Pertemuan-10 (eIRM)

Report
Manajemen Sumber Daya Informasi
(Information Resources
Management/IRM)
Ir. H. Sumijan, M.Sc, OCP, OCM, OCA, MCP
Manajemen Sumber Daya Informasi (Information
Resources Management/IRM) adalah Praktek
Manajemen (Planning, Organizing, Leading/Directing,
dan Controling) yang dilaksanakan dalam rangka
mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya informasi
secara efektif dan efisien agar perusahaan yang
bersangkutan mampu mewujudkan strategi-strateginya
dan mempertahankan keunggulan daya saing.
Beberapa Alasan Investasi TI
• Adanya kebutuhan untuk mempertahankan dan
meningkatkan posisi kompetitif karena siklus hidup
produk yang semakin singkat sehingga memerlukan
sistem Informasi yang lebih baru
• Mengurangi biaya
• Meningkatkan fleksibilitas dan tanggapan.
• Pertumbuhan produktivitas.
• Berkembang
luasnya
teknologi
internet
dan
penggunaannya di dunia bisnis dan masyarakat.
• Konsumen
yang
semakin
menjadi
pengendali
pertumbuhan ekonomi.
Contoh
Bank yang berlomba-lomba untuk memperluas jaringan ATM untuk
meningkatkan layanan kepada nasabah mengingat persaingan antarbank
yang sangat ketat.
Mengapa SI sangat penting dlm bisnis saat ini?
• Mengolah data menjadi informasi
berkualitas.
• Mengefektifkan (mengotomatiskan) dan
mengefisienkan proses-proses bisnis.
• Mengefelktifkan dan mengefisienkan
hubungan bisnis kepada para
stakeholders.
• Membantu analisis data yang mendalam.
• Meningkatkan kreatifitas, inovasi, dan
produktifitas
Mengapa SI sangat penting dlm bisnis saat ini? (Lanjutan)
• meningkatkan mutu proses pengambilan
keputusan,
• Membantu menciptakan keunggulan
operasional,
• Membantu menciptakan dan
mempertahankan keunggulan Daya
Saing/Competitive Advantage
• Membantu pembuatan berbagai keputusan
• Membantu pencapaian strategi-strategi dan
target-target perusahaan.
5
Sumber daya Informasi Perusahaan Meliputi :
1.
2.
3.
4.
5.
Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat Lunak (Software)
Jejaring (Network)
Data, Informasi, Pengetahuan/knowledge
Prosedur/kebijakan-kebijakan perusahaan untuk
menjamin pengelolaan sistem informasi yang
profesional, efektif, dan efisien.
6. Brainware
A. Spesialis Informasi (Specialists)
– Systems analysts
– Programmers
– Database administrators
– Network specialists
– Operations personnel
B. Para End Users.
Spesialis Informasi
- Sebagian besar berada di unit jasa
Informasi
- Sekarang ini cenderung
mendistribusikan keseluruh bagian
perusahaan dalam berbagai area
pemakai
Struktur Fungsional Perusahaan untuk Layanan Informasi
CIO
Chief Information Officer
Manager
of systems
development
Manager
of systems
maintenance
Manager
of computer
operations
Manager
of systems
administration
Network
manager
Systems
analyst
Systems
analyst
Operations
personnel
Database
administrators
Network
specialists
Programmers
Programmers
Struktur Departemen TI (cont)
• Departemen IT menyediakan dukungan
teknikal, yang terdiri dari 6 fungsi utama:
Struktur Departemen TI (cont)
• Pembangunan Aplikasi
– Menangani desain, pembangunan dan implementasi
sistem,
• Dukungan Sistem
– Sediakan dukungan hardware & software untuk
sistem komputer perusahaan, sistem pemrosesan
transaksi dan infrastruktur TI lainnya.
• Dukungan Pengguna
– Sediakan pengguna dengan informasi teknikal,
pelatihan, dan dukungan produktiviti
10
Struktur Departemen TI (cont)
• Administrasi Database
– Meliputi desain, manajemen, keamanan, backup
dan akses data terhadap database
• Administrasi Jaringan
– Termasuk pemeliharaan, dukungan dan
keamanan hardware dan software jaringan.
