EVALUASI PROYEK KAPITAL

Report
MINGGU 9
EVALUASI PROYEK KAPITAL
PENGELUARAN RUTIN
PENGELUARAN
ATAS BEBAN
KEUANGAN NEGARA
CAPITAL
EXPENDITURE
CURRENT
EXPENDITURE
PENGELUARAN
PEMBANGUNAN
CAPITAL EXPENDITURE
MEMERLUKAN
DANA CUKUP
BESAR
JANGKA WAKTU
INVESTASI
CUKUP LAMA
INTERNAL
Sumber dana
Proyek
Tabungan
pemerintah
Pinjaman negara
lain (bilateral /
multilateral)
EKSTERNAL
Lembaga
keuangan : IMF,
IDB, World Bank
ASPEK YANG DIEVALUASI
ASPEK
ORGANISASI
ASPEK
MANAJEMEN
ASPEK
TEKNIS
WADAH INTERAKSI SUMBER DAYA MANUSIA
DALAM RANGKA PENCAPAIAN TUJUAN.
MIS. ADA PIMPINAN PROYEK, BENDAHARA
PROYEK.
PENGELOLAAN PROYEK YANG BERHUBUNGAN
DENGAN PIHAK INTERNAL MAUPUN
EKSTERNAL PROYEK.
PERENCANAAN, PELAKSANAAN,
PENGAWASAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
HUBUNGAN ANTARA INPUT DAN OUTPUT
BARANG/JASA YG DIBUTUHKAN DAN
DIHASILKAN OLEH PROYEK-PROYEK
PEMBANGUNAN
MIS : KAPASITAS DAN PROSES PRODUKSI
ASPEK
SOSIAL
DAMPAK SOSIAL TERHADAP MASYARAKAT
DENGAN ADANYA PROYEK TERSEBUT.
SOCIAL BENEFIT
SOCIAL COST
ASPEK
EKONOMIS
ASPEK
FINANSIAL
MENCAKUP PEMBIAYAAN DAN MANFAAT
PROYEK DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
SECARA KESELURUHANNYA
MENCAKUP SUMBER PENDANAAN
APAKAH MENGGUNAKAN DANA SENDIRI,
PINJAMAN DAN LAIN SEBAGAINYA
 Waktu
Umur proyek lebih pendek dari umur utang
 Return
/ Tingkat Pengembalian
> CoC pinjaman
Memberikan kontribusi berupa net cashflow
Net Cash Flow = Cash In – Cash Out
Atau
Net Cash Flow = EAT + Depresiasi
CONTOH KASUS:
Pemerintah ingin melaksanakan suatu proyek dg investasi
sebesar 40 juta. Diperkirakan umur proyek tersebut adalah 5
tahun. Penghasilan atas proyek tsb adalah:
1. Pendapatan/thn = 45 jt
2. Biaya Operasional = 22 juta
3. Pajak penghasilan 40%
Analisa apakah proyek tersebut layak untuk dilaksanakan
ataukah tidak.
UMUR PROYEK 5 TAHUN --- DEPRESIASI : METODE GARIS LURUS
PERKIRAAN PENDAPATAN DAN BIAYA :
HASIL PENDAPATAN
BIAYA DILUAR DEPRESIASI
BIAYA DEPRESIASI
PAJAK PENGHASILAN
RP 45.000.000;
RP 22.000.000;
RP 8.000.000;
40%
PERKIRAAN RUGI-LABA DAN ARUS KAS PER-TAHUN
KETERANGAN
ARUS KAS RP 000
RUGI/LABA
RP 000
CASH IN
CASH OUT
PENDAPATAN
BIAYA DILUAR PENYUSUTAN
BIAYA PENYUSUTAN
RP 45.000
(RP 22.000)
(RP 8.000)
RP 45.000
-
RP 22.000
-
LABA KENA PAJAK
PPH (40%)
RP 15.000
(RP 6.000)
-
RP 6.000
LABA BERSIH (EAT)
RP 9.000
-
-
RP 45.000
RP 28.000
JML KAS MASUK / KELUAR
NET CASH FLOW
RP 17.000
PROYEKSI ARUS KAS PROYEK
0
1
2
3
4
5
(40.000)
17.000
17.000
17.000
17.000
17.000
TAHUN
 Perhitungan:
Tahun 0
40.000.000
Net cashflow tahun 1
17.000.000
Sisa
23.000.000
Net cashflow tahun 2
17.000.000
Sisa
6.000.000
Payback period =
(6.000.000 / 17.000.000) x 12 bulan = 5 bulan
Total payback period = 2 tahun 5 bulan
KEKURANGAN
KELEBIHAN
• COCOK UNTUK
INVESTASI YANG
CEPAT USANG
DILIHAT DARI SISI
TEKNOLOGI
• SEDERHANA,
SEHINGGA DAPAT
CEPAT
DIPERGUNAKAN
TERUTAMA
INVESTASI YANG
NILAINYA TIDAK
TERLALU BESAR
• TIDAK
MEMPERHATIKAN
ARUS KAS BERSIH
YANG DIPEROLEH
SETELAH JANGKA
PENGEMBALIAN
DILEWATI
• TIDAK
MEMPERHATIKAN
TIME VALUE OF
MONEY
PROYEK DENGAN DISCOUNT RATE 10%
FUTURE VALUE
NET CASHFLOW
PRESENT
VALUE
TAHUN 0
(40.000
)
(40.000
)
15.453
14.042
12.767
11.611
10.551
1
2
3
4
5
17.000
X 0,909
17.000
17.000
17.000
17.000
X 0,826
X 0,751
X 0,683
X 0,621
64.440
NPV = 24.440
NPV > 0
Pemerintah memiliki 2 proyek yang harus dipilih salah satu. Proyek
A membutuhkan dana 50 jt dan proyek B juga memerlukan dana
dalam jumlah yg sama.
NCF
Proyek A
Proyek B
1
10 jt
8 jt
2
15 jt
10 jt
3
20 jt
12 jt
4
25 jt
15 jt
5
22 jt
6
30 jt
Evaluasi kedua proyek tersebut dan tentukan proyek mana yg
seharusnya dipilih oleh pemerintah dg menggunakan metode:
a.
Payback period
b.
NPV jika tingkat keuntungan yg diharapkan sebesar 10%

similar documents