EKONOMIMAKRO Cabang ekonomi yang bekaitan dg

Report
EKONOMIMAKRO
Cabang ekonomi yang bekaitan dg
permasalahan pengelolaan dan
pengendalian umum perekonomian.
KEBIJAKANMAKRO
. Kebijakan jangka pendek/stabilitas
adalah berkaitan dg bgm menyetir
perekonomian spy terhindar dr penyakit
ekonomi.
. Kebijakan jangka pendek / mslh
pertumbuhan adalah menyetir pereko
spy ada keserasian antara pertumb
penduduk, pertamb kapasitas produksi
dan tersedianya dana investasi.
PENYAKITEKONOMI
. Inflasi adalah kenaikan harga sec umum
dan turunnya nilai uang sec terus menerus.
Pengagguran adalah perbedaan ant
angkatan kerja dg peggunaan tenaga kerja
yang
sebenarnya.
. Neraca pembayaran adalah suatu
ringkasan pembukuan yg menunjukkan
aliran pembay yg dilaks dari neg lain ke dlm
negeri dan dari dlm negeri keluar negeri.
. TRANSAKSI NERACA PEMBAYARAN
Penerimaan dari ekspor dan pembay
utk
impor.
Aliran msk mdl asing dan peneneman
mdl
kedlm
negeri.
. AKIBATDEFISIT NERACA PEMBAYARAN
Penurunan kegiatan pereko dlm
negeri.
Harga valas akan naik dan harga brg
impor
akan
naik.
TUJUANKEBIJAKANMAKROEKONOMI
1.
Menstabilkan
kegiatan
ekonomi.
Mencapai tkt penggunaan tenaga kerja penuh
tanpa
inflasi.
2. Menciptakan pertumb ekonomi yg teguh.
3. Menghindari
mslh
inflasi.
BENTUK BENTUK KEBIJAKAN
MAKRO
Keijakan moneter yang meliputi
langkah langkah pemerintah yg
dilaksanakan oleh Bank Sentral
untuk merubah penawaran uang
dlm pereko atau merubah tkt
harga.
KEBIJAKAN FISKAL
Meliputi langkah langkah
pemerintah membuat perub dlm
bidang perpajakan dan
pengeluaran pemerintah dg
maksud utk mempengaruhi
pengeluaran agregat dlm pereko.
KEBIJAKANSISIPENAWARAN
Bertujuan untuk mempertinggi
efisiensi kegiatan perush-perush
shg dpt menawarkan brg dg harga
lbh murah atau dg mutu lbh baik.
PENDAPATANNASIONAL
Adalah banyaknya brg dan jasa yg diproduksi oleh masy
dlm suatu neg dlm jangka wkt tertentu.
CARA PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
. Cara pengeluaran adalah menjumlahkanseluruh
pengeluaran yang dilakukan oleh semua sektor
ekonomi
. Cara produksi adalah menjumlahkan nilai produksi
brg dan jasa yg dihasilkan oleh masyarakatdalam suatu
perekonomian
pada
periode
tertentu.
. Cara pendapatan adalah menjumlahkan pendapatan
yg diterima oleh faktor- faktor produksi yg digunakan
utk
mewujudkan
pendapatan
nasional.
PERBEDAAN NILAI PENDPTN NASIONAL
DARI TAHUN KETAHUN KARENA
1. Pertambahan fisik brg dan jasa yg
dihasilkan dlm pereko.
2. Kenaikan harga-harga yg berlaku dari
satu periode ke periode lainnya.
PENDAPATAN NASIONAL HARGA PASAR
Bila penghitungan nilai barang didasarkan pada
harga yg dibayar oleh pembeli.
PENDAPATAN NASIONAL MENURUT HARGA FAKTOR
Bila harga didasarkan pada pendapatan faktorfaktor produksi yg digunakan untuk menghasilkan
barang-barang tersebut.
