manajemen produksi dan operasi

Report
MANAJEMEN PRODUKSI
DAN OPERASI
DESAIN PRODUK
DAN JASA
BY: DWI RETNO ANDRIANI, SP,MP
Tujuan Pembelajaran
 Mendefinisikan siklus hidup produk
 Menjelaskan suatu sistem pengembangan produk
 Menciptakan rumah kualitas
 Mengimplementasikan berdasarkan waktu
 Bagaimana mendefinisikan produk dan jasa
 Menjelaskan partisipasi pelanggan dalam
perancangan dan produksi jasa
 Menerapkan pohon keputusan dalam masalahmasalah produksi
Pengembangan Produk





Perencanaan Produksi dan Perencanaan Produk
Penelitian dan Pengembangan Produk
Proses Pengembangan Produk
Kualitas dan Reliabilitas
Pengembangan Produk Jasa
3
Penelitian dan Pengembangan Produk
Mencakup:
 Penciptaan produk baru yang sesuai dengan
kebutuhan/keinginan konsumen
 Pengembangan produk yang sudah ada untuk
mempertinggi kualitas dan efisiensi produksi
Penelitian Produk:
 Penelitian ttg produk apa dan produk yang
bagaimana yang diinginkan konsumen
Pengembangan Produk:
 Penelitian thd produk yg sudah ada untuk
dikembangkan agar mempunyai nilai guna
yang lebih tinggi
4
Dasar Pelaksanaan
Penelitian dan Pengembangan Produk
1. Kebutuhan akan Standarisasi:
 Penetapan suatu produk berdasarkan
spesifikasi tertentu
2. Kebutuhan akan simplifikasi:
 Penyederhanaan proses produksi dan
spesifikasi produk
3. Kebutuhan akan Spesialisasi:
 Pengkonsentrasian usaha pada kegiatan
atau produk tertentu.
5
The Product
Development Process
Competitors
Sale
Force
Government
Regulation
Research
Engineers
Idea Generation
Initial Screening
Economic Analysis
Initial Product Design
and Development
Prototype Testing
Final Product and
Prod. Process Design
Market
Introduction
6
Consumerneed Info.
FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN
PADA SETIAP TAHAPAN PROSES
Idea Generation:
Kebutuhan konsumen
Perkembangan teknologi
Initial Screening:
Produk, Pasar, dan Pembiayaan
Economic Analysis:
Perkiraan Tingkat keuntungan dan RoI
Initial Product Design and Development:
Fungsi produk (karakteristik, kualitas dan reliabilitas)
Persyaratan teknis dan spesifikasi
Faktor ekonomi dalam produksi dan distribusi
Prototype Testing:
Kesesuaian dengan selera konsumen
Final Product and Production Process Design:
Penyempurnaan berdasarkan hasil prototype testing
7
Kualitas dan Reliabilitas
dalam Pengembangan Disain Produk
 PRINSIP:
Kualitas yg baik dlm disain, bahan baku dan proses akan
dpt meminimalisir permasalahan dlm produksi, memperkecil biaya produksi dan meningkatkan produktivitas.
 KUALITAS tidak sama dengan RELIABILITAS
KUALITAS
: Kecocokan dengan spesifikasi
RELIABILITAS : Kemungkinan (probability) kepuasan
yang diperoleh dalam periode dan
kondisi tertentu.
 Seringkali dalam disain produk terjadi trade-off antara
reliabilitas dan kualitas
8
PENGEMBANGAN PRODUK JASA
Proses pengembangan produk:
Tahapan proses sama seperti pada produk manufaktur,
dimulai dari pengembangan ide sampai kepada desain
produk dan proses produksi
Perbedaan mendasar:
 Pengukuran kualitas produk
 Menggunakan Cumputer-aided system dlm pengujian
prototype produk
Qualitas:
 Sangat tergantung kpd pendidikan dan keterampilan
personnel yang menghasilkan jasa
 Tidak memiliki standard yang tepat
 Produk akhir tdk bisa diperiksa sebelum di pasarkan
9
1.
Pengenalan pasar (market introduktion)
- Penjualan berada di tingkat rendah karena ide baru dikenalkan
- Pelanggan tidak mencari produk tersebut
- Pelanggan tidak mengetahui produk tersebut
- Promosi yang informatif diperlukan pada tahapan ini
