konsinansi - KAK SUPY WEBSITE

Report
Samino Hendrianto
Konsinyasi (Consigment) :
Penyerahan / penitipan barang dari pemilik kepada pihak
lain untuk dijualkan dengan memberikan komisi tertentu
sesuai perjanjian.
Pengamanat (Consignor / Konsinyor) :
Pemilik barang atau pihak yang menitipkan barang
Komisioner (Consignee / Factor / Pedagang komisi /
Konsinyi )
Pihak yang dititipi barang untuk dijualkan
Barang Konsinyasi (Consigment-Out / Konsinyasi Keluar)
Barang titipan bagi pihak pengamanat / konsinyor
Barang Komisi (Consigment-In / Konsinyasi Masuk)
Barang titipan bagi pihak komisioner / konsinyi
Konsinyasi adalah suatu perjanjian penyerahan
barang antara pihak yang memiliki barang dengan
pihak yang akan menjualkan barang tersebut
dengan imbalan komisi.
 Pihak pemilik barang disebut Pengamanat atau
Konsinyor
 Pihak penerima barang disebut komisioner atau
konsinyi.
 Penyerahan barang konsinyasi tidak diikuti
pemindahan kepemilikan.
 Barang konsinyasi bukanlah persediaan bagai
komisioner.
 Perjanjian konsinyasi dibuat untuk mengatur hak
dan kewajiban 2 pihak.



Penjualan Biasa : Hak milik berpindah ke
pembeli saat penyerahan barang
Penjualan Konsinyasi : Saat Penyerahan
barang dari pengamanat ke komisioner, hak
milik masih ada pada pengamanat dan baru
berpindah tangan bila barang sudah terjual
ke pihak ke tiga.




Barang Konsinyasi harus dilaporkan sebagai
persediaan oleh pengamanat.
Pengiriman barang konsinyasi tak mengakibatkan
timbulnya pendapatan bagi pengamanat maupun
komisioner sampai barang terjual kepada pihak ke
tiga.
Pengamanat brtanggung jawab penuh terhadap
biaya mulai dari pengiriman sampai barang terjual.
Komisioner berkewajiban menjaga keamanan dan
keselamatan
barang titipan tersebut.

Bagi pengamanat:
 Daerah pemasaran menjadi lebih luas.
 Harga jual eceran dapat dikendalikan
 Memungkinkan diperolehnya penjual khusus.

Bagi Komisioner:
 Terhindar dari risiko kepemilikan barang.
 Mengurangi modal kerja


Metode laba terpisah; penjualan konsinyasi
dicatat terpisah dr penjualan reguler. Akun
Barang Konsinyasi (atau Konsinyasi Keluar)
dibuat di buku Pengamanat, sedangkan Akun
Barang Komisi (atau Konsinyasi masuk)
dibuat di buku Komisioner)
Metode laba tidak dipisah; penjualan
konsinyasi digabung dgn penjualan reguler

Transaksi yang harus dicatat oleh pengamanat adalah:
 Pengiriman brg konsinyasi
 Pembayaran biaya angkut
 Penerimaan laporan penjualan dr komisioner.
 Penerimaan kas hasil penjualan dr komisioner.
Akun Barang Konsinyasi didebit untuk harga pokok barng yg
dikirim, biaya kirim barang, dan biaya lain yang ditanggung
pengamanat.
 Akun Barang Konsinyasi dikredit utk mencatat hasil
penjualan barang konsinyasi
 Jurnal penutup pd akhir periode dibuat utk menutup akun
Barang Konsinyasi, dan mengakui laba rugi konsinyasi


Transaksi yang umumnya dicatat oleh komisioner :
 Pembayaran biaya angkut
 Penjualan barang komisi
 Pengiriman laporan penjualan ke pengamanat
 Pembayaran kas ke pengamanat



Akun Barang Komisi didebit utk biaya-biaya yg ditanggung
komisioner, komisi yg diperoleh, pengiriman uang.
Akun barang Komisi dikredit utk mencatat penjualan brang
komisi.
Jurnal penutup pd akhir periode dibuat utk menutup akun
Barang Konsinyasi, dan mengakui laba rugi konsinyasi
CV Juara membuat perjanjian konsinyasi dengan Toko
Arena utk menjualkan sepeda, dengan imbalan komisi
10% dari penjualan. Semua biaya ditanggung
pengamanat, dan Komisioner membuat laporan
penjualan setiap bulan.
 Transaksi yg terjadi:

 CV Juara mengirim 200 unit sepeda, harga pokok




Rp200.000/ unit, dgn harga jual Rp400.000/ unit.
CV Juara membayar biaya angkut Rp250.000
Toko Arena membayar ongkos perakitan Rp1.000/ unit.
Toko Arena berhasil menjual seluruh sepeda
Toko Arena mengirim kas hasil penjualan

Pengamanat
Brg Konsinyasi – kirim brg 40.000.000
Persediaan
40.000.000

Komisioner
Tidak ada jurnal

Pengamanat
Brg Konsinyasi – Angkut 250.000
Kas
250.000

Komisioner
Tidak ada jurnal

Pengamanat
Tidak ada jurnal

Komisioner
Barang Komisi
Kas
200.000
200.000
Komisioner
Kas
80.000.000
Brg Komisi
80.000.000
Brg Komisi
8.000.000
Pendapatan Komisi
8.000.000
Brg Komisi
71.800.000
Utang – CV Juara
71.800.000
 Pengamanat
Piutang – Toko Arena
71.800.000
Brg Konsinyasi – Komisi
8.000.000
Brg Konsinyasi – perakitan
200.000
Brg Konsinyasi – Penjualan
80.000.000



Komisioner
Utang – CV Juara
Kas
71.800.000
71.800.000
Pengamanat
Kas
71.800.000
Piutang – Toko Arena
71.800.000

Pengamanat
Brg Konsinyasi – penjualan
Brg Konsinyasi – angkut
Brg Konsinyasi – Komisi
Brg Konsinyasi – Rakit
Brg Konsinyasi – kirim brg
Laba Konsinyasi
80.000.000
250.000
8.000.000
200.000
40.000.000
31.550.000
laba Konsinyasi
Ikhtisar L/R
31.550.000
31.550.000

Komisioner
Pendapatan Komisi
Laba Konsinyasi
Laba Konsinyasi
Ikhtisar L/R
8.000.000
8.000.000
8.000.000
8.000.000


Tidak diperlukan akun khusus utk mencatat
penjualan konsinyasi.
Pendapatan bagi komisioner adalah selisih
harga jual dengan harga beli dari
pengamanat setelah dikurang komisi.


Pengamanat
Tidak ada jurnal
Komisioner
Tidak ada jurnal


Pengamanat
Biaya Angkut
Kas
Komisioner
Tidak ada jurnal
250.000
250.000

Pengamanat
Tidak ada jurnal

Komisioner
Utang – CV Juara
Kas
200.000
200.000


Komisioner
Kas
Penjualan
Pembelian
Utang – CV Juara
Pengamanat
Piutang – Toko Arena
Biaya Komisi
Biaya Rakit
Penjualan
80.000.000
80.000.000
72.000.000
72.000.000
71.800.000
8.000.000
200.000
80.000.000


Komisioner
Utang – CV Juara
Kas
71.800.000
71.800.000
Pengamanat
Kas
71.800.000
Piutang – Toko Arena
71.800.000


Pengamanat
Penjualan
Biaya Angkut
Biaya Komisi
Biaya Rakit
HPP
Ikhtisar L/R
Komisioner
Penjualan
Pembelian
Ikhtisar L/R
80.000.000
80.000.000
250.000
8.000.000
200.000
40.000.000
31.550.000
72.000.000
8.000.000
PT. Matahari membuat perjanjian konsinyasi dengan
Toko Bintang untuk menjualkan komputer “Global
Star”, dengan imbalan komisi 15% dari penjualan.
Semua biaya ditanggung pengamanat, dan Komisioner
membuat laporan penjualan setiap bulan.
 Transaksi yg terjadi:

 PT. Matahari mengirim 250 unit komputer, harga pokok




Rp3.400.000/ unit, dengan harga jual Rp5.200.000/ unit.
CV Juara membayar biaya angkut Rp800.000
Toko Arena membayar ongkos perakitan Rp15.200/ unit.
Toko Arena berhasil menjual 225 unit
Toko Arena mengirim kas hasil penjualan

similar documents