Jenis artikel akademik

Report
Topik 08
Academic
Writing
Prepared by Kunaifi
© 2010 The Department of Electrical Engineering UIN Suska Riau. All rights reserved.
1
Tujuan topik ini
‘Membuka jalan’ bagi
setiap orang untuk
menemukan metode
menulis yang paling
cocok untuk dirinya
sendiri.
2
Alasan sebuah tulisan disebut ‘akademik’
• Didasari suatu argumen atau ide utama
(biasanya disebut klaim atau thesis statement).
• Didukung penalaran dan bukti-bukti logis
(misal: fakta — BUKAN opini).
• Diangkat dari riset (riset literatur atau riset
formal).
• Menyajikan temuan/kesimpulan yang berguna
bagi bidang tsb.
• Seimbang: tidak subjektif memihak pada suatu
pihak.
• Kritis: artikel akademik bukan kumpulan
fakta, tapi evaluasi, analisa dan kritik terhadap
fakta.
3
Ciri artikel akademik
• Clear (jelas): pembaca harus paham setiap
kalimat yang anda tulis.
• Concise (singkat): tulis HANYA apa yang
HARUS ditulis. Jangan tambahkan apapun
yang tidak langsung terkait. Shorter sentences
tend to be more powerful.
• Coherent (logis): gunakan struktur kalimat
yang logis. Hubungan antara kalimat-kalimat
harus logis.
• Complete (lengkap): Jangan biarkan kalimatkalimat ‘tak selesai’ atau ‘menggantung.’
• Correct (tepat): gunakan kata-kata secara
tepat.
4
Bahasa
5
Bahasa Akademik dan Non-akademik
 Bandingkan kedua tulisan berikut:
“Assalamu’alaikum pak Hadi,
Saya punya temen akuntan yang bilang
bahwa saham Telkom kini lagi hangat,
jadi saya kepingin pasang uang di
sana.”
“Penasehat keuangan
merekomendasikan untuk membeli
saham PT. Telkom.”
6
Ciri Bahasa Tulisan Akademik
1. Menggunakan bahasa formal.
2. Menghindari kata-kata personal, misal:
saya, anda, penulis, kami, dll.  diganti
bentuk pasif.
 Misal: “pada laporan ini penulis akan
menguraikan faktor-faktor yang
mempengaruhi kinerja sistem pengukuran
otomatis.”
 Diganti dengan: “Pada laporan ini
diuraikan faktor-faktor yang mempengaruhi
kinerja sistem pengukuran otomatis.”
7
Ciri Bahasa Tulisan Akademik
3. Menghindari pertanyaan retorika.
Pertanyaan retorika adalah pertanyaan
yang tidak memerlukan jawaban, atau
akan dijawab oleh penulis sendiri.
 Misal: “lokasi industri menyebabkan polusi
dalam jumlah besar, jadi mengapa kita tidak
memikirkannya?”
 Sebaiknya: “Satu pertanyaan yang perlu
dijawab adalah mengapa lokasi industri
yang dipilih masih menyebabkan polusi
dalam jumlah besar?”
8
Ciri Bahasa Tulisan Akademik
 Misal: “Apakah yang disebut
dengan team? Team bisa terdiri
dari satu orang, namun
kebanyakan terdiri dari beberapa
orang.”
 Sebaiknya: “Sebuah team bisa
melibatkan hanya satu orang, tapi
biasanya terdiri dari beberapa
orang”.
9
Ciri Bahasa Tulisan Akademik
4. Ekonomi kata.
 Setelah selesai menulis, baca lagi tulisan anda,
dan buang sebanyak-banyaknya kata:
 untuk, dan, yang, adalah, ialah.
 Pada tahun 1998.
 Sangat menarik untuk melakukan studi yang lebih
lanjut.
 Tujuan khusus dari pelaksanaan kerja praktek oleh
mahasiswa Jurusan Elekronika ini dimaksudkan agar
mahasiswa dapat menimba ilmu dan pengalaman di
dunia Industri.
 Ada banyak sekali manfaat yang dapat di ambil dari
kerja praktek ini.
10
Jenis artikel
akademik
11
Jenis Artikel Akademik
 Secara umum ada dua jenis tulisan
akademik:
1. Deskriptif: menjelaskan suatu
hal/masalah/sistem dengan
mengemukakan poin-poin penting.
Pendapat anda sendiri mungkin tidak
diperlukan.