- Diperlukan waktu bagi pelanggan untuk mempelajari produk
- Perusahaan mengalami kerugian selama tahap perkenalan
2.
p e r t u m b u h a n p a s a r ( m a r k e t g ro w t h )
- penjualan industri tumbuh secara pesat
- v a r i a s i p ro d u k b e r t a m b a h b a n y a k k a re n a
pendatang baru
- l e b i h b a n y a k p e l a n g g a n m e m b e l i p ro d u k
- m e m p e r b a h a r u i p ro d u k u n t u k d a p a t
berkompetisi dg baik
- mencoba memperbaiki penawaran agar dapat
menarik target
3. Kematangan pasar (market maturity)
- Muncul ketika penjualan industri terhenti
- Kompetisi semakin meningkat
- Kompetitor menurunkan harga untuk menarik konsumen
- Perusahaan yang kurang efisian keluar dari pasar
karena tidak dapat bersaing
- Promosi yang persuasif harus dilakukan
 4. Penurunan penjualan (sales decline)
 Produk baru menggantikan produk lama
 Kompetisi harga produk sudah memasuki masa kritis
 Perusahaan dg merek kuat akan menghasilkan profit yang baik
 Saat produk baru melalui tahapan perkenalan, produk lama masih
bisa mempertahankan penjualan
Tahapan dalam Pengembangan
Produk
sumber : perubahan lingkungan teknologi,
demografi, ekonomi, politik, dsb
Kelompok Desain Manufaktur & Rekayasa
Kelompok Pengembangan Produk
Ide
Pendekatan untuk pemuasan kebutuhan
Syarat pasar
Spesifikasi fungsional
Spesifikasi produk
Cara kerja produk
Pembuatan produk
Review desain
Pembuatan produk yg ekonomis &
mutu
Uji pasar
Pengenalan produk
Berhasil ?
Memenuhi kebutuhan pasar ?
Distribusi ke konsumen
Evaluasi
Tahapan dalam Pengembangan
Produk
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Ide : bersumber dari perubahan lingkungan teknologi,
demografi, ekonomi, politik, dsb
Persyaratan yang harus dipenuhi di pasar : pendekatan yang
diperlukan untuk memuaskan konsumen
Spesifikasi fungsional : bagaimana cara kerja produk tersebut
Spesifikasi produk : bagaimana produk akan dibuat
Ulasan desain : bagaimana produk akan dibuat secara
ekonomis dan kualitas
Pengujian pasar : apakah produk memenuhi keinginan pasar
Pengenalan produk : produk diantar ke konsumen
Evaluasi : berhasil atau tidak
(catatan : 2 s/d 8 termasuk dalam lingkup Kelompok Pengembangan Produk,
sedangkan 3 s/6 termasuk dalam lingkup Kelompok Rancangan untuk
Manufacturability dan Rekayasa Nilai)
Kompetisi Berbasis Waktu
 Siklus hidup produk makin singkat pengembangan
produk jadi penting
 Pengembangan produk yang cepat lebih menguntungkan
 lebih unggul
 Keunggulan berbasis waktu (Time-based Competitiveness)
Waktu yang dibutuhkan untuk Pengembangan Produk Mobil
Produsen Mobil
Mazda
Toyota
Mitsubishi
Nissan
Honda
Chrysler
Ford
GM
Rata-rata (Bulan)
21
27
24
30
36
29
37
46
Target (Bulan
15-18
18
18
20
24
24
24
38
Waktu Tercepat (Bulan)
17 (Capella)
15 (Starlet)
19 (FTO)
Tidak ada
24 (CRV)
24 (Sebring)
18 (EER)
24 (Yukon, Tahoe)
Pengembangan Produk
 Kelompok kerja yang sukses mempunyai :
 Dukungan dari manajemen puncak
 Kepemimpinan yang memenuhi syarat dan
berpengalaman
 Organisasi formal dari kelompok tersebut
 Program pelatihan untuk mengajarkan keahlian dan
teknik pengembangan produk
 Kelompok yang beragam dan bekerjasama
 Pengalokasian staf, pendanaan, dan bantuan penjualan
yang cukup
 Rancangan Mutu Handal menuntut bahwa suatu produk harus
didesain agar variasinya kecil dlam produksi atau dalam proses
perakitan tidak berdampak negatif pada produk
NILAI PRODUK
 Manajer operasi harus memberi perhatian khusus pada unit




