Biologi PLPG 2013

Report
Biologi
Kriteria Klasifikasi Tumbuhan
• Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan dengan
memperhatikan
• beberapa kriteria yang menjadi penentu dan selalu
diperhatikan. Berikut contohya.
• a. Organ perkembangbiakannya: apakah dengan spora atau
dengan bunga.
• b. Habitus/perawakan tumbuhan waktu hidup: apakah
tegak, menjalar atau
• merambat.
• c. Bentuk dan ukuran daun.
• d. Cara berkembang biak: seksual (generatif ) atau aseksual
(vegetatif )
Kriteria Klasifikasi Hewan
• Sama halnya dengan pengklasifikasian tumbuhan, dalam
mengklasifikasikan
• hewan,para ahli juga mengklasifikasi dengan melihat kriteria berikut
in.
• a. Saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat rendah belum
punya saluran
• pencernaan makanan. Hewan tingkat tinggi mempunyai lubang
mulut, saluran
• pencernaan, dan anus.
• b. Kerangka (skeleton): apakah kerangka di luar tubuh (eksoskeleton)
atau di dalam
• tubuh (endoskeleton)
• c. Anggota gerak: apakah berkaki dua, empat, atau tidak berkaki.
Ada beberapa tingkatan taraf trofik pada rantai
makan sebagai berikut.
• Tingkat taraf trofi 1 : organisme dari golongan
produsen (produsen primer)
• Tingkat taraf trofi 2 : organisme dari golongan
herbivora (konsumen primer)
• Tingkat taraf trofi 3 : organisme dari golongan
karnivora (konsumen sekunder)
• Tingkat taraf trofi 3 : organisme dari golongan
karnivora (konsumen predator)
fotosintesis
Fotosintesis
•Tumbuhan hijau melakukan fotosintesis untuk membuat
makanannya sendiri. “Foto” berarti cahaya dan “sintesis” berarti
membuat. Jadi, fotosintesis adalah peristiwa penggunaan energi
cahayamtahari untuk membentuk senyawa dasar dalam hal ini
adalah karbohidrat
RAYON 134
UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2012
TEMPAT TERJADINYA FOTOSINTESIS
•Pada umumnya fotosintesis terjadi dan
berlangsung pada bagian daun, karena
dalam sel-sel daun terdapat kloroplas
Gambar : Organel Kloroplas
Tempat Berlangsungnya Proses Fotosintesis
Komponen esensial dalam proses
fotosintesis
•Komponen yang diperlukan untuk proses fotosintesis adalah
bahan baku (karbon dioksida dan air), energi (cahaya matahari),
molekul carrier, dan enzim
Reaksi Fotosintesis
(
)
reaksi Terang dan Gelap
6Air (H2O) +
6Karbondioksida (CO2)
Matahari
Klorofil
Glukosa (C6H12O6) +
6Oksigen (O2)
a. Faktor Hereditas
lebar daun, jumlah daun, konsentrasi klorofil
a. Faktor Lingkungan
konsentrasi karbondioksida, konsentrasi air,
intensitas cahaya, pigmen dan suhu
Pembuahan Ganda
• Terjadi pada tumbuhan berbiji tertutup
(Angiospermae). Dinamakan pembuahan ganda
karena ada dua inti sperma ( gamet jantan ) yang
melebur. Yaitu inti sperma I melebur dengan sel
telur membentuk zigot dan inti sperma II melebur
dengan inti kandung lembaga sekunder
membentuk endosperma (keping biji) sebagai
cadangan makanan.Pembuahan ganda terjadi
dua kali pembuahan yang menghasilkan satu
embrio dan endosperm.
• Tugas : cari contohnya !!!
Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen
dan antibodi yang terkandung dalam darahnya,
•
•
•
•
Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di
permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam
serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat
menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.
Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah
merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya.
Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah
dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif
Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A
dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga,
orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan
golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan
golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama
AB-positif.
Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi
memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan
golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan
golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan
golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif.
