Strategi Pembangunan

Report
“MENJADIKAN KOTA LANGSA
SEBAGAI KOTA UTAMA
PERDAGANGAN DAN JASA
DI PINTU GERBANG WILAYAH
TIMUR ACEH”
bappeda kota langsa
tahun 2014
DISAMPAIKAN PADA ACARA MUSRENBANG
RKPK TAHUN PERENCANAAN 2015
OUTLINE










GEOGRAFIS & DEMOGRAFIS
STRUKTUR EKONOMI
IPM
TEMA
KEUNGGULAN
ISU-ISU STRATEGIS
STRATEGI PEMBANGUNAN
RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH
PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN
PERCEPATAN PEMBANGUNAN & PENGEMBANGAN EKONOMI
PETA KOTA LANGSA
GEOGRAFIS
Kota Langsa merupakan
wilayah pemekaran dari
Kabupaten Aceh Timur
yang dibentuk
berdasarkan UU No.3
tahun 2001
Kota Langsa berada di
sebelah Timur Aceh yang
terletak pada posisi sebelah
Utara Pulau Sumatera, yaitu
pada 040 24’ 35,68” – 040 33’
47,03” Lintang Utara (LU) 970
53’ 14,59” –980 04’ 42,16”
Bujur Timur (BT)
GEOGRAFIS &
DEMOGRAFIS
Batas Wilayah Administrasi :




Sebelah Timur berbatasan dengan Kec.
Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.
Perkembangan Jumlah Penduduk Kota Langsa Tahun
2008-2012 (jiwa)
Jumlah Penduduk
Sebelah Barat berbatasan dengan Kec. Birem
Bayeun Kabupaten Aceh Timur.
160,000
Sebelah Utara berbatasan dengan Selat
Malaka.
150,000
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kec.
Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.
Luas Daerah :
Kota Langsa dengan luas wilayahnya 239,83
km2 terbagi atas 5 kecamatan dan 66
Gampong. Nama-nama kecamatan adalah
sebagai berikut: Kecamatan Langsa Lama,
Kecamatan Langsa Baro, Kecamatan Langsa
Barat, Kecamatan Langsa Timur, Kecamatan
Langsa Kota
155,000
145,000
140,000
152,355
154,722
148,945
145,351
140,267
135,000
130,000
2008
2009
2010
2011
2012
1. Laju pertumbuhan penduduk Kota Langsa adalah 2%,
dengan tingkat kepadatan penduduk 590 jiwa per
km2.
2. Sebagian besar penduduk Kota Langsa berada pada
usia produktif yang mencapai lebih dari 60% dari
total penduduk.
STRUKTUR
EKONOMI
Pada tahun 2012, Pertumbuhan
Ekonomi Kota Langsa mencapai
4,65% dengan PAD tahun 2014
sebesar Rp. 69.070.631.087,-.
Struktur perekonomian Kota
Langsa didominasi oleh sektor
tersier yaitu sebesar 58,7%.
Sebagian besar berada pada
sektor:
(1) Perdagangan, Hotel, dan
Restoran sebesar 31,9%; dan
(2) Jasa-jasa sebesar 15,24%
Tren Kontribusi PDRB ADHK Kota
Menurut Sektor Ekonomi Tahun 2008-2012 (Persen)
Sektor
Pertanian
2008
13,13
2009
13,06
2010
12,78
2011
12,51
2012
12,32
Pertambangan dan Penggalian
0,41
0,3
0,24
0,17
0,15
Sektor Primer
13,54
13,36
13,02
12,68
12,47
Industri Pengolahan
21,22
20,94
20,36
19,97
19,41
Listrik, Gas, dan Air Bersih
0,53
0,52
0,52
0,52
0,52
Bangunan
9,22
9,2
9,06
8,97
8,9
Sektor Sekunder
30,97
30,66
29,94
29,46
28,83
Perdagangan, Hotel, dan Restoran
29,06
29,53
30,58
31,35
31,9
Pengangkutan dan Komunikasi
7,51
7,39
7,41
7,39
7,52
Keuangan, Persewaan, dan Jasa
Perusahaan
Jasa-Jasa
3,24
3,45
3,65
3,86
4,04
15,68
15,61
15,4
15,26
15,24
Sektor Tersier
55,49
55,98
57,04
57,86
58,7
100
100
100
100
100
Total PDRB
Sumber : BPS Kota Langsa (2012)
*) Angka Sementara
**) Angka Sangat Sementara
STRUKTUR
EKONOMI
Perkembangan Angka Inflasi Kota Langsa
Tahun 2008-2012 (persen)
Perkembangan Inflasi
Perkembangan inflasi Kota Langsa
cenderung mengalami penurunan
selama 5 tahun terakhir, memasuki
tahun 2010, angka inflasi di Kota
Langsa mengalami penurunan
dibawah angka tujuh persen, yaitu
menjadi 5,93 persen, dan di tahun
2011 turun menjadi 3,54 persen.
