hub switch

Report
Hardware JarKom
Prepared by :
Mursid Saleh, SE, S.Kom
Hardware
Jaringan Komputer
Kabel
 Ethernet Card
 Hub & Switch
 Repeater
 Bridge
 Router

Kabel
Ada beberapa jenis kabel yang banyak digunakan
dan menjadi standart dalam penggunaannya
untuk komunikasi data dalam jaringan komputer.
 Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan
spesifikasi yang berbeda.
 Ada 3 jenis kabel yang secara umum sering
dipakai, yaitu :

◦ Coaxial
◦ Twisted pair
◦ Fiber Optic
KABEL UTP
RG45
Ethernet Card
Kartu jaringan merupakan salah satu perangkat
jaringan yang bekerja pada layer Physical dan
Data Link pada model referensi OSI, yang
menghubungkan komputer dengan perangkat
jaringan lainnya yang umumnya berupa Switch
LAN. Kartu LAN ini dikoneksikan ke Switch
melalui media kabel jaringan, yang umum
sekarang ini adalah kabel UTP Cat5e (kabel
standard UTP yang mendukung kecepatan
Gigabit)
Ethernet Card



Cara kerja Ethernet Card berdasarkan broadcast
network, dimana setiap node dalam suatu jaringan
menerima setiap transmisi data yang dikirim oleh suatu
node yang lain.
Setiap Ethernet mempunyai alamat sepanjang 48 bit yang
dikenal sebagai Ethernet address (MAC Address).
Alamat tersebut telah ditanam ke dalam setiap rangkaian
kartu jaringan (NIC) yang dikenali sebagai Media Access
Control (MAC) atau lebih dikenal dengan hardware
istilah hardware address. 24 bit atau 3 byte awal
merupakan kode yang telah ditentukan oleh IEEE.
Ethernet Card
NIC model 10Base umumnya telah
menyediakan port koneksi untuk kabel
coaxial ataupun kabel UTP.
 Jika didesain untuk kabel coaxial maka
konektornya adalah BNC.
 Jika didesain untuk kabel UTP maka
konektornya adalah RJ-45.

