FP-UB-Restrukturisasi - Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Report
RESTRUKTURISASI SEBAGAI UPAYA
MENYIASATI PERUBAHAN :
SARAN DAN PENDAPAT ALUMNI
Adig Suwandi
FAKULTAS PERTANIAN – UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG – 06 NOVEMBER 2007
PENDAHULUAN
KOMPETISI KETAT MENGHARUSKAN SETIAP ORGANISASI
MELAKUKAN PENYESUAIAN STRUKTURAL
LIBERALISASI MEMUNCULKAN TANTANGAN DAN RISIKO
KETIDAKPASTIAN (SEKALIGUS PELUANG)
TUNTUTAN AGAR ORGANISASI DIKELOLA SECARA
TRANSPARAN DAN ACCOUNTABLE
BESARNYA EKSPEKTASI STAKEHOLDERS AKAN PERAN DAN
TANGGUNG JAWAB UNIVERSITAS DALAM MENYELESAIKAN
PERSOALAN BANGSA
FP-UB 25 TAHUN TERAKHIR
KUALIFIKASI TENAGA AKADEMIK MEMBAIK
GURU BESAR + PENGAJAR BERGELAR S-3 MENINGKAT
SARANA AKADEMIK MAKIN BAIK
KONTRIBUSI ALUMNI + KARYA NYATA DALAM PEMBANGUNAN
PERKEMBANGAN PROGRAM STUDI + AKREDITASINYA
JENJANG DIPLOMA, S-1, S-2, S-3
MEMBIDANI LAHIRNYA FAKULTAS BARU :
TEKNOLOGI PERTANIAN, MIPA, ILMU SOSIAL
KONDISI OBYEKTIF
FAKULTAS PERTANIAN BERKEMBANG PESAT, BAHKAN HINGGA KAB/KOTA
(ADA KESAN TERLALU MUDAH MENDIRIKANNYA)
SARJANA PERTANIAN BEKERJA DI BERBAGAI BIDANG
TIDAK ADANYA PERENCANAAN TENAGA KERJA YANG MEMADAI
TRANSFORMASI PERTANIAN BERJALAN LAMBAN
IMPOR PRODUK PERTANIAN MENINGKAT DAN MENGURAS DEVISA
LINKAGE PERTANIAN TERHADAP INDUSTRI DAN JASA LEMAH
SURPLUS TENAGA KERJA PERTANIAN TIDAK TERSERAP INDUSTRI
KEDAULATAN PANGAN RAPUH DIIKUTI DEGRADASI LINGKUNGAN
ALASAN RESTRUKTURISASI
PERUBAHAN LINGKUNGAN EKSTERNAL DAN TANTANGAN ZAMAN
CARA-CARA KLASIK PENGELOLAAN ORGANISASI TIDAK RELEVAN
GLOBALISASI DAN LIBERALISASI MELALUI EKONOMI PASAR - ERA BHP
DAYA TARIK DAN DAYA SAING MELEMAH
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MEMUNGKINKAN ORGANISASI
BEKERJA LEBIH CEPAT DAN MELAKUKAN PEMBELAJARAN
PENGENDALIAN ORGANISASI, KINERJA OPERASIONAL, FLEKSIBILITAS, DAN
AKUNTABILITAS DIASUMSIKAN LEBIH BAIK
CAKUPAN RESTRUKTURISASI
DEFINISI OXFORD DICTIONARY
TO ORGANIZE SOMETHING IN A NEW WAY
TO GIVE A NEW OR DIFFERENT STRUCTURE TO SOMETHING
MENCAKUP BIDANG YANG LUAS:
STATUS/KEPEMILIKAN, STRUKTUR, ORGANISASI, MANAJEMEN, POLA PEMBIAYAAN, DLL
KOMPONEN POKOK :