2. Argumentatif: menyatakan pendapat
anda, dan mempertahankan dengan
memberikan argumen-argumen yang
mendukung.
12
Tahapan menulis
artikel akademik
13
Tahapan Menulis Artikel Akademik
 Terlepas dari jenis artikel yang anda tulis,
berikut adalah tahapan generik dalam menulis
artikel akademik:
1. Baca soal: jika artikel anda adalah tugas
kuliah, baca soal secara teliti. Perhatikan
aspek apa yang diminta untuk anda
uraikan. Jangan ada yang terlewat.
2. Tentukan audiens: siapa yang akan
membaca artikel anda? Dosen? Kolega?
Masyarakat luas? Kalangan akademik
tertentu? Sesuaikan bahasa dan isi artikel
dengan audiens anda.
14
Tahapan Menulis Artikel Akademik
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Buat kerangka artikel: buat kerangka artikel
anda di awal (sebaiknya menggunakan mind
map). Walaupun kerangka anda bisa berubah
saat menulis, usahakan fokus pada kerangka
yang dibuat.
Kumpulkan informasi: cari informasi yang
paling cocok dengan artikel anda dari
buku/artikel ilmiah, film, program TV, koran,
dsb.
Mulai menulis.
Tinggalkan.
Baca lagi dan revisi.
Minta orang lain membaca dan revisi.
15
Struktur artikel
akademik
16
Struktur artikel akademik
 Laporan praktikum:
Tujuan
Bahan/alat
Metode/prosedur
Hasil
Pembahasan
Kesimpulan (optional)
Daftar pustaka
17
Struktur artikel akademik
 Artikel jurnal (hasil penelitian):
 Abstrak
 Pendahuluan
 Bahan/alat
 Metode
 Hasil
 Pembahasan
 Kesimpulan
 Ucapan terima kasih (optional)
 Daftar pustaka
18
Struktur artikel akademik
 Esay Argumentatif (fokus mata kuliah ini):
Umum
Khusus
Khusus
Umum
19
Pendahuluan
1. Pernyataan umum: terkait topik
yang dibahas.
2. Pernyataan khusus: tentang
masalah ingin dijawab dengan artikel tsb.
dan pentingnya menjawab masalah.
3. Tujuan artikel.
4. Thesis statement: satu atau dua
kalimat yang menjelaskan
kesimpulan/argumen utama artikel, dan
menjawab pertanyaan yang diberikan pada
soal.
5. Outline: menjelaskan struktur artikel
(optional).
20
Pendahuluan
Contoh pendahuluan:
Sebuah buku fenomenal berjudul “Green Province” diluncurkan Badan
Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias beberapa bulan lalu.
Disebut fenomenal, inilah pertama kali propinsi di tanah air menyusun
kerangka kerja menuju propinsi dengan visi sustainable development
(pembangunan berkelanjutan). Sebelum ini, manusia dan alam seakan
menjadi dua kubu bermusuhan untuk saling memusnahkan. Akibatnya,
kini masalah lingkungan terlanjur parah. Jakarta, Surabaya, Medan dan
kota-kota lain ‘hampir gila’ mengatasi masalah transportasi, kelangkaan
air bersih, sanitasi, polusi, kepadatan penduduk, dan lain-lain memicu
munculnya masalah baru seperti kesehatan, kemiskinan, kriminalitas,
dan sebagainya. Artikel ini mendiskusikan tentang pembangunan
berkelanjutan; mengapa penting, dan apa kaitannya dengan calon
pemimpin baru Riau. Sesungguhnya Riau punya peluang bagus
menjadi propinsi pioneer dan percontohan dalam menerapkan
pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dengan kata lain, dari Riau
Indonesia bisa diselamatkan.
21
Pendahuluan
Contoh pendahuluan:
Lebih 25 ribu orang Amerika meninggal setiap tahun karena
peluru nyasar, bunuh diri atau pembunuhan menggunakan pistol.
Hal ini disebabkan banyak orang Amerika memiliki pistol. Pada
1973, pistol digunakan pada 53% dari 19.510 pembunuhan, 2/3
di antaranya adalah dalam kasus perampokan. Produksi pistol
tahunan meningkat dari 568 ribu pada 1968 menjadi 2,5 juta
pada 1974. Pabrik senjata membuat lebih banyak senjata api
setiap tahun, dan jumlah kematian akibat senjata api meningkat
seiring peningkatan produksi senjata api. Trend ini tidak dapat
dibiarkan terjadi di masyarakat Amerika. Pemerintah Amerika
harus membuat sistem baru yang berlaku secara nasional untuk
menghapuskan jual beli senjata api di kalangan sipil.
