attachment_id=2095

Report
D900 - SSS
1. Pendahuluan
1.1. Tujuan
Tujuan:
• untuk dapat mengetahui 3 subsistem dalam
sistem komunikasi bergerak
• untuk dapat menerangkan struktur unit software,
hardware dan fisik dari switching subsistem D900
(D900 / SSS)
1.2. Arsitektur sistem
D 900 adalah sistem
dengan kemampuan
dan fleksibilitas tinggi,
yang digunakan untuk
switching pelanggan
dan sebagai database
didalam sistem
komunikasi bergerak
1.2.1. GSM / DCS-PLMN subsistem
Jaringan radio bergerak
DCS-PLMN berisi 3
subsistem fungsional.
Produk siemens untuk
standart GSM/DCSPLMN adalah D900
dan D1800
1.2.1. GSM/DCS-PLMN subsistem
Elemen jaringan SSS pada D900 /D1800 ditunjukkan di switching subsistem
•
MSC: Mobile service switching centre
MSC membangun panggilan antar pelanggan
•
VLR: Visitor Location Register
VLR berisi informasi pada pelanggan mobil
bergerak di area yang terlingkupi oleh VLR
•
HLR: Home Location Register
Merupakan sebuah database yang berisi data
pelanggan-pelanggan mobil sebagai penunjuk dan
administrasi
•
EIR: Equipment Identification Register
Menyimpan identitas peralatan dari stasiun mobil.
Digunakan untuk mengetahui apakah peralatan tersebut
sesuai atau apakah jika kesalahan tersebut diketahui
karakteristik radionya harus diperhatikan. Equipmen
yang tidak sesuai akan digagalkan oleh EIR
•
AC: Authentication Centre
AC membangkitkan parameter yang digunakan untuk
mengecheck apakah pelanggan tersebut diperbolehkan
untuk mengakses jaringan
Switching subsistem D-900/
D1800 bentuknya dengan fungsi
dasarnya
1.2.2. Perencanaan switcing subsistem D-900
Konsep desain D-900
menggunakan digital penuh
Dilengkapi perencanaan dan
pelayanan dengan range
yang lebar dan penuh.
Konsep perlindungan yang
besar dan kualitas
transmisi data yang tinggi
Software
Berdasarkan fungsinya,
software dibagi dalam:
*Sistem Operasi
*Pengguna Software
Software dari sistem
switching harus
menggunakan aplikasi
yang dinamis, handal dan
fleksibel.
Unit Fisik
Menggunakan modul
dan konektor
standart
Keuntungan desain
modul:
* instalasi sederhana
* perawatan mudah
Hardware
Hardware terdiri dari
subsistem-subsistem
yang berdiri sendiri
Arsitektur hardware
dikelompokkan
berdasarkan struktur
dasar dengan kombinasi
subsistem dan interface
yang seragam
2. SSS Hardware
2.1. Tujuan
Tujuan mempelajari subsistem hardware
pada sistem D-900 adalah :
* Untuk mengetahui subsistem hardware
dari sistem D-900
* Untuk dapat menjelaskan masing-masing
fungsi dari subsistem hardware SSS
* Untuk dapat menerangkan struktur fisik
dari subsistem hardware SSS
2.2. Informasi umum
Hardware sistem
D900 dikelompokkan
menjadi subsistem:
-Jalur akses pada
unit data servis
-Pensinyalan
-Percabangan (switch)
- Pengkoordinir
2.2.1. Komponen D-900
Setiap pelanggan bergerak dihubungkan ke LTG
(Line/Trunk Group)
melalui BSS. LTG tidak
hanya terhubung ke BSS
tetapi juga ke perangkat
yang lain, seperti:
*Sentral umum
*elemen jaringan radio
bergerak
2.2.1. Komponen D-900
DSU diperlukan
untuk faks dan pelayanan transmisi data
pada SSS, DSU ini
dihubungkan melalui
IWF-LTG
2.2.1. Komponen D-900
Agar dapat menggunakan
Signaling system no.7. D900 memerlukan unit
fungsional terpisah,
