Teknik Pengambilan Keputusan

Report
Nur Hidayat
Pengantar Agroindustri
pengertian
 Proses untuk memilih salah satu cara atau arah
tindakan dari berbagai alternatif yang ada demi
tercapainya tujuan (hasil yang diinginkan).
Unsur Proses Pengambilan
keputusan
 Didasarkan pada fakta yang ada
 Melibatkan analisis faktual
 Unsur pertimbangan dan penilaian subyektif terhadap
situasi.
Tahap Pengambilan Keputusan
 Mengidentifikasi masalah
 Merumuskan berbagai alternatif
 Menganalisis alternatif
 Mengusulkan suatu penyelesaian dan menyarankan
suatu rencana tindakan
Syarat pengambilan keputuan yg
rasional
 Keterangan yg ingin diperoleh harus didasarkan fakta
 Harus bebas dari prasangka
 Berusaha untuk mencapai suatu tujuan
 Mengetahu dengan jelas tujuan mana yg hendak
dicapai beserta kelemahannya
 Berdasaran analisis dan obyektif
 Optimis dan ada kemauan yg kuat untuk memilih yg
terbaik
Alat pengambil keputusan
 Non Kuantitatif
 Intuisi
 Fakta
 Pengalaman
 Opini
 Kuantitatif
 Keuntungan absolut
 Analisis titik impas
 Analisis investasi
Non Kuantitatif
 Intuisi:
 Pendapat seseorang krn pengetahuannnya, latihan dan
latar belakang
 Dilakukan aktivis yg bergerak cepat
 Fakta
 Data baik dari fakta yang banyak
 Diperlukan imajinasi untuk interpretasi
Non Kuantitatif
 Pengalaman
 Berdasar kejadian masa lalu
 Kadang menetang pendapat baru
 konservatif
 Opini
 Mendasarkan logika dan analisis situasiyg cermat
 Makin banyak yg terlibat makin banyak opini
Kuantitatif: keuntungan absolut
 Bisnis dinyatakan feasible jika keuntungan positif
Titik Impas (BEP)
 Selisih antara penerimaan total dengan biaya total
meruapakan laba/keuntungan
 Mempelajari hubungan antara biaya,keuntungan dan
volume kegiatan
 Disebut juga CPV (Cost Profit Volume) analysis
Asumsi dalam analisis BEP
 Harus tegas mana biaya tetap dan mana biaya variabel
 Harga jual per unit tetap berapapun banyaknya
produksi
 Hanya menjual satu jenis produk, jika lebih dari satu
maka perimbangan penghasilanpenjuanan taipproduk
adalah tetap
 Terdapat sinkronisasi antara produksi dan penjualan
Penentuan BEP
 Mengidentifikasi biaya tetap dan biaya variabel
 Menumlah biaya tetap dan biaya variabel
 Menghitung kontribusi terhadap overhead
 Menghitung BEP
Kegunaan Analisis BEP
 Perencanaan laba
 Perubahan biaya
 Perubahan harga
Analisis Investasi
 Peniadakan proyek yang tidak menguntungkan atau tidak
realistis
 Peringkat didasarkan pada profitabilitas
 Investasi harus memperhatikan laba dan resiko
 Perhatikan
 masa pembayaran kembali (Payback period)
 Pengembalian sederhana
 Net present value (NPV)
 IRR
 BC ratio
 Provitability ration

similar documents