Note: kalimat yang di-garisbawah-i adalah thesis statement
22
Pendahuluan
Contoh pendahuluan:
Anjing adalah teman terbaik manusia.’
Pepatah ini mungkin mengandung
kebenaran, namun anjing bukan satusatunya hewan peliharaan yang dapat
menyenangkan manusia. Bagi sebagian
orang, kucing adalah teman terbaik mereka.
Terlepas dari apa yang dipercayai para
pencinta anjing, kucing merupakan hewan
peliharaan yang luar biasa.”
23
Body
 Bagian terbesar dari artikel anda.
 Terdiri dari lebih dua paragraf.
 Biasanya terdiri dari lebih 2 ide
utama.
 Pada body anda mengemukakan
argumen anda ‘mati-matian’
untuk mempertahankan thesis
statement.
24
Paragraf
Setiap paragraf terdiri dari dua bagian
utama:
 Topic sentence (1 kalimat): ide utama dari
paragraf tersebut yang langsung merujuk
pada thesis statement.
 Paragraph body: penjelasan topic sentence.
Biasanya mengandung: informasi lebih
detail, argumen penulis didukung referensi
yang kuat, contoh-contoh kasus, analisa
dan kritik penulis, dll.
25
Paragraf
Contoh paragraf (body)
Pertama, orang suka berteman dengan
kucing. Kebanyakan kucil bersifat manja.
Mereka suka menjilat tangan pemiliknya dan
minta dibelai. Kucing juga lucu, suka
melompat mengejat bola atau bahkan
bermain-main dengan pakaian di lantai.
Kucing bahkan dapat dilatih untuk memberi
hiburan lebih baik kepada pemiliknya.
26
Kesimpulan
Kesimpulan minimal berisi:
 Kalimat pertama: menulis kembali thesis
statement (di-paraphrase).
 Kalimat kedua (2 atau tiga kalimat): summary
dari poin-poin utama (mengulangi topic
sentence atau mengulangi kata-kata utama
dari setiap paragraf body).
 Kalimat terakhir: kalimat penutup yang
‘menggugah,’ misal: pernyataan menggugah,
pertanyaan, ide baru, saran, ramalan, dsb.
27
Contoh artikel lengkap (1088 kata)
Isi
King, penulis cerita seperti Carrie
and Pet Sematary, mengatakan bahwa kisah
Edgar Allan Poe yang dibacanya ketika anak-anak
telah memberinya inspirasi dan panduan
sehingga dirinya menjadi penulis seperti
sekarang. 2Poe, seperti Stephen King, mengisi
imaginasi pembaca dengan visual yang seolah
dilihat, didengar, dan dirasakan secara nyata.
3Menggunakan imajinasi yang jelas dan kongkrit
untuk menghadirkan setting statis dan dinamis
adalah bagian dari teknik yang digunakannya.
4Cerita pendek Poe, "The Tell-Tale Heart," adalah
kisah tentang pria muda yang membunuh
seorang tua yang begitu peduli padanya,
memutilasinya, lalu menjadi gila saat dia
mendengar detak jantung orang tua itu di bawah
lantai papan di bawah kakinya saat dia duduk dan
menjelaskan hilangnya orang tua itu dengan
polisi. 5Dalam "The Tell-Tale Heart," pembaca
yang berpengalaman dapat melihat betapa
ahlinya Poe memanipulasi indera pembaca.
1Stephen
Keterangan
Pendahuluan
 Paragrap ini diawali dengan mengutip
(paraphrase) pendapat ahli untuk menarik
minat pembaca (kalimat 1).
 Kalimat kedua (2) merupakan pengantar
sebelum memasuki thesis statement.
 Thesis statemen (kalimat 3) menyebutkan
topik artikel sekaligus menampilkan outline
artikel.
o Topik artikel adalah ‘Poe menggunakan
imajinasi visual.’
o Outline menjelaskan bahwa artikel
akan menjelaskan imajinasi visual Poe
dengan tiga cara yaitu:
menggambarkan setting statis, dan
menggambarkan setting dinamis.