Ethernet Card (di Pasaran)
1.
2.
3.
Ethernet : Kemampuan mentrasfer data
10 bps
Fast Ethernet : 100 bps
Gigabit Ethernet : 1000 bps
Di pasaran saat ini terdapat NIC dg
kemampuan bekerja 3 speed (10/100/1000
bps). NIC ini disebut juga dg “Combo
Adapter”
Jenis Kartu Jaringan
1.
2.
3.
4.
5.
PCI Adapter
USB Adapter
CardBus /PCMCIA
ExpressCard
PCI Express USB 3.0 Adapter
PCI Adapter
PCI (Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang pada awalnya
didesign untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang dipakai dalam system
komputer IBM. Dirilis pertama kali tahun 1992 dan masih banyak dipakai
sampai sekarang ini untuk komputer desktop yang mempunyai slot PCI
tentunya. Dari jenis adapter jaringan ada dua macam pemakaian yaitu yang
untuk adapter jaringan kabel dan untuk adapter jaringan wireless atau
jaringan nirkabel. Gambar berikut menunjukkan slot PCI pada
motherboard komputer dan kartu jaringan PCI untuk LAN dan untuk
wireless.
USB Adapter
USB (Universal Serial Bus) adalah standard Bus serial yang mempunyai
design asimmetris dan di design sebagai slot yang sangat praktis untuk
menghilangkan perlunya tambahan slot PCI pada komputer. USB
mempunyai kemampuan PnP (Plug and Play – pasang dan mainkan) sehingga
saat dipasang di komputer tidak memerlukan suatu reboot komputer.
Kartu jaringan wireless USB, yang banyak dipakai karena sifatnya yang
praktis dan banyak dipakai untuk kartu jaringan wireless. Tidak ada kartu
jaringan LAN yang memakai slot USB kecuali yang dari jenis wireless. Kartu
jaringan wireless ini ada beberapa macam tergantung standard technology
yang digunakan, meliputi:
a.
Kartu jaringan USB wireless-B yang beroperasi berdasarkan standard
Wireless 802.11B dan bekerja dengan kecepatan maksimum 11 Mbps
menggunakan frequency band 2,4 GHz, berbagi jaringan dengan
kapasitas keluaran secara real sampai 7 Mbps. Mempunyai jangkauan
yang bagus tapi mudah dipengaruhi oleh interferensi radio.
b.
Kartu jaringan USB wireless-G yang beroperasi berdasarkan standard
Wireless 802.11G dan bekerja dengan kecepatan maksimum 54 Mbps,
yang merupakan pengembangan dari versi 802.11b. Ada beberapa
model yang menggunakan technology wireless-G ini yang dipercepat
dengan ditambah teknologi MIMO yang bisa menghasilkan kecepatan
sampai 180 Mbps ideal.
USB Adapter
c.
Kartu jaringan USB wireless-N yang menggunakan standard technology
wireless paling cepat saat ini yaitu draft 802.11N. walaupun masih draft (belum
final) akan tetapi hampir semua pabrik pembuat piranti wireless mengadopsi
technology ini. Anda tidak perlu khawatir masalah compatibility dari standard
wireless-N ini karena setiap produk wireless-N yang lulus uji certifikasi “Wi-Fi
Certified” berarti dia sudah teruji kompatibilitynya dengan jaringan standard
sebelumnya 802.11B/G. biasanya ditandai dengan tanda certifikasi “Wi-Fi
Certified”. Jenis USB adapter wireless ini biasa digunakan baik untuk komputer
desktop maupun notebook. Gambar berikut ini menunjukkan beberapa model
kartu jaringan USB dan tanda certifikasi “Wi-Fi Certified” baik untuk wirelessG (yang compatible dengan wireless-B) maupun yang untuk wireless-N (yang
compatible dengan wireless-B/G).
USB Adapter
Ada juga beberapa model piranti USB ini menggabungkan
technology 802.11N dan 802.11A mengahsilkan adapter
wireless –N dengan dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz yang
biasanya bekerja secara simultan, memungkinkan anda
memakai frequency band 5 GHz untuk kebutuhan applikasi
atau aktivitas yang memerlukan bandwidth intensif yang tinggi
seperti streaming High Definition media. Jaringan dengan
frequency band 5 GHz ini relative lebih kebal terhadap
interferensi dari frequency band 2,4 GHz dimana frequency
2,4 GHz ini banyak dipakai oleh peralatan rumah tangga
seperti cordless phone, open microwave, pembuka garasi
automatis, dll
CardBus /PCMCIA
Kartu jaringan Cardbus atau PCMCIA yang dipakai pada slot
Cardbus atau PCMCIA dari notebook. Kartu jaringan dari
jenis Cardbus ini lebih banyak dipakai untuk kartu jaringan
wireless juga, walaupun pada awalnya banyak diproduksi
adapter LAN dengan speed 10 Mbps di era laptop jaman dulu
yang tidak dilengkapi dengan kartu jaringan onboard, sekarang
sudah tidak ada lagi dipasaran untuk Cardbus kartu LAN 10
Mbps. Sekarang kartu jaringan Cardbus banyak dipakai untuk
kartu jaringan wireless baik dari standard 802.11b/g/n.
ExpressCard

Kartu jaringan dari jenis ExpressCard adalah jenis baru yang
mulai banyak diadopsi oleh notebook belakangan ini mulai akhir
tahun 2006-an. Keuntungan utama dari technology ExpressCard
dibanding CardBus adalah peningkatan bandwidth yang sangat
dramatis dibanding technology Cardbus. Kenapa begitu? Kartu
jaringan ExpressCard mempunyai koneksi langsung kepada
system bus melalui suatu jalur X1 Express PCI dan USB 2.0,
sedangkan Cardbus menggunakan controller interface yang hanya
memakai interface PCI. ExpressCard mempunyai kapasitas
keluaran bandwidth maksimum sampai 2,5 Gigabit per second
melalui PCI Express dan keluaran dari USB 2.0 sampai 480 Mbps
khusus untuk masing-2 slot ExpressCard. Sementara untuk
Cardbus menggunakan share bus dengan keluaran maksimum
sampai 1,06 Gigabits per second saja secara sharing bersamasama. Sementara itu, power yang dipakai hampir separuh (1.5 V
dan 3.3 V) dari power yang dipakai Cardbus (3.3 V dan 5.0 V).
ExpressCard

Disamping untuk wireless-N ExpressCard adapter, jenis kartu jaringan ExpressCard
ini juga ada yang digunakan untuk ExpressCard Gigabit LAN adapter dengan
konektor RJ-45. Dengan kartu jaringan ExpressCard LAN ini memungkinkan anda
melakukan koneksi ke jaringan Gigabit Switch dengan stabilitas yang ultra-solid pada
kecepatan tinggi. Sangat bagus untuk activitas yang membutuhkan bandwidth
berlebihan seperti media high definition (HD media), publishing media berkualitas
tinggi, jaringan berkapasitas tinggi, data sharing maupun database.

