keamanan ibu dan bayi.
B.Pendidikan kelahiran anak membantu pasangan
dalam membuat pilihan – pilihan penting ,yang akan
masuk ke dalam rencana kelahiran yang tertulis.
Pilihan – pilihan yang penting tsb meliputi :
 Memilih penolong persalinan .
 Menentukan tempat mereka menginginkan kelahiran
itu dilakukan ( RS, rumah, dll)
 Memutuskan untuk menggunakan obat atau tidak,
untuk mengatasi nyeri persalinan.
 Memutuskan intervensi medis apa yang dapat diterima
atau tidak dapat diterima selama persalinan dan
kelahiran (SC, vakum, forcep )


Memutuskan tipe kegiatan untuk dilakukan selama
persalinan (berjalan, nonton video, dll )
Memutuskan arah kejadian pasca partum ,misalnya :
` Kontak segera dengan BBL
` Kesempatan untuk menyusui segera setelah lahir.
` Rawat gabung ibu dab bayi
` Pulang kerumah lebih dini
C.Pasangan baru harus memahami bahwa rencana
kelahiran mungkin perlu dimodifikasi untuk memenuhi
kebutuhan yang specifik dan tuntutan keadaan
pengalaman kelahiran individual mereka.
PROGRAM PENDIDIKAN PRANATAL
A.Metode pengajaran
Meliputi :
a.Pengajaran dan konseling individual
b.Kelompok dan kelas berstruktur seperti kelas ,
kelompok konseling,atau kelompok diskusi.
c.Tur fasilitas yang tersedia dan pilihan yang
ditawarkan (misal: kamar bersalin, bidan yang
bertanggung jawab)
B.Program pendidikan pranatal
a.Tinjauan
*Program pendidikan kelahiran anak pranatal sangat bervariasi
lama,tujuan,isi dan biayanya. Lazimnya setiap kelasmencakup
4 sampai 8 jam materi dan jangka waktunya 4 sampai 8
minggu
*Kelas trimester I umumnya berfokus pada hal-hal seperti peru
bahan fisiologis dini, perkembangan janin, seksualitas selama
kehamilan, dan nutrisi.
*Kelas trimester II dan III dapat berfokus pada persiapan kelahiran, menjadi orang tua, dan perawatan BBL
b.Materi program pendidikan pranatal.
*Perawatan pranatal dan perencanaan:
`Nutrisi,latihan,dan istirahat.
`Ketidaknyamanan dan tindakan perawatan mandiri
`Memilih lingkungan melahirkan, penolong persalinan dan
pendekatan kelahiran.
`Pengenalan tanda bahaya selama kehamilan yang mencakup perdarahan vagina, sakit kepala, muntah terus menerus,
nyeri abdomen, edema,peningkatan suhu, pertambahan BB
dengan cepat,dll.
*Perkembangan janin
`Penggunaan obat-obatan, alkohol, dan merokok oleh ibu.
`Nutrisi ibu
`Medikasi yang digunakan untuk menangani kondisi yang ada
`Bahaya-bahaya lingkungan
`Tahap perkembangan
*Persiapan persalinan dan kelahiran:
`Proses kelahiran
`Teknik pernapasan dan latihan relaksasi
`Menyusun rencana kelahiran, termasuk rencana menuju
tempat persalinan dan pengaturan perawatan anak.
`Pemahaman pemantauan janin
`Hidrasi selama persalinan
`Analgesik dan anastesi
`Persiapan terhadap kemungkinan kelahiran sesar.