Berdasarkan angka sangat
sementara tahun 2012, angka
inflasi Kota Langsa berada pada
angka 3,06 persen.
14
12
12.5
10
9.74
8
5.93
6
4
3.54
3.06
2011
2012
2
0
2008
2009
Sumber : BPS Kota Langsa 2013
2010
IPM
Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) Kota Langsa
tahun 2012 adalah sebesar
4
74,75 (peringkat dari 23
kab/kota se-Aceh).
Lebih tinggi dari IPM
Provinsi Aceh yang hanya
72,51.
IPM
Banda Aceh
78.5
Lhokseumawe
77.23
Sabang
76.88
74.75
Langsa
Aceh Tengah
74.42
Aceh Besar
74.13
Bireun
73.7
Pidie Jaya
73.13
Aceh Utara
73.07
Pidie
72.81
72.51
Aceh
Aceh Tenggara
72.25
Bener Meriah
71.86
Aceh Barat
71.73
Aceh Tamiang
71.65
Aceh Barat Daya
71.53
Aceh Timur
74,75
71.17
Aceh Selatan
Kota Langsa
>
Provinsi Aceh
72,51
Peringkat 4
tertinggi
dari 23
kab/kota
se-Aceh
70.71
Nagan Raya
70.64
Aceh Jaya
70.35
Simeulue
70.09
Subulussalam
70.06
Aceh Singkil
69.37
Gayo Lues
68.54
62
64
66
68
70
72
74
76
78
80
IPM
IPM
IPM Kota Langsa paling
tinggi di wilayah timur aceh
bahkan dari sebagian
wilayah utara Aceh..
Langsa
Peringkat 1
tertinggi di
wilayah timur
74.75
Aceh Utara
73.07
Aceh Tamiang
71.65
Aceh Timur
71.17
69
70
71
72
73
74
75
76
Ini berarti bahwa derajat pendidikan, derajat kesehatan, dan daya beli
masyarakat Kota Langsa lebih baik dari kabupaten lain di wilayah timur dan
sebagian wilayah utara Aceh
TEMA
Berdasarkan beberapa data
indikator makro tersebut maka,
RENCANA
KERJA
PEMERINTAH
KOTA LANGSA
TAHUN 2015
“MENJADIKAN KOTA LANGSA
SEBAGAI KOTA UTAMA
PERDAGANGAN DAN JASA
DI PINTU GERBANG WILAYAH
TIMUR ACEH”
?
Mengapa Kota Langsa layak
dijadikan sebagai Kota
Utama Perdagangan dan
Jasa di Pintu Gerbang
Wilayah Timur Aceh...?????
KEUNGGULAN
Di Kota Langsa terdapat JASA
KEPELABUHANAN
Potensi Keberadaan Pelabuhan Kuala
Langsa sangat strategis, dikarenakan :
 Sebagai pilar penyangga pembangunan
ekonomi kawasan timur dan sebagian
kawasan tengah Aceh untuk masa yang
akan datang;
 Merupakan pintu gerbang arus barang
baik keluar maupun masuk ke wilayah
sumatera bagian utara dan sekitarnya;
 Sebagai Jalur kapal penyeberangan ferry
antar negara.