Hampir semua komputer desktop maupun notebook sudah dilengkapi dengan
adapter kartu jaringan, khusus untuk laptop atau notebook disamping dilengkapi
adapter onboard NIC, mereka juga sudah dilengkapi dengan Wi-Fi baik yang
berbasis 802.11B/G maupun yang seri terbaru sudah dilengkapi dengan Wi-Fi
berbasis 802.11N yang juga compatible dengan 802.11B/G.
PCI Express USB 3.0 Adapter

Sejak 2006, sudah mulai banyak produk computer yang melengkapi motherboardnya dengan PCIexpress
dengan tersedianya slot PCIe. Sekarang ini banyak produk yang memanfa’atkan slot PCIe ini antara lain
USB port PCI Express adapter. PCIe adapter ini mengusung port USB 3.0 SuperSpeed. Lihat juga
mengenal lebih dekat USB 3.0.

Salah satu contoh dari adapter PCIe USB 3.0 ini adalah TRENDnet 2-Port USB 3.0 PCI Express Adapter
TU3-H2PIE. USB 3.0 ini PCI adapter ini mempunyai 2 port type A yang bisa digunakan pada komputer
yang mempunyai slot PCI Express. Adapter ini dilengkapi dengan konektor power dari PC 4-pin untuk
memberikan kekuatan power kepada perangkat USB yang terhubung kepada USB portnya. Kecepatan
data transfer sungguh luar biasa sampai 5 Gbps lebih dari 10 kali lipat kecepatan transfer rate dari USB
2.0 yang hanya sampai 480 Mbps. Tentunya port USB ini bisa dipakai juga (compatible) dengan perangkat
USB type 2.0. Tentunya kalau dpakai pada perangkat USB 2.0 kecepatannya ya mengikuti jenis USB 2.0.
Jadi kecepatan transfer rate bisa maksimum jika menggunakan perangkat USB 3.0 juga misal external
Hard disk dari Iomega eGo 2 TB USB 3.0.

Masih ada satu lagi, mini PCI-Express card wireless adapter. Adapter ini biasa diselipkan di slot mini PCI
di laptop yang umum digunakan pada kebanyakan laptop untuk Wi-Fi adapter nya. Jenis ini tidak umum
buat user karena harus membongkar laptop yang tidak mungkin dilakukan oleh user kebanyakan.
Hub & Switch







Hub & Switch biasanya disebut konsentrator.
Sebuah konsentrator adalah sebuah perangkat yang menyatukan
kabel-kabel network dari setiap workstation, server atau perangkat
lain.
Dalam topologi star, kabel UTP datang dari sebuah workstation
masuk ke dalam hub atau switch.
Menggunakan konektor RJ-45
Beberapa jenis hub dapat dipasang bertingkat (stackable) hingga 4
susun, dan biasanya memiliki lubang sebanyak 4, 8, 16 dan 24 bh.
Switch merupakan konsentrator yang memiliki kemampuan
manajemen trafic data lebih baik dari pada Hub.
Jenis Switch manageable, selain dapat mengatur traffic data juga
dapat diberi IP address.
SWITCH
HUB
CARA KERJA HUB
Memisahkan sinyal (signal splitter).
 Mengambil bit-bit yang
datang dari satu port dan mengirimkan
copynya ke tiap-tiap port yang lain.

Perbedaan Hub & Switch



Switch ialah sebuah perangkat keras yang memungkinkan terjadinya
distribusi packet data antar komputer dalam jaringan dan mampu untuk
mengenali topologi jaringan di banyak layer sehingga packet data dapat
langsung sampai ke tujuan.
Hub ialah perangkat jaringan yang sederhana. Hub tidak mengatur alur
jalannya data di jaringan, jadi setiap packet data yang melewati Hub akan
dikirim (broadcast) ke semua port yang ada hingga packet data tersebut
sampai ke tujuan. Hal tersebut dapat membuat hub menjadi collisions dan
memperlambat jaringan. (Hub juga sering dikenal dengan nama repeater)
Switch dan Hub sebenarnya memiliki fungsi yang sama, karena dengan
menggunakan salah satu diantaranya kita tetap bisa membuat Jaringan
Komputer, tapi penggunaan Switch akan lebih cepat daripada Hub
apalagi bila jaringan yang kita punya sangat besar.
Perbedaan Hub & Switch


Perbedaan Hub dan Switch terletak dari bagaimana packet data /
informasi yang dikirim kepada mereka diproses. Ketika data masuk atau
datang ke Hub, Hub akan mengambil data tersebut dan akan
mentransmisikannya ke setiap komputer yang terhubung ke Jaringan.
Tetapi lain halnya dengan Switch, ia akan menerima data tersebut dan
hanya akan mengirimkannya ke komputer yang berkepentingan
menerima data tersebut.
Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda
secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak
komputer dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data
disaat bersamaan. Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih
aman dari aksi pencurian data dengan cara sniffer.
Perbedaan Hub & Switch
Switch : Managed dan Unmanaged

Saat membeli switch kita akan diberi beberapa pilihan tipe, ada tipe
yang managed, unmanaged, dan smart managed. Selain itu ada juga beberapa switch yang
memiliki fitur khusus.