Common Signaling
Network Controller
(CCNC)
2.2.1. Komponen D-900
Switching Network (SN) menghubungkan antar 2
jalur pelanggan
2.2.1. Komponen D-900
Microprosesor yang ada
dalam D-900 berfungsi
untuk mengkoordinasi
perintah-perintah yang
akan digunakan, dan fungsi
ini dilakukan oleh
Coordination Complex (CC)
yaitu: CP, EM, OMT, SYP,
MB dan CCG
2.2.2. Pendistribusian Fungsi
Untuk membantu pekerjaan
coordination prosesor dan
mempercepat waktu pemrosesan Beberapa fungsi diperlukan
pada sistem D-900, antara
lain:
-LTG Group Processor (GP)
-DSU control (DLUC)
-CCNC Processor (CCNP)
-Switch Group Control in SN
-Switch group Control (SYPC)
-Massage Distribution Module
in the MG (MDM)
2.2.3. Interface
Interface pada D-900
dapat dibagi menjadi:
External interfaces
Externalinterfaces
interfaces
Internal
External interface
Jalur aksese melalui:
*sentral PSTN
*Jaringan SSS
*Base Station Sistem
*PBX (ukuran medium/ besar)
Sistem eksternal dihubungkan
dengan menggunakan PDC ke
sistem D900
Internal interface
SDC (8Mbits/s) untuk
menghubungkan :
-LTG dengan SN
-CCNC dengan SN
PDC untuk menghubungkan:
-DSU denganm IWF-LTG
Bit Paralel menghubungkan
CCNC dengan CP
MB mengirimkan data dari CP
melalui jalur SDC ke SN
selanjutnya ke tiap-tiap LTG
Untuk membangun panggilan
pada CP data ditransmisikan
dengan jalur SDC lain dari MB
ke SGC
2.3. Line/Trunk Group (LTG)
LTG (Line/Trunk Group)
adalah interface antara
digital switching
network(SN) dengan
peralatan atau jaringan
diluar sistem D-900
2.3.1. Fungsi LTG
*Fungsi LTG untuk memproses suatu
panggilan
LTG mengontrol Incoming dan
Outgoing dari dan ke:
BSS (Base Station Sistem)
Jaringan SSS yang lain
Sentral PSTN
Data Service Unit (DSU)
*Fungsi LTG untuk percabangan
(switching):
Format transmisi untuk jalur PDC
(2Mbit/s)
Mengirim pesan ke CP
Mengirim dan menerima pesan dari
LTG lain
2.3.1. Fungsi LTG
*Fungsi LTG sebagai pengaman
-Mendeteksi kesalahan LTG
-Mendeteksi kesalahan jalur internal
sentral selama proses panggilan
-Melaporkan kesalahan pada CP
(coordination processor)
-Mengevaluasi kesalahan dan menandai proses seperti mengeblok kanal
jika kesalahan terjadi pada jalur PDC
*Fungsi LTG sebagai pengoperasian
-Melaporkan kepadatan data ke CP
-Kondisi operasi ditampilkan melalui
LED
2.3.1. Fungsi LTG
Ada 2 tipe LTG yang digunakan pada
sistem D-900, yaitu:
Line/Trunk Group B (LTG B)
Line/Trunk Group G (LTG G)
Bentuk LTGG hampir sama dengan
LTGB, tetapi hanya membutuhkan
25% tempat dari LTGB
2.3.2. Line/Trunk Group B
LTGB terdiri atas:
8 Line/Trunk Unit(LTU)
Signaling Unit (SU)
Group Switch(GS)
Link Interface Unit antar LTGB (8Mbit/s)
Jika jalur PDC dihubungkan ke PSTN. Tidak
hanya Digital Interface Unit (DIU), tetapi juga
Digital Echo Compensator module (DEC) yang
diperlukan dalam LTU
Signaling Unit (SU) adalah unit logika yang
dapat diformat dalam modul yang berbeda,
tergantung pada aplikasi. SU berisi:
-Tone Generator
- Tone receiver
Group Switch (GS) menswitch setiap slot
waktu dari LTG-jalur PDC ke setiap slot waktu
dari LTG jalur SDC
Group Prosesor(GP) mengirim instruksi
2.3.2. Line/Trunk Group B
Link interface Unit (LIU)
adalah interface antara LTGB
dengan SN