KEUNGGULAN
Di Kota Langsa terdapat JASA PENDIDIKAN
Kota Langsa memiliki dua
perguruan tinggi negeri, yaitu:
1. UNIVERSITAS SAMUDERA;
2. STAIN ZAWIYAH COT KALA.
KEUNGGULAN
Di Kota Langsa terdapat layanan JASA KESEHATAN
Kota Langsa memiliki Rumah
Sakit Umum Daerah yang telah
menjalankan prinsip-prinsip
manajemen Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD).
BLUD Rumah Sakit Umum Kota Langsa
merupakan RS rujukan di wilayah timur
Aceh
KEUNGGULAN
Jumlah Kamar dan Tarif Kamar pada Perusahaan
Akomodasi/ Hotel di Kota Langsa
H
Jumlah penginapan yang
terdiri dari hotel dan
losmen adalah sebanyak
16 hotel/losmen, terdiri
dari dua hotel bintang 1
dan 14 hotel kelas melati.
O
T
Jenis Kamar
Standar
Suite
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
E
L
10
11
12
13
14
15
16
Nama Akomodasi
Hotel Kartika
Hotel Harmoni
Losmen Pase
Ferla Inn
Losmen Diah
Losmen Haiva
Losmen Buana
Hotel Rahmat
Thalita
Hotel Training
Kartini
Losmen Anggrek
Losmen Pillar
Losmen Ramille
Hotel Firdaus
Losmen Ridho
Losmen Nabila
Wisma Mutiara
Jumlah Tempat
Kamar Tidur
Jumlah
Kamar
Tempat
Tidur
47
81
20
32
13
11
9
14
93
135
40
60
24
22
19
28
15
9
5
-
25
9
11
-
12
27
-
-
16
22
8
20
14
10
18
20
48
16
24
26
12
23
8
1
16
1
Sumber : BPS Kota Langsa Tahun 2013
KEUNGGULAN
Jumlah lembaga keuangan baik bank
umum konvensional, syariah dan
perkreditan rakyat di Kota Langsa
pada tahun 2009 adalah sebanyak 10
unit, pada tahun 2010 dan tahun 2011
naik masing-masing menjadi 12 dan 13
bank. Selain bank, di Kota Langsa juga
terdapat kantor bank/cabang yaitu
sebanyak 22 unit pada tahun 2009.
Seiring dengan meningkatnya
pertumbuhan ekonomi Kota Langsa,
jumlah bank yang membuka kantor
cabang di Kota Langsa meningkat
pada tahun 2010 dan 2011 yaitu
masing-masing 25 unit dan 26 unit.
Jumlah Bank dan Kantor Bank di Kota Langsa
Tahun 2009-2011
B
Bank
30
22
20
15
N
26
25
25
A
Kantor Bank
10
12
13
10
5
K
0
2009
2010
Sumber : BPS Kota Langsa Tahun 2013
2011
KEUNGGULAN
Pariwisata
Wisata yang dapat
dikembangkan:
1. Hutan Manggrove;
2. Hutan Kota;
3. Kuliner.
Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap PDRB Kota Langsa
ADHK Tahun 2009-2012 (persen)
1.215
1.21
1.21
1.205
1.2
1.2
1.195
1.19
1.19
1.185
1.18
1.18
1.175
1.17
1.165
2009
2010
2011
2012
ISU-ISU
STRATEGIS
1. Belum tertatanya ruang kota serta pusat-pusat pasar dan
perdagangan yang tertib, bersih, indah, menarik, dan nyaman;
2. Belum optimalnya penataan permukiman masyarakat dan
lingkungan hidup yang serasi dan lestari;
3. Pelayanan pendidikan berkualitas belum merata;
4. Belum optimalnya pelayanan publik;
5. Rendahnya kualitas pembangunan infrastruktur kota dan wilayah;
dan
6. Rendahnya produktivitas UKM dan belum berkembangnya sentrasentra ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan;
STRATEGI
PEMBANGUNAN
1. Belum tertatanya ruang kota serta pusat-pusat pasar dan
perdagangan yang tertib, bersih, indah, menarik, dan nyaman.