KOMPONEN
PENGELUARAN
DALAM
PEREKONOMIAN
1. Pengeluaran konsumsi rumah tangga adalah nilai pembelanjaan
yg dilakukan oleh rmh tangga utk membeli berbag jenis kebutuhan
dlm
satu
tahun
tertentu.
2. Pengeluaran Pemerintah adalah pengeluaran konsumsi dan
investasi
pemerintah.
3. Pembentukan modal sektor swasta/investasi adalah
pengeluaran untuk membeli barang modal misalnya, peralatan
produksi, membangun perkantoran, mendirikan bangunan
industri, yg dapat menaikkan produksi barang dan jasa dimasa yaD
4.Ekspor neto adalah nilai ekspor yg dilakukan suatu negara dlm
suatu tahun tertentu dikurangi dg Nilai impor dalam periode yg
sama.
PEREKONOMIAN DUA SEKTOR
Perekonomian yang terdiri dari sektor rumah tangga dan
perusahaan.
KECONDONGAN MENGKONSUMSI
Marginal propensity to consume adalah perbandingan antara
pertambahan konsumsi dengan pertambahan pendapatan
disposibel.
KECONDONGAN MENABUNG
Marginal propensity to save adalah perbandingan antara
pertambahan tabungan dengan pertambahan pendapatan
disposibel.
FUNGSI KONSUMSI
Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara
tingkat konsumsi rmh tangga dalam perekonomian dg
pendapatan nasional atau pendapatan disposibel dlm
pereko.
FUNGSI TABUNGAN
Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara
tingkat tabungan rumah tangga dlm pereko dengan
pendapatan nasional atau pendapatan disposibel.
PENENTU KONSUMSI DAN TABUNGAN
1. Kekayaan yang terkumpul.
2.Tingkat bunga.
3. Sikap berhemat.
4. Keadaan perekonomian.
5. Distribusi pendapatan.
6. Tersedia tidaknya dana pensiun yang mencukupi.
PENENTU TINGKAT INVESTASI
1. Tingkat keuntungan investasi yg akan
diperoleh.
2. Tingkat suku bunga yang berlaku.
3. Ramalan keadaan perekonomian masa depan.
3. Kemajuan teknologi.
4. Tingkat pendapatan nasional dan
perubahannya.
5. Keuntungan yang diperoleh perusahaan.
KONSUMSI OTONOM atau
OUTONOMOUS CONSUMPTION
Pengeluaran konsumsi yang harus
dilakukan meskipun orang tidak
berpenghasilan.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI DG
PENDAPATAN
Menurun Keynes, makin tinggi
pendapatan seseorang maka
konsumsi akan meningkat.
MULTIPLIER ATAU ANGKA
PENGGANDA
Angka yang menunjukkan rasio
antara perubahan pendapatan
nasional dengan perubahan
variabel yang membentuknya,
antara lain investasi, pengeluaran
pemerintah, pajak dan transfer.
KESEIMBANGAN PENDAPATAN
NASIONAL DALAM
PEREKONOMIAN TIGA SEKTOR atau
PEREKONOMIAN TERTUTUP
Perekonomian yang terdiri dari
1. Sektor rumah tangga.
2. Sektor perusahaan.
3. Sektor pemerintah.
AIBAT CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
1. Pungutan pajak yang dilakukan oleh
pemerintah akan mengurangi
pengeluaran agregat melalui
pengurangan konsumsi rumah tangga.
2. Pajak memungkinkan pemerintah
melakukan pembelanjaan shg akan
menaikkan pembelanjaan agregat.
JENIS PAJAK
1. Pajak langsung adalah jenis
pungutan pemerintah yang secara
langsung dikumpulkan dari pihak
yang wajib membayar pajak.
2. Pajak tidak langsung adalah
pajak yang bebannya boleh
dipindah-pindahkan kpd orang lain.