Pewarisan golongan darah
kepada anak
Transport pada tumbuhan
•Tumbuhan memperoleh bahan dari lingkungan untuk hidup
berupa O2, CO2, air dan unsur hara. Kecuali gas O2 dan CO2 zat
diserap dalam bentuk larutan ion. Mekanisme proses
penyerapan dapat belangsung karena adanya proses imbibisi,
difusi, osmosis dan transpor aktif
RAYON 134
UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2012
 Imbibisi yaitu penyerapan molekul, zat dengan menggunakan kemampuan dinding
sel dan plasma sel. Terjadi pada Bryophyta.
 Difusi yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertonis menuju daerah
hipotonis.
 Osmosis yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertoni menuju daerah
hipotonis melalui selaput semipermeabel.
 Transport aktif yaitu pengangkutan ion-ion, moleku yang menggunakan energi
berupa ATP.
Mekanisme transport pada tumbuhan
• Pengangkutan zat pada tumbuhan dibedakan menjadi :
 Pengangkutan vaskuler (intravaskuler) : pengangkutan melalui berkas
pembuluh pengangkut.
 Pengangkutan ekstravaskuler : pengangkutan air dan garam mineral di luar
berkas pembuluh pengangkut. Pengangkutan ektravasikuler dapat
berlangsung secara apopalas dan simplas
Apoplas & Simplas
Peredaran darah
Proses peredaran darah
• Sistem peredaran darah kecil (sistem peredaran paruparu)
Merupakan sistem peredaran yang membawa darah
dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung. Pada
peristiwa ini terjadi difusi gas di paru-paru, yang
mengubah darah yang banyak mengandung CO2 dari
jantung menjadi O2 setelah keluar dari paru-paru.
Mekanisme aliran darah sebagai berikut:
• Ventrikel kanan jantung –> Arteri pulmonalis –> paruparu –> vena pulmonalis –> atrium kiri jantung
• Sistem peredaran darah besar (peredaran
darah sistemik)
merupakan sistem peredaran darah yang
membawa darah yang membawa darah dari
jantung ke seluruh tubuh. Darah yang keluar
dari jantung banyak mengandung oksigen.
• mekanisme aliran darah sebagai berikut:
• Ventrikel kiri –> aorta –> arteri superior dan
inferior –> sel / jaringan tubuh –> vena cava
inferior dan superior –> atrium kanan jantung
Sistem peredaran portal
Sistem peredaran darah yang menuju ke alat-alat pencernaan
menuju ke hati, sebelum kembali ke jantung. pembuluh darah
portal berwarna coklat karena banyak mengandung nutrien
Faktor yang mempengaruhi frekuensi
denyut jantung:
•
•
•
•
•
1.
2.
3.
4.
5.
Jenis kelamin
Jenis aktifitas
Usia
Berat badan
Keadaan emosi atau psikis
Sistem kerja otot
• Jika otot pertama berkontraksi dan yang kedua berelaksasi,
akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat.
Sebaliknya, jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua
berkontraksi akan menyebabkan tulang kembali ke posisi
semula. Contoh otot antagonis adalah otot bisep dan
trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung (dua
tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan
atas bagian depan. Otot trisep adalah otot yang memiliki
tiga ujung (tiga tendon) yang melekat pada tulang, terletak
di lengan atas bagian belakang. Untuk mengangkat lengan
bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi.
Untuk menurunkan lengan bawah, otot trisep berkontraksi
dan otot bisep berelaksasi
• Antagonis juga adalah kerja otot yang kontraksinya
menimbulkan efek gerak berlawanan, contohnya
adalah:
• Ekstensor ( meluruskan) dan fleksor (membengkokkan),
misalnya otot trisep dan otot
bisep.
• Abduktor (menjauhi badan) dan adductor (mendekati
badan) misalnya gerak tangan
sejajar bahu dan sikap sempurna.
• Depresor (ke bawah) dan adduktor ( ke atas), misalnya
gerak kepala merunduk dan
menengadah.
• Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup),
misalnya gerak telapak tangan
menengadah dan gerak telapak tangan menelungkup
Klasifikasi makhluk hidup
• Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan
dengan memperhatikanbeberapa kriteria yang
menjadi penentu dan selalu diperhatikan. Berikut
contohya.