Strategi pembangunan yang dilakukan adalah:
1. Penataan ruang kota dan wilayah yang aman, nyaman, efektif,
integratif, produktif, dan berkelanjutan sesuai RTRW Kota
Langsa;
2. Pembangunan kawasan perkotaan dengan berwawasan
lingkungan hidup; dan
3. Pengembangan pusat pasar dan perdagangan di Kota Langsa
yang BERIMAN (bersih, indah, menarik, dan nyaman) guna
mendorong aktivitas perdagangan dan berdampak signifikan
terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
STRATEGI
PEMBANGUNAN
2. Belum optimalnya penataan permukiman masyarakat dan lingkungan
hidup yang serasi dan lestari.
Strategi pembangunan yang akan dilaksanakan:
1.
2.
3.
4.
Penyediaan sarana dan prasarana permukiman masyarakat yang berkualitas;
Peningkatan lingkungan permukiman yang sehat dan aman;
Peningkatan kualitas dan aksebilitas masyarakat terhadap layanan sanitasi.
Perluasan ruang terbuka hijau guna mewujudkan lingkungan yang aman dan
sehat; dan
5. Perlindungan dan rehabilitasi kawasan manggrove secara berkelanjutan.
STRATEGI
PEMBANGUNAN
3. Pelayanan pendidikan berkualitas belum merata.
Strategi Pembangunan yang akan dilakukan:
1. Peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah sesuai
dengan standar nasional, melalui pemerataan kualitas tenaga
pendidik dan fasilitas pendidikan;
2. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sesuai
SPM pendidikan;
3. Perluasan layanan pendidikan non-formal yang bermutu dan
berkualitas;
STRATEGI
PEMBANGUNAN
4. Belum optimalnya pelayanan publik.
Strategi Pembangunan yang akan dilaksanakan:
1.
2.
3.
4.
5.
Pemerataan layanan kesehatan berkualitas sesuai dengan SPM Kesehatan
dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat;
Revitalisasi dan relokasi RSUD Langsa;
Peningkatan kualitas cakupan pelayanan air bersih/air minum, termasuk
pemeliharaan jaringan secara berkala dan berkesinambungan;
Perluasan dan peningkatan kualitas cakupan pelayanan persampahan dan
limbah; dan
Peningkatan pelayanan administrasi perizinan dan non perizinan secara
cepat dan berkualitas
STRATEGI
PEMBANGUNAN
5. Rendahnya kualitas pembangunan infrastruktur kota dan wilayah;
Strategi pembangunan yang akan dilaksanakan:
1. Peningkatan kualitas infrastruktur, meliputi jalan, jembatan,
drainase, tanggul, listrik, transportasi, internet dalam
mendukung percepatan pengembangan kota dan wilayah;
2. Peningkatan kualitas pelayanan transportasi yang efektif dan
efisien yang menghubungkan antargampong dan antarwilayah;
dan
3. Peningkatan kualitas infrastruktur Pelabuhan Kuala Langsa
dalam rangka mendorong aktivitas perdagangan ekspor-impor.
STRATEGI
PEMBANGUNAN
6. Rendahnya produktivitas UKM dan belum berkembangnya sentra-sentra
ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan.
Strategi pembangunan yang akan dilaksanakan:
1. Peningkatan iklim usaha yang kondusif, pemberian kemudahan prosedur investasi dan
perizinan bagi investor lokal, luar daerah dan luar negeri guna mendorong peningkatan
investasi dan aktivitas bisnis;
2. Pengembangan sentra-sentra industri potensial;
3. Pengelolaan potensi objek-objek dan daya tarik wisata;
4. Pemanfaatan sumber daya pesisir dan kelautan;
5. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha yang profesional dan
berdaya saing; dan
6. Pemberdayaan petani dan pemanfaatan lahan-lahan pertanian secara optimal.
RENCANA
PENGEMBANGAN
WILAYAH
UTARA
INDUSTRI &
PELABUHAN
BARAT
PERKEBUNAN &
TERMINAL REGIONAL
PERDAGANGAN,
JASA, DAN
PERKANTORAN
PENDIDIKAN &
PERMUKIMAN
SELATAN
PERTANIAN
TIMUR
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong
peningkatan UKM dan membangun sentra-sentra ekonomi
yang berbasis ekonomi kerakyatan
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
Pengembangan, Pembangunan dan Pengolahan Pelabuhan
Perikanan;
Program Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir;
Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan
Perdagangan;
Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri;
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha
Mikro Kecil Menengah;
Program Pembinaan Pedagang Kakilima dan Asongan;
Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah;
Program Pengembangan Sentra-Sentra Industri Potensial;
Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga
Ketenagakerjaan;
Program Peningkatan Kesempatan Kerja;
Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja.