produk yang prospeknya paling baik
Prinsip Pareto : sumberdaya harus diinvestasikan pada sejumlah
pos penting yang sedikit
Analisis Produk Berdasarkan Nilai : mengidentifikasi produk
yang diurut ke bawah mulai dari kontribusinya yang terbesar.
Laporan urutan produk berdasarkan nilainnya memungkinkan
manajemen mengevaluasi strategi alternatif yang mungkin
diterapkan untuk setiap produk, temasuk :
 Arus kas yang meningkat
 Peningkatan penetrasi pasar
 Penurunan biaya
Laporan urutan produk juga memberitahu manajemen produk
mana yang tidak seharusnya dijual dan yang investasinya perlu
ditambah
Definisi dan Dokumentasi Produk
 Definisi barang atau jasa sesuai fungsinya (apa yang bisa dimanfaatkan






oleh konsumen)
Produk dirancang agar fungsi yang dapat dimanfaatkan konsumen
dapat dicapai
Pilihan yang dihadapi manajemen : bagaimana cara produk melakukan
fungsinya
Spesifikasi umum barang dan jasa diperlukan untuk memastikan
produksi yang efisien
Tataletak peralatan dan kualifikasi SDM ditentukan setelah dilakukan
pendefinisian, perancangan dan pendokumentasian barang dan jasa
Setiap organisasi membutuhkan dokumen untuk mendefinisikan
produknya
Komponen produk dinyatakan dengan gambar teknik (engineering
drawing) yang menampilkan dimensi, toleransi, bahan mentah dan
bentuk jadi dari suatu komponen (Gbr 4.6) dan kemudian dimasukkan
ke dalam struktur produk (bill-of-material) pada Gbr. 4.7
Definisi dan Dokumentasi Produk
Membuat atau Membeli
 Keputusan untuk membuat sendiri atau membeli
komponen
 Keputusan membuat : komponen apa yang akan
diproduksi
 Keputusan membeli : komponen apa yang akan
dibeli
 Produk standar dapat dibeli dan tidak memerlukan
gambar teknik ataupun struktur produk karena
spesifikasinya dianggap cukup
Definisi dan Dokumentasi Produk
Teknologi Kelompok
 Gambar teknik yang modern mencakup aturan fasilitasi teknologi
kelompok.
 Teknologi kelompok mengharuskan suatu kelompok diidentifikasikan
lewat skema pemberian kode yang memberikan spesifikasi jenis proses
dan parameter proses tersebut
 Penerapan teknologi kelompok mengarah kepada :






Perbaikan desain
Penurunan jumlah bahan mentah dan pembelian
Penyederhanaan perencanaan dan pengendalian produksi
Perbaikan jalur proses dan penggunaan mesin
Pengembangan sel kerja
Penurunan waktu pemasangan alat, bahan dalam proses dan waktu produksi
 Penerapan teknologi kelompok membantu seluruh organisasi karena
banyak biaya yang dapat dihemat
Definisi dan Dokumentasi Produk
CAD/CAM (Computer Aided Design/Computer Aided
Manufacture)
 Desain produk diperkaya dengan penggunaan CAD yang menyatu
dengan CAM
 Manfaat CAD/CAM :





