12. perawatan & perbaikan

Report
Perawatan & Perbaikan
Hardware “Asrinah_102904107 PTIK_A”
Perawatan dan perbaikan

Terdapat beberapa faktor yang
mempengaruhi kinerja PC antara lain:
◦
◦
◦
◦
◦
◦
Panas yang tinggi
Debu
Megnetik
Sengatan elektormagnetik (petir)
Salah memilih voltase dan keluaran dari power
Air dan korosi
Persiapan
Sebelum melakukan perbaikan ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan
seperti :
1. Sistem backup software dan media yaang dapat digunakan untuk
menyimpan data yang penting dalam PC.
2. Diagnostic software seperti SCANDISK atau norton utility dan
berbagai pengecekan utilitas laain untuk berjaga-jaga bilaman ada
masalah yang mungkin timbul
3. Obeng non-magnetik untuk membuka tutup PC dan peralatan dalam
PC dan lainnya.
4. Antistatic wrap untuk menghindari arus statis sewaktu bekerja di
dalam PC.
5. Conector cleaner untuk membersihkan (kain/serbet yang tidak mudah
rontok serat/benangnya)
6. Karet atau bahan yang dapat digunakan untuk mengorganisasikan kabel
agar tidak berseliweran tak menentu
7. Alat peniup debu atau kuas yang lembut
Analisis masalah & perawatan
Hal yang perlu diperhatikan :
 Apakah instalasi pengkabelan eksternal sudah
benar?
 Apakah konektor sudah dibuat dengan benar?
 Peralatan apa saja yang terhubung dengan PC?
 Apakah PC dekat dengan jendela? (perhatikan
faktor debu yang dapat masuk ke dalam casing)
 Apakah bagian PC terkena sinar matahari secara
langsung?
 Pastikan harsddisk mempunyai backup
 Jalankan diagnostic utility
Cont’d
Jika menggunakan komputer DOS, periksa
AUTOEXEC.BAT
dan
CONFIG.SYS
untuk menemukan problem seperti
kelebihan jumlah buffer
 Jika menggunkan windows lihat file INI
dan perhatikan juga apabila sistem
menunjukkan banyak pesan kesalahan
seperti missing device atau conflic serta
crash dalam program dengan catatan
spesifik tentang stack atau buffer.

Cont’d








Bongkar PC
Groundkan diri anda
Bersihkan konektor dengan menggunakan cleaner
dan serbet
Tekan chip yang terdapat pada motherboard
untuk mengetatkannya
Gunakan alat peniup debu untuk membersihkan
sirkuit board pada motherboaard dan harddisk
Pasang kembali PC. Pastikan seluruh kabel
terpasang dengan benar pada tempatnya
Jalankan kembali program diagnostik
Pastikan semua obeng yang dibutuhkan tersedia.
Troubleshooting PC problems
Setelah selesai dengan persiapan selanjutnya anda dapat
memeriksa software dan hardwarenya, seperti:
1. Periksa kesalahan operator atau kesalahan setup pada
haardware atau instruksi yang terbalik pada PC.
2. Pastikan semua kabel yang dibutuhkan terpasang pada
tempatnya dengan benar.
3. Periksa software termasuk program files dan driver
4. Periksa tanda-tanda eksternal, seperti power LED yang
berkedip atau tidak menyala sama sekali, suara-suara
ganjil dan gangguan pada monitor.
5. Jalankan program diagnostik
6. Jika semua perlakuan di atas gagal, bongkar PC
7. Matikan PC dan lepaskan power. Buka tutup casing dan
lihat tata letak pengkabelan dan koneksi power,
peletakan board dan modul memori serta hal-hal yang
penting
Masalah dan penyelesaiannya
Masalah
Penyelesaian
Floppy disk drive Tidak
bisa membaca
1. Bersihkan diskdrive dengan menggunakan disk cleaner.
2. Cek kabel interface diskdribe dan power ke konektor
drive.
3. Ganti disket.
4. Format disket dengan perintah DOS
5. Cek apakah disket teserang virus boot sector.
Harddisk
Menimbulkan Bunyi
gemeretak
1. Head harddisk mulai rusak.
2. Backup data dan cari pengganti harddisk.
Cont’d
Masalah
penyelesaian
Monitor tidak ada Tampilan
1. Cek VGA card.
2. Cek kabel monitor apakah sudah
terpasang ke VGA.
3. Ganti VGA atau monitor.
4. Cek kabel pin pada monitor (ada
yang bengkok/patah/terlipat)
Gerakan mouse Tersendat-sendat
1. Bersihkan mause (untuk jenis
mouse track ball)
2. Mouse optic membutuhkan
permukaan (dasar) yang gelap agar
cahaya tidak memantul.
Cont’d
Masalah
penyelesaian
Computer sering hang
1. Cek kias angin pada motherboard
(CPU).
2. Ganti memori.
3. Cek setting pada komuter.
4. Cek virus
5. Ganti prosesor.
6. Rekoversi system ke konfigurasi
awal pertama kali diinstralasi atau
saat konfigurasi paling baik.
CD-ROM drive
Tidak bisa membaca
1. Cek kabel, power.
2. Cek setting pada file CONFIG.SYS
DEVICE=C:/SBCDIDE.SYS/D:CD007
3. Bersihkan head CDROM dengan CD
Cleaner.
Cont’d
Masalah
penyelesaian
MPEG Card, jalan sering
hang
1.
2.
3.
4.
Soundcard tidak ada nada
(bunyi)
1. Cek hubungan kabel antara speaker
dengan soundcard atau kabel power
speaker (ACTIVE).
2. Cek driver yang dipergunakan.
3. Setting IRQ dan ADDRESS.
4. Cek kabel CDROOM-Drive interface
yang dihubungkan dengan soundcard.
Cek memori
Cek setting pada card MPEG.
Cek file yang diinstalasi (drive MPEG).
Ganti MPEG card.
Cont’d
Masalah
penyelesaian
Modem tidak hidup
1. Cek hubungan kabel adaptor ke modem
(eksternal).
2. Cek kabel modem yang terhubung ke
computer (COM1/COM2 atau USB).
3. Cek kabel telepon (line in) ada nada
bunyi (TONE).
4. Cek driver yang diinstalasi.
Tidak bisa booting dari
CD-ROOM Drive
1. Cek pada BIOS setup (CMOS SETUP).
2. Cek komatibilitas CD-ROM Drive.
Mengenali Kode BIP Jika Terjadi
Masalah pada Saat POST