BENTUK PAJAK PENJUALAN
1.Pajak regresif adalah pajak yang presentase
pajaknya menurun bila pendapatan yang
dikenakan pajak makin bertambah. Misal, pajak
penjualan dan pajak impor, pmbayaran fiskal.
2. Pajak proporsional adalah pajak yang
presentase pungutan pajaknya tetap besarnya
pada berbagai tingkat pendapatan. Misal, pajak
yang dipungut dari perusahaan persero.
3. Pajak progresif adalah pajak yang
presentasinya bertambah bila pendapatan
semakin meningkat.
PENGARUH PAJAK THD KONSUMSI
DAN TABUNGAN
1. Pajak yang dipungut akan
mengurngi pendapatan disposibel.
2. Penurunan pendapatan
disposibel akan meurunkan
konsumsi dan tabungan.
PENENTU PENGELUARAN
PEMERINTAH
1. Proyeksi jumlah pajak yang diterima.
2. Tujuan ekonomi yang akan dacapai,
misal mengatasi masalah
pengagguran, menghindari inflasi dan
mempercepat pembangunan ekonomi.
3. Pertimbangan politik dan
keamanan.
MULTIPLIER DALAM PEREKONOMIAN TIGA
SEKTOR
Suatu angka yang menunjukkan rasio perubahan
pendapatan nasiona dengan perubahan salah
satu variabel pembentuknya; investasi, pajak,
transfer dan pengeluaran pemerintah.
PENSTABIL OTOMATIK
Adalah beberapa jenis pendapatan dan
pengeluaran pemerintah yang secara otomatis
akan menciptakan kstabilan yang lbh tinggi kpd
kegiatan ekonomi.
JENIS-JENIS PENSTABIL OTOMATIK
1. Pajak proporsional
2. Pajak progresif.
3. Asuransi pengangguran.
4. Kebijakan harga minimum.
KELEMAHAN PENSTABIL OTOMATIK
Penstabil ini memp kemampuan terbatas dlm
menangani inflasi dan pengangguran.
KEBIJAKAN FISKAL DISKRESIONER
Langkah pemerintah untuk merubah
pengeluaran atau pemungutan pajaknya .
TUJUAN KEBIJAKAN DISKRESIONER
1. Mengurangi gerak naik turunnya
tingkat kegiatan ekonomidari waktu
kewaktu.
2. Menciptakan tingkat kegiatan
ekonomi yg mencapai tingkat
penggunaan tenaga kerja yang tinggi,
tidak ada inflasi dan pertumb ekonomi
yang memuaskan.
ALAT YG DIGUNAKAN PEMERINTAH DALAM
KEBIJAKAN DISKRESIONER
1. Membuat perubahan dalam pengeluaran
pemerintah.
2.Membuat perubahan terhadap pajak yang
dipungut
KEBIJAKAN FISKAL DISKRESIONER DAPAT DIBEDAKAN
1. Membuat perubahan pengeluaran pemerintah.
2. Membuat perubahan sistim pemungutan pajak.
3. Secara serentak membuat perubahan dalam
pengeluaran pemerintah dan sistim pemungutan
pajak.
BILA TERJADI PENGANGGURAN MAKA LANGKAH
YANG BISA DIAMBIL PEMERINTAH UNTUK
MENAIKKAN PENGELUARAN AGREGAT antara lain
adalah
1. Menaikkan pengeluaran tapi tidak membuat
perubahan apa-apa pada pajak yang dipungut.
2. Memprtahankan tingkat pengeluaran tetapi
menurunkan pajak yang dipungut.
3.Disatu pihak menaikkan pengeluaran dan dilain
pihak menurunkan pajak yang dipungut.
4. Pengeluaran dan pemungutan pajak dinaikkan
bersama supaya pendapatan dan pengeluaran
pemerintah seimbang.