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Meningkatkan pertumbuhan
ekonomi dengan mendorong
peningkatan UKM dan membangun
sentra-sentra ekonomi yang
berbasis ekonomi kerakyatan
NO
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi;
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi;
Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan);
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani;
Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan;
Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan;
Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan;
Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan;
Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan;
Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan;
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak;
Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan;
Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan;
Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan;
Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan;
Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan;
Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata;
Program Pengembangan Destinasi Pariwisata;
Program Pengembangan Perikanan Tangkap;
Program Pengembangan Budidaya Perikanan;
Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan;
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan
pendidikan serta ketahanan budaya daerah
NO.
1
PROGRAM PEMBANGUNAN
Program Pendidikan Anak Usia Dini;
2
Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun;
3
Program Pendidikan Menengah;
4
Program Manajemen Pelayanan Pendidikan;
5
Program Pendidikan Non Formal;
6
Program Pendidikan Luar Biasa;
7
Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga
Kependidikan;
8
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Perpustakaan;
9
Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan
Perpustakaan;
10
Program Pengelolaan Keragaman Budaya;
11
Program Pengelolaan Kekayaan Budaya.
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Meningkatkan pelayanan publik yang
berkualitas
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
2
3
Program Upaya Kesehatan Masyarakat;
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular;
Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana
Puskesmas/Puskemas Pembantu dan Jaringannya;
Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan;
Program Obat dan Perbekalan Kesehatan;
Program Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit
Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata;
Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah
Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata;
Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan;
Program Peningkatan Pelayanan Ibu dan Balita;
Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin;
Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia;
Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak;
Program Mengintensifkan Penanganan Pengaduan Masyarakat;
Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi;
Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Perizinan;
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang
berkualitas guna mendukung percepatan
pengembangan kota dan wilayah
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
Program Pembangunan Jalan dan Jembatan;
2
3
4
5
Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-Gorong;
Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong;
Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan;
Program Pembangunan Sistem Informasi/Data Base Jalan dan Jembatan;
6
Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya;
7
Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya;
8
9
10
11
Program pembangunan Infrastruktur Perdesaan;
Program Pengaturan Jasa Kontruksi;
Program Pengawasan Jasa Konstruksi;
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air minum dan Air Limbah;
12 Program Pengendalian Banjir;
13 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan;
14 Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ;
15
16
17
18
19
Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan;
Program Peningkatan Pelayanan Angkutan;
Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas;
Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Kelistrikan;
Program Pembinaan dan Pengawasan Pertambangan.
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
Meningkatkan kualitas permukiman masyarakat
yang layak huni dan menata lingkungan hidup
yang serasi dan lestari
1
Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan SDA;
2
3
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan;
Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup;
4
Program Pengelolaan dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut;
5
Program pengembangan ekowisata dan jasa lingkungan di kawasan-kawasan konservasi
laut dan hutan;
6 Program Peningkatan Pengendalian Polusi;
7 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan
Hidup;
8 Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam;
9 Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH);
10 Program Penguatan Kelembagaan dan Regulasi Kebencanaan;
11 Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran;
12 Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam;
13 Program Pengembangan Perumahan.
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Mewujudkan tata ruang kota dan
wilayah yang aman, nyaman, efektif,
integratif, produktif, dan berkelanjutan
PROGRAM
PENDUKUNG
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
Program Pengendalian Pemanfaatan
Ruang;
2
Program Perencanaan Tata Ruang;
3
Program Penataan Penguasaan,
Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan
Tanah.