• Dukungan Web
– Meliputi desain & pembuatan halaman web,
mengurus hardware dan software dan
menghubungkan aplikasi berasaskan web
kepada sistem informasi perusahaan yang sudah
ada.
Struktur Organisasi Departemen TI
CEO (Chief Executive Officer)
• bertanggung jawab terhadap
kinerja
perusahaannya,
termasuk
dalam
hal
implementasi
teknologi
informasi.
12
Struktur Organisasi Dep TI (cont)
CIO (Chief Information Officer)
• bertanggung jawab terhadap proses perencanaan
dan pengembangan sistem dan teknologi informasi
di perusahaan
• Tugas utama yang bersangkutan ini adalah untuk
menjamin
lancarnya
implementasi
teknologi
informasi (TI), sehingga dapat memberikan
kontribusi signifikan bagi operasional dan
perkembangan bisnis sehari-hari.
Sumber Daya Informasi
-
-
Sumber Daya Informasi yang berada di
area pemakai merupakan tanggung
jawab manajer area pemakai
Sebagian besar SDI berlokasi di Jasa
Informasi dan tanggung jawab CIO
Sebuah Model untuk Sumber Daya Informasi Sistem Informasi
Internal sources
Environmental sources
Hardware
subsystem
Accounting
information
system
Information
resources
research
subsystem
Information
resources
intelligence
subsystem
Software
subsystem
Human resources
subsystem
Data and
information
subsystem
Integrated
resource
subsystem
Users
Model dari Sistem Informasi Sumber Daya Informasi
Sub Sistem Input :
- Sistem Informasi Akuntansi
- Riset Sumber Daya Informasi
- Intelijen Sumber Daya Informasi
Sub Sistem Output
- Perangkat keras
- Perangkat Lunak
- Sumber Daya Manusia
- Data dan Informasi
- Sumber Daya Terintegrasi
SubSistem Riset Sumber Daya Informasi
-
Sub Sistem Riset biasanya digunakan untuk
menjelaskan kegiatan yang terdiri dari
Proyek-proyek riset dalam perusahaan
-
Merupakan aktifitas yang dilakukan oleh
Analis sistem saat berinteraksi dengan
pemakai.
Subsistem Intelijen Sumber Daya Informasi
Subsistem ini melakukan fungsi yang
berhubungan dengan pengumpulan informasi
dari elemen di lingkungan perusahaan
- Pemerintah
- Pemasok
- Serikat Buruh
- Masyarakat Global
- Pelanggan
- Pesaing
6 tahap dasar untuk mencapai Manajemen Mutu
1
Kenali Pemakai SI
2
Tentukan Kebutuhan mutu
pemakai
3
Buat ukuran mutu
4
Tentukan strategi Mutu SI
5
Terapkan Program Mutu SI
6
Pantau kriteria Mutu SI
Mencapai Manajemen Kualitas dalam jasa informasi
1. Mengidentifikasikan Pelanggan Sistem
Informasi
- Komite Pengarah SIM
- Menerapan Sistem Formal
2. Mendefinisikan kebutuhan kualitas Pelanggan
- Dimensi kualitas produk
- Dimensi kualitas Jasa
Mencapai …
3. Menetapkan Metrik Kualitas
- Kualitas Produk Informasi
- Kualitas Jasa Informasi
4. Mendefinisikan Strategi Kualitas SI
- Penerimaan dan pelatihan
- Pengembangan Sistem berorientasi pemakai
• Analisa Pasar
• Analisa Penerimaan Produk
• Analisa Tugas
• Pengujian Protitype
• Pengujian Sistem Operasional
Mencapai …
5. Menetapkan Program-program kualitas SI
- Penerapannya berbeda bagi tiap
perusahaan
6. Memantau kinerja Kualitas SI
- Memantau kinerja pada spesialis
Informasi dan Unit SI
Strategi Pengurangan Biaya Manajemen Informasi
-
-
Konsolidasi
Downsizing
 transfer berbagai aplikasi dari platform
yang lebih rendah
Outsourcing
 mengontrak semua atau sebagian
operasi pada
jasa di luar perusahaan

similar documents