Inovasi Dan Metode Pembelajaran Oleh Baso Amri Mursyid

Report
Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli (PMDPA)
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional
Dr. H. Baso Amri Mursyid, M.Si
[email protected]
Jombang, Nopember 2013
 Usaha sadar seseorang untuk merubah
tingkah laku, melaui interaksi dengan
sumber belajar
 Perubahan tingkah laku yang dihasilkan
bersifat permanen dan ke arah positif.
 Perubahan tingkah laku dapat berupa
kognitif, afektif, psikhomotorik
 Proses belajar hanya bisa berlangsung jika
terjadi interaksi antara si belajar dengan
sumber belajar
 Terjadinya proses belajar tidak selalu harus ada orang
yang mengajar
 Kegiatan belajar tak dapat diwakili orang lain, harus
dialami sendiri oleh si belajar
 Mengajar merupakan upaya untuk membuat orang lain
belajar
 Peran utama (dosen/guru, tutor, Instruktur) adalah
menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar pada
si belajar
TEORI BELAJAR
DASAR MODEL
PEMBELAJARAN
Pendekatan-StrategiMetode dan Teknik
Pembelajaran
Proses pembelajaran
inspiratif
interaktif
memotivasi MAHASISWA
berpartisipasi aktif
menyenangkan
Proses
pembelajaran
menantang
memberikan ruang bagi
prakarsa, kreativitas, dan kemandirian
(bakat, minat dan KARAKTER POSITIP )
MODEL PEMBELAJARAN
“Model Pembelajaran” adalah
kerangka konseptual yang
menggambarkan prosedur yang
terorganisir secara sistemik dalam
mengorganisasikan pengalaman
belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Model pembelajaran berfungsi
sebagai pedoman bagi dosen dalam
merencanakan dan melaksanakan
aktivitas belajar mengajar.
SINTAKS PEMBELAJARAN (STANDAR PROSES)
KEGIATAN
PENDAHULUAN
KEGIATAN INTI
PENUTUP
menyiapkan peserta didik
secara psikis dan fisik
mengaitkan pengetahuan
sebelumnya dengan materi yang
akan dipelajari
Menjelaskan kompetensi
pembelajaran
Pelaksanaan Proses Pembelajaran
KEGIATAN INTI
Eksplorasi
melibatkan peserta mencari informasi
menggunakan beragam
pendekatan pembelajaran
terjadinya interaksi
antar peserta didik/Guru/Lingkungan
membiasakan peserta didik
dalam membaca dan menulis
Elaborasi
Konfirmasi
memfasilitasi memunculkan gagasan baru
baik secara lisan maupun tertuluis;
memberi kesempatan untuk berpikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah,
dan bertindak tanpa rasa takut
KEGIATAN INTI Elaborasi lanjutan
memfasilitasi peserta didik
dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif
memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat
untuk meningkatkan prestasi belajar
Elaborasi
Memfasilitasi peserta didik
membuat laporan eksplorasi ,
baik lisan maupun tulisan,
secara individu atau kelompok;
memfasilitasi peserta didik melakukan
pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan
memberikan umpan balik positif
Konfirmasi
memberikan konfirmasi terhadap hasi
eksplorasi dan elaborasi
memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi
memfasilitasi memperoleh
pengalaman yang bermakna
membantu menyelesaikan masal
berfungsi sebagai nara dan fasilit
memberi acuan agar peserta didik dap
melakukan pengecekan hasil eksplora
memberi informasi untuk
bereksplorasi lebih lanjut;
memberi motivasi kepada peserta
untuk bereksplorasi lebih lanjut.
Pelaksanaan Proses Pembelajaran
bersama mebuat rangkuman/kesimpulan pelajaran
melakukan penilaian dan/atau refleksi
PENUTUP
memberikan umpan balik terhadap proses dan h
merencanakan kegiatan tindak lanjut
meyampaikan pembelajaran berikutnya
Saling Berinteraksi
Saling membantu
Berbagi materi
Semua
saling
berbicara
Asyik dengan
apa yang
dikerjakan
Saling bertanya/
menjawab
 Adanya keterlibatan intelektual – emosional
peserta didik melalui kegiatan mengalami,
menganalisis, berbuat, dan pembentukan sikap
 Adanya keikutsertaan peserta didik secara aktif
dan
kreatif
selama
pelaksanaan
model
pembelajaran
 Dosen bertindak sebagai fasilitator, koordinator,
mediator dan motivator dalam kegiatan belajar
 Penggunaan berbagai metode, alat dan media
pembelajaran
Batang Tubuh Model Pembelajaran
PENDEKTAN PEMBELAJARAN
• Pendekatan pembelajaran adalah suatu rancangan
/kebijaksanaan dlm memulai serta melaksanakan
pengajaran suatu materi pembelajaran yang
memberi arah & corak pd metode pengajarannya.
• Fungsinya: sbg pedoman umum dan langsung bagi
langkah-Iangkah metode pengajaran yg akan
digunakan
Jenis Pendekatan
 Pendekatan Pembelajaran berpusat pada Dosen(Teacher
Centered Approach)
 Pendekatan Pembelajaran berpusat pada Mahasiswa
(Student Centered Approach)
Metode Pembelajaran
• Metode pembelajaran dpt dikatakan sebagai cara
yang digunakan untuk mengimplementasikan
rencana yang sudah disusun dalam bentuk
kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
Macam-Macam Metode Pembelajaran
1) Metode ceramah : penuturan secara lisan oleh dosen pada
mahasiswa di depan kelas.
2) Metode tanya jawab : metode mengajar di mana dosen
menanyakan hal-hal yang sifatnya faktual.
3) Metode diskusi: dosen memberikan pertanyaan-pertanyaan yang
jawabannya menggunakan informasi yang telah dipelajari untuk
memecahkan suatu masalah.
4) Metode kerja kelompok, dengan metode ini mahasiswa dalam
suatu kelas dipandang sebagai suatu kelompok atau dibagi atas
kelompok-kelompok kecil untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
5) Metode demonstrasi & eksperimen: dosen & mahasiswa
mengadakan suatu percobaan.
Teknik Pembelajaran:
Teknik pembelajaran dapat diartikan sebagai cara
yang dilakukan Dosen dalam mengimplementasikan
suatu metode secara spesifik.