1. Organ perkembangbiakannya: apakah dengan
spora atau dengan bunga.
2. Habitus/perawakan tumbuhan waktu hidup:
apakah tegak, menjalar ataumerambat.
3. Bentuk dan ukuran daun.
4. Cara berkembang biak: seksual (generatif ) atau
aseksual (vegetatif )
Struktur daun
• Bagian-bagian daun lengkap terdiri atas tulang daun, helai daun,
tangkai daun, dan pelepah daun. Contoh daun yang memiliki
bagian-bagian lengkap, antara lain daun pisang dan daun bambu. Di
alam, kebanyakan tumbuhan memiliki daun yang tidak lengkap.
Misalnya, ada daun yang hanya terdiri atas tangkai dan helai daun
saja, contohnya daun mangga; ada pula daun yang hanya terdiri
atas pelepah dan helai daun saja, contohnya daun padi dan jagung.
Selain itu, daun juga memiliki urat. Urat daun adalah susunan
pembuluh pengangkut pada daun. Tumbuhan monokotil memiliki
urat daun yang memanjang dari pangkal ke ujung daun secara
sejajar. Tumbuhan dikotil memiliki urat daun yang membentuk
jaringan. Urat daun tersebut bercabang-cabang hingga menjadi
percabangan kecil dan membentuk susunan seperti jaring atau jala.
Gambar Struktur jaringan daun
Sistem Pencernaan Makanan
Saluran Pencernaan Lengkap
•
•
MULUT – ESOFAGUS – LAMBUNG - USUS
HALUS USUS BESAR – REKTUM – ANUS
• Tugas :
• Cari tempat-tempat terjadinya
pencernarnaaan secara non kimiawi
Gangguan pada sistem pencernaan
Gangguan pada mulut dapat berupa parotis atau gondong (infeksi pada
kelenjar parotis) dan xerostomia (produksi air liur yang amat sedikit).
Gangguan pada lambung dapat berupa gastritis (radang akut pada dinding
lambung karena makanan yang kotor) dan kolik (salah cerna akibat makanan
yang masuk terlalu banyak). Gangguan pada usus dapat berupa diare,
senbelit, apendisitas, dan henaroid
SISTEM PERNAPASAN
 Bernapas diartikan sebagai bentuk pertukaran gas antara sel
dengan lingkungannya
 Pernapasan atau respirasi berfungsi untuk mensuplai oksigen
ke dalam sel-sel jaringan tubuh dan mengeluarkan
karbondioksida (CO2) sebagai hasil respirasi tersebut
Organ sistem pernapasan pada
manusia
ALVEOLI
Mekanisme pernapasan
Gangguan pada sistem pernapasan
 Rinitis dan sinusitis
 Laringitis
 Bronchitis
 Tuberculosis (TBC)
 Pneumonia
 Enfisema
 Kanker paru-paru
 Sindrom kematian
mendadak pada bayi
 Cystic fibrosis
 Sickle cell anemia
 Sars
• Pengertian sendi
• Sendi merupakan hubungan antartulang sehingga tulang
dapat digerakkan. Hubungan dua tulang disebut
persendian (artikulasi).
• Komponen penunjang
• Beberapa komponen penunjang sendi:
• Kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi
sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga.
• Ligamen (ligamentum) adalah jaringan berbentuk pita yang
• tersusun dari serabut-serabut liat yang mengikat tulang
satu dengan tulang lain pada sendi
• Tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang
rawan yang menutupi kedua ujung tulang. Berguna untuk
menjaga benturan.
• Cairan sinovial adalah cairan pelumas pada kapsula sendi.
•
•
•
•
Macam-macam persendian
Ada berbagai macam tipe persendian:
Sinartrosis
Sinartrosis adalah persendian yang tidak memperbolehkan
pergerakan. Dapat dibedakan menjadi dua:
• Sinartrosis sinfibrosis: sinartrosis yang tulangnya
dihubungkan jaringan ikat fibrosa. Contoh: persendian
tulang tengkorak.
• Sinartrosis sinkondrosis: sinartrosis yang dihubungkan oleh
tulang rawan. Contoh: hubungan antarsegmen pada tulang
belakang.