Mutu produk : CAD memberi peluang utk menyelidiki lebih banyak
alternatif, antisipasi masalah-masalah dan bahaya
Waktu desain yang lebih pendek : semakin singkat desain semakin murah
biaya
Penurunan biaya produksi : penerapan yang lebih cepat atas perubahanperubahan desain sehingga menekan biaya
Ketersediaan database : konsolidasi data produk berati penurunan biaya
Kisaran baru kemampuan : CAD/CAM menghilangkan pekerjaan yang detil
sehingga desainer dapat berkonsentrasi pada aspek imajinasi dan konseptual
 Selain CAD/CAM, VR (Virtual Reality) sangat membantu dalam
mendesain dan mengembangkan produk baru
Dokumentasi Produk
 Selain produk harus diseleksi dan didesain, produk tersebut
juga harus disertai dengan dokumentasi.
 Gambar perakitan : visualisasi produk berdimensi tiga
(gambar isometrik), lokasi relatif komponen digambar
menurut keterkaitan antar konponen untuk menunjukkan
bagaimana perakitan tersebut dilakukan.
 Diagram perakitan : bentuk skematis cara merakit sebuah
produk. Komponen yang dibuat, dibeli atau dibuat dan
dibeli dapat ditunjukkan oleh suatu diagram perakitan.
 Lembar rute/lembar proses : memuat daftar operasi
(termasuk perakitan dan inspeksi) yang diperlukan untuk
memproduksi komponen dengan bahan baku yang
dispesifikasi pada BoM (Bill-of-Material).
Dokumentasi Produk
 Perintah kerja : lembar instruksi untuk membuat
sejumlah produk tertentu dengan jadual tertentu
 Pemberitahuan perubahan teknis : mengubah
beberapa aspek dari definisi atau dokumentasi
produk.
 Manajemen konfigurasi (membahas identifikasi,
pengendalian dan dokumentasi produk): sistem
yang digunakan untuk mengidentifikasi secara
akurat konfigurasi produk yang terencana dan
berubah-ubah, dan tetap bisa melakukan
pengendalian dan keabsahan dari perubahan
Desain Produk Jasa
 Bagian besar dari biaya dan mutu jasa didefinisikan pada tahap




desain desain yang menurunkan biaya dan meningkatkan mutu
produk.
Pendekatan pertama, desain produk sedemikian rupa sehingga
penyesuaian produk dengan keinginan konsumen yg dapat
dilakukan belakangan.
Pendekatan kedua, membuat modul produk agar penyesuaian
dilakukan dengan cara membolakbalik modul tersebut.
Pendekatan ketiga, mendesain produk dengan membagi jasa
menjadi bagian-bagian kecil dab mengidentifikasikan menjadi
bagian yang bisa diotomatisasikan atau dikurangi interaksinya
dengan konsumen.
Pendekatan keempat, memfokuskan desain pada titik-titik
terkesan (moment of truth): saat yang menunjukkan kesan
mendalam yang bisa meningkatkan atau mengurangi harapan
konsumen.
Keandalan Produk
 Tingginya keandalan produk memberikan dampak
positif pada kepuasan konsumen
 Keandalan : probabilitas satu komponen (beberapa
komponen yang saling terkait) dapat berfungsi
dengan tepat dalam jangka waktu tertentu
 Meningkatkan keandalan atau menurunkan
kemungkinan kegagalan dilakukan dengan cara :
 Meningkatkan keandalan komponen
 Memberikan unsur pendukung
Keandalan Komponen
 Keandalan sistem : hasil perkalian keandalan masing-
masing komponennya. Keandalan dicerminkan oleh
probabilitas.
 Asumsinya : keandalan suatu komponen tidak tergantung
pada keandalan komponen lainnya
 Rumusnya : Rs = R1 x R2 x R3 x ... x Rn, dimana :