Inovasi merupakan suatu ide ,hal-hal yang
praktis ,metode, cara ,barang-barang buatan
manusia yang diamati atau dirasakan sebagai
sesuatu yang baru bagi seseorang atau
sekelompok orang (masyarakat)



Beralih dari teacher centered ke student
centered
Pemeran utama :Siswa
Guru Fasilitator Belajar : memicu dan memacu
ketertantangan mahasiswa untuk belajar
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF
1. MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
2. MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
3. MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME
4. MODEL PEMECAHAN MASALAH
5. dll
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN
BERBASIS CTL








Kerjasama
Saling menunjang
Menyenangkan
Tidak membosankan
Belajar dengan bergairah
Pembelajaran terintegrasi
Menggunakan berbagai sumber
Siswa aktif
LANJUTAN …
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN BERBASIS CTL
 Sharing dengan teman
 Siswa kritis, guru kreatif
 Dinding kelas dan lorong-lorong penuh
dengan hasil karya siswa, peta-peta,
gambar, artikel, humor dll
 Laporan kepada orang tua bukan hanya
raport, tetapi hasil karya siswa, laporan hasil
praktikum, karangan siswa dll.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF
 Pembelajaran kooperatif adalah pendekatan
pembelajaran yang berfokus pada penggunaan
kelompok kecil mahasiswa untuk bekerja sama dalam
memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan
belajar.
Konsep Pembelajaran Kooperatif
 Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang
asah, asih dan asuh, sehingga tercipta masyarakat
belajar.
 Mahasiswa tidak hanya belajar dari Dosen tetapi juga
dari sesama mahasiswa.
CIRI-CIRI PEMBELAJARAN KOOPERATIF
1.
2.
3.
4.
Saling ketergantungan positif
Interaksi tatap muka
Akuntabilitas individual
Keterampilan menjalin hubungan antar
pribadi.
Keuntungan Penggunaan Pembelajaran
Kooperatif
1.
2.
3.
4.
5.
Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial
Memungkinkan para mahasiswa saling belajar
mengenal sikap, ketrampilan, informasi, perilaku
sosial, dan pandangan-pandangan
Memudahkan mahasiswa melakukan penyesuaian
sosial
Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri/egois
Meningkatkan rasa saling percaya kerpada sesama
manusia
TEKNIK PEMBELAJARAN KOOPERATIF
A. Metode STAD (Student Teams Achievement Division) untuk
mengajarkan kepada mahasiswa baik verbal maupun tertulis.
Langkah-Langkah :
1. Mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompok.
2. Tiap anggota menggunakan lembar kerja akademik kemudian
saling membantu untuk menguasai bahan ajar melalui tanya
jawab atau diskusi antar anggota tim.
3. Tiap minggu atau 2 minggu dosen mengevaluasi untuk
mengetahui penguasaan materi yang telah diberikan.
4. Tiap mahasiswa dan tiap tim diberi skor atas penguasaannya
terhadap materi, yang meraih prestasi tinggi diberi penghargaan
MODEL KONSTRUKTIVISME
Landasan Teori
 Mahasiswa mengkonstruksi idea berdasarkan
pengalaman dan interaksi dng sumber belajar
 Hasil belajar dapat ditampilkan dengan
berbagai cara.
Langkah :
 Orientasi, Penggalian Idea, Restrukturisasi
Idea, Aplikasi Idea, Reviu, Membandingkan
Model Pemecahan Masalah/Studi Kasus
Tujuan
 Mengembangkan kemampuan analisis &
memecahkan masalah/mengambil keputusan
 Topik nyata dalam kehidupan yang
mempersyaratkan pemecahan masalah
 Evaluasi : proses kelompok & hasil pemecahan
masalah
LANGKAH-LANGKAH
Pendahuluan : orientasi pada masalah
•Kegiatan inti :Sajikan kasus (peristiwa yang
mengandung masalah untuk bahan
diskusi/analisis)
Pecahkan kasus dalam kelompok / secara
individual
•Kegiatan penutup : Menindaklanjuti hasil
kelompok / individu
33

similar documents