BILA TERJADI INFLASI MAKA LANGKAH
YANG BISA DIAMBIL PEMERINTAH
1. Mengurangi pengeluarannya.
2. Menaikkan pajak yang dipungut atau
3. Mengurangi pengeluarannyaa dan
menaikkan pajak yang dipungut. atau
4. Mengurangi pengeluarannya dan
mengurangi pajak yang dipungtnya dengan
jumlah yang sama besarnya.
PENGANGGURAN
Pengangguran adalahperbedaan antara angkatan kerja dengan
penggunaan tenaga kerja yang sesungguhnya.
ANGKATAN KERJA
Adalah jumlah tenaga kerja yang terdapat dalam suatu
perekonomian pada suatu waktu tertentu.
JENIS-JENIS PENGANGGURAN
1. Pengangguran konjungtur atau cyclical unemployment adalah
pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan tingkat kegiatan
ekonomi.
2. Pengangguran struktural adalah pengangguran yang
disebabkan oleh perubahan struktur dan kegiatan ekonomi
akibat dari perkembangan ekonomi.
3. Pengangguran normal adalah pengangguran yang disebabkan
oleh karena orang ingin mencari pekerjaan baru dan
meninggalkan pekerjaan yang lama.
AKIBAT BURUK PENGANGGURAN
1. Masyarakat tidak memaksimumkan tingkat
kemakmuran yang mungkin dicapainya.
2. Pendapatan pajak pemerintah berkurang.
3. Tidak menggalakkan pertumbuhan ekonomi karena
pihak swasta tidak mau melekukan investasi.
4. Keuntungan pengusaha menurun shg investasi juga
menurun.
AKIBAT BURUK PENGANGGURAN TERHADAP INDIVIDU
DAN MASYARAKAT
1. Hilangnya mata pencaharian dan pendapatan.
2. Hilangnya ketrampilan.
3. Ketidakstailan sosial dan politik
PENGANGGURAN DI NEGARA-NEGARA
BERKEMBANG
1. Pengangguran tersembunyi yaitu bila dalam
suatu kegiatan perekonomian, jumlah tenaga kerja
berlebihan.
2. Pengangguran musiman yaitu pengangguran
yang terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam satu
tahun.
3. Setengah menganggur yaitu tenaga kerja yang
bekerja tetapi jam kerjanya setiap hari atau minggu
jauh lebih rendah dari jumlah jam kerja yang
seharusnya dilakukan seseorang.
PENGANGGURAN SUKARELA adalah
penduduk dalam usia kerja yang tidak
mencari pekerjaan pada suatu tingkat
upah tertentu, misal pelajar, mahasiswa
dan ibu rumah tangga.
PENGANGGURAN TIDAK SUKARELA
adalah bila pada tingkat upah tertentu
tenaga kerja secara aktif mencari kerja
tetapi tidak memperoleh pekerjaan
INFLASI DAN IMPLIKASINYA
INFLASI adalah kenaikan harga secara umum dan
turunnya nilai uang secara terus menerus.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENIMBULKAN INFLASI
1. Inflasi tarikan permintaan terjadibila sektor
perusahaan tidak mampu dengan cepat melayani
permintaanmasyarakat yang ada dalam pasaran.
2. Inflasi desakan biaya adalah kenaikan hargaharga dalam perekonomian yang diakibatkan oleh
kenaikan biaya produksi.
AKIBAT-AKIBAT BURUK INFLASI
a. Akibat buruk terhadap perekonomian
1. Inflasi menggalakkan penanaman modal spekulatif.
2. Tingkat bunga meningkat dan akan mengurangi
investasi.
3. Inflasi menimbulkan ketidakpastian mengenai keadaan
ekonomi dimasa depan.
4. Inflasi menimbulkan masalah neraca pembayaran, yaitu
harga barang impor menjadi lebih murah daripada barang
yang dihasilkan dalam negeri.
B. Akibat buruk terhadap individu dan masyarakat.
1. Memperburuk distribusi pendapatan.
2. Pendapatan riil merosot.
3. Nilai riil tabungan merosot.
TERIMA KASIH

similar documents