kemukjizatan pengobatan dan makanan

Report
ISLAM DAN
KESEHATAN
(Bagian Ke-dua)
Prof. dr. Veni Hadju, PhD
Sistimatika Presentasi
Pengantar
 Sejarah Kedokteran dan Dokter
Muslim
 Thibbun Nabawi dan Manfaatnya
 Islam dan Holistic Medicine
 Ibadah dan kesembuhan penyakit
 Penutup

Islam dan Pengobatan Holistik
THE APPROACH OF THE QUR’AN AND
SUNNAH IN MEDICINE: CHALLENGES AND
PRACTICE IN THE ERA OF GLOBALIZATION
Prof Omar Hasan Kasule Sr. MB ChB (MUK), MPH (Harvard(, DrPH (Harvard)
Professor of Epidemiology and Islamic Medicine. EM: [email protected],
WEB: http://omarkasule.tripod.com.
ABSTRACT
Islamic Medicine is defined as medicine whose basic
paradigms, concepts, values, and procedures conform
to or to do not contradict the Qur’an and Sunnah. It
is characterized by being value-based, by being
holistic under the tauhidic paradigm, and by
conforming to the 5 purposes of the Law, maqasid al
shari’at. The Qur’an and sunnat have guidelines for
the treatment and cure of diseases. …………
Holistic medicine  Holistic approach
Physical
Life
Style
Mental
Emotional
SocioEconomic
Spiritual
Enviroment
Nutritional
Treatment from Medication to Meditation
Rekomendasi
ADA
MENGGANTI
4 SEHAT 5
SEMPURNA
TUMPENG GIZI, SARANA
PENENTUAN JUMLAH
ASUPAN NUTRISI
PERHARI UTK DEWASA
SEHAT
Social environment and breast cancer biology:
Population
Individual
Social Environment
Behavior/
Hormones/
Genetics
Transdisciplinary research
McClintock MK, Conzen SD et al. J Gerontol B Psychol Sci Soc Sci. 2005
Tumor
Gene expression/
Tumor Cell
survival??
Reducing Breast Cancer Disparities
Death
Birth
Genetic
Factors
30%
Social Circumstances 15%
Health Behaviors 40%
Medical
Care 10%
Environmental Exposure 5%
SOCIAL JUSTICE
Equity in
pharmaceutical
research &
medications
Equity in housing, education,
economic opportunity, and
health opportunity
Equity in
medical
care
From Chris Masi
 Pengaruh
ibadah dalam
kesehatan
fisik, mental,
spritual, dan
sosial.
Ibadah sebagai Terapi
Terapi Ibadah






Istiqhfar
Sedekah
Doa
Al-Quran
Shalat
Puasa
Oleh:
Hasan bin Ahmad Hammam, et al.
‫اس َقدْ َجا َء ْت ُك ْم َم ْو ِع َظ ٌة ِمنْ َر ِّب ُك ْم َوشِ َفا ٌء لِ َما‬
ُ ‫ َيا أَ ُّي َها ال َّن‬
)57 ‫ُور َو ُهدًى َو َر ْح َم ٌة لِ ْل ُم ْؤ ِم ِنينَ (يونس‬
ُّ ‫فِي ال‬
ِ ‫صد‬

Wahai sekalian manusia sungguh telah datang kepada
kalian pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhan-mu dan
penyembuh penyakit dalam dada serta petunjuk &
rahmat bagi orang yg beriman (Qs.Yunus 57)
‫ت ال َّ‬
‫ض َح ََل ًًل َط ِّي ًبا َو ًَل َت َّت ِب ُعوا ُخ ُط َوا ِ‬
‫ان إِ َّن ُه لَ ُك ْم‬
‫اس ُكلُوا ِم َّما فِي ْاْلَ ْر ِ‬
‫َيا أَ ُّي َها ال َّن ُ‬
‫ش ْي َط ِ‬
‫َعد ٌُّو ُم ِبينٌ‬
‫َو ُكلُوا ِم َّما َر َز َق ُك ُم َّ‬
‫َّللا الَّذِي أَ ْن ُت ْم ِب ِه ُم ْؤ ِم ُنونَ‬
‫َّللا ُ َح ََل ًًل َط ِّي ًبا َوا َّتقُوا َّ َ‬
Syahadat sebagai terapi
• Pengakuan terhadap Allah
• Pengakuan terhadap Rasulullah
• Syahadat bagi kesehatan jiwa dan raga
• Keimanan sebagai terapi
• Ujian sebagai terapi
• Sang penyembuh hanya Allah
• Bersikap optimis dan berbaik sangka kepada Allah.
StudioR3 18
Shalat











Shalat dimulai sejak usia dini
Berwudhu sebelum shalat
Jalan sehat ke mesjid
Bertemu dengan orang shaleh
Memberi ketenangan jiwa
Menggerakkan anggota tubuh
Dzikir sesudah shalat
Shalat di tengah malam
Menghirup udara segar
Berdoa untuk kesehatan
Dll.
Shalat sebagai terapi
Untuk apa beribadah?
 Makna filosofis Adzan dan Wudhu
 Benarkah wudhu menyehatkan
 Shalat sebagai gaya hidup
 Shalat: “Yoga” yang paling menyenangkan
 Makna filosofis shalat
 Sholat dan gerakan alam semesta
 Gerak dalam perspektif Islam
 Gerakan shalat
 Peran shalat dalam penyembuhan
 Waktu shalat dan rahasianya
 Waktu shalat dan kaitannya dengan pengobatan China.

Shalat sebagai terapi
Keistimewaan Shalat Ashar &Subuh
 Imsak
 Shalat dikaitkan dengan gelombang
otak
 Shalat khusyuk
 Kiat sederhana menuju kekhusyukan
 Menghadirkan hati dalam shalat
 Mi’raj orang-orang beriman
 Aspek sosial shalat
 Istirahat dengan shalat
 Mengobati kecemasan dengan shalat
 Sehat sosial dengan shalat
 Kata pakar tentang shalat

“Dan pada sebahagian malam hari
bersembahyang tahajudlah kamu
sebagai suatu ibadah tambahan
bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu
mengangkat kamu ke tempat yang
terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)
“Sholat tahajud dapat menghapus
dosa, mendatangkan ketenangan,
dan menghindarkan dari penyakit”
( HR Tirmidzi )
PENGATURAN HORMONAL
CRH ( HIPOTALAMUS )
ACTH ( HIPOFISIS ANTERIOR )
ALDOSTERON ( KORTEKS ADRENAL )
KORTISOL ( KORTEKS ADRENAL )
ANABOLIK DAN SEKS ( KORTEKS ADRENAL )
EPINEFRIN DAN NOREFINEFRIN ( MEDULA ADRENAL )
STRES
SIKLUS ACTH
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
12 SIANG
6 SORE
12 MALAM
6 PAGI
12 SIANG
FUNGSI KORTISOL





Metabolisme karbohidrat dan asam amino
dengan meningkatkan konsentrasi gula dalam
darah
Memperkuat kerja jantung dan merangsang
epinephrin dan angiotensin II
Menghambat ekskresi urine
Menyebabkan perubahan EEG pada otak dan
jiwa ( euforia, depresi, mudah tersinggung, emosi
yg labil )
Menghambat pembentukan limfosit
FUNGSI KORTISOL





Metabolisme karbohidrat dan asam amino
dengan meningkatkan konsentrasi gula dalam
darah
Memperkuat kerja jantung dan merangsang
epinephrin dan angiotensin II
Menghambat ekskresi urine
Menyebabkan perubahan EEG pada otak dan
jiwa ( euforia, depresi, mudah tersinggung, emosi
yg labil )
Menghambat pembentukan limfosit
Zakat sebagai terapi







Mengapa berat mengeluarkan zakat
Dampak sosial zakat
Zakat dan kesehatan jasmani
Pendusta agama
Membebaskan diri dari kekikiran
Etika mengeluarkan zakat, infak dan
sedekah
Memberi dan menerima sebagai hukum
kehidupan
Berobat dengan Sedekah
Rasulullah bersabda:
“ Obatilah orang-orang yang sakit di antara
kaliah dengan sedekah, bentengilah harta
kalian dengan zakat, dan siapkanlah doa
untuk menghadapi masalah.”
Berobat dengan Sedekah
Ibnu Qayyim berkata:
“ Setiap dokter yang tidak mengobati pasien
dengan memeriksa hati (qalb), kebaikan dan
kekuatan rohani (jiwa), dan tidak
menguatkan itu semuanya dengan sedekah,
berbuat kebaikan dan kebajikan, serta
kembali kepada Allah dan hari akhir, berarti
ia bukan dokter sejati.. Akan tetapi ia hanya
seorang yang baru belajar menjadi dokter”
Berobat dengan Sedekah
Zaid bin Abd Karim Az-Zaid berkata:
“ Sedekah bisa menghilangkan penyakit setelah
terjangkit dan akan mencegahnya sebelum
terjangkit. ”
Pencegahan lebih berguna daripada pengobatan
untuk menghilangkan penyakit.
Sedekah bisa mencegah penyakit sebagaimana
juga bisa menghilangkan penyakit dengan izin
Allah.
Ibadah Puasa
Hadist:
“Setiap amalan anak Adam adalah untuknya, kecuali
puasa. Ia untuk-Ku dan Akulah yang akan
membalasnya.”






Tekanan darah
Penderita Diabetes
Gigi dan mulut yang indah
Gangguan ginjal
Berbuka dan sahur yg sehat
Penyakit jantung
Puasa
◦ Dalam sebuah hadits yang
diriwayatkan oleh Imam Nasaa'i
dari shahabat Abu Umamah :
"Wahai Rasulullah,
perintahkanlah kepadaku satu
amalan yang Allah akan
memberikan manfaat-Nya
kepadaku dengan sebab amalan
itu." Maka Rasulullah bersabda,
"Berpuasalah, sebab tidak
ada satu amalan pun yang
setara dengan puasa."
Puasa
◦ Tujuan akhir puasa
◦ Pelajaran dari rasa lapar dan
dahaga
◦ Menahan yang halal
◦ Berpuasalah, maka kita akan
sehat
◦ Puasa dan kaitannya dengan
kesehatan jasmani
◦ Puasa meningkatkan kesehatan
jiwa
◦ Aspek sosial puasa
PUASA dalam Pencegahan dan
Pengobatan Diabetes
Meningkatkan aktifitas glikolisis oleh hormon
glukagon sehingga cadangan glikogen di hati
dan otot berkurang sehingga fungsi insulin
dalam proses glikogenesis memiliki tempat
untuk penyimpanan glikogen
Pola Makan yang Sehat
Perut sarang penyakit
 Etika makan dan bahaya
kenyang
 Bahaya kekenyangan

◦ Badan yang berat, kekuatan
lemah
◦ Keras hati
◦ Menghilangkan kecerdasan
◦ Melemahkan tubuh beribadah
dan mencari ilmu
◦ Mengantuk (makan, minum, tidur,
gemuk, keras hati, lumpur dosa)
◦ Dorongan syahwat
‫صا ِد ِه َو ًَل ُت ْس ِرفُوا إِ َّن ُه ًَل‬
َ ‫ُكلُوا مِنْ َث َم ِر ِه إِ َذا أَ ْث َم َر َوآ ُتوا َح َّق ُه َي ْو َم َح‬
َ‫ِب ا ْل ُم ْس ِرفِين‬
ُّ ‫ُيح‬
Makanlah dari buahannya ketika berbuah &
keluarkan lah haknya (zakat) pada saat
panen, janganlah berlebihan, sesungguhnya
Ia tdk menyukai orang yg berlebihan
Pola Makan Rasulullah




Prof. Dr Musthofa Romadhon memberikan beberapa gambaran pola
hidup sehat Rasulullah saw berdasarkan riwayat yang bisa dipercaya,
sebagai berikut:
Asupan awal ke tubuh Rasulullah adalah udara segar di subuh hari.
Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan shalat malam. Para
pakar kesehatan menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir
sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain,
sehingga sangat bermamfaat untuk mengoptimalkan metabolism
tubuh.
Di pagi hari, Rasulullah saw menggunakan siwak untuk menjaga
kesehatan mulut dan gigi.
Di pagi hari, Rasulullah saw membuka menu dengan segelas air
dingin yang dicampur sesendok madu asli yang sangat baik untuk
membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan
menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
Pola Makan Rasulullah
Ketika waktu dhuha, Rasulullah saw senantiasa mengkonsumsi tujuh
butir kurma ajwa’(matang). Sabda beliau,”Barangsiapa makan tujuh
butir kurma, maka akan terlindung dari racun.”
 Menjelang sore, menu Rasulullah saw biasanya adalah cuka dan
minyak zaitun yang dimakan dengan roti. Ini bermamfaat untuk
mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit,
menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang
dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi mencegah kanker
dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.
 Malam harinya menu utama beliau adalah sayur-sayuran.
 Rasulullah saw tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau
beraktifitas terlebih dahulu, misalnya dengan shalat. Sabda
Rasulullah saw,”Cairkan makanan kalian dengan berzikir kepada
Allah swt dan shalat, serta
janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat
membuat hati kalian menjadi keras.”(HR Abu Nu’aim dari Aisyah
r.ha)

Ritual Haji sebagai terapi
Dimulai dari Miqat
 Ihram menanggalkan status sosial
 Shalat Ihram, mulailah melangkah
 Arafah tempat introspeksi
 Muzdalifah, ambil senjatamu
 Mina, Jumrah… lawan musuhmu
 Tahallul dan berkorban, merayakan kemenangan
 Thawaf, sebuah orkestrasi mistis
 Maqam Ibrahim, bercermin pada jejak sejarah
 Sa’i, kekuatan upaya seorang wanita
 Haji dan kesehatan Jasmani

Penutup:
Prinsip Keseimbangan
EQUILIBRIA ASSOCIATED
with HEALTH
FAMILY
•Spouse
•Children
•Parent
•Etc
Leisure activity
THE INDIVIDUAL
• Genes
•Learning
•Handicaps
•Personality
•Expectation
•Self-image
SOCIAL
FACTORS
•Neighborhood
•Housing
•Poverty
•Culture
•Education
WORK
•Fatigue
•Boredom hazards
•Unemployment
•Retirement
Environmental
Hazards/disease
•Infection
•Injure
•Cancer
•Degeneration
•Smoking
•Overeating
•Alcoholism
Konsep Keseimbangan Hidup





Finansial
 Hidup sederhana
 Harta dan keberkahan
Relasi
 Hubungan yang sehat dengan
istri, anak, keluarga, sahabat,
masyarakat.
Fisik
 Istrahat dan relaksasi
diperlukan
Intelektual
 Tafakur (memikirkan dan
merenungkan ciptaan Allah)
Spritual
 Memberi makna dalam setiap
kehidupan
Penyebab stres berkepanjangan
Emosi yang
tidak selesai
Ilusi pikiran
Respon emosional terhadap apa yang kita persepsikan
tidak adil yang terjadi di masa lampau: kebencian,
kemarahan, sakit hati, atau dendam
Mendistorsi pikiran kita sendiri sehingga dengan pikiran
itu kita menjadi cemas dan tidak bahagia (pikiran all or
none; generalisasi berlebihan; filter mental, dll)
Ketidakseim
bangan
Terlalu berlebihan pada satu kewajiban misalnya
pekerjaan (cari nafkah) namun lupa pada kewajiban
yang lain.
Lemah
spritualitas
Keyakinan agama yang rendah sehingga tidak punya
pegangan dalam mengatasi masalah yang ada.
Hak yang harus ditunaikan
Hak Allah
Hak tubuh
Hak Istri dan
anak
Tidak dipersekutukan dengan apapun dan siapapun
Menjalankan secara khusyuk dan konsisten semua
ibadah baik yang wajib maupun yang sunnah.
Menolong agama-Nya dengan secara berkontribusi
pada penegakan kebenaran
Istrahat, Olah raga, dan Makanan halal dan baik
Bimbingan (Ilmu dan tauladan)
Nafkah lahir dan batin
Cinta dan kasih sayang
Hak orang lain Silaturahim; Pertolongan/bantuan; Nasihat
Hak Pekerjaan Hasil penilaian kinerja yang baik
Karier terus berkembang
Anatomi Sel
KESIMPULAN
Islam telah mewajibkan ibadah dan aktifitas
yang membuat tubuh menjadi sehat secara
fisik, jiwa, sosial, dan spritual.
 Pola hidup yang sesuai syariah Islam (halal life
style) memberi jaminan kehidupan bahagia
tidak saja dunia namun juga di akhirat kelak.
 Ilmuwan muslim wajib melakukan pengkajian
ilmu kedokteran/kesehatan yang bersumber
dari Al-Quran dan Sunnah Rasulullah.

Sekian
dan
Terima Kasih

similar documents