Bila kita memiliki jaringan dengan komputer yang relatif sedikit seperti rumah atau kantor
kecil, kita dapat menggunakan Switch dengan fitur Unmanaged. Tipe ini cukup praktis
karena kita tidak perlu melakukan konfigurasi untuk penggunaannya dan harganya lebih
murah. Cukup hubungkan / colok kabel LAN ke switch, maka komputer akan langsung
terhubung ke jaringan.

Lain halnya bila kita memiliki jaringan yang cukup besar, kita bisa menggunakan Switch
dengan fitur managed. Managed Switch memiliki pilihan setting Admin dimana kita bisa
membuat Virtual Lan (VLAN), menyetting kecepatan port, host dan pilihan lainnya.
Biasanya penggunaannya akan membutuhkan Web Browser atau command line dengan
interface seperti telnet atau Shell untuk pengaksesan pengaturan Switch.

Sedangkan untuk Switch dengan fitur smart managed, adalah percampuran fitur antara
managed dan unmanaged. Fungsinya hampir sama seperti managed tetapi menawarkan
penggunaan yang lebih mudah, meskipun fitur ini tidak memiliki fitur sebanyak managed
Switch.
Repeater
Fungsi Utama adalah memperkuat sinyal
dengan cara menerima sinyal dari suatu
segmen kabel LAN lalu memancarkan
kembali dengan kekuatan yang sama
dengan sinyal asli pada segmen kabel yang
lain.
 Dengan cara ini jarak kabel dapat
diperjauh.

REPEATER
Bridge






Fungsinya sama dengan repeater, tetapi lebih fleksibel dan
lebih cerdas daripada repeater.
Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan
metode transmisi yang berbeda.
Bridge mampu memisahkan sebagaian dari trafic karena
mengimplementasikan mekanisme frame filtering.
Mekanisme ini umumnya sebagai store and forward.
Bridge dapat digunakan untuk mengkoneksikan network
yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun
topologi yang berbeda pula.
Bridge dapat mengetahui alamat masing-masing komputer
di masing-masing sisi jaringan.
Router





Router mampu mengirimkan data/ informasi dari satu jaringan ke
jaringan lain yang berbeda.
Router hampir sama seperti bridge, tapi tidak sepintar dan fleksibel
bridge.
Router akan mencari jalur terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan
yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.
Router mengetahui alamat masing-masing komputer di lingkungan
jaringan lokal, alamat bridges dan router lainnya.
Router dapat mengetahui keseluruhan jaringan dengan melihat sisi
mana yang paling sibuk dan bisa menarik data dari sisi yang sibuk
sampai sisi tersebut bersih.
Router





Dapat menerjemahkan informasi dari LAN dan
INTERNET.
Mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk
mengirimkan data melewati internet.
Mengatur jalur sinyal secara efisien dan dapat mengatur
data yang mengalir di antara dua buah protokol.
Dapat mengatur aliran data di antara topologi jaringan
linear bus dan star.
Dapat mengatur aliran data melewati kabel fiber optic,
kabel coaxial dan kabel UTP
Router merupakan sebuah peralatan jaringan yang
mempunyai dua fungsi utama:
1.
2.
Menentukan rute terbaik untuk menuju ke
tujuan.
Memindahkan data dari sumber ke tujuan.
Router dapat berupa Hardware maupun sofware:
1. Router hardware, contohnya Cisco,
Juniper, 3COM dan sebagainya.
2. PC Based Router, menggunakan PC
sebagai hardware dan Unix/nix like OS
sebagai sistem operasi. Software yang
digunakan adalah Zebra, GateD dan
software lainnya.
ROUTER
Kebutuhan Koneksi Secara Fisik


Semua peralatan yang
berpartisipasi harus terhubung
secara langsung.
Peralatan yang dibutuhkan untuk
koneksi secara Fisik:
◦ PC
◦ NIC
◦ Network Media
◦ Repeater/Hub/Bridge/Switch/
Router
TERIMA KASIH

similar documents