ANALISIS LINGKUNGAN UNTUK MENDETEKSI PELUANG + ANCAMAN
ANALISIS PROFIL INTERNAL UNTUK MENDETEKSI KEKUATAN DAN KELEMAHAN
STRATEGI YANG DIPERLUKAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN
VISI, MISI DAN TUJUAN YANG JELAS
TANTANGAN
KETIMPANGAN TRANSFORMASI STRUKTURAL
MENURUNNYA MINAT CALON MAHASISWA – PASSING GRADE RENDAH
ORANG TIDAK YAKIN UNTUK BERHASIL DI BIDANG PERTANIAN HARUS
BERGELAR SARJANA PERTANIAN
TUNTUTAN DUNIA KERJA SULIT DIPENUHI FAKULTAS DENGAN PROGRAM
STUDI YANG TERLALU SPESIALIS
LIBERALISASI DAN OTONOMI TIDAK DAPAT DITOLAK – PERLU DISIASATI
KETERBATASAN KEMAMPUAN NEGARA DALAM MEMBIAYAI PTN
PASSING GRADE 2007
No
PROGRAM STUDI
UB
IPB
UGM
UNPAD
UJ
1
AGRONOMI
28,47
31,80
33,40
29,04
28,36
2
PEMULIAAN TANAMAN
27,88
32,38
32,83
29,09
-
3
HORTIKULTURA
28,47
31,66
-
-
-
4
ILMU TANAH
28,16
33,01
33,52
29,04
28,75
5
HAMA/PENYAKIT TUMBUHAN
27,33
31,66
31,66
28,03
28,47
6
AGRIBISNIS
33,17
36,50
35,10
34,71
30,19
7
PENYULUHAN
32,50
31,80
27,80
-
-
8
TEKNIK PERTANIAN
29,25
39,61
38,11
32,72
29,44
9
TEKNOLOGI PANGAN
34,88
39,16
38,11
35,24
32,40
10
TEK. INDUSTRI PERTANIAN
37,16
41,61
35,16
-
-
11
MAJEMEMEN SD PERAIRAN
27,50
28,19
32,50
28,73
-
12
PRODUKSI TERNAK
29,50
32,15
29,54
25,63
-
PASSING GRADE 2007
No PROGRAM STUDI
UB
ITB
ITS
UGM
UI
1
PENDIDIKAN DOKTER
46,75
-
-
50,20
48,60
2
TEKNIK INFORMATIKA
-
54,64
50,36
-
-
3
TEKNIK INDUSTRI
-
50,96
49,94
50,20
48,90
4
TEKNIK ELEKTRO
45,02
52,50
48,51
49,15
49,01
5
TEKNIK KIMIA
-
52,85
47,50
47,12
48,50
6
TEKNIK MESIN
43,44
45,45
48,27
45,26
46,50
7
TEKNIK SIPIL
41,16
47,50
45,25
42,10
42,50
8
PLANOLOGI/PWK
40,98
36,35
37,15
-
-
9
ILMU KOMPUTER
42,08
-
-
47,86
46,86
PROSES RESTRUKTURISASI
PERUBAHAN STATUS
VISI, MISI, STRATEGI, KEBIJAKAN, PROGRAM, BUDAYA ORGANISASI
PERUBAHAN TATA KERJA ORGANISASI
STRUKTUR, KINERJA, KERJA-SAMA OPERASIONAL, PERFORMANCE
APPRAISAL, REMUNERASI (REWARD & PUNISHMENT) – YANG MAMPU
MENDORONG INOVASI DAN ENTREPRENEURSHIP
PEMBIAYAAN
NEGARA, SWADANA, ALIANSI
KOMPETENSI ALUMNI S-1
SARJANA PERTANIAN DENGAN PENGUASAAN KONSEP DAN
APLIKASI PERTANIAN SECARA LUAS
MANAGERIAL SKILL, ENTREPRENEUR, LEADER