 Kalimat 4 adalah salah satu contoh karya
Poe yang menerapkan teknik imjinasi visual.
 Kalimat 5 merupakan penghubungan antara
paragraph pendahuluan dengan paragragf
pertama body.
28
1Indera
penglihatan, selaku indera
utama pada manusia, adalah
gampang dimanipulasi. 2Pada "The
Tell-Tale Heart," Poe menggunakan
‘gambaran’
berikut
untuk
menggambarakan setting statis:
"Kamarnya hitam seperti hamparan
gelap yang tebal. . ." Poe
menggunakan
kata
"hitam,"
"hamparan," dan "gelap yang tebal"
bukan hanya untuk menunjukkan
pada pembaca keadaan kamar si
orang tua, tapi juga untuk membuat
pembaca berada dalam kegelapan."
3"Tebal" adalah kata yang tidak biasa
digunakan untuk warna (gelap),
namun dia menggunakannya. Dalam
hal ini Poe merangsang indri perasa
sekaligus
indera
penglihatan
pembaca.
Paragraf body 1
 Pada kalimat pertama (1) kata
"indera" dan "manipulasi"
digunakan untuk membuat
sambungan dengan kalimat terakhir
pada paragraph pendahuluan.
 Bagian awal dari kalimat kedua (2)
adalah topic sentence dari
paragraph ini, yaitu imajinasi
setting statis. Kemudian kutipan
dari "The Tell-Tale Heart" dijadikan
salah satu contoh dan dibahas
secara singkat.
 Kalimat terakhir (3) menggunakan
ungkapan "indera perasa " dan
"indera penglihatan" untuk
menjembatani paragraph ini
dengan paragrad berikutnya.
29
1Lebih
lanjut dalam ceritanya, Poe
menggunakan sepasang kata yang tidak
hanya memanipulasi indera penglihatan tapi
juga indera perasa untuk menggambarkan
setting dinamis. 2Pria muda dalam cerita
tersebut berdiri lama di pintu kamar lelaki
tua yang terbuka lebar dan tertutup tirai,
menunggu waktu yang tepat untuk
memperlihatkan dirinya untuk menakuti
lelaki tua. 3Poe menulis: "Lalu aku
menyingkap tirai—tanpa suara, tanpa
terlihat-- hingga, segaris cahaya, seperti
jaring laba-laba, menyergap keluar lewat
retakan dinding dan jatuh di atas mata yang
kejam." 4Dengan menggunakan metafora
jaring laba-laba (binatang merayap) dan kata
"menyergap," Poe hampir membuat
pembacanya menahan nafas, seperti juga si
lelaki tua.
Paragraf body 2
 Kalimat pertama (1) dari
paragraph ini menggunakan
kata "indera penglihatan" dan
"indera perasa" untuk
menjembatani paragraph ini
dengan bagian akhir paragraph
sebelunya.
 Kalimat pertama juga memuat
topic sentence dari paragraph
ini, yaitu imajinasi dalam
setting dinamis.
 Kutipan kembali digunakan dari
cerita, dan kemudian dibahas
secara singkat.
30
1"Kegelapan
yang tebal,"
dan "jaring laba-laba" adalah
dua gambaran yang dipakai
Poe pada "The Tell-Tale
Heart" untuk merangsang
indera pembaca. 2Poe ingin
supaya membaca melihat
dan merasakan situasi nyata.
3Dia menggunakan imajinasi
nyata daripada kata abstrak
untuk menggambarkan suatu
setting. Jika Edgar Allan Poe
adalah guru Stephen King,
maka pembaca Stephen King
berhutang budi pada
kejeniusan penulis cerita
horror ini.
Kesimpulan
 Kalimat pertama dari paragraph
kesimpulan menggunakan kutipan
utama dari kedua paragraph body,
yang sekaligus men-summary kedua
paragraph.
 Kalimat kedua (2) dan ketiga (3)
dapat juga disebut sebagai summary
yang mengandung pandapat penulis
yang ditarik secara logis dari fakta
yang terdapat di dalam artikel.
 Kalimat terakhir merujuk kembali
pada hubungan Edgar Allan Poe dan
Stephen King yang disebutkan di
awal artikel ini. Kalimat terakhir juga
memberi kesan ‘khusus’ bagi
pembaca saat artikel ini ditutup.
31
Download dari website Lifelong
Learning
• Panduan penilaian artikel UTS
anda.
32

similar documents