-LIU terhubung dengan SN0
dan SN1
-Memilih kanal pembicaraan
diantara kedua SN
-Menginstruksikan dari CP ke
GP
-Mengirim pesan dari GP ke CP
2.3.2. Line/Trunk Group B
Group posesor adalah
pengontrol pheriperal, yang
berfungsi:
Mengontrol semua fungsi
LTGB
Melanjutkan komunikasi
dengan CP melalui 64 Kbit
kanal dalam kedua SN
mengontrol hubungan suatu
panggilan di SN
Melindungi dan mengatur GP
2.3.3. Line/Trunk Group G (LTG G)
LTG G berisi unit fungsi:
LTU: 5 unit trunk
GSL: Group switch dan interface
unit ke SN
GP: Group Processor
SU: Signalling Unit
Unit-unit tersebut mempunyai
instruksi sama dengan LTG B
LTG G tidak menggunakan jalur
PDC untuk terhubung dengan
PLMN/PSTN
2.4.1. Data service Unit (DSU)
DSU (Data Service Unit) mendukung dalam
komunikasi data dan pelayanan fax
2.4.1. Data service Unit (DSU)
Sistem GSM (Global System for Commaunication) ,
interface udara banyak mendukung untuk transmisi
suara
Data Service Unit (DSU) berfungsi untuk fasilitas
komunikasi data dan pelayanan fax pada pelanggan
bergerak
2.4.1. Data service Unit (DSU)
DSU terhubung dengan SN:
DSU mempunyai maksimum 2
jalur PDC ke LTG, sebagai
pengamanan DSU menggandakan ke LTG yang lain
Kedua LTG beroperasi pada
mode LOAD-SHARING
LTG dihubungkan ke SN
melalui jalur SDC
2.4.2 Struktur Sistem
Keterengan:
2 jalur 4096Kbit/s
untuk transmisi
informasi yang sering
digunakan
2 kontrol jalur 136
Kbit/s untuk transmisi
kontrol data
PDC trunk
Jalur modem analog dan
digital
2.4.2 Struktur Sistem
Pada saat interface udara
dioptimumkan untuk
transmisi suara, tone faks
dan atau sinyal digital
tidak dapat dikirimkan
secara langsung. IWF
mengubah tone faks
analog atau sinyal digital
dari ISDN menjadi sinyal
digital sehingga dapat
ditransmisikan melalui
interface udara ke
stasiun bergerak
Contoh: transmisi faks
2.4.2 Struktur Sistem
Dalam kenyataannya
dimana interface udara
telah diterapkan untuk
transmisi suara. Data
sinyal analog tidak dapat
ditransmisikan melalui
interface ini. Modem
mengubah data sinyal
analog menjadi sinyal
digital sehingga dapat di
kirimkan melalui
interface udara..
Contoh: pentransmisian data
PC ke PC
2.5. Switching Network (SN)
Proses switching menghubungkan antara dua
pelanggan terletak di subsistem hardware
disebut switching
2.5.1. Tampilan SN
Untuk pengamanan maka
SN selalu di gandakan.
External interface dari
Switching Network (SN)
seragam, yaitu SDC
Secondary digital carrier
2.5.1. Tampilan SN
Interface SN terdiri dari:
SDC:LTG Line/Trunk Group
SDC:CCNC Common Channel
Signaling Network controller
SDC:TSG ke CP untuk
perubahan data dengan LTG
SDC:SGC ke CP untuk
perubahan data dengan
switch group control
2.5.2. Switching
Didalam SN: 63 LTG, MB
(MBU:LTG) masing-masing
LTG dihubungkan ke tiap time
stage (TSM0 sampai TSM15)
melalui 128 kanal waktu
(setiap arah)
Time stage, dibagi:
Time Stage Incoming (TSI)
Time Stage Outgoing (TSO)
Setiap time Stage menwitch
8-bit kode ke time slot dan
multiplexer yang berbeda.
2.5.2. Switching
SN di D-900 merupakan
jaringan non-bocking. Setiap
modul time stage (TSM) dapat
mengakses setiap modul Space
stage (SSM)
space stage menswitch 8-bit
kode antara incoming dan
outgoing yang berbeda pada
multiplexer.
