Kick Off PPSP

Report
Disampaikan dalam Kick off Meeting
POKJA Sanitasi Kabupaten Belitung
6 TAHAPAN PPSP
Buku Putih Sanitasi
dan
Strategi Sanitasi Kab.
• Kampanye,
edukasi,
advokasi dan
pendampingan
Tahap 1
Tahap 2
• Pengembangan
Kelembagaan
dan Peraturan
•Penyusunan
Rencana
Strategis
Tahap 3
Tahap 6
Tahap 4
• Implementasi
• Penyusunan
Memorandum
Program
Tahap 5
• Pemantauan,
Pembimbingan,
Evaluasi, dan
Pembinaan
Konteks Perencanaan Strategis Sanitasi
Tahun n+1
Tahun n
BPS
SSK
Buku Putih
- Profil wilayah
- Profil sanitasi
- Isu strategis dan
permasalahan mendesak
sanitasi
- Area Berisiko dan posisi
pengelolaan sanitasi
- Pengesahan oleh Bupati
SSK
-
Program & kegiatan 5 tahun
dengan visi pengelolaan jangka
panjang
Sistem pengelolaan sanitasi serta
kemampuan pendanaan sanitasi
Strategi pengembangan sanitasi
Indikasi program& kegiatan,
kebutuhan dan sumber pendanaan
Konsultasi ke SKPD Kab/Kota,
Provinsi , dan Pusat
Pengesahan oleh Bupati/Walikota
MPS
MPSS
-
Hasil monitoring implementasi
Identifikasi dan solusi funding
gap
-
Konsultasi ke SKPD Kab/Kota,
Provinsi , dan Pusat
Langkah lanjutan (rencana
tindak)
Pengesahan oleh stakeholder
di masing-masing tingkatan
Perencanaan Strategis di dalam PPSP
Buku Putih Sanitasi
 Hakekat :
? ? karakteristik & kondisi sanitasi, serta
Gambaran
prioritas/arah pengembangan kab/kota & masyarakat
saat ini
 Kegunaan :
? ? tentang kondisi sanitasi kab/kota saat ini
Baseline data
bagi penyusunan Strategi Sanitasi Kab/Kota (SSK) dan
monev sanitasi
5 (lima) Langkah Dalam Penyusunan BPS
Milestone 3
Penilaian Profil
Sanitasi
Milestone 1:
Internalisasi dan
Penyamaan Persepsi
Bab 1
Bab 2
Bab 3
Bab 4
Bab 5
Milestone 5
Finalisasi Buku
Putih
Final
Milestone4
Penetapan Area
Berisiko Sanitasi
Milestone 2: Penyiapan
Profil Wilayah
APRIL
Hasil Study
EHRA
MEI
JUNI
Jadwal penyelesaian BPS di akhir bulan JULI
JULI
Kebutuhan Data
Data
Sekunder
Data
Primer
Data Sekunder :
1) RPJMD,
2) Renstra SKPD terkait dalam
pembangunan sanitasi,
3) Perda tentang pengelolaan air
limbah domestik,persampahan,
drainase lingkungan.
Buku Putih Sanitasi
Data Primer dalam Buku Putih
1. Studi Komunikasi dan Pemetaan Media
2. Studi Pemberdayaan Masyarakat dalam Higiene
Sanitasi yang sensitif Jender dan Kemiskinan
(PMHSJK)
3. Studi Penyedia Layanan Sanitasi (Sanitation Supply
Assessment/SSA)
4. Penilaian Risiko Kesehatan karena Lingkungan
(Environmental Health Risk Assessment/EHRA), dan
5. Kajian kelembagaan dan Keuangan
Bagaimana Studi Primer Bisa dilakukan
efektif 1-1,5 bulan ?
Meeting Pokja
Pembagian Tugas Pelaksanaan Studi Primer
Studi EHRA
(Dinkes)
Studi
Komunikasi dan
Media
(Infokom/
Humas)
PMHSJK
(Bappermas
/
PMD)
Kajian
Kelembagaan/Kebij
akan dan Keuangan
Daerah
(Bappeda/Bagian
Hukum)
Buku Putih/Profile Sanitasi
SSA/PPP
(Dinas
Kebersihan)
EHRA
Environmental Health Risk Assessment
 Studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan
(Environmental Health Risk Assessment = EHRA) adalah
sebuah survey partisipatif di Kabupaten/Kota untuk
memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta
perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga.