Rs = Keandalan sistem
1, 2,3, ..,n = komponen sistem
 Contoh : Sebuah bank memproses permohonan pinjaman
melalui tiga petugas yang diatur menjadi R1  R2  R3
Rs, dimana R1 = 0,90, R2=0,80 dan R3=0,99. Keandalan
proses pinjaman Rs = 0,90 x 0,80 x 0,99 = 0,713 atau 71,3%
Unsur Pendukung
 Unsur pendukung diberikan jika satu komponen gagal
berfungsi dan sistem mempunyai jalan ke komponen lain.
 Untuk meningkatkan keandalan sistem  tambahkan
unsur pendukung sehingga keandalan sistem =
probabilitas berfungsinya komponen pertama +
probabilitas berfungsinya komponen pendukung dikalikan
dengan probabilitas kebutuhan diadakannya komponen
pendukung
 Contoh : keandalan suatu sistem 0,80 dan unsur
pendukung berupa komponen lain dengan keandalan 0,80
bagaimana dengan keandalan sistem tersebut ?
Rs =
R1 + (R2)(1-R2) = (0,80) + (0,80)(0,2) = 0,80 + 0,16 =
0,96
TRANSISI KE PROSES PRODUKSI
 Pada tahap ini, produk yang diinginkan konsumen
telah diseleksi, didesain dan didefinisikan.
 Produk telah berubah dari ide menjadi definisi
fungsional kemudian menjadi prototipe
 Bagaimana kelanjutan pengembangan, produksi
atau malah gak jadi apa-apa
 Tugas manajemen modern adalah mengetahui
proses transisi ke proses produksi
Pertanyaan untuk Diskusi
Bagaimana penyeleksian produk bisa mempengaruhi mutu ?
2. Apa yang menjadi 4 fase siklus hidup produk ?
3. Mengapa diperlukan dokumentasi produk secara eksplisit ?
4. Teknik-teknik apa yang dipergunakan untuk mendokumentasikan
produk ?
5. Manajemen konfigurasi telah terbukti digunakan dalam industri apa ?
Mengapa demikian ?
6. Bagaimana CAD dapat membantu Departemen yang lain ?
7. Apa yang dimaksud dengan teknologi kelompok dan mengapa terbukti
berguna dalam membantu mengejar peningkatan mutu ?
8. Penghematan apa yang dapat diharapkan dari CAD.
9. Bagaimana CAD dapat membantu CAM ?
10. Apa persamaan dan perbedaan antara produk manufaktur dengan satu
jenis polis asuransi jiwa yang diistilahkan oleh penjual sebagai “produk
baru” !
1.
Pengembangan Produk melalui QFD
 Quality Function Deployment (QFD): proses
menetapkan permintaan pelanggan dan
menterjemhkannya kedalam atribut yang dapat
dipahami dan dilaksanakan oleh setiap bagian fungsional
a. Menetapkan apa yang akan memuaskan pelanggan
b. Menerjemahkan keinginan pelanggan pada desain yang
dijadikan sasaran
c. Ada house of quality (bagian dari proses penyebaran
fungsi kualitas yang menggunakan matrik perencanaan
untuk menghubungkan keinginan pelanggan dan
bagaimana perusahaan memenuhinya)
Langkah untuk membuat house of quality
 Mengenali keinginan pelanggan
 Kenali bagaimana produk/jasa akan memuaskan





keinginan pelangan
Hubungkan keinginan pelanggan dengan
bagaimana produk akan dibuat
Kenali hubungan dgn sejumlah perusahaan lain
Buat tingkat kepentingan
Evalusi produk pesaing
Menentukan atribut teknis yang diinginkan
Manufacturability and value engineering
Aktivitas yang membentu meningkatkan kualitas
desain, produksi, pemeliharaan dan penggunaan
dari produk
Keuntungan Manufacturability and value engineering
 Mengurangi kerumitan produk
 Standarisasi tambahan dari berbagai konsumen
 Perbaikan aspek-aspek fungsional dari produk
 Peningkatan desain pekerjaan dan keamanan
pekerjaan
 Memudhkan produk untuk dirawat
 Desain yang tangguh

similar documents