Dari space stage data outgoing
dikirimkan kembali ke time
stage
Sehingga sistem terdiri dari
time stage incoming(TSI) dan
outgoing (TSO)
2.5.2. Switching
Untuk
menggambarkan
proses switching,
incoming dan
outgoing time stage
(TSI dan TSO)
ditampilkan berbeda
warna
2.5.3. Versi SN
Switching Network
SN:63, berisi modul:
*Time stage Modul (TSM)
*Space stage Modul (SSM) 16
kanal incoming dan 16 kanal
outgoing
*Switch Group control (SGC)
tanpa interface ke MB(MBU:SGC)
*Link Interface L (LIL)
antara SN dan LTG dan antara
SN dam Massage Buffer Unit
*Link Interface Modul
antara SN dan MB untuk
transmisi yang dibangkitkan oleh
CP
Switching Network Versi
SN:63
2.6. Koordinasi
Sistem D-900 menyatukan subsistem yang besar
dengan kontrol mikroprosesor terpisah.
Mikroprosesor digunakan untuk mengontrol transfer
data .
2.6.1. Fungsi koordinasi
Coordination processor (CP)
dengan external memory (EM)
dan operating and
maintenance terminal
mengkoordinasi subsis-tem
termasuk:
-sistem panel (SYP) dengan
kontrol mikroprosesor (SYPC)
-Massage Buffer (MB) dengan
massage distribution modul
(MDM)
-dan central clock generator
(CCG)
2.6.2. Massage Buffer (MB)
Massage Buffer(MB)
sebagai interface dan
transmisi untuk
pewrubahan informasi
internal antara lain:
CP,SU,LTG
Protokol HDLC (high data
link control) digunakan
untuk pengaman transfer
data.
2.6.3. Central Clock Generator(CCG)
Untuk transfer informasi digital dalam jaringan digital sinkronisasi
dan ketepatan sangat
diperlukan.
CCG merupakan unit
fungsional sebagai
pembangkit clock sinkro
nisasi.
2.6.4. Panel sistem (SYP)
*Panel sistem berisi:
7-segmen display
Light Emitting diodes
tombol
*dan dikelompokkan menjadi:
-Line/trunk Group (LTG)
-Coordination Processor dan
Commond Channal signalling
(CP dan CCNC)
-Switching Network(SN)
-external equipment
-internal sisten yang lain
-panel sistem sendiri
2.6.5. Prosesor pengkoordinasi (CP113)
CP 113 adalah multi
prosesor yang berisi unit
unit fungsional:
Maksimum 16 Prosesor
Bus sistem ganda
Memori utama ganda
2.7. Commond Channal Network Control
(CCNC)
2.7.1. CCS no.7
CCS no.7 didasarkan
pada standart CCITT
dalam pensinyalan
melalui commond channal
signaling antar sentral
untuk vendor yang
berbeda.
Sistem ini menggunakan
komputerisasi Stored
Program Control (SPC)
dalam jaringan digital.
2.7.2. Struktur CCNC
Commond channal
signaling diswitch
semipermanen ke LTGC
melalui jaringan switching
Jika MSC adalah tujuan
pensinyalan maka CCNC
dihubungkan ke CP dan
LTG selanjutnya ke kanal
pembicaraan
Kesimpulan
•
•
•
•
•
•
•
•
Software D-900 terdiri atas operating sistem dan user software
D-900 terdiri atas fungsi hardware, software dan struktur fisik
subsistem hardware dari D-900 terdiri dari LTG,IWF-LTG, DSU,
SN, CCNC, EM, OMT, SYP,MB dan CCG
subsistem LTG,IWF-LTG, DSU, CCNC, CP, SN, SYP dan MB
mempunyai rangkaian kontrol sendiri
LTG merupakan interface antara jaringan switch digital (8Mbit/s)
dengan BSS, Network elemen, sentral PSTN dan data service
unit(DSU)
DSU mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital, sehingga dapat
ditransmisikan ke stasiun bergerak
Switching Network yaitu menghubungkan dua pelanggan yang akan
dilayani oleh LTG
Central Clock Generator, berfungsi:sebagai sinkronisasi sistem D900 dalam jaringan digital

similar documents