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Melaksanakan Syariat Islam secara kaffah
PROGRAM
PENDUKUNG
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aparatur Syariat Islam/Keagamaan;
2
Program Pendidikan Non Formal;
3
Program Penataan Peraturan PerundangUndangan;
4
Program Peningkatan Keberdayaan
Masyarakat Perdesaan;
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Menciptakan pemerintahan yang bersih dan
berwibawa, amanah, demokratis, berkeadilan,
transparan, dan akuntabel
PROGRAM
PENDUKUNG
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran;
2
3
4
5
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur;
Program Peningkatan Disiplin Aparatur;
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur;
Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan;
6
7
Program Penguatan Akuntabilitas Kinerja;
Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah;
8
Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan
Kebijakan KDH;
Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan;
9
10 Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan;
11
12
13
14
Program Peningkatan Kerjasama Antar Pemerintah Daerah;
Program Penataan Peraturan Perundang-Undangan;
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur;
Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah;
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
Menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, amanah,
demokratis, berkeadilan, transparan, dan akuntabel
16
Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan
Daerah;
17
18
Program Pendidikan Kedinasan;
Program Pengembangan Data/Informasi;
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi;
Program Kerjasama Pembangunan;
Program Pengembangan Wilayah Perbatasan;
Program Perencanaan Pengembangan Kota-Kota Menengah dan
Besar;
Program Perencanaan Pembangunan Daerah;
Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi;
Program Perencanaan Sosial dan Budaya;
Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana;
Program Unit Layanan Pengadaan (ULP);
Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh.
29
Program Penataan Administrasi Kependudukan.
PROGRAM
PENDUKUNG
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS
Meningkatkan kapasitas pemerintah
gampong dalam penyelenggaraan
pemerintah, pelaksanaan pembangunan
dan pembinaan masyarakat
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
1
2
3
Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan;
Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan;
Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun
Desa;
Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa;
Peningkatan Penerapan Teknologi;
Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan
Perempuan;
Program Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Jender Dalam
Pembangunan;
Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan;
4
5
6
PROGRAM
PENDUKUNG
7
8
9
Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan
Anak;
10 Program Keluarga Berencana;
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
Meningkatkan kapasitas
pemerintah gampong dalam
penyelenggaraan pemerintah,
pelaksanaan pembangunan dan
pembinaan masyarakat
PROGRAM
PENDUKUNG
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
11 Program Pembinaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pelayanan
KB/KR yang Mandiri;
12 Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial;
13 Program Pembinaan Anak Terlantar;
14 Program Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma;
15 Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial (eks
narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya);
16 Program Pembinaan Panti Asuhan/Panti Jompo;
17 Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial;
18 Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda;
19 Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan;
20 Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga;
21 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga.
PROGRAM
PEMBANGUNAN
PRIORITAS PEMBANGUNAN
NO.
PROGRAM PEMBANGUNAN
Mewujudkan keamanan dan ketertiban
serta keberlanjutan perdamaian
1
Program Peningkatan Keamanan dan
Kenyamanan Lingkungan;
Program
Pengembangan
Wawasan
Kebangsaan;
Program
Peningkatan
Pemberantasan
Penyakit Masyarakat (Pekat);
Pemeliharaan
Kantrantibmas
dan
Pencegahan Tindak Kriminal;
Program Pendidikan Politik Masyarakat;
Program
Pengembangan
Komunikasi,
Informasi dan Media Massa.
2
3
PROGRAM
PENDUKUNG
4
5
6
PERCEPATAN
PEMBANGUNAN
1. MEWUJUDKAN IKLIM PERDAGANGAN YANG SEHAT,
KOMPETITIF, DAN BERDAYA SAING;
AGENDA PERCEPATAN
PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN EKONOMI
KOTA LANGSA
2. MENGEMBANGKAN INDUSTRI KECIL DAN
MENENGAH BERBASIS POTENSI, PENCIPTAAN NILAI
TAMBAH DAN PEMBUKAAN LAPANGAN KERJA;
3. MEMFASILITASI HIDUPNYA KEMBALI INDUSTRI YANG
MATI SURI;
4. MENJADIKAN LANGSA SEBAGAI PUSAT JASA MICE
(MEETING, INTENSIVE, CONFERENCE,
EXSEBITION) WILAYAH TIMUR ACEH;
5. MENJADIKAN LANGSA SEBAGAI KIBLAT PELAYANAN
JASA PENDIDIKAN DAN KESEHATAN UNTUK WILAYAH
TIMUR ACEH; DAN
6. MENJADIKAN LANGSA SEBAGAI DESTINASI WISATA
ALAM DAN BUDAYA.
PENUTUP
I LOVE LANGSA
SEKIAN
&
TERIMAKASIH

similar documents