 Studi EHRA menghasilkan data yang representatif yang
dapat dimanfaatkan untuk pengembangan program
sanitasi termasuk advokasi di kabupaten dan kecamatan
dan dapat dijadikan panduan dasar di tingkat
kelurahan/desa
Fokus Studi EHRA
A. Fasilitas sanitasi yang diteliti mencakup:
 Sumber air minum,
 Layanan pembuangan sampah,
 Jamban,
 Saluran pembuangan air limbah rumah tangga.
B. Perilaku yang dipelajari
 Buang air besar
 Cuci tangan pakai sabun,
 Pengelolaan air minum rumah tangga,
 Pengelolaan sampah dengan 3R
 Pengelolaan air limbah rumah tangga (drainase lingkungan)
MILESTONE Studi EHRA
PENENTUAN
AREA SURVEI
1
2
PELAKSANAAN
SURVEI EHRA
3
4
PELATIHAN
SUPERVISOR,
ENUMERATOR DAN
PETUGAS ENTRI
DATA
PERSIAPAN
STUDI
/SURVEI
EHRA
APRIL
5
PENGOLAHAN,
ANALISIS DATA
DAN PENULISAN
LAPORAN
MEI
JUNI
Studi Penyedia Layanan Sanitasi
Diagram Sistem Sanitasi: AIR LIMBAH DOMESTIK
(A)
Produk
Input
User Interface
(B)
(C)
(D)
(E)
Pengumpulan &
Penampungan /
Pengolahan Awal
Pengangkutan /
Pengaliran
(Semi) Pengolahan
Akhir Terpusat
Daur Ulang dan/atau
Pembuangan Akhir
AIR
LIMBAH
DOMESTIK
BLACK
+
GREY
WATER
Sungai
lumpur
lumpur
Truk tinja
Tangki Septik
(individual / komunal)
Drainase
lingkungan
Petunjuk Praktis
Penyusunan Buku Putih Sanitasi
Kabupaten/Kota
Bab 1:
Pendahuluan
1.1
1.2
1.3
1.4
1.5
Latar Belakang
Landasan Gerak
Maksud dan Tujuan
Metodologi
Dasar Hukum dan Kaitannya dengan Dokumen Perencanaan Lain
2.1
2.2
2.3
2.4
2.5
2.6
2.7
Geografis, Administratif, dan Kondisi Fisik
Demografi
Keuangan dan Perekonomian Daerah
Tata Ruang Wilayah
Sosial dan Budaya
Kelembagaan Pemerintah Daerah
Komunikasi dan Media
Bab 2:
Gambaran Umum Wilayah
Bab 3:
Profil Sanitasi Wilayah
3.1
Wilayah Kajian Sanitasi
3.2
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terkait Sanitasi
3.2.1
Tatanan Rumah Tangga
3.2.2
Tatanan Sekolah
3.3
Pengelolaan Air Limbah Domestik
3.3.1
Kelembagaan
3.3.2
Sistem dan Cakupan Pelayanan
3.3.3
Peran Serta Masyarakat
3.3.4
Komunikasi dan Media
3.3.5
Peran Swasta
3.3.6
Pendanaan dan Pembiayaan
3.3.7
Permasalahan mendesak
Bab 4:
Program Pengembangan Sanitasi Saat Ini dan yang Direncanakan
Bab 5:
Area Berisiko Sanitasi
4.1
4.2
4.3
4.4
4.5
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terkait Sanitasi
Peningkatan Pengelolaan Air Limbah Domestik
Peningkatan Pengelolaan Persampahan
Peningkatan Pengelolaan Drainase Perkotaan
Peningkatan Komponen Terkait Sanitasi
Peta Area Beresiko Sanitasi
Rencana kerja penyusunan BPS
Rencana Kerja Penyusunan SSK
Proses Penyusunan SSK
Empat (4) Milestone proses di dalam penyusunan SSK

similar documents