FLEKSIBEL, ADAPTIF, BERORIENTASI NETWORKING
MEMAHAMI PERILAKU ORGANISASI
MAMPU MELAKUKAN PERUBAHAN DI TEMPAT KERJA UNTUK
MENJADI LEBIH PRODUKTIF (AGENT OF CHANGE)
CONTOH RESTRUKTURISASI
5 FAKULTAS DI ITB MENJADI 11 FAKULTAS/SEKOLAH –
DEPT. BIOLOGI FMIPA MENJADI SEKOLAH ILMU & TEKNOLOGI HAYATI
DEPT. FARMASI FMIPA MENJADI SEKOLAH FARMASI
LANJUTAN CRANFIELD INSTITUTE OF TECHNOLOGY
MENJADI CRANFIELD UNIVERSITY DI INGGRIS
MERGER SCHOOL OF MECHANICAL ENGINEERING,
SCHOOL OF INDUSTRIAL ENGINEERING & MANUFACTURING SCIENCE
DAN COLLEGE OF AERONOTICS MENJADI SCHOOL OF ENGINEERING
JUGA MERGER SCHOOL OF AGRICULTURE, FOOD AND ENVIRONMENT DAN
INSTITUTE OF BIO-SCIENCE & TECHNOLOGY
MENJADI SCHOOL OF APPLIED SCIENCE
KOMPETENSI DASAR
NO
KELOMPOK
MATA AJARAN
1
DASAR
PENGANTAR ILMU PERTANIAN, KLIMATOLOGI, FISIOLOGI,
STATISTIKA, BIOMETRIKA, BIOTEKNOLOGI, MANAJEMEN
2
AGRONOMI
DASAR-DASAR AGRONOMI, BTS, BTK , HORTIKULTURA,
PEMULIAN TANAMAN, PENGENDALIAN GULMA
3
ILMU TANAH
DASAR-DASAR ILMU TANAH, KLASIFIKASI TANAH,
KESUBURAN TANAH/PEMUPUKAN, PENGAIRAN,
KONSERVASI TANAH & AIR
4
HAMA/PENYAKIT
ENTOMOLOGI, FITOPATOLOGI, PENGETAHUAN PESTISIDA
5
SOSIAL-EKONOMI PERT.
USAHATANI, EKONOMI PERTANIAN, EVALUASI PROYEK,
POLITIK/PEMBANGUNAN PERTANIAN, PENYULUHAN
PERTANIAN, SOSIOLOGI PEDESAAN
6
TEKNOLOGI PERTANIAN
MEKANISASI PERTANIAN, POST-HARVEST TECHNOLOGY
ARAH RESTRUKTURISASI
REPOSISI FAKULTAS DI KANCAH PERUBAHAN
(BAGIAN DARI REVITALISASI DAN REORIENTASI UNIVERSITAS)
FLAT ORGANIZATION, RAMPING, LINCAH, FLEKSIBEL
OTONOMI PADA DEPARTEMEN/ PROGRAM STUDI
MENEKANKAN PADA FUNGSI, TIDAK TERLALU BANYAK PEJABAT
STRUKTURAL, TIDAK TERLALU BIROKRATIK
LEARNING ORGANIZATION
TIDAK SEKALI JADI
STRATEGI FOKUS
REJUVENASI MERK – PRODUCT LIFE CYCLE –
(BELAJAR DARI KEBERHASILAN PS ILMU KOMUNIKASI)
CITRA BAIK
MARKETING COMMUNICATIONS + SEGMENTING PRODUCT
ALIANSI DENGAN PROGRAM STUDI/FAKULTAS LAIN MENGARAH PADA DUAL
DEGREE, MISALNYA DENGAN TEKNIK INFORMATIKA DAN AKUNTANSI
THINK GLOBALLY, ACT LOCALLY – SERTIFIKASI PROFESI INTERNASIONAL
LINK AND MATCH
ALTERNATIF PROGRAM STUDI
PENGGABUNGAN PROGRAM STUDI PADA S-1 :
PERTANIAN ATAU PERTANIAN DAN EKONOMI PERTANIAN
