Proses Pembiayaan Bank Syariah

Report
Disadur oleh:
Muflikha Zahra Dwi Hartanti
belajarekonomisyariah.wordpress.com
[email protected]
PROSES PEMBIAYAAN
Proses Pembiayaan
inisiasi
dokumentasi
monitoring
solisitasi
Pre-signing
Regular
evaluasi
Pre-disbursement
Restrukturisasi
approval
INISIASI


Adalah proses awal menetapkan
kriteria nasabah pembiayaan sesuai
dengan kriteria yang ditetapkan
Bank Syariah, kemudian melakukan
evaluasi, serta memberikan
keputusan hasil evaluasi.
Proses inisiasi terdiri dari 3 hal
1.
2.
3.
Solisitasi
Evaluasi
Approval
SOLISITASI


Adalah proses mencari nasabah
sesuai kriteria yang telah ditetapkan
Bank Syariah
Tahapan solisitasi :
1. Penetapan target market, misal
sektor industri
2. Penetapan sektor bisnis, misal
industri bidang semen.
3. Penetapan risk acceptance assets
criteria (RAAC), misal resiko
dibidang semen beserta
turunannya.
4. Penetapan nasabah yang dibiayai,
misal PT. Semen Gresik, Semen
Padang.
EVALUASI
1.
Kunjungan ke nasabah, dengan
laporan kunjungan nasabah (call
report) :
Tujuan
Hasil Kunjungan
Rencana Tindak lanjut.
2.
Pengumpulan data-data :
Surat permohonan nasabah
Data legalitas
Data Keuangan nasabah
Data Jaminan
Proposal proyek yang dibiayai
Proyeksi cashflow proyek.
EVALUASI
3.
Data dimasukkan ke dalam financing file :
Persetujuan
Keterangan Ringkas
Nasabah
Kolektibilitas
Laporan kunjungan
Permintaan informasi
Korespondensi intern
Penyidikan
Korespondensi extern
Penilaian jaminan
Permanen
4.
Tahapan evaluasi :
Evaluasi kelayakan usaha yang akan dibiayai.
Evaluasi dokumentasi legalitas, taksasi
jaminan, checking (BI,Trade, Personal)
EVALUASI
6.
Evaluasi data disajikan kedalam USULAN
PEMBIAYAAN (UP), dgn outline sbb :
Tujuan
Latarbelakang Nasabah (legalitas,
kepemilikan, kepengurusan, track
record, dll).
Hubungan perbankan nasabah
Usaha Nasabah (sarana, proses
produksi, supplier, konsumen, industri
nasabah).
Deskripsi Proyek yang dibiayai
Analisa Cashflow, dan penentuan
plafond pembiayaan.
EVALUASI
Analisa Jaminan
Aspek syariah
Kesimpulan
Rekomendasi Struktur Fasilitas.
APPROVAL
A/M mempresentasikan UP di depan
komite pembiayaan (minimal 3 orang, yg
salah satunya mempunyai limit approval).
Keputusan Komite Pembiayaan :
DITOLAK, seluruh dokumen nasabah
dikembalikan disertai surat penolakan
DISETUJUI, A/M membuat Offering
letter (OL)/surat persetujuan prinsip
pembiayaan yg ditanda tangani oleh
Direksi/Pemimpin Cabang/Kepala Divisi
OL adalah dokumentasi legal berisi
komitmen bank utk membiayai usaha
nasabah.
DOKUMENTASI
1.
Pre-sign Documentation
OFFERING LETTER
Akad Pembiayaan
Akad dan dokumen Jaminan
Dokumen Pendukung : kontrak kerja,
asuransi, dll
2.
Pre-disbursement Documentation
Surat permohonan realisasi
Pembiayaan. (SPRP)
Tanda Terima Barang
Surat perintah transfer dana
Dokumen pendukung lainnya yang
disyaratkan dalam OL.
MONITORING
1.
2.
REGULAR MONITORING
Monitoring Aktif, yaitu mengunjungi
nasabah secara reguler dan
memberikan laporan kunjungan
nasabah/ call report kepada komite
pembiayaan/ supervisor A/M
Monitoring pasif, yaitu memonitoring
pembayaran kewajiban nasabah
kepada bank setiap akhir bulan.
Restrukturisasi Pembiayaan
Restrukturisasi, Rekondisi,
Reschedule.
Penjualan Jaminan (sukarela atau
litigasi)

similar documents