apabila BIOS mendeteksi ada kesalahan pada saat POST,
Booting awal, maka dikirim pesan kesalahan (error message).
Jika hal ini terjadi maka BIOS akan mengeluarkan suara bip
dengan pola tertentu sesuai kesalahan yang dideteksinya.

Suara bip tunggal pada saat booting setelah tampilnya pesan
start-up pada monitor adalah normal, tidak berarti telah
terjadi kegagalan.

Jadi bip yang dimaksud di sini adalah yang dihasilkan pada
saat prosedur POST belum selesai dan belum ada informasi
apapun di layar monitor.

Kode bip BIOS ini tergantung dari tipe dan versi BIOS yang
anda miliki.Yang popular adalah AMI dan AWARD BIOS.
AMI BIOS
Deteksi Problem AMIBIOS
1X
Kegagalan refresh DRAM . system mempunyai masalah dalam
mengakses memori untuk me-refresh-nya.
2X
Kegagalan rangkaian parity. Pada data yang ditransmisikan
computer, biasanya ditampilkan parity bit untuk mendeteksi dan
mengoreksi error. Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity
yang dilakukan oleh computer. Hal ini mungkin disebabkan oleh
memoru atau motherboard.
3X
Kegagalan base memori 64 K. Base memori 64 K adalah
memori pertama yang ada pada RAM. Kegagalan ini bisa
disebabkan oleh slot memori yang dikelomokkan dalam modul
memiliki chip yang rusak. Hal ini berhubungan dengan kerusakan
mobo.
Cont’d
4X
Kegagalah system timer. Kemungkinan terjadi kesalahan satu
atau lebih pada system timer yang digunakan untuk mengontrol
fungsi-fungsi pada mobo.
5X
Kegagalan prosesor disebabkan prosesor terlalu panas atau
tidak terpasang ke slot/soketnya dengan benar.
6X
Kegagalan keyboard controlleh/gate A20, yaitu pada chip mobo
yang mengatur fungsi keyboard
7X
Kesalahan pada prosesor.
8X
Kegagalan baca/tulis memori display.
9X
Kerusakan pada BIOS
10X
Kesalahan ada CMOS
11X
Kerusakan pada kabel memory
penanganan
Untuk kasus 1,2, atau 3 kali bunyi bip, coba
perbaiki posisi memori terlebih dahulu. Jika
masih terjadi, mungkin memorinya rusak.
Memori harus diganti dengan yang baru.
 Untuk
4,5,6,7 atau 10 kali bip,
motherboardnya rusak. Harus direparasi
atau diganti dengan yang baru.
 Untuk 8 kali bip, coba anda ganti VGA cardnya.

AWARD BIOS
deteksi problem AWARD BIOS
1 bip panjang
Masalah pada memori. Mungkin memori tidak
terpasang dengan benar atau chip memori rusak.
Bisa juga karena motherboard mengalami
kerusakan.
1 bip panjang dan 2 Kesalahan pada system video. BIOS tidak dapat
bip pendek
menulis video menampilkan pesan error ke layar.
Ada beberapa kemungkinan.
Mungkin anda memasang VGA Card sementara di
komputer dengan VGA onboard¸VGA berebut IRQ
dengan perangkat lain, mungkin juga pemasangan
VGA card kurang benar.
1 bip panjang dan 3 Sama dengan yang di atas (No.2)
bip pendek
Suara bip sambung Disebabkan oleh adanya masalah ada memori atau
menyambung
VGA card
Penanganan award BIOS
 Penanganan
BIOS Award hampir
sama dengan AMI. Yang penting anda
harus sabar dan teliti dalam
melakukan diagnosis kesalahan. Selain
itu ada beberapa langkah lain untuk
menangani
masalah
BIOS
ini,
diantaranya ialah :
Jika PC tidak mau booting samaa sekali, pastikan
bahwa komponen minimum telah terpasang, yaitu
prosesor, VGA card, memori dan sebuah drive.
Pastikan pula bahwa semua terpasang dengan benar.
 Lepaskan komponen yang tidak wajib seperti kartu
ekspansi, peripheral eksternal sepeprti printer,
scanner, dll-nya karena pemasangan yang tidak tepat
akan menyebabkan I/O error. Setelah itu hidupkan
system dan coba pasang lagi satu per satu untuk
mengujinya.
 Cek ulang setiing jumper
pada motherboard.
Pastikan tipe prosesor, bus seed, multipler dan
jumper tegangan. Juga pastikan posisi jumper BIOS
ada pada keadaan yang mestinya (normal).

Cont’d
Ubah setting BIOS pada default untuk
memastikan bahwa tidak ada kesalahan
pada settingnya.
 Cek apakah semua kabel yang terhubung
ada motherboard sudah benar, baik kabel
data maupun konektor power.
 Cek apabila ada komonen yang panasnya
berlebihan (terutama rosesor). Jika ada,
ubah setting BIOS atau jumer ke setting
ya;ng lebih rendah.

TERIMA KASIH

similar documents