MERGER 3 FAKULTAS
PROGRAM STUDI : PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN, EKONOMI PERTANIAN,
PENGELOLAAN SUMBER-DAYA ALAM/LINGKUNGAN, BIOTEKNOLOGI PERTANIAN
MERGER 4 FAK. (FAK. ILMU & TEKNOLOGI PERTANIAN)
PROGRAM STUDI : PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN, TEKNOLOGI PANGAN,
EKONOMI PERTANIAN, PENGELOLAAN SUMBER-DAYA ALAM/LINGKUNGAN,
BIOTEKNOLOGI PERTANIAN
SPESIALISASI PADA PROGRAM S-2 (SEPERTI FAK. KEDOKTERAN)
OPTIMISME SUKSES
PERTANIAN MASIH DIPERLUKAN DALAM MEWUJUDKAN
INDONESIA BARU YANG DEMOKRATIS, ADIL DAN SEJAHTERA
TIDAK ADA PILIHAN LAIN KECUALI RESTRUKTURISASI
ANGGOTA ORGANISISASI ADALAH MANUSIA RASIONAL YANG
MELIHAT PENTINGNYA RESTRUKTURISASI
ORANG-ORANG BERPENDIDIKAN TINGGI LEBIH MUDAH
BERADAPTASI TERHADAP PERUBAHAN
HASIL YANG DIHARAPKAN
MENINGKATNYA KREDIBILITAS + KAPABILITAS, TERMASUK
KEMANDIRIAN DALAM PEMBIAYAAN ORGANISASI
KEKENYALAN MENGHADAPI PERUBAHAN
IKLIM BEKERJA YANG KONDUSIF
SEMANGAT KOMPETISI YANG SEHAT - INOVASI
HAMBATAN
PERUBAHAN EKSTERNAL (POLITIK/PERUNDANG-UNDANGAN, EKONOMI,
SOSIAL, TEKNOLOGI) LEBIH DAHSYAT DIBANDING KAPABILITAS
INTERNAL ORGANISASI
MENGELOLA ORANG-ORANG BERPENDIDIKAN TINGGI JAUH LEBIH
KOMPLEKS DAN DILEMATIS
RESISTENSI, TERUTAMA BILA ARAHNYA TIDAK DIFAHAMI
ADAPTASI TERHADAP STRUKTUR BARU MEMERLUKAN WAKTU
– ORANG MENJADI TIDAK SABAR UNTUK MELIHAT HASILNYA
BERPOTENSI MEMUNCULKAN KONFLIK INTERNAL YANG DAPAT
MENGHAMBAT PERKEMBANGAN ORGANISASI
IMPLEMENTASI PROGRAM
SOSIALISASI SECARA TERPROGRAM
SASARAN SOSIALISASI HARUS JELAS - PERUBAHAN DILAKUKAN DEMI
KEPENTINGAN ORGANISASI, BUKAN ORANG PER ORANG.
TINGKAT KEBERHASILANNYA DITENTUKAN KESADARAN KOLEKTIF DAN
KOMITMEN ANGGOTA ORGANISASI
SIMULTAN DENGAN PENGEMBANGAN UNIVERSITAS
PENUTUP
PENOLAKAN TERHADAP RESTRUKTURISASI TAK TERHINDARKAN
TERGANTUNG SEJAUH MANA ORGANISASI MAMPU MENGELOLA
KETIDAKPUASAN PARA PENENTANG RESTRUKTURISASI
RESTRUKTURISASI MEMERLUKAN KESADARAN KOLEKTIF MENGENAI
PENTINGNYA PERUBAHAN MENUJU KEMASLAHATAN PUBLIK SERINGKALI MEMERLUKAN PENGORBANAN DAN BAHKAN MENYAKITKAN
JANGAN BERHARAP RESTRUKTURISASI SEKALI JADI DAN SEMPURNA

similar documents