KONSELING SEBELUM
KEHAMILAN
a. Konseling genetika







Konseling genetika sebagian besar dilakukan dengan anamnesis
diantaranya :
Riwayat keluarga, apakah ada keturunan dengan kelainan kongenital
atau kelainan jiwa.
Apakah pernah menerima tambahan hormon estrogen atau estradiol,
ketika masih dalam kandungan atau setelah lahir.
Bagaimana riwayat kehamilan, persalinan yang pernah dialaminya.
Bagaimana keadaan sosial ekonomi keluarga saat ini.
Apakah sudah siap psikologis dan sosial ekonomi untuk saat ini.
Keinginan untuk mendapat jenis kelamin anak tertentu.
Indikasi khusus untuk melakukan konseling dan pemeriksaan genetik
adalah umur 35 tahun dan terdapat keturunan dengan kelainan
kongenital atau kelainan jiwa.
b. Konseling penyakit maternal
 Beberapa penyakit dan kebiasaan ibu, diketahui
memberikan pengaruh yang buruk terhadap tumbuh
kembangnya janin dalam rahim. Oleh karena itu
pemeriksaan dasar, menemukan secara dini dan
memberikan pengobatan sehingga dapat lebih
memberikan peluang untuk well development growth
intra uteri.
Penyakit – penyakit tersebut diantaranya :
 Penyakit diabetes mellitus
 Penyakit jantung
 Penyakit ginjal
 Penyakit hipertensi
 Penyakit epilepsi
 Penyakit thromboemboli
 Penyakit endokrin lainnya
Kebiasaan ibu yang dapat mempengaruhi tumbuh
kembang janin dalam rahim adalah :
 Merokok terutama jika tiap hari lebih dari 10 batang
 Peminum alkohol
 pemakai obat – obatan penenang
c. Konseling penyakit hubungan seksual
 Infeksi pada kehamilan dapat memberikan pengaruh
kepada bayi dapat dijabarkan sebagai berikut :
 Infeksi yang hanya berpengaruh terhadap ibunya :
◦ Infeksi alat perkemihan bagian bawah.
◦ Infeksi bakterial vaginosis yang dapat berkembang menjadi
infeksi puerperium.
◦ Infeksi jamur dan parasit : candida albicans dan trichomonas
vaginalis.

Infeksi hubungan seksual yang menyebabkan gangguan
janin, terdiri :
◦ Infeksi rubella, sitomegalo virus, parvovirus.
◦ Toksoplasmosis
◦ HIV

Infeksi yang dapat menimbulkan morbiditas dan
mortalitas keduanya, terdiri :
◦ STD pada umumnya ( sifilis dan GO, HIV AIDS )
◦ Infeksi lainnya ( rubella, malaria, khorioamnionitis )

Penyebab fisik
◦ Hipertermi
◦ Radiasi berlebihan menyebabkan infertil, gangguan IQ,
mikrosepali, gangguan pertumbuhan mental dan janin, down
sindrom.

Penyakit karena pekerjaan dan lingkungan yang dapat
mempengaruhi janin ( pekerja industri logam )
Faktor penting:
Konseling
Dampak faktor terhadap janin:
`genetika
`gangguan IQ
`penyakit maternal
`Kelainan kongenetal
`penyakit infeksi
`penyakit lingkungan dan obat-obatan
Tata laksana konseling:
`Anamnesa,`Pemeriksaan fisik
`Pemeriksaan laboratorium
`Pemeriksaan dengan alat canggih
Konseling genetik:
Penyakit ibu:
Penyakit HIV –STD;
`Cacat dikeluarga
`DM,`Hypertensi
`TORCH,`Sifilis
`Umur diatas 35 th
`Ginjal,`Jantung
`HIV-STD,GO
Dampak terhadap janin:
`gangguan psikologi dan IQ
Kelainan kongenetal:
`bentuk fatal
`bentuk multipel
`tidak mungkin untuk rekontruksi
`gangguan terhadap keluarga
`kelainan kongenetal
`IUG retardation
Tujuan akhir
Well development growth
intrauteri
Well born baby dan health
mother
Penyakit ibu:
`DM,`Hypertensi
`Ginjal,`Jantung
Terminasi kehamilan
-Mengurangi beban sosial
ekonomi keluarga
-- reevaluasi faktor
pencetus

similar documents