Lingkar_Bencana Ekologis_Nrg

Report
Bencana Ekologis
Perkumpulan Lingkar | 2014
PENGERTIAN BENCANA
PERISTIWA ATAU RANGKAIAN PERISTIWA YANG
MENGANCAM DAN MENGGANGU KEHIDUPAN
DAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT YANG
DISEBABKAN BAIK OLEH FAKTOR ALAM
DAN/ATAU NON ALAM MAUPUN FAKTOR
MANUSIA SEHINGGA MENGAKIBATKAN
TIMBULNYA KORBAN JIWA MANUSIA,
KERUSAKAN LINGKUNGAN HARTA BENDA DAN
DAMPAK PSIKOLOGIS DAN MELAMPAUI
KEMAMPUAN MANUSIA UNTUK MENGATASINYA
• Bencana terjadi ketika suatu ancaman bahaya
terjadi di komunitas yang rentan yang tidak
memiliki kapasitas atau yang memiliki
kapasitas rendah untuk mengatasi dampak
negatif ancaman tersebut.
HUBUNGAN
BENCANA – BAHAYA –
KERENTANAN - KAPASITAS
KERENTANAN
KONDISI ATAU KARAKTERISTIK GEOLOGIS,
BIOLOGIS, EKOLOGIS, HIDROLIS,
KLIMATOLOGIS, GEOGRAFIS, SOSIAL,
BUDAYA, POLITIK, EKONOMI DAN
TEKNOLOGI PADA SUATU WILAYAH UNTUK
JANGKA WAKTU TERTENTU YANG
MENGURANGI KEMAMPUAN UNTUK
MENCEGAH, MEREDAM, MENCAPAI
KESIAPAN DAN MENGURANGI KEMAMPUAN
UNTUK MENANGGAPI DAMPAK BURUK
BAHAYA TERTENTU
KAPASITAS
• Penguasaan Sumber daya, cara dan kekuatan
yang dimiliki masyarakat yang memungkinkan
mereka untuk mempertahankan dan
mempersiapkan diri mencegah,
menanggulangi, meredam dan dengan cepat
memulihkan diri dari dampak yang
ditimbulkan/diakibatkan oleh bencana
Jenis-Jenis Bencana (UU PB 24/2007)
• Bencana alam diakibatkan peristiwa alam
• Bencana non-alam diakibatkan peristiwa
nonalam (antara lain berupa gagal teknologi,
gagal modernisasi,
epidemi,danwabahpenyakit).
• Bencana sosial diakibatkan peristiwa yang
diakibatkan oleh manusia(konflik sosial antar
kelompok atau antar komunitas masyarakat,
dan teror).
Beberapa Faktor Penyebab
Bencana
•
•
•
•
•
•
•
1. Kemiskinan
2. Pertumbuhan Penduduk
3. Degradasi Lingkungan
4. Transisi dalam praktek budaya
5. Kurangnya Kesadaran dan Informasi
6. Perang dan Konflik Sipil
7. Urbanisasi yang Pesat
BENCANA EKOLOGIS
Bencana Ekologis sebagai sebuah “akumulasi krisis ekologis yang
disebabkan oleh ketidakadilan dan gagalnya sistem
pengurusan alam yang telah mengakibatkan kolapsnya
pranata kehidupan masyarakat.” Pada dasarnya bencana
ekologis terjadi karena ulah manusia yang menyebabkan
kerusakan lingkungan hidup. (WALHI)
• Bencana ekologis merupakan fakta telah
terjadinya krisis ekologis karena usaha untuk
kelestarian lingkungan hidup terkalahkan oleh
kepentingan ekonomi yang hanya berorientasi
pada pertumbuhan
• Bencana Ekologis, seperti banjir, tanah
longsor, kebakaran hutan, kekeringan
• Penyebab: deforestasi, praktek pertambangan
dan monokultur.
“ Seiring dengan berkembangnya bisnis dan investasi
penjualan SDA di Indonesia semakin bertambah
potensi bencana ekologis”
• Pertumbuhan pembangunan yang cepat
dengan mengabaikan kondisi lingkungan
merupakan salah satu pemicu kerentanan.
• Kondisi lingkungan yang rusak menjadi faktor
kerentanan dan dapat mengakibatkan risiko
yang lebih tinggi bagi masyarakat
Bencana Ekologis, indikatornya:
•
•
•
•
•
Berkurangnya tutupan hutan
Rusaknya DAS
Berkurangnya RTH
Hilangnya habitat mangrove
Hilangnya Fauna yang dapat dijadikan
bioindikator
• Pembangunan infrastruktur yang tidak
memperhatikan lingkungan
• Ancaman signifikan terjadi pada 3 sektor
utama untuk keberlanjutan kehidupan:
• AIR terbatasnya kesediaan air yang layak
konsumsi
• PANGAN hilangnya kedaulatan pangan yang
menyebabkan kasus kelaparan dan gizi buruk
• ENERGI kedaulatan energi  penguasaan
SDA
• Kajian Risiko sebaiknya perlu dipertimbangkan
dalam setiap upaya pembangunan, termasuk
melakukan kajian atas ekologi wilayah
setempat. (interaksi antar makhluk hidup dan
interaksi makhluk hidup dnegan
lingkungannya sebagai satu kesatuan)
Matursuwun
Perkumpulan Lingkar
Jl Banteng Perkasa No. 40
Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta
Telp./Fax. 0274 886320
Email: [email protected]

similar documents