• Diartrosis
• Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan.
Dapat dikelempokkan menjadi:
• Sendi peluru: persendian yang memungkinkan pergerakan ke segala arah.
Contoh: hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikat.
• Sendi pelana: persendian yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi,
namun tidak ke segala arah. Contoh: hubungan tulang telapak tangan dan
jari tangan.
• Sendi putar: persendian yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi).
Contoh: hubungan tulang tengkorak dengan tulang belakang I (atlas).
• Sendi luncur: persendian yang memungkinkan gerak rotasi pada satu
bidang datar. Contoh: hubungan tulang pergerlangan kaki.
• Sendi engsel: persendian yang memungkinkan gerakan satu arah. Contoh:
sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta.
• Amfiartosis
• Persendian yang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan sehingga
memungkinkan terjadinya sedikit gerakan.
• Sindesmosis: Tulang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen.
Contoh:persendian antara fibula dan tibia.
• Simfisis: Tulang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk
seperi cakram. Contoh: hubungan antara ruas-ruas tulang belakang.
Perkembang biakan tumbuhan
• Fungsi bunga yang utama adalah sebagai alat
perkembangbiakan generatif . Perkembangbiakan generatif
merupakan perkembangbiakan yang didahului pembuahan.
Pada tumbuhan berbunga, pembuahan yang terjadi
didahului dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah
peristiwa jatuhnya kepala serbuk sari ke kepala putik.
Bagian bunga yang paling menarik adalah mahkota.
Mahkota yang indah dan berbau menyengat menarik
perhatian serangga, seperti kupu-kupu, kumbang, dan
lebah. Akibatnya, tanpa disadari proses penyerbukan
terjadi. Sedangkan bagi manusia, bunga dapat
dimanfaatkan sebagai hiasan, perlengkapan upacara adat,
dan bahan rempah-rempah.
Indra pendengaran (telinga)
• Telinga mempunyai reseptor khusus untuk
mengenali getaran bunyi dan untuk
keseimbangan. Ada tiga bagian utama dari telinga
manusia, yaitu bagian telinga luar, telinga tengah,
dan telinga dalam. Telinga luar berfungsi
menangkap getaran bunyi, dan telinga tengah
meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga
dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam
akan menerima rangsang bunyi dan
mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk
diolah.
Cara kerja indra pendengaran
• Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan
gendang telinga. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang
pendengaran ke jendela oval. Getaran struktur koklea pada jendela oval
diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Getaran
cairan tadi akan menggerakkan membran Reissner dan menggetarkan
cairan limfa dalam saluran tengah. Perpindahan getaran cairan limfa di
dalam saluran tengah menggerakkan membran basiler yang dengan
sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Perpindahan
ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Getaran
dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler,
yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. Ketika
rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial, terjadilah rangsangan
(impuls). Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan
sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan
dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran.
Kultur jaringan
• Kultur jaringan adalah suatu metode untuk
mengisolasi bagian dari tanaman seperti
sekelompok sel atau jaringan yang
ditumbuhkan dengan kondisi aseptik,
sehingga bagian tanaman tersebut dapat
memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman
lengkap kembali.
Prinsip
• Teknik kultur jaringan memanfaatkan prinsip perbanyakan
tumbuhan secara vegetatif.[1] Berbeda dari teknik perbanyakan
tumbuhan secara konvensional, teknik kultur jaringan dilakukan
dalam kondisi aseptik di dalam botol kultur dengan medium dan
kondisi tertentu.[1] Karena itu teknik ini sering kali disebut kultur in
vitro. Dikatakan in vitro (bahasa Latin), berarti "di dalam kaca"
karena jaringan tersebut dibiakkan di dalam botol kultur dengan
medium dan kondisi tertentu.[2] Teori dasar dari kultur in vitro ini
adalah Totipotensi.[3] Teori ini mempercayai bahwa setiap bagian
tanaman dapat berkembang biak karena seluruh bagian tanaman
terdiri atas jaringan-jaringan hidup.[3] Oleh karena itu, semua
organisme baru yang berhasil ditumbuhkan akan memiliki sifat yang
sama persis